Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjelaskan alasan di balik kemarahannya kepada Camat Tukka, Yan Munzir, saat meninjau proyek tanggul sungai di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Kemarahannya terjadi saat meninjau proyek pembangunan tanggul dan sabo dam di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (13/4/2026).

Menurut Bobby, kinerja camat dinilai lambat, terutama dalam menangani pembebasan lahan yang berdampak pada mandeknya proyek penanganan banjir.

Editor: Lintang

#bobbynasution #gubernursumut #sumut

Baca Juga Momen Gubernur Sumut Bobby Nasution Tegur Camat Tukka Karena Lambat Tangani Banjir di https://www.kompas.tv/regional/663114/momen-gubernur-sumut-bobby-nasution-tegur-camat-tukka-karena-lambat-tangani-banjir



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/663176/bobby-nasution-marah-ke-camat-di-tapanuli-tengah-ini-alasannya
Transkrip
00:00Lalu pernah jadi wali kota juga gimana kerja di LAPAN, kita tahulah.
00:04Tunggu dendamkan untuk bencana?
00:06Belum.
00:07Kenapa mereka keadaanĄ套 bacana?
00:10Udah bulat berapa ini, Pak?
00:11Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan terliun,
00:15tahu buruh segini aja gak bisa.
00:17Tunggu dendamkan untuk bencana?
00:19Belum.
00:20Kenapa mereka keadaan bacana casana?
00:23Udah bulat berapa ini, Pak?
00:24Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan terliun,
00:28Tahu segini aja nggak bisa.
00:58Kapten itu belum dapat bantuan, sudah sering kita sampaikan tolong datanya dipercepat, karena itu pure hanya data saja, bukan bantuan
01:07tidak ada, bantuannya ada ready.
01:10Tapi datanya saja, baik dari tingkat paling bawah sampai dengan panggupatinya, sudah diingatkan berkali-kali.
01:17Kemarin yang buat kita, apa ya, sedikit, ya agak ini agak pahas, karena itu penanganan sumai, itu kan sekarang kita
01:30minta fokuskan, dari sebelumnya ya, dari bulan kuasa, sama saya sampaikan, sumai itu kita fokuskan.
01:36Itu dari Kementian PU sudah berkontrak, satu bulan yang lalu, tapi belum bisa kerja, bayangin.
01:45Jangan nanti kepala balai, kita kena teguran dari Kementian PU itu kerjaan Kementian PU, bukan kerjaan kontrak.
01:56Itu kita inginkan segera, sudah sebulan belum bisa ngapain-ngapain, karena persoalan di lapangan.
02:02Ya kita minta yang di lapangan lah, Pak Camatnya, saya dulu pernah jadi wali kota juga, gimana kerja di lapangan,
02:09kita tahulah.
02:10Kalau Camatnya nungguin, para desanya nungguin, keplingnya nungguin, pasti bisa jalani, saya juga memandang acara jalan, alasannya banyak selalu.
02:21Masyarakat inilah, masyarakat itulah.
02:23Kenapa? Karena belum berbantuan tadi, jadi masyarakat merasa ya tanahnya mau diambil perkembangunan,
02:29jadi berbantuan apa-apa belum dapat, ya karena-karena alasannya banyak.
02:33Jadi kita minta, kita tegur keras itu, harusnya sudah dapat semualah bantuan.
02:40Dan kalau bantuan sudah dapat, mas akan lebih tenang, kerja-kerja kita pemerintah,
02:45dan uangnya tidak sedikit ya, uangnya banyak.
02:48Nah ini bisa tergantungan baik, jadi setiap hujan, kemarin pas kita cek sana, baru belum sampai setengah jam di titik
02:55sana,
02:55sudah hujan deras, dan ini masyarakat ngaku sejam saja hujan, sudah naik lagi airnya.
03:01Kita saksikan sendiri, kemarin setengah jam hujan di sana, jalanan-jalanan yang kami lewati dirinya kering, tergenang lagi.
03:14Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
03:17Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
03:21Saksikan Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan