Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Tersangka kasus ijazah Jokowi, Roy Suryo, menanggapi pernyataan Rismon Sianipar yang menyinggung kredibilitas dirinya.

Roy Suryo menegaskan tidak akan menanggapi serangan personal dari Rismon dan memilih fokus pada kasus yang tengah bergulir.

Selain itu, Roy Suryo menilai lambatnya proses penyelesaian kasus ijazah Jokowi disebabkan karena perkara belum masuk ke pokok materi.

Simak selengkapnya wawancara dengan Roy Suryo berikut ini.

Baca Juga [FULL] Jokowi Buka Suara soal Diminta Jusuf Kalla Tunjukkan Ijazah Asli di https://www.kompas.tv/nasional/662112/full-jokowi-buka-suara-soal-diminta-jusuf-kalla-tunjukkan-ijazah-asli

#roysuryo #rismonsianipar #ijazahjokowi

Executive Producer: Sadryna Evanalia
Producer: Dian Septina
Content Creator: Tesalonika Ajeng
Video Editor: Novaltri Sarelpa

Baca Juga Lawan Roy Suryo! Rismon Siap Beber Bukti Baru di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi di https://www.kompas.tv/nasional/662422/lawan-roy-suryo-rismon-siap-beber-bukti-baru-di-pengadilan-kasus-ijazah-jokowi

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/663487/adu-klaim-roy-suryo-vs-rismon-sianipar-di-kasus-ijazah-jokowi-zoomcast
Transkrip
00:00Tidak ada satupun nilai atau angka, nilai error, nilai apapun itu yang merujuk ke 99,90 persen.
00:09Dimana? Di situ.
00:10Saya sudah baca ini, Tultas.
00:12Peduli dia hak orang lain.
00:13Begitu kalian moralitas semacam itu, kalian bilang pendegak kebenaran.
00:17Cuma duit segitu aja dia gelapkan.
00:20Saya pun tidak menerima satu rupiah pun dari hasil penjualan buku itu.
00:24Buku apa? Jokowi-Jokowi-Jokowi.
00:27Satu lembar ijasa ini kalau asli ada, tunjukkan dari awal, selesai.
00:31Dan tidak perlu kemudian merepotkan masyarakat.
00:34Memang mestinya yang menuduh itu yang membuktikan.
00:40Bukan saya disuruh menunjukkan.
00:42Nanti semua orang bisa menuduh dan suruh menunjukkan buktinya yang dituduh kembali-kembali.
00:49Sahabat Kompas TV, kasus ijasa Jokowi nampaknya masih terus menjadi perhatian.
00:54Terakhir, nama mantan Wakil Presiden Yusuf Kala juga ikut menjadi sorotan di dalam kasus ini.
01:01Lalu sebenarnya bagaimana perkembangan kasusnya?
01:04Hari ini saya akan tanya langsung lebih dalam bersama dengan Mas Roy Suryo di sini.
01:09Halo Mas Roy, bagaimana kabarnya?
01:12Alhamdulillah, baik Mbak Ajeng nih, bisa selamat pagi, selamat siang, selamat sore, selamat malam, tergantung teman-teman nontonnya kapan.
01:18Betul, ya Mas Roy.
01:20Oke, kabar baik ya Mas Roy.
01:22Ya, insya Allah kita kabarnya selalu baik dan untuk semua pemirsa Kompas di bahasa berada.
01:27Oke, Mas Roy, ini kan nampaknya, saya nggak tahu ya mau menyebutnya kasusnya ini apakah masih bergulir atau semakin ada
01:36eskalasinya atau seperti apa sebenarnya.
01:39Tapi saya pengen tahu sedikit terkait dengan tanggapan dari Mas Roy sendiri.
01:44Karena kan akhir-akhir ini pada akhirnya banyak muncul pernyataan nih dari Bang Rismon.
01:49Yang pada akhirnya langsung terlihat menyinggung kredibilitas dari Mas Roy Suryo sendiri.
01:56Nah, seperti apa Mas Roy menyinggung kapinya?
01:59Ke Omon ya, saya akan jawab dulu.
02:01Jadi, ini mirip dengan apa yang barusan dilakukan oleh Pemprov DKI terhadap pembersihan sungai.
02:07Loh, kenapa sungai itu dibersihkan dari ikan sapu-sapu yang membuat keruh?
02:11Ini sama, ya.
02:13Jadi, sebenarnya kasus ini sebenarnya sudah hampir sampai di ujung.
02:16Tetapi ada pihak-pihak yang tentu, ya saya bisa katakan langsung,
02:20itu pihak dari sana, pihak dari tempatnya Pak Jokowi yang berusaha betul untuk ketakutan atau khawatir.
02:26Karena apa?
02:27Karena mereka tidak mau kalau kasusnya sampai ke pengadilan.
02:32Jadi, mereka tidak mau kalau kasusnya itu sampai ke pengadilan dengan langsung ya, Mbak.
02:36Jadi, ini saya sampaikan ke Pemerintah Kompas bahwa mereka dengan segala cara itu berusaha,
02:42kalau istilahnya ikan sapu-sapu tadi, mereka mengobok-obok.
02:46Mengobok-obok kulam yang kemudian membuatnya tidak bisa terang.
02:50Pertama apa, mengobok-obok?
02:52Membuat dengan menarik-menarik teman-teman itu untuk ikut RJ ya, restoratif kastis.
02:57Segala cara.
02:58Tidak hanya diiming-imingi dengan uang,
03:01tapi juga ditarik atau ditakut-takuti.
03:04Ada yang ditakut-takuti keluarganya, ada yang diancam promotornya,
03:08ada yang kemudian diserang dengan berbagai cara.
03:11Jadi, artinya apa?
03:12Artinya mereka berusaha betul untuk membuat kami ini tidak sampai ke persidangan.
03:17Jadi, berusaha betul di...
03:19Dan itu sudah berhasil sampai ke tiga.
03:22Dua tuyul pertama dan yang terakhir zombie.
03:25Saya nyebutnya gitu saja lah, daripada nyebut nama, dua tuyul satu zombie.
03:27Ya, itu sudah berhasil tertarik oleh mereka.
03:30Kenapa?
03:30Yang terakhir itu pun diberusaha ditakut-takuti dengan kasus yang dia lakukan.
03:36Yaitu tidak selesainya ijazah dia di Yamaguchi,
03:39kemudian ditakut-takuti dengan dia membuat surat kematian,
03:42yang kemudian itu jelas pidana.
03:45Nah, artinya apa?
03:46Artinya bukan dari kami yang tidak berani ke persidangan,
03:49mereka yang tidak berani dengan segala cara.
03:51Padahal kan sebenarnya sudah hampir P21.
03:53Kalau hampir P21 sebenarnya tinggal ditunggu.
03:55Tapi kan apa P21-nya juga dari sisi berita acara pemeriksaannya
04:01juga kacau balau gitu.
04:03Karena Baskar Tiengkan masih diperiksa lagi,
04:06Jokowi masih diperiksa lagi kemarin.
04:08Kemudian malah media ya.
04:10Dua pemret media sudah dipanggil ya.
04:13Mas Aiman dan juga Pak Karni.
04:15Saya nggak tahu apakah Kompas juga akan dipanggil juga gitu ya.
04:18Atau nanti ada TV yang GNN dan kemudian Garuda TV dan lain sebagainya.
04:22Nah, jadi itu yang membuat kita sesungguh dia lihat ini gimana sih gitu.
04:28Kenapa kemudian kasusnya menjadi diobok-obok.
04:30Sebenarnya dia tidak menyerang saya.
04:32Tetapi kita ibaratkan ini kayak makhluk yang ada di hutan gitu ya.
04:37Hutannya kebakaran.
04:38Dua raif kewanan gilu asal raif.
04:40Dia menyerang saya.
04:41Menyerang dokter Tifa.
04:43Menyerang mas Refli Harun.
04:44Menyerang dokter Taufik di Sulu.
04:46Siapa aja dia serang.
04:46Karena itu semaksud salah satu syarat untuk mendapatkan SP3 dan disetujui RJ-nya.
04:53Dia harus menyerang semuanya.
04:54Harus membalikkan penelitiannya yang itu aneh banget.
04:5811.000 triliun persen.
05:01Tadinya palsu kalau bisa dibalik jadi asli itu kan otaknya sudah benar-benar diputar ya.
05:08Dilotasi gitu ya.
05:09Karena sudah nggak wajar.
