Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pasca Hari Raya Idulfitri, minyak curah kemasan Minyakita langka di pasaran.

Selain stok yang kosong, sejumlah pedagang memilih tak menjual Minyakita lantaran harga beli yang jauh di atas harga eceran tertinggi.

Di Pasar Tradisional Kosambi, Kota Bandung, hampir satu bulan lebih stok Minyakita hilang.

Minyak goreng rakyat yang diluncurkan Kementerian Perdagangan pada 2022 lalu ini hilang dari pasaran sejak dua bulan terakhir.

Selain stok yang menipis, pedagang bilang harga beli Minyakita di tingkat distributor juga lebih tinggi dari harga eceran tertinggi.

Menko Pangan Zulkifli Hasan merespons soal kelangkaan Minyakita di pasaran. Zulhas bilang, minyak curah kemasan Minyakita yang awalnya hanya dijual di pasar tradisional kini diperjualbelikan di supermarket modern.

Hal ini memicu langkanya stok Minyakita di pasar.

#minyakita #bandung #menteripangan

Baca Juga Dampak Positif ASN Pemprov NTT WFH, Hemat BBM dan Biaya Operasional | JMP di https://www.kompas.tv/regional/663358/dampak-positif-asn-pemprov-ntt-wfh-hemat-bbm-dan-biaya-operasional-jmp



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/663360/respons-menko-pangan-soal-langkanya-minyakita-jmp
Transkrip
00:00Saudara Pasca Hari Raya Idul Fitri, minyak curah kemasan, minyak kita langka di pasaran.
00:07Selain stok yang kosong, sejumlah pedagang memilih tak menjual minyak kita lantaran harga beli yang jauh di atas harga eceran
00:14tertinggi.
00:16Di pasar tradisional kosambil kota Bandung, hampir satu bulan lebih stok minyak kita hilang.
00:22Minyak goreng rakyat yang diluncurkan kementerian perdagangan pada 2022 lalu ini hilang dari pasaran sejak dua bulan terakhir.
00:31Selain stok yang menipis, pedagang bilang harga beli minyak kita di tingkat distributor juga lebih tinggi dari harga eceran tertinggi.
00:47Terasa di pasaran tradisional selama sejuda hari lebaran ini.
00:50Jadi sudah berapa, hampir satu bulan ya Pak Aji?
00:54Jalan satu bulan.
00:55Posong di pasar.
00:57Alasannya kenapa Pak Aji tidak didapat supplier?
00:59Saya menurut informasi itu di lapangan itu, biasanya yang stabilisasi itu kan ada dari Bulog.
01:07Cuma sesudah lebaran itu memang kiriman dari Bulog sama sekali tidak ada.
01:11Ada kemarin kebagian 10 karton.
01:13Walaupun hasilnya ada itu di barang di supplier ya, di agen-agen besar itu kan di harga Rp. 230.000
01:20sampai Rp. 235.000 per karton.
01:22Jadi bisa satu liternya.
01:24Sampai-sampai Rp. 19.500.000 sampai Rp. 20.000.000 per karton.
01:28Dan ini juga barangnya juga kurang.
01:31Saudara Menko Pangan Zulkifli Hasan merespon soal kelangkaan minyak kita di pasaran.
01:36Zulhas bilang minyak curah kemasan minyak kita yang awalnya hanya dijual di pasar tradisional,
01:42kini diperjual belikan di supermarket modern.
01:45Hal ini memicu langkanya stok minyak kita di pasar.
01:49Minyak kita itu kan itu tadinya minyak yang ada di pasar namanya minyak curah.
01:57Zaman saya mendak minyak curah itu kita kasih packaging namanya minyak kita.
02:04Minyak itu sebetulnya untuk di pasar tradisional.
02:08Tapi sekarang semua orang belinya minyak kita termasuk di supermarket, supermarket.
02:14Harusnya kalau retail modern itu kan banyak merek yang premium.
02:19Yang ini minyak curah yang ada di pasar.
02:22Tapi sekarang semua orang beli itu.
02:24Ya tentu kurang kalau semua mengambil minyak kita.
02:27Coba sih kira-kira bagaimana Pak?
02:28Minyak cukup, minyak curah cukup.
02:30Tapi belum tentu minyak kita.
02:32Kalau minyak kita adanya dipokuskan ke pasar tradisional.
Komentar

Dianjurkan