Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Negosiasi antara AS dan Iran yang digelar di bawah bayang-bayang ketegangan global berujung jalan buntu.

Setelah Iran sempat menutup Selat Hormuz, kini Presiden AS Donald Trump, mengambil langkah ekstrem berupa blokade Selat Hormuz.

Dalam wawancara di Fox News, Trump mengaku tidak akan membiarkan Iran mendapatkan uang dari penjualan minyak.

Merespons pernyataan Trump, Ketua Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, mengklaim pernyataan tersebut sebagai bukti kegagalan Amerika Serikat. Azizi menyebut retorika Trump sebagai luapan pihak yang dianggap kalah.

Sejumlah kapal perang Angkatan Laut AS dilaporkan telah ditempatkan di sekitar Selat Hormuz. Sementara kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln tetap berada di Laut Arab.

Donald Trump juga mengerahkan kapal penyapu ranjau.

Dikutip dari Anadolu Agency, Iran menunjukkan rekaman berisi perintah agar kapal perusak milik Amerika Serikat keluar menjauhi Selat Hormuz.

Angkatan Laut Iran memberikan peringatan terakhir sebelum mengancam akan menembak kapal perusak AS.

Situasi ini menambah panas ketegangan di Selat Hormuz usai negosiasi Iran dan Amerika Serikat berakhir tanpa kesepakatan di Islamabad, Pakistan.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mendukung langkah Presiden AS Donald Trump yang memblokade Selat Hormuz.

Netanyahu menyebut kegagalan negosiasi disebabkan pelanggaran Iran terhadap kesepakatan awal, termasuk tidak membuka Selat Hormuz. Ia juga mengklaim pengayaan uranium Iran menjadi pengganjal perundingan di Islamabad.

Tiongkok mengecam tindakan Donald Trump yang memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz. Tiongkok menilai langkah tersebut hanya akan memperparah konflik dan merusak gencatan senjata yang sudah rapuh.

Berbeda dengan Amerika Serikat, Inggris justru menolak bergabung dalam blokade total Selat Hormuz. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, bahkan mengajak negara lain untuk tidak ikut serta dalam kebijakan tersebut.