05:12Tapi nggak perlu menanggap itu.
05:14Makanya di Youtube saya ya.
05:18Roy Story Official ya.
05:20Saya menanggapkan bahwa saya tidak perlu yang.
05:23Nah teman-teman kompas mungkin bertanya.
05:25Loh apa kok zombie?
05:27Ya karena sebenarnya yang bersangkutan itu.
05:29Kan kita tahu.
05:30Tidak lulus S3-nya di Yamaguchi.
05:33Dan itu sudah dibuktikan oleh malah justru teman-teman sebelah.
05:36Ya itu ada tiga orang berangkat di Yamaguchi.
05:39Kemudian mendapatkan karang.
05:40Untuk tersebut dia tidak lulus.
05:43Tidak mendaftar S2.
05:44Jadi kebohongannya itu ada dua di pendidikannya.
05:47Nggak daftar S2 di sana dan tidak lulus S3-nya.
05:50Kempe juga.
05:51Dia bohongnya apa?
05:52Karena dia udah nulis kan.
05:53Nama dia itu sebagai doktor.
05:55Ini aman nih.
05:56Nicknya sudah saya hilangkan ya.
05:58Jadi dia doktor.
05:59Jadi ini pembohongan publik ini.
06:01Doktor kemudian M.
06:02M.
06:03M.
06:03M.
06:03M.
06:03Itu adalah gelar yang harusnya diperoleh di Jerman.
06:07Bukan di Jepang.
06:08Atau di UGM.
06:10Jadi itu bohong lagi.
06:11Dan yang paling fatal.
06:13Yang menurut teman-teman dari sebelah adalah.
06:16Bahwa karang yang tidak lulus.
06:17Dia ditageh.
06:19Dia siswanya.
06:20Suruh mengembalikan.
06:21Dari Nobuku apa gitu.
06:23Apa.
06:23Yayasan gitu.
06:24Ternyata dia nggak bisa mengembalikan.
06:26Dia tidak berusaha untuk membayar.
06:29Tapi dia justru mangkir.
06:31Dan malah membuat surat.
06:33Surat kematian.
06:34Seolah-olah.
06:35Si Omon ini sudah tidak ada.
06:37Sudah meninggal.
06:38Jadi nggak perlu lagi bikin.
06:39Nggak perlu lagi bayar.
06:41Ini kan jahat banget gitu loh.
06:43Artinya apa ya.
06:44Saya nggak habis berpikir.
06:46Kenapa orang-orang yang berani mematang dirinya sendiri gitu loh.
06:50Kalau bahasa Jepangnya hara kiri gitu.
06:52Tapi ini dibuatkan surat.
06:53Nah itulah kemudian yang dikejar oleh pihak Sono ya.
06:59Supaya apa.
06:59Supaya dia balik.
07:00Dan itulah yang membuat dia balik.
07:01Makanya sekali lagi.
07:02Saya tidak perlu menjawab ya.
07:05Omongan itu.
07:06Yang saya jawabkan aja mbak.
07:07Kalau zombie nggak usah dijawab.
07:09Karena dia zombie.
07:11Ya udah.
07:12Karena zombie itu hidup lagi.
07:14Ya udah.
07:14Itu nggak usah dijawab.
07:15Biarkan saja.
07:16Dan masyarakat biar menilai.
07:18Kalau ada orang mempertanyakan kredibilitas saya.
07:20Saya senyum aja.
07:21Udah puluhan tahun saya itu menjadi ahli di berbagai kasus.
07:26Berkebersidangan.
07:27Berbagai tulisan.
07:28Berbagai seminar ya.
07:30Kan nggak pasti semuanya harus dijawab di Google Scholar segala itu.
07:33Nggak lah.
07:34Itu standar apa.
07:36Tapi yang paling penting apa?
07:38Integritas.
07:38Orang nggak punya integritas.
07:40Orang yang berani berbohong.
07:42Tidak hanya kepada orang lain.
07:43Berbohong kepada dirinya sendiri.
07:44Berbohong kepada Tuhan.
07:45Berbohong kepada Allah SWT.
07:48Membohongi kalau dia sendiri sudah mati.
07:50Itu adalah hal yang sangat-sangat tidak perlu lagi dianggap.
07:54Anggap aja dia benar-benar endgame.
07:56Mas Roy.
07:57Tapi dengan temuan-temuan itu tadi.
08:00Yang Mas Roy sebutkan juga.
08:01Yang ditemukan oleh.
08:02Sebelah yang disebut oleh Mas Roy.
08:04Selama dulu Mas Roy meneliti bersama dengan Bang Rismon ini.
08:07Berarti nggak tahu sama sekali juga nih.
08:10Mas.
08:10Ya.
08:11Gini.
08:11Gini Mbak Asya.
08:12Tidak elok rasanya.
08:14Atau tidak sopan.
08:15Kita kepada teman sendiri.
08:18Meskipun itu sudah ada sedikit baru-baunya gitu ya.
08:21Kenapa?
08:22Karena awalnya kan sebenarnya.
08:24Si Omon ini kan malah pernah kalau dilihat ya.
08:27Itu pada kasus Yesika Wongso.
08:29Kasus Kopisianida.
08:30Itu kan saya berhadapan langsung dengan dia.
08:32Justru di persidangan.
08:33Ya.
08:33Artinya saya membela Almarhumah Mirna.
08:36Dia membela Yesika.
08:38Dan itu kan kalau kita lihat.
08:38Siapa yang memperkenalkan si Omon?
08:41Yang memperkenalkan si Omon adalah Pak Uto Hasibuan.
08:44Dan Pak Uto Hasibuan sekarang menjadi wakil koordinator Rih Hukum dan HAM.
08:50Dan Uto Hasibuan adalah ayah dari lawyernya Pak Jokowi.
08:54Jadi artinya sebenarnya kalau dilihat dari situ.
08:57Ini bukan cocokologi.
08:58Tapi ini adalah kekaitan.
09:00Makanya banyak banget yang kemudian mengatakan.
09:03Sama seperti pertanyaan Mbak Ajeng tadi.
09:05Apa tidak sadar?
09:06Dulu kita mau sadar.
09:07Masa sih kita mau menyelidiki kawan sendiri?
09:10Kita mau curiga.
09:11Kita mau seudon kan.
09:12Tidak elok lah.
09:13Jadi dulu kita biarkan.
09:15Meskipun ya kita pantas mempertanyakan.
09:17Cuman sudahlah.
09:18Karena namanya tak panah.
09:19Jadi kita percaya saja.
09:20Kalau tahu dia lulusan S1, S2, UGM.
09:24Dan kemudian pernah menunjukkan sekilas ijazahnya.
09:27Coba percaya.
09:28Tetapi juga ketika kemudian keluar.
09:31Dan dia tunjukkan ijazah-ijazah itu.
09:33Yang konon Sokol disebut ijazah.
09:36Tepat-tepat palsu itu.
09:37Ya kita percaya dengan fakta saja.
09:39Jadi enggak perlu lagi kita bahas.
09:41Meskipun saya, Pak Refli, Dr. Tifa.
09:44Itu sempat diladil.
09:46Kami-kami ini sempat membantu kamu.
09:49Ketika waktu itu dia bilang.
09:51Kalau ijazah saya ini-ini.
09:53Kita bantu.
09:54Kita ketika press conference di Polda itu.
09:56Kita lindungi dia.
09:57Di beberapa stasiun TV kita lindungi dia.
09:59Eh kok balasannya kekhianatannya kayak gitu.
10:02Dan dia yang numpang.
10:03Jangan anggap dia itu ditumpangi.
10:06Jadi kanyol besar lah.
10:07Zombie kalau dipercaya.
10:08Kalau sampai dengan hari ini tanggal 15 April ini Mas Roy.
10:12Enggak ada komunikasi secara pribadi, personal?
10:15Ya.
10:16Ketika kita ngobrol ini hari yang sangat bersejarah.
10:18Di hari ini kalau ingat datanya ya.
10:21Di jam-jam kita ngobrol ini.
10:23Ini adalah ketika kami bertiga.
10:25Saya, Dr. Tifa, dan si Omon itu datang ke UGM.
10:29Ke ruang 109 di Fakultas Kehutanan, Universitas Gajah Mada.
10:33Terima kasih sudah diingatkan Pak Ajam.
10:35Dan ini yang ditulis oleh Dr. Tifa kemarin.
10:37Bahkan Dr. Tifa itu masih menyampaikan dengan kata,
10:39Dear Rizmon.
