Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Di sentra industri keripik tempe Sanan Kota Malang, selain kedelai sebagai bahan baku utama, plastik kemasan juga menjadi bahan yang tak kalah penting untuk membungkus keripik tempe. Karena itulah kenaikan harga plastik sangat berdampak pada umkm seperti keripik tempe.

Nurjanah, salah satu perajin keripik tempe menyebut, dalam kondisi saat ini pelaku usaha seperti dirinya hanya bisa bertahan. Lonjakan harga plastik kemasan hingga 100% membuatnya harus memutar otak. Plastik pembungkus keripik tempe yang sebelumnya Rp 33 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp 53 ribu.

Untuk bisa bertahan, Nurjanah terpaksa menaikkan harga jual keripik tempe kemasan kecil menjadi Rp 7.000 dari harga sebelumnya Rp 6.500. Kenaikan harga jual sebesar Rp 500 dirasakan Nurjanah sudah cukup tinggi karena jika dinaikkan lebih dari itu hal tersebut akan berdampak besar pada penjualan.


"Kita cuma bertahan saja daripada nganggur. Meningkatnya 100 persen kayaknya, biasanya Rp 33 ribu sekarang naik jadi Rp 53 ribu, yang biasa Rp 48 ribu." Kata Nurjanah.

Perajin oleh-oleh khas Malang keripik tempe ini berharap harga plastik ini bisa kembali normal, karena selain plastik, perajin keripik tempe juga dibebani dengan harga kedelai dan minyak goreng yang juga naik.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/663100/harga-plastik-naik-keuntungan-perajin-keripik-menipis
Transkrip
00:01Di sentra industri keripik tempe Sanan, Kota Malang, selain kedelai sebagai bahan baku utama,
00:07plastik kemasan juga menjadi bahan yang tak kalah penting untuk membungkus keripik tempe.
00:12Karena itulah kenaikan harga plastik sangat berdampak pada UMKM seperti keripik tempe.
00:17Salah satu perajin keripik tempe Nurjana menyebut dalam kondisi saat ini pelaku usaha seperti dirinya hanya bisa bertahan.
00:24Lonjakan harga plastik kemasan hingga 100% membuatnya harus memutar otak.
00:28Plastik pemungkus yang sebelumnya 33.000 rupiah per kilogram kini melonjak menjadi 53.000 rupiah per kilogram.
00:36Untuk bisa bertahan, ia terpaksa menaikkan harga jual keripik tempe kemasan kecil menjadi 7.000 rupiah dari harga sebelumnya 6
00:43.500 rupiah.
00:45Kenaikan harga jual sebesar 500 rupiah dirasakannya sudah cukup tinggi karena jika dinaikkan lebih dari 500 rupiah,
00:52hal tersebut akan berdampak besar pada penjualan.
00:54Kita cuma bertahan saja daripada nganggur.
00:58Kalau plastik itu seberapa situ peningkatannya?
01:02100% ya kayaknya.
01:05Ya pokoknya biasanya 33.000 rupiah atau 32.000 rupiah sekarang naik jadi 53.000 rupiah yang biasa itu 48
01:13.000 rupiah.
01:13Tetap asal kayak gitu mengalir.
01:15Nggak bisa sih.
01:16Mau diapain.
01:17Nggak bisa.
01:18Kayak nanti misalkan bahannya disudah, dilongi, ya nggak bisa.
01:23Nanti rasanya nggak enak.
01:24Ya tetap-tetap gitu-gitu.
01:26Cuma kita sekarang ya untungnya dikit gitu aja.
01:30Perajin oleh-oleh kas Malang ini berharap harga plastik ini bisa kembali normal.
01:35Karena selain plastik, perajin keripik tempe juga dibebani dengan harga tindalai dan minyak goreng yang juga naik.
01:41Penggiputan Kompas TV Malang, Jawa Timur
01:45Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan