00:00Bergeser ke Papua, saudara, gara-gara permasalahan lahan aktivitas belajar mengajar di SD Negeri Impres Harapan Sentani Timur, Kabupaten Jayapura,
00:09Papua, Lumpuh.
00:11Sekolah dipasangi palang dari batang pohon hingga tak bisa digunakan.
00:18Tiga hari sudah, aktivitas belajar mengajar di SD Negeri Impres Harapan Sentani Timur, Jayapura, Papua terhenti.
00:26Tak ada aktivitas belajar mengajar yang bisa dilakukan.
00:30Karena sekolah dipasangi palang dari batang-batang pohon.
00:34421 siswa pun tidak dapat mengikuti proses pembelajaran seperti biasanya.
00:40Karena akses masuk sekolah ditutup.
00:45Pemasangan palang di sekolah merupakan ungkapan kekecewaan pemilik lahan, tempat SD Negeri Impres Harapan berdiri.
00:52Pemilik lahan menyebut, pemerintah Kabupaten Jayapura tak kunjung menyelesaikan pembayaran lahan.
00:58Seluas 6.904 meter persegi, selama hampir 40 tahun.
01:04Kami tutup sampai dengan pemerintah bayar lokasi.
01:12Sebab selama ini pemerintah gunakan lokasi kami, kurang lebih sudah 40 tahun, pemerintah tidak pernah bayar kami.
01:23Dan lokasi kami ini, ini lokasi bersertifikat.
01:28Terus, selama ini pemerintah gunakan yang bayar pajak itu saya.
01:35Menyikapi adanya penutupan akses masuk sekolah, Kepala SD Negeri Impres Harapan menyatakan hal ini sangat merugikan siswa.
01:42Karena mereka tak dapat belajar dengan kondisi seperti biasa.
01:46Terutama bagi siswa kelas 6 SD yang akan menempuh ujian akhir.
01:51Pemerintah Kabupaten Jayapura pun diharapkan bisa segera mengambil langkah agar persoalan lahan dapat diselesaikan.
01:57Dan siswa kembali belajar secara normal.
02:01Sebenarnya sudah ada proses pembayaran seperti itu.
02:07Namun, masih ada tuntutan lagi sampai hari ini.
02:11Saya juga secara spesifik tidak tahu tuntutan apa yang apakah kurang bayar atau seperti apa.
02:17Tetapi, kami pun pihak sekolah sebenarnya telah mengegang surat pelepasan tanah.
02:22Bahkan surat bukti pembayaran tanah ini telah dibayar kepada pihak yang saat ini, saat ini menuntut lagi kembali.
02:3113 April 2016, kami telah menyerahkan sayungan surat tersebut kembali ke Pols.
02:35Saya berharap ini bisa menjadi perhatian pemerintah, sehingga bagaimana sekolah-sekolah itu tidak terjadi lagi seperti kami.
02:44Saat ini untuk menghindari kekosongan waktu belajar, proses belajar dipindahkan sementara ke SMP Negeri 4 dan SMA Lenterah Harapan.
02:54Namun, para siswa SD terpaksa berbagi ruang kelas dengan siswa SMP dan SMA.
03:00Findi Rekmeni, Kompas TV, Jayapura, Papua
Komentar