10:40Jadi sebenarnya Dr. Tifa itu masih ingin mengingatkan gitu kan kepada dia.
10:44Untuk ingatlah ya masa-masa dulu ketika dia itu ikut gitu loh.
10:50Saya katakan dia yang ikut gitu loh.
10:52Kenapa?
10:53Dr. Tifa itu udah lama melakukan penelitian soal ijazah ini.
10:57Saya juga gitu loh.
10:59Meskipun kalau Dr. Tifa itu reguler di Twitter.
11:02Kalau saya sesekali.
11:03Dan tiba-tiba dia muncul gitu loh.
11:05Bulan Maret waktu itu.
11:06Dia Maret muncul, Maret 2025.
11:09Kemudian dia gabung dengan kami itu April.
11:11Dan tanggal ini, 15 April 2025.
11:15Tesnya itu ya.
11:16Dia itu kemudian bersama-sama kami bertiga di ruang itu.
11:20Dan kamu langsung melihat langsung ijazah.
11:22Yang disebut itu Jajah Jogodok.
11:23Coba Amon, kalau menurut penelitianmu yang terbaru itu.
11:27Yang katanya itu asli.
11:28Apa bisa menampilkan lembar ujian?
11:32Apa bisa mengubah nama Profesor Dr. Insinyur Amas Mitro menjadi Dr. Insinyur Amas Mitro lagi?
11:39Nggak bisa.
11:40Pendilasan dia terakhir itu soal translasi, rotasi.
11:44Itu hanya pada satu aspek saja.
11:46Pada ijazah yang itu ada foto yang kemudian muncul pelintasan merahnya itu.
11:51Nggak menjawab soal inskripsi, nggak menjawab soal tanggal KKN, desa KKN Ketoyan,
11:57nggak menjawab soal Pak Kasmujo.
11:58Dan pertanyaan yang tadi yang sampaikan bagus banget ya.
12:02Apakah sampai dengan sekarang ada kontak?
12:04Saya jawab, gimana bisa ada kontak yang bersangkutan itu memblokir kita semua?
12:10Bayangkan.
12:11Apa tidak jahat itu?
12:12Teman-teman itu mau diblokir.
12:13Dan apa tidak jahat lagi?
12:14Dia bikin dua atau tiga ya, celotehan ya.
12:19Saya bilang celotehan.
12:20Celotehan di Youtube dia, di pandemi itu.
12:23Tapi apa?
12:24Komennya ditutup.
12:26Ya, orang pengecut itu.
12:28Komen ditutup itu.
12:28Jadi nggak ada masyarakat yang...
12:30Dan masyarakat itu komen di tempat saya, di tempatnya Dr. Tifa,
12:33di tempatnya Mas Refli, di tempatnya Pak Taufik.
12:35Itu gimana, Mas?
12:36Kenapa si Omon itu komennya ditutup?
12:38Saya tanya.
12:39Ya, tanya ke dia gitu ya.
12:40Mau weh aja langsung ke dia.
12:41Tapi jangan harap WA-nya akan terbalas ya.
12:44Karena WA dari kami-kami ini pun semuanya diblokir.
12:46Jadi itu, Mbak.
12:47Orang bisa menilai, kan?
12:49Pemerintah Kompas bisa menilai bagaimana integritas dari seorang Omon
12:53yang kemudian merubah, mentranslasi,
12:57merotasi otaknya 180 derajat
13:01dan kemudian menjadi sehinah-hinanya,
13:04senista-nistanya.
13:06Dan sama pemerintah-nistanya.
13:07Jadi, langsung ke tanya.
13:09Tifa aja, kami doakan.
13:12Tapi kami itu berdoa loh.
13:13Kami doakan dia sekedar dapat hidayah
13:15dan kembali ke jalan yang benar.
13:17Jika kemudian tersesat ke LUT 28.
13:20Ya, Mas Roy.
13:21Berarti sampai detik ini
13:22nggak ada sama sekali komunikasi ya
13:24dari pihak Bang Rismon ke
13:26Mas Roy dan juga Dr. Tifa dan yang lainnya.
13:29Oke.
13:29Nah, Mas Roy.
13:31Bang Rismon ini kan juga
13:32sudah menyoroti ya
13:34dengan berbagai temuan dalam penelitiannya
13:36yang cleannya begitu.
13:39Kalau misalnya dalam buku Jokowi's White Paper ini
13:42tidak ada kesimpulan eksplisit
13:43bahwa ijazah ini 99,99 persen palsu.
13:47Begitu.
13:48Nah, apakah menurut Mas Roy ini
13:50nantinya kalau sampai pada akhirnya
13:52kan Bang Rismon juga bilang
13:53kalau siap membuka bukti di pengadilan.
13:56Nah, apa bukti yang menurut Mas Roy ini
13:59dipegang sama Bang Rismon
14:01dan apakah bisa jadi potensi
14:03untuk memperkuat atau melemahkan
14:05narasi yang selama ini
14:06dia bangun sendiri?
14:08Ya.
14:10Jadi, saya sekaligus menjawab juga
14:11karena dia akan bilang
14:12mana ada kesimpulan 99,9 persen palsu
14:17di tulisan saya di Jokowi's Paper.
14:1999,9 persen palsu saja
14:21memang itu adalah hasil dari seminar,
14:24hasil dari liputan,
14:26hasil dari penelitian saya
14:28yang berada pada makalah yang lain ya.
14:30Makalah yang,
14:31itu yang saya katakan kan makalah yang lain.
14:32Makalah ketika saya presentasi
14:34di Polda Metro Jaya.
14:35Makalah ketika saya presentasi
14:37di berbagai kampus.
14:39Dan memang di buku Jokowi's White Paper kan tidak.
14:40Saya itu benar 99,9.
14:42Saya juga bilang 99,9 itu
14:44kalau misalnya wawancara begini.
14:46Kalau misalnya di Semiradil itu ada.
14:47Angka-angkanya pun ada.
14:49Itu hasil dari angka matematis
14:51ketika hasil dari face recognizer
14:53itu yang tidak menemukan.
14:54Kemudian dengan presentasi yang sangat kecil.
14:56kemudian angka dari misalnya
15:00analisis ya ada.
15:02Kenapa tidak tertulis di buku Jokowi's White Paper?
15:04Karena dia harus sadar ya.
15:06Itu Mbak Dr. Tufas sudah mengatakan.
15:08Pada ketika menerbik itu
15:10sudah sepakat bukunya hanya 500 halaman.
15:13Tapi kemudian tiba-tiba dia
15:14sudah ngirim naskah 400an halaman.
15:18Dan isinya sebagian besar.
15:19Separuhnya.
15:20Ini harus diungkap juga ya.
15:21Separuhnya ini kata Prof. Tono juga bilang.
15:25Separuhnya itu isinya rumus.
15:27Kemudian tabel.
15:28Dan itu harusnya nggak masuk.
15:29Nggak dihitung.
15:30Itu harusnya masuk di appendix.
15:31Jadi dia sudah sengaja
15:32menutup itu.
15:34Dan kemudian membuat kami ini
15:35kehabisan halaman.
15:37Dan ketika halamannya sudah
15:38di jumlah jadi 700an.
15:40Akhirnya kesepakatan.
15:42Sudah lah Mas Roy sedikit aja.
15:44Ya makanya saya hilangkan.
15:45Link-link.
15:46Kemudian uraian panjang soal video saya.
15:49Kemudian yang makalah presentasi saya.
15:51Itu saya hilangkan.
15:52Sehingga saya cukup singket aja.
15:53Resume.
15:54Tapi lihat komentar orang-orang
15:55yang baca Joko S. White Paper.
15:57Dari 700 halaman itu sebenarnya
15:59intinya atau istilahnya
16:00kalau wawancara itu dagingnya.
16:02Ya itu ada di 50 halaman pertama.
16:0449 halaman pertama.
16:05Coba orang langsung batulinya si Omon.
16:07Pusing.
16:08Nggak akan bisa dapet.
16:10Karena dia hanya cerita
16:11soal rumus dan itu diulang-ulangi.
16:15Ini diulangi ini.
16:16Diulangi ini.
16:16Diulangi ini.
16:17Kayak buku ajar yang sebenarnya
16:18tidak cocok untuk sebuah buku itu.
16:20Tapi oke lah.
16:21Yang jelas apa?
16:22Memang tidak ada.
16:23Dia harus baca
16:24seperti kalau kita baca undang-undang.
16:25Itu nggak hanya di undang-undangnya.
16:27Tapi harus baca juga naskah akademiknya.
16:29Dan memang 99,9 persen itu ada di makalah saya.
16:32Clear banget itu.
16:32Nah sekarang.
16:33Sama dengan kalau misalnya
16:34pemerintah menanyakan.
16:36Ada di mana penjelasan dia
16:38soal 11 ribu triliun persen.
16:40Nggak ada juga.
16:41Ya jadi
16:41yang bohongnya lebih besar siapa?
16:43Yang 11 ribu triliun persen.
16:45Dan itu nggak masuk akal.
16:47Nggak ada peneliti yang sebenarnya
16:49angkanya sampai melebihi 100 persen.
16:51Persen itu per seratus.
16:53Permil itu per seribu.
16:54Kalau dia sampai 11 ribu triliun persen.
16:57Itu artinya apa?
16:58Masa ada orang yang ngakunya peneliti
17:00seperti itu gitu.
17:01Jadi lucu banget lah.
17:03Tapi yang jelas makanya
17:04kalau dia mau meralat itu silahkan.
17:07Tapi apa ya?
17:08Orang mau percaya lagi.
17:10Karena dia
17:11menceritakan kehidupannya saja bohong.
17:13manusia saja dibohongi.
17:15Allah saja dibohongi.
17:17Ya apalagi masyarakat
17:17yang dia mau nulis
17:18sampai 700 halaman itu.
17:20Nggak akan bisa dia nulis itu.
17:21Mau apa lagi?
17:22Dia mau meralat
17:23statementnya Pak Kasmujo.
17:24Dia meralat.
17:26Dia ketoyan.
17:26Yang dia tidak hanya datang sendiri dong.
17:29Dia itu bersama-sama
17:30dengan Mas Michael Sinaga.
17:32Bersama-sama dengan Pak Janes.
17:34Bersama-sama dengan Pak Dr. Taufik.
17:36Ketempat-tempat itu.
17:37Dan dia ketika merekam Pak Kasmujo itu
17:39itu juga ada Michael.
17:41Ada Pak Janes.
17:42Dia juga diantar oleh orang-orang di Jogja.
17:44Jadi itu bukan bisa dia klaim.
17:46Bahkan UGEG.
17:48Gibran Endgame.
17:49Ini saya ungkap aja.
17:50Data yang dia gunakan dari Australia itu data saya.
17:53Jadi dia nggak ada data apa-apa.
17:55Yang dari Australia itu.
17:57Data-data itu data saya.
17:58Dia hanya download
17:58beberapa keterangan saja.
18:00Kenapa?
18:01Dia tidak berani.
18:02Dia tidak berangkat sendiri ke Australia atau ke sebagainya.
18:04Karena dia itu sebenarnya khawatir.
18:06Kalau pergi ke luar negeri
18:06dia akan tertangkap.
18:08Ini komentar dari Michael ya.
18:10Karena apa?
18:10Karena dia pernah cerita bahwa
18:11dia itu melakukan kejahatan
18:13soal hacking atau apa gitu ya.
18:15Sehingga dia
18:16nama dia itu sudah
18:17masuk di dalam notis ya.
18:19Dalam apa
18:19merah gitu.
18:21Kalau di imigrasi.
18:22Ya itu sebenarnya orang ini
18:23kejahatannya banyak banget ya.
18:24Tapi kan
18:25itu ya terus terang
18:26baru saya ketahui sekarang Mbak.
18:27Jadi dari apa?
18:28Ketika akhirnya kita bongkar.
18:30Awalnya kan
18:30kita juga baik lah.
18:32Dengan temennya kita
18:33khusnuzon.
18:34Berperaduga baik.
18:35Kita nggak suhudon.
18:36Tapi kalau orangnya jahat
18:37yaudah.
18:38Ya terpaksalah.
18:39Akhirnya kita
18:40sampaikan bahwa
18:41apa yang disampaikan itu
18:42semuanya nolak.
18:44Oke.
18:45Berarti
18:45untuk menutup
18:46bahasan soal
18:47Bang Rismond ini ya
18:48Mas Roy.
18:49Mas Roy melihatnya
18:51ini apakah
18:52perbedaan ilmiah?
18:53Benar?
18:54Atau
18:54memang udah masuknya
18:55ke ranah personal
18:57ini sekarang Mas Roy?
18:58Nah
18:59ini yang saya
19:00tidak
19:00apa ya
19:01saya tidak
19:02dan sebenarnya
19:03saya menghindar
19:03dengan saya justru bilang itu
19:05saya nggak mau
19:06debat dengan zombie.
19:07dia udah masuk ranah personal
19:08yang sangat-sangat tidak bagus.
19:10Dia dengan Dr. Tifa
19:11menyinggung-menyinggung
19:13selain soal buku
19:14ya audit buku
19:15dia menyinggung soal
19:16hoax
19:16soal isu hubung
19:18Dr. Tifa
19:19dengan salah satu lawyer kami
19:21ya Mas Revli lah
19:22saya sebut gitu.
19:23Itu ada
19:24seks hidup
19:25ketika perjalanan
19:26ke Solo
19:27dan ke Malang
19:28dan dia nggak ikut.
19:29Kan fatal kan?
19:30Harusnya sosialisasi buku itu
19:31dia ikut.
19:32Dia nggak ikut.
19:33Ya.
19:33dan itu
19:34kalau kemudian ada hoax
19:36itu ada karaoke
19:36nggak ada
19:37kami tidak ke karaoke satupun.
19:39Ya kami mengidap di hotel
19:40bareng-bareng kita
19:41di kamar yang terpisah
19:42berbeda-beda
19:43itu kan tujuannya
19:44kan sangat-sangat personal
19:45dan sangat-sangat ngacu.
19:46Kemedan
19:47ke kota tempat dia berada
19:48dia justru nggak ikut
19:49dia nggak mau ikut
19:50alasannya macam-macam
19:50kan aneh
19:51ya kita sosialisasi
19:52dan itu memang kebetulan
19:53Mas Revli nggak ada
19:54ya saya berangkat
19:55dengan rombongan
19:56gitu
19:56dan itu bisa saya pastikan
19:57itu nggak ada
19:58jadi kanyol banget gitu loh
20:00kalau dia kemudian
20:00malah menyerang pribadi
20:01dia menyerang soal pembagian
20:04itu kan finansial banget lah
20:05cetek banget gitu ya
20:07yang dia katanya
20:08halaman
20:08banyak isinya
20:09cuman rumus
20:11yang harusnya itu
20:12udah dihitung
20:12dan justru saya
20:13mengurangi halaman
20:14dan
20:15dia apa nggak ingat
20:17dia sendiri yang berkata
20:18pembagian buku itu
20:20adalah adil
20:21semua sama
20:22Pak Roy
20:22karena menjadi
20:24paling depan
20:24dan menjadi garda terdepan
20:26pembagiannya adalah
20:27sama persis
20:27dan sampai dengan sekarang
20:28saya tidak perlu
20:30merepotkan itu
20:30saya juga tidak
20:32tidak minta hak saya
20:33karena lebih baik itu
20:34digunakan untuk
20:35masyarakat
20:36lebih baik itu digunakan
20:37untuk membantu
20:38orang-orang
20:39atau membantu
20:39pergerakan ini
20:40jadi kalau dikatakan
20:41nggak dapet sama sekali
20:43Pak ini saya buka aja
20:43ini baru saya buka
20:44di kompas ya
20:45saya pun tidak
20:46menerima
20:47satu rupiah pun
20:48dari hasil penjualan
20:50buku itu
20:50ya buku apa
20:52Jokowi White Paper
20:52karena saya
20:53sumbang sih
20:54untuk ilmu pengetahuan
20:55sumbang sih
20:56untuk pergerakan
20:57tapi kenapa
20:58ada orang yang katanya
21:00basisnya pendidikan
21:01malah menarik-narik
21:02ke soal-soal pribadi
21:03persoalan keuangan
21:04bahkan soal politik
21:05lah kalau politik
21:06memang saya justru dulu
21:07adalah orang politik
21:0815 tahun saya di politik itu
21:10dan tidak sembarang loh
21:12orang di politik itu
21:13yang bisa mencapai posisi
21:14di departemen
21:16ketua departemen di partai
21:17saya nggak justru katanya
21:18anggota Wan Hor
21:20di Wan Kehormatan Partai
21:21wakil ketua umum di partai
21:22saya pernah dua kali
21:23masa jabatan
21:24di PRRI
21:25dan saya pernah membantu
21:27presiden langsung
21:28selaku seorang menteri
21:29nggak sembarangan
21:30orang di partai
21:31dan saya memutuskan diri
21:32untuk
21:32ngundur secara baik-baik
21:34hubungan saya dengan partai itu
21:36masih sangat baik
21:36ya gitu
21:37dan bahkan saya mendapatkan
21:415 persen
21:42lulusan terbaik partai
21:43pada saat sekolah partai
21:44dan saya sekolah
21:45sekolah asli saya
21:47sekolah S3