#perang #as #iran #selathormuz

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/663172/makin-tegang-as-iran-berebut-selat-hormuz-negara-negara-eropa-kecam-langkah-amerika
Transkrip
00:01Intro
00:02Anda kembali di berita utama bersama saya Sri Gunawan
00:05Saudara negosiasi Amerika Serikat Iran yang digelar di bawah bayang-bayang ketegangan global berujung jalan buntu
00:14Harapan yang sempat tumbuh perlahan, kini meredup, tergantikan oleh nada keras dan sikap saling menekan
00:21Setelah Iran sempat menutup Selat Hormuz, kini Presiden Amerika Serikat Donald Trump
00:27Mengambil langkah ekstrim berupa blokade Selat Hormuz
00:31Dalam wawancara di Fox News, Trump mengaku tidak akan membiarkan Iran mendapatkan uang dari penjualan minyak
01:02Merespons pernyataan Trump soal blokade Selat Hormuz, Ketua Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi menggelim
01:09Pernyataan Trump sebagai bukti kegagalan Amerika Serikat
01:13Ebrahim Azizi menyebut retorika Trump sebagai sebuah luapan pihak yang dianggap kalah
01:25Terima kasih telah menyebut
01:50Sejumlah kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan telah ditempatkan di sekitar Selat Hormuz
01:56Sementara kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln tetap berada di Laut Arab
02:03Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menggerahkan kapal penyapu ranjau
02:08Kehadiran Angkatan Laut Amerika Serikat di kawasan yang dikomandoi Senkom saat ini ditempatkan di Selat Hormuz
02:15Untuk memperlakukan blokade yang diklaim adil terhadap semua kapal yang keluar atau masuk ke pelabuhan Iran
02:27Media Iran Press TV melaporkan rekaman drone seluruh aktivitas di Selat Hormuz
02:33Berada di bawah kendali penuh Angkatan Bersenjata Iran
02:37Sementara televisi pemerintah Iran menayangkan rekaman yang menunjukkan kapal-kapal terhenti di Selat Hormuz
02:44Minggu waktu setempat sehari usai negosiasi Amerika Serikat dan Iran berakhir tanpa kesepakatan
02:52Tanggal dan lokasi pas direkaman tidak dapat diverifikasi secara independen pada saat dipublikasikan
03:06SEPA Navy Station
03:08You must alter course and go back to the Indian Ocean immediately
03:12If you don't obey my order, you will be targeted
03:17Out
03:17This is Coalition Warship 121
03:20Engage in transit passage in accordance with international law
03:24No challenges attended to you
03:36Dikutip dari media Turki Andolu Agency
03:39Iran menunjukkan rekaman berisi perintah
03:43Agar kapal perusak milik Amerika Serikat keluar menjauhi Selat Hormuz
03:48Angkatan Laut Iran memberikan peringatan terakhir
03:51Sebelum mengancam akan menembak kapal perusak Amerika Serikat
03:56Situasi ini menambah panas ketegangan di Selat Hormuz
04:00Usai negosiasi Iran dan Amerika Serikat berakhir tanpa kesepakatan di Islamabad, Pakistan
04:14Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mendukung langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memblokade Selat Hormuz
04:23Netanyahu menyebut kegagalan negosiasi disebabkan pelanggaran Iran terhadap kesepakatan awal termasuk tidak membuka Selat Hormuz
04:33Netanyahu juga mengklaim pengayaan uranium dari Iran jadi pengganjal perundingan di Islamabad
05:08Terajarah menggunakan dari Tema S
05:24Tiongkok mengecam tindakan Donald Trump yang memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran di Salat Horbus.
05:31Tiongkok menilai tindakan Trump hanya akan memperparah konflik dan merusak kencatan senjata yang sudah rapuh.
05:38Tiongkok menjelaskan kedua belah pihak masih terpecah beberapa isu kunci yang menghalangi tercapainya kesepakatan.
06:11Berbeda dengan narasi Trump, Inggris justru menolak bergabung dengan Amerika Serikat untuk memblokade total Salat Horbus.
06:20Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga akan mengajak negara lain untuk tidak bergabung dengan blokade yang diumumkan oleh Trump.
06:28Starmer menilai konflik yang terjadi di Salat Horbus sangat berdampak pada ekonomi di seluruh dunia.
06:36Terima kasih telah menonton!
07:06Di tengah eskalasi konflik yang belum meredah di Tumur Tengah, pemimpin gereja katolik dunia Paus Leo ke-14 secara konsisten
07:15menyerukan perdamaian dan mendesak penghentian kekerasan.
07:19Paus Leo juga menyambut baik kencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang akan berlangsung selama dua minggu.
07:27Paus Leo menegaskan bahwa satu-satunya jalan untuk mengakhiri perang adalah melalui dialog.
07:37Sementara di akun Truth Social, Donald Trump menulis bahwa Paus Leo adalah orang yang lemah dalam perang dan buruk untuk
07:45kebijakan politik luar negeri.
07:47Trump menambahkan, Paus Leo adalah orang yang tidak berpikir tentang negara yang menginginkan senjata nuklir dan dapat menghancurkan dunia.
08:18Pemimpin gereja katolik dunia Paus Leo ke-14 menekankan dirinya tidak menyerang Presiden Amerika Serikat, Donald Trump secara pribadi.
08:26Dalam mengkritik perang, Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat ini menyatakan dirinya tidak berniat untuk berdebat.
08:35Tapi sebagai pemimpin gereja katolik dunia, Paus Leo yakin seruan perdamaian dan rekonsiliasi berasal dari Injil dan ditujukan bagi seluruh
08:45umat manusia.
08:47Hal tersebut disampaikan Paus Leo dalam perjalanan kunjungannya menuju Al-Jazair.
08:54Terima kasih telah menonton!
09:30Terima kasih telah menonton!
09:41Menonton!
09:42Dan setiap langkah yang diambil seharusnya tetap menempatkan kemanusiaan sebagai pertimbangan utama.
Komentar

Dianjurkan