21:47Pak Monedian
21:49itu dihadiri oleh
21:50banyak orang
21:51banyak saksi
21:51teman-teman semua
21:52yang ada pada
21:53PIDATO
21:55ketika saya menyampaikan
21:56ujian sidang terbuka
21:57di Universitas Negeri Jakarta
21:58dan saya
21:59doktornya adalah
22:01dengan
22:01sumber daya manusia
22:03di bidang manajemen
22:04tetapi dengan
22:05EI dan dengan
22:06OCB
22:06Organisational
22:07Citizen
22:08Beership
22:09jadi itu
22:09clear banget
22:10nah bukan
22:11S3 bodong
22:13kayak yang
22:13kemudian dicutupkan
22:14di Yamaguchi
22:15dan itu
22:15jadi sekali lagi
22:16saya tidak mau
22:17masuk ke personal
22:18ya gitu
22:19tapi saya harus menjawab
22:20dengan tegas
22:20saya tidak mau menjawab
22:22zombie ya gitu
22:23zombie juga bukan person lah
22:24zombie kan bukan orang gitu
22:26jadi saya gak akan
22:27menjawab zombie
22:27karena saya tidak mau
22:29dijebak ke situ
22:30saya tetap fokus
22:31dengan persoalan
22:32ijazah palsu ini
22:33jadi kita akan tetap
22:35buktikan
22:35bahwa ijazah ini
22:3699,9%
22:38adalah palsu
22:40gitu
22:40oke
22:40oke Mas Roy
22:42nanti kita
22:43sama-sama tunggu ya
22:44mas apakah setelah
22:44video ini diunggah
22:45akan ada tanggapan lagi
22:47dari Bang Rismut
22:48silahkan
22:51nanti kita akan
22:52sama-sama tunggu lagi
22:53tapi yang terbaru nih
22:54Mas Roy juga
22:55kan pengadilan negeri
22:57kota Solo
22:58ini pada akhirnya
22:59tidak menerima
23:00bugatan
23:01terkait dengan CLS
23:03ijazah
23:03ijazah Jokowi ini
23:05tanggapannya seperti apa
23:06Mas?
23:07ya
23:08sebenarnya Mas Men
23:09ini sudah pernah
23:10kita duga ya
23:11tetapi kita waktu itu
23:12coba
23:13apa namanya
23:14berperaduga baik ya
23:16gitu
23:16kenapa?
23:16karena waktu itu
23:18kita berperaduga baik
23:19karena apa?
23:20karena waktu itu adalah
23:21ini diterima sebagai
23:23sebuah hasil
23:24atau diterima sebagai
23:25sidang berjaya
23:27jadi tidak di NO
23:28dari awal
23:29kita tahu semua ya
23:30NO itu
23:31kan juga istilah
23:32dalam dunia persidangan
23:34yaitu namanya
23:35need overclock
23:35keverklat
23:36artinya need overclock
23:38keverklat itu adalah
23:39supaya
23:39artinya
23:40tidak
23:41belum masuk ke materi
23:42jadi belum masuk ke
23:44soal-soal substansinya
23:46jadi pengadilan negeri Solo
23:47itu melihat
23:48bahwa mereka
23:49tidak berani
23:51menyedangkan
23:51saya setuju dengan
23:53statementnya
23:53dokter Taufik
23:54pengadilan negeri Solo
23:55mungkin ya
23:56awalnya berani
23:57tapi kemudian
23:58di tengah jalan
23:59mulai ada tekanan-tekanan
24:00akhirnya dia gak berani
24:01menyedangkan
24:02jadi ini tidak ada yang menang
24:03tidak ada yang kalah
24:04pengadilannya angkat tangan
24:05kami gak berani
24:06menyedangkan itu
24:07jadi apa
24:08ketika itu kemudian
24:10diputus kemarin ya
24:12saya mendukung langkah
24:13dari dokter Taufik
24:14yang sekarang melakukan banding
24:16dan juga akan
24:17mengajukan lagi
24:18sama seperti teman-teman
24:19dari forum
24:20Purnawirawan TNI
24:21yang kemarin
24:22melalui kuasa hukumnya
24:24Tokhom
24:25itu mengajukan
24:26ke PN
24:26Jakarta Selatan
24:28dan itu pun juga
24:28diganggu juga
24:29mendadak ada yang
24:30mengatakan sebagai
24:32tergugat
24:33intervensi
24:34sudah datang
24:35dua kali
24:35gak bawa
24:36surat kuasa
24:37ini kan mau ngaco aja ya
24:39orang-orang kayak gini
24:40kalau mau datang
24:41di sidang itu
24:41niat gitu
24:42kami semua di Solo itu
24:44niat mbak
24:44di CLS saya sudah menjadi
24:45ahli juga di sana
24:47Omon pun juga sudah
24:48sempat jadi ahli di sana
24:49dan itu pun sebenarnya
24:50dipertanyakan
24:50karena dia
24:51keahlian di bawah sumpah dia
24:53itu ternyata berbeda
24:54dengan apa yang dia lakukan
24:56tapi intinya
24:58CLS itu
24:58berada
24:59di selaku hukum
25:02dari
25:03Mas Bangun Sutoto
25:04dan Top Topan
25:05ya
25:06kemudian
25:07karena masih ada banding
25:08nanti ada
25:09kemudian
25:10kasasi
25:10dan kalaupun itu
25:12tidak
25:14berhasil
25:15belum berhasil
25:16masuk ke materi
25:17ajukan lagi
25:18karena yang namanya
25:19hukum itu
25:20keperdataan itu
25:21atau juga pidana
25:21itu pasti terus bisa
25:23diajukan
25:23asal apa
25:24asal tidak mengulangi
25:26perkara yang sama persis
25:27kalau perkaranya sama
25:29tapi sedikit beda
25:29gak apa-apa
25:30tapi kalau sama persis
25:31gak boleh
25:32istilahnya adalah
25:33tidak melakukan
25:34nebis in indem
25:35jadi kemudian
25:37mengulangi persoalan yang sama
25:38itu
25:38oke
25:39kalau
25:42perkembangan penyidikan
25:43di Polda Mitroja
25:44sekarang
25:44sampai mana Mas Roy
25:45iya
25:47ini yang lucu ya
25:48jadi artinya
25:49saya sih senyum aja
25:50ketika melihat
25:51termenanggila
25:51minggu ini
25:52akan
25:54P21
25:55bahkan ada orang
25:56yang mengatakan
25:57si Aswan itu
25:57itu mengatakan
25:58akhir bulan ini
25:59lu kok berani
26:00gak mengatakan
26:01minggu ini
26:02dulu itu sudah
26:03radio rusak ya
26:04kalau kita dengar
26:05kayak gitu
26:05dari tahun lalu
26:07dari bulan Juli
26:08waktu itu bahkan
26:09itu sudah
26:10mereka-mereka itu
26:11mengatakan
26:11ini segera P21
26:13bulan Juli
26:14Agustus
26:14segera masuk ke
26:16pejaksaan
26:16dilimpahkan
26:17September
26:18Sudang
26:18sekarang sudah bulan apa
26:21itu kan menunjukkan
26:23bahwa
26:23masalah ijasa ini
26:24sebenarnya
26:25banyak sekali
26:26ketidakbenarannya
26:27gak kita lihat
26:29ya
26:29pemirsa Kompas bisa lihat
26:30masa ada
26:31cukup dalam
26:32lembar ijasa
26:33yang itu tinggal
26:34ditunjukkan oleh
26:35Pak Jokowi
26:36dan itu sesuai dengan
26:37statement dari Pak JK
26:38terima kasih Pak JK
26:39statement warasnya
26:40tapi harus mencari
26:42tujuh ratusan bukti
26:44seratus dua puluhan saksi
26:46dua puluhan ahli
26:48ngapain gitu
26:49cukup satu lembar ijasa ini
26:51kalau asli ada
26:52tunjukkan dari awal
26:54selesai
26:54dan gak perlu kemudian
26:56merepotkan
26:56masyarakat
26:57dan terakhir adalah
26:58statement yang sangat bagus ya
27:00dari mantan
27:01Dupes Polandia
27:02ya gitu Pak
27:03apa namanya
27:04Peter F. Gonta
27:05kalaupun ijasa nya nantipun
27:07terbukti asli
27:08tetap
27:09Jokowi jahat
27:10karena dia sudah
27:11mempermainkan
27:12masyarakat
27:13mempermainkan rakyat
27:14ya
27:14dengan membuat
27:15satu drama tragedi
27:17dan itu sama
27:18dengan statement dari
27:19Pak Eko Galgendu
27:20jadi ini memang
27:21ada kesengajaan
27:22ya
27:22memang ada kesengajaan
27:23untuk membuat drama ini
27:24dibuat panjang
27:25gitu ya
27:26jadi itu sudah kelihatan
27:28dari statementnya
27:29Pak Eko Galgendu
27:30yaitu mantan
27:31penasehat spiritualnya
27:32Jokowi
27:33yang membuat
27:34podcast juga
27:35di kanalnya Refli
27:36ya
27:36dan juga kemudian
27:37dari statement
27:39dari Pak Peter F. Gonta
27:40yang mengatakan
27:42kalau
27:42kalau ini sengaja
27:44nanti dibuat panjang
27:45ya
27:45kalau memang
27:46ijasa nya pun
27:47itu ternyata asli
27:49tetap Jokowi yang jahat
27:50karena kalau asli
27:52sejak awal
27:52sesuai statementnya Pak Jika
27:54tunjukkan saja selesai
27:55dan itu kan
27:56udah banyak contohnya
27:57Barack Obama
27:59ketika tanya
27:59sertifikannya
28:00tunjukin
28:00Pak Arsul Sani
28:02Hakim MK
28:03tunjukin
28:04selesai
28:05kenapa harus dipanjang-panjangin
28:07kenapa harus bayar
28:08lawyer
28:08yang panjang
28:09dan biar
28:10drama ini
28:12dibuat panjang
28:12sehingga meletihkan
28:14dan melakukan masyarakat
28:14akhirnya apa
28:15mengganggu pemerintahan
28:16Pak Prabowo
28:17kasihan Pak
28:18pemerintah dan Prabowo
28:19lah
28:19diganggu kayak gini
28:20saya pun sebenarnya
28:21kita tidak ingin
28:23mengganggu pemerintahan ini
28:25gitu ya
28:25makanya kalau memang
28:26ini gak sama
28:27udah
28:28makanya
28:29aparat itu juga cepat lah
28:30cepat kemudian
28:31memproses yang benar
28:32yang jujur
28:33jangan kemudian menjadi
28:35ada korban lagi
28:36kayak Gus Nur
28:36dan Bambangteri
28:38ketika ijazah
28:39yang tidak ada
28:40itu pun kemudian
28:41bisa memenjarakan orang
28:42ketika Gus Nur
28:43Bambangteri itu kan
28:45mereka disidang
28:47mereka dipidana
28:48mereka dipenjara
28:494 tahun
28:50tapi kan tidak ada
28:51ijazah asli
28:51yang dikeluarkan
28:52hanya fotokopi
28:53itu kan jahat
28:54banget itu
28:55dan kelakuan-kelakuan
28:56jahat kayak gini
28:56jangan dibiarkan oleh masyarakat ya
28:58nah lagian para termul-termulnya
29:00tuyul-tuyulnya
29:01ya bahkan zombie
29:02sekarang udah mulai
29:02dikerahkan semua
29:03kan kayak gini kan
29:04membuat gaduh terus
29:05kita sebenarnya gak hindung
29:06mbak
29:06ingin Republik ini tenang
29:08tapi jangan
29:09tenang menutupi kebohongan
29:10jadi kalau ada orang yang bohong
29:12kalau ada orang yang tidak
29:13negarawan
29:14harus kita kejar
29:15oke
29:15tadi mas Roy juga sempat
29:17menyinggung
29:18terkait dengan statement
29:19dari pak JK ya
29:20pak Yusuf Kala
29:21yang juga bilang
29:21kalau kita stop lah
29:23ini perkara dengan cara
29:24pak Jokowi memperlihatkan
29:25ijazahnya yang atli
29:27dan juga terakhir langkahnya
29:28yang diambil adalah
29:29melaporkan
29:30bang responsnya Nipar
29:31begitu
29:32nah mas Roy sendiri kan
29:33juga udah bilang
29:34kalau saya bersedia
29:35untuk menjadi saksi
29:36nantinya
29:37begitu
29:38bakal sejauh apa
29:39terlibatnya
29:40dan apa yang udah
29:40dipersiapkan mas Roy
29:42oke
29:43ya prinsipnya
29:44kami semua menunggu
29:45ya meskipun kami sangat setuju
29:47jadi dalam statement saya
29:48saya juga bilang ya
29:49ini fitnah
29:50gak boleh dibiarkan viral
29:51karena kan ada fitnah
29:53fitnah kepada pak JK
29:54yang dituduh
29:55memberikan kami
29:56uang
29:57ada yang menuduh 5 miliar
29:58ada yang menuduh 50 miliar
30:00bahkan ada yang menuduh 50 miliar
30:01dan itu diglorifikasi
30:03oleh kelompok
30:04yang namanya
30:04Ceboker Nusantara
30:06Ceboker Nusantara
30:07di bawah
30:08Agri Fanani
30:09ya
30:09box ini kemudian diglorifikasi
30:11ini kan
30:12kan sempat ada hoax
30:13dari Rismond
30:14meskipun itu
30:15saya mau tahu
30:16itu EI
30:17Artificial Intelligence
30:18tapi pak JK benar
30:20EI tetap harus dilaporkan
30:21karena EI itu ada yang membuat
30:23tidak mungkin EI itu terbuat sendiri
30:25masa nuyul yang bikin EI
30:27masa zombie yang bikin EI
30:29kan gak kan
30:29EI itu pembuatnya ada
30:31orang
30:32orang itu dikejar
30:33dan kemudian pak JK benar
30:35melaporkan
30:36sodara Rismond
30:36supaya Rismond
30:37kemudian
30:38mengklarifikasi
30:40tapi kan gak ada
30:40klarifikasi dari Omon
30:42dia bahkan malah
30:43melakukan orang lain
30:45sangat-sangat childish
30:47sangat tidak
30:48apa namanya
30:50tidak patutlah
30:51maklumlah zombie
30:52tapi kemudian
30:53apa yang kami lakukan
30:54kami stand by
30:55karena kami bukan pihak
30:56yang kemudian
30:57offensif dalam perkara itu
30:58kita menunggu
31:00kalau memang ingin
31:01kita dorong
31:02ya kita akan bantu
31:03dengan banyak kesian
31:04misalnya kesaksian
31:05kalau kami tidak menerima uang
31:07itu kami
31:08sangat siap
31:09untuk bersaksi itu
31:10kesaksian untuk
31:11supaya periksa semua
31:12bahkan kalau perlu
31:13rekening-rekening
31:14semua yang terlibat
31:15kami
31:16para lawyer
31:18kemudian juga
31:19apa namanya
31:20ini saya tantang aja
31:20meskipun
31:21meskipun pendidikannya
31:22tidak perlu gitu ya
31:23tapi kan
31:23malah justru termul-termul
31:25itu yang diperiksa ya
31:25rekening-rekening DC
31:27Bokor Nusantara itu
31:28yang mengglorifikasi itu
31:30itu yang jelas perlu
31:30diperiksa
31:31karena mereka kelihatan
31:32betul lah
31:33secara glorifikasi
31:34kemudian membuat
31:35hoax yang secara
31:36bareng-bareng gitu ya
31:37dan kalau itu
31:38tidak terbukti
31:39makanya kan
31:41hal kayak gitu
31:42harus dibongkar gitu
31:43jangan sampai kemudian
31:44itu menjadi hope
31:45tapi sekali lagi
31:46kami stand by
31:47kami siap
31:48menunggu arahan
31:49baik dari kuasa hukum
31:50saya
31:51atau dari kuasa hukum
31:52kita semua
31:53dan untuk
31:54kuasa hukumnya
31:55Pak JK
31:56sekali lagi Pak JK
31:57saya juga
31:58perhatikan ya
31:59Pak JK kan malah
32:00terakhir kan malah diserang
32:01dengan isu agama
32:02dan itu jahat banget
32:02itu editan
32:04itu potongan
32:06potongan ceramah
32:07pada tanggal 5 Maret
32:08sebulan yang lalu lebih
32:10di unitas Gajah Mada
32:12ya itu dipotong
32:13dipotong
32:14diedarkan oleh
32:15orang yang kemudian
32:16ini
32:16ini
32:20saya tahu ini
32:22sebenarnya
32:22bacanya bukan coro
32:23tapi saya
32:24sebutnya kecoa
32:25ini lihat orangnya
32:26yang kemudian
32:28ikut mengidarkan
32:29itu dipotong
32:30dan kemudian
32:31diedarkan
32:31kan jahat banget
32:32kayak gitu
32:33dan kemudian
32:34sedihnya
32:34bahkan
32:35kemudian
32:36banyak
32:36para pemuka agama
32:38yang jadi korban
32:39korban apa
32:40korban hoax
32:41dari coro tv tadi
32:42dan itu gak bagus
32:43jadi
32:44kembali ini pada statement saya
32:45di awal tadi
32:46memang ada
32:47kesengajaan
32:48untuk membuat
32:49persoalan
32:51persoalan ini
32:51jadi
32:52diobok-obok
32:53akan banyak
32:54ikan sapu-sapunya
32:55itu yang mengganggu
32:56itu tadi
32:56jadi memang
32:57harus cepat
32:58kemudian
32:59dikelirkan
33:00dan orang yang
33:01membuat
33:02ijazah palsu
33:02atau menggunakan
33:03ijazah palsu
33:03itu harus segera
33:04diadili
33:05tapi
33:05kalau sampai dengan
33:07hari ini
33:07dari pihak Mas Roy
33:08ataupun kuasa hukum
33:09sempat ada komunikasi
33:11kah dengan
33:11pihak Pak JK
33:13atau kuasa hukum
33:14ya?
33:14gak ada
33:14gak ada
33:15terus terang kasih langsung
33:16gak ada
33:17saya pernah ketemu
33:18setelah tidak sengaja
33:19ya
33:20di TV sebelah
33:22ya
33:22ketika
33:23seminggu yang lalu
33:24tapi kan
33:24ya itu ketemu ya
33:25dengan
33:26Pak Abdul
33:27siapa itu
33:28kuasa hukumnya
33:28Pak JK
33:29tapi
33:30tentu kami tidak
33:31membicarakan soal
33:32teknis soal ini ya
33:33karena kan
33:33saya sekali lagi
33:34saya tidak ofensif ya
33:35saya menunggu saja
33:36apa yang mau lakukan
33:37tapi saya mendukung
33:38upaya beliau
33:40untuk
33:42melaporkan
33:42hoax ini
33:43dan kalaupun
33:44nanti mau dikoreksi
33:45laporannya
33:45monggo
33:46artinya bukan
33:47melaporkan si Omon langsung
33:49tapi akun
33:50akun yang ada
33:51isinya Omon
33:52itu yang tepat
33:53mungkin
33:53jadi supaya tidak salah
33:55dan supaya tidak berhenti
33:56laporannya
33:56karena laporannya
33:57sejalan
33:58untuk menemukan
33:59siapa pembuat
34:00hoaxnya
34:01siapa pembuat
34:01IA-nya itu
34:02jangan kemudian
34:03malah
34:04kemudian ditulup
34:05dengan kata
34:05oh salah
34:06error and persona
34:07tapi hoaxnya tetap
34:08menyebar
34:09enggak
34:09hoaxnya harus tetap dikejar
34:11tapi mungkin
34:12laporannya sedikit
34:13dikoreksi
34:14mas Roy
34:15ini kan
34:15kasusnya ini
34:16bisa dibilang
34:17cabangnya banyak ya
34:18kemana-mana gitu
34:19kalau dia juga masih jalan
34:20lalu
34:21terakhir di PN Solo
34:22juga pada akhirnya
34:23walaupun ditolak
34:24begitu ya
34:24kita masih tunggu juga
34:25ada gugatan baru
34:26di PN Jakarta Selatan
34:28yang baru masuk
34:28nanti ada gugatan-gugatan
34:31di tempat yang lain
34:31lalu terakhir juga
34:33mas Roy dan dokter Tifang
34:35juga kembali ke MK lagi
34:36nah itu
34:37kewujudannya seperti apa
34:38mas Roy
34:39kalau terakhir
34:40ya
34:40silahkan
34:41jadi MK itu juga
34:43sama seperti yang Solo
34:44karena kemarin tidak masuk ke
34:46apa
34:47materi ya
34:48belum masuk ke substansi
34:49karena di
34:51maka kemudian dikoreksi
34:53atau kemudian
34:54kalau Solo dibanding dulu
34:55tapi kalau yang MK
34:56itu kemudian
34:57mas Refly dan tim
34:59waktu itu adalah
35:00bala ya
35:01tapi kemudian sekarang
35:02sudah timnya sudah ganti
35:03jadi Roya
35:05Troya
35:05artinya adalah
35:06Tifa
35:08Roy Advocate
35:09itu kemudian
35:10memperbaiki lagi
35:10dan memasukkan
35:11kenapa?
35:11karena ini penting banget
35:12untuk masyarakat Indonesia ke depan
35:14supaya pasal-pasal yang pernah
35:16diserselangkakan ke kami
35:17ya
35:17tadinya pasal 310, 311
35:19sekarang jadi pasal
35:21apa
35:22343, 344 ya
35:24maaf kalau saya
35:25pasalnya itu
35:26di
35:27KUHP yang baru ya
35:28silahkan dikoreksi
35:28atau juga pasal 27A
35:30pasal 28
35:31undang-undang ITE
35:32pasal 32, 35
35:33tidak tepat sama sekali
35:35penerapan pasal-pasalnya
35:36itu kemudian bisa
35:38diberikan pengertian
35:40atau ditegaskan
35:41MK
35:42makam konstitusi
35:43supaya tidak salah
35:44karena dulu
35:45ketika saya
35:46ikut
35:47membuat
35:47membuat undang-undang ITE
35:49di tahun 2008
35:50itu disahkan
35:51saya ikut membuat
35:52sejak tahun 2000an
35:53dulu
35:54ya
35:54itu ketika
35:55kami membahas
35:56naskah akademiknya
35:57jadi undang-undang ITE
35:5811 tahun 2008
35:59dikoreksi jadi undang-undang
36:0119 tahun 2016
36:02dikoreksi lagi jadi
36:03undang-undang 1 tahun 2024
36:04itu tujuannya
36:06bukan untuk mempindahkan orang
36:07dalam kasus pencemaran
36:08nambah baik
36:09bukan
36:09itu tujuannya untuk
36:11transaksi elektronik
36:12maka undang-undang
36:13yang kan namanya ITE
36:14informasi dan transaksi elektronik
36:16ada orang
36:18mengirimkan
36:18bukti transaksi
36:20yang tadinya 1 juta
36:21diubah jadi 10 juta
36:22supaya seolah-olah asli
36:24itu pasal 35
36:25artinya
36:25bukan kemudian ada
36:27gambar yang katanya
36:28di-edit
36:28ya pun tidak meng-edit
36:29sama sekali
36:30kemudian ditutup
36:31itu
36:32membuat gambar
36:33original
36:34atau gambar
36:35yang tidak original
36:35menjadi original
36:36jadi kami tetap jalan terus
36:38CMK juga tetap jalan
36:40ya kemudian
36:41pelaporan-pelaporan
36:42yang ada
36:42pendaftaran gugatan
36:43kemarin
36:44bersama forum
36:45pernawirawan
36:45sudah jalan
36:47untuk sindang yang kedua
36:48dan lagi-lagi
36:48dikacau oleh
36:50gerombolan
36:50yang kemudian
36:52mau jadi
36:52calon
36:54tergugat intervensi
36:55tapi gak bawa
36:55surat kuasa
36:56persis sama nih
36:57kita perhatikan kan
36:58kelompok dari sana tuh
36:59banyak banget
37:00yang bicara
37:01ternyata
37:02bahasanya
37:03berita acara
37:03sumpahnya sudah
37:04dibekukan
37:05artinya mereka-mereka itu
37:06gak bisa beracara sebenarnya
37:08tapi nekat aja
37:09masih dipakai
37:10dan mereka bentuk
37:11tim-tim
37:11ada yang bener itu
37:12tim kuasa hukum
37:13kalau kuasa hukum
37:14ada kuasanya
37:15tapi kan banyak sekali
37:16orang-orang mereka yang
37:17mewakili tampil di TV
37:18saya gak perlu
37:18namanya lah ya
37:19itu kan
37:20ngakunya tim hukum
37:21tim hukum kok gak ada
37:22surat kuahnya
37:23itu kan konyol banget
37:25tapi sudahlah
37:25ini kan memang
37:28kerjaan dari mereka tuh
37:29membuat kekacauan
37:30dan membuat gaduh
37:31kami hadapi semua
37:32dan kami tetap fokus
37:33pada pembuktian
37:3499,9%
37:36ijasa
37:37palsu
37:40ya oke Mas Roy
37:41terakhir
37:42dari Ketua Joman
37:44Nusantara Bersatu ini
37:45Andi Aswan kan
37:46terakhir menyebut
37:48bahwa Rismon Sianipar
37:49telah menandatangani
37:50BAP
37:50sebagai saksi mahkota
37:52di sidang kasus tudingan
37:53ijasa palsu
37:54Presiden ke-7 R
37:55Ipak Jokowi
37:56nah apakah
37:58dari pihak
37:59Mas Roy
37:59ini melihat
38:00kalau misalnya nanti
38:01status Rismon ini
38:03menjadi saksi tersangka
38:04dan kemudian
38:05misalnya pada akhirnya
38:06ternyata SP3-nya
38:07keluar juga nih
38:08gitu
38:08ada strategi apa
38:10dari kubu Mas Roy
38:11dan apakah
38:12itu akan menjadi
38:13ancaman besar
38:14ya inilah kalau orang
38:16gak ngerti hukum
38:17seperti Andi Aswan itu ya
38:18itu dengan seinanya
38:20bercelotah kayak gitu
38:21saya ambil statement
38:22dari Abdul Ghafur Sanghaji
38:24dari podcastnya dia
38:25di Abdul Ghafur Sanghaji Podcast
38:27ya
38:27bahwa apa
38:28ini
38:28hal yang sangat bertentangan
38:30menjadi saksi mahkota
38:32dengan SP3
38:34saksi mahkota
38:35itu artinya apa
38:36itu saksi yang diambil
38:37dari para tersangka
38:38kalau dia masih
38:40tersangka
38:41dia bisa jadi
38:41saksi kota
38:42kalau si Omon
38:44pengen betul
38:45ngebut-betul
38:45RG-nya diterima
38:47dan pengen
38:47SP3-nya keluar
38:48dengan dia
38:50melacurkan diri
38:51dia menghina-hina dirinya
38:52dengan menuduh-nuduh
38:53orang lain
38:54ya supaya
38:55SP3-nya keluar
38:56dan itu sampai dengan detik
38:57ini kita bicara
38:57belum keluar
38:58kalau pun keluar
38:59maka dia gak bisa
39:00lagi jadi saksi mahkota
39:02karena dia
39:03sebutannya sudah bukan lagi
39:04saksi mahkota
39:05dan apa
39:05kesaksian
39:06dia akan bisa
39:07dimasihkan
39:08kesaksian seorang penipu
39:10kesaksian orang yang
39:14melakukan kebohongan publik
39:15terhadap kehidupannya
39:17terhadap ijazahnya
39:18kemudian terhadap
39:19bahkan nyawanya
39:20dia menipu
39:21Tuhan aja ditipu dia
39:23dia bersumpah
39:24dua kali
39:25kesaksian palsu itu
39:26di sidang
39:28ketika CLS
39:29waktu di Solo
39:29dia bawa sumpah
39:30dia bersaksi
39:31di sidang
39:32apa namanya
39:33KIP
39:34Komisi Informasi
39:35Dia juga disumpah
39:36dia dokter
39:37dan dia juga tadi
39:38di KTP-nya
39:38ya ini kan
39:39ini kan bukti otentik
39:41kalau dia
39:41menandatangani lembar
39:43administrasi
39:44kependudukan
39:45dan dia bohong
39:46disini
39:46kemudian
39:47pasti akan ditolak
39:48akan keberatan
39:50yang akan dipertimbangkan
39:51hakim juga tahu
39:52gitu
39:52orang yang bersaksi
39:54dengan orang yang berbohong
39:55dan mau bersaksi
39:56udah gak akan diterima lagi
39:57apalagi dia sudah berbohong
39:59mengatakan
40:00dari awal
40:02kalau itu
40:02ijazah itu
40:0399,9%
40:05palsu
40:06kemudian
40:07skripsinya
40:08palsu
40:08tiba-tiba dibalik
40:09dengan hanya
40:10menggunakan
40:11dua logika
40:12yang sangat sederhana
40:13translasi
40:14dan rotasi
40:15mana yang ditranslasikan
40:16mana yang dirotasikan
40:18mon
40:18gitu
40:19jadi
40:19dunia tertawa lah
40:21kalau melihat dia
40:22nanti akan bersaksi
40:23gitu ya
40:23biarkan aja
40:24kita senyum aja
40:25gak perlu ada strategi
40:26yang maapun
40:26kita cukup senyum saja
40:28dan kalau hakimnya waras
40:30kemudian aparat waras
40:32udah gak akan diterima lagi
40:33sudah
40:33zong
40:34ya
40:35zong karena apa
40:36sekali lagi
40:36zombie
40:36zombie kau bersaksi
40:38tataran manusia
40:40udah gak bisa diperiksa lagi lah
40:41gitu
40:42gitu mbak
40:43oke
40:43menutup obrolan kita
40:44pada siang hari ini
40:46mas Roy
40:46ada lagi
40:47yang mau disampaikan
40:48sebagai closing statement
40:49ya
40:49saya tetap berkata
40:52orang itu
40:53saya tetap berkata
40:55bahwa meskipun
40:56dia sudah
40:56menghina kami
40:58saya
40:58dokter
40:59Tifa
40:59Pak Srevli
41:01Pak Taufik
41:01dan semua
41:02teman-teman termasuk
41:03Mas Rizal
41:03Fadillah
41:05Rostam Effendi
41:06Bukurnia Triruriani
41:07yang kemudian
41:08masih
41:09betul
41:09demi masyarakat
41:10kami tetap
41:12mendoakan
41:12si Omoni
41:13dapat hidaya
41:13tapi kalau orang
41:15dapat hidaya itu
41:15otomatis
41:16saya kembali
41:16ke jalan yang benar
41:17disadarkan kembali
41:18soalnya apa
41:19kalau tidak
41:20saya khawatir
41:21saya khawatir
41:22bahwa satu
41:23memang akan terjadi
41:24pada dia
41:24gitu loh
41:25karena apa
41:25karena kalau kita
41:26lihat kan
41:27sudah stres amat
41:28sudah sedemikian
41:29bingungnya
41:30dan saya kasihan
41:31orang yang bingung
41:31stres amat itu
41:33tahu nanti
41:34apa yang terjadi
41:34ya jadi zombie
41:35beneran
41:36ya gitu
41:36makanya
41:37sebelum jadi zombie
41:38ya kita doakan
41:39aja lah
41:40ya dapat hidaya
41:41dan terima kasih
41:42untuk semua
41:42pemerintah kompas
41:43semua masyarakat
41:44yang masih terus
41:45mempersamai
41:45dan percayalah
41:46kami akan terus
41:48amanah
41:49kami akan
41:49tetap terus concern
41:50untuk mengejar
41:5199,9%
41:53ijasa palsu ini
41:54dan jangan lupa
41:54ini bukan hanya
41:56terjadi pada dia
41:57apalagi kalau ada orang
41:59yang menggunakan
42:00ijasa palsu lainnya
42:01atau diwet pendidikan
42:02yang gak jelas
42:02seperti anaknya
42:03itu pun akan kita kerja
42:05ya gitu
42:06sekian terima kasih
42:06oke
42:07terima kasih banyak
42:08waktunya
42:09mas Roy
42:10nanti kita akan
42:11sama-sama masih
42:12pantau terus
42:13kasusnya ini akan
42:14bergulir dan bergulir
42:15seperti apa
42:15dan apakah setelah ini
42:16akan ada tanggapan lagi
42:17dari pihak
42:18kita sama-sama
42:20terima kasih mas Roy
42:22sama-sama terima kasih
42:23terima kasih Bajan
42:24selamat siang
42:25terima kasih
42:27terima kasih
42:28terima kasih
42:29terima kasih
Komentar

Dianjurkan