Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Nona Pricillia Ohei, menyebut sidang etik terhadap Bripka AS, yang diduga menganiaya rekannya hingga tewas di Asrama Polda Kepri, akan digelar Jumat pekan ini secara terbuka.

Sementara itu, tiga polisi lainnya masih dalam proses penempatan khusus.

Propam Polda Kepulauan Riau telah memeriksa delapan orang. Satu orang senior korban telah ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka Bripka AS akan menjalani sidang etik pada Jumat pekan ini.

Sementara itu, tujuh orang lainnya masih dalam pemeriksaan intensif, dengan tiga di antaranya sudah ditempatkan dalam penempatan khusus.

Dalam kejadian ini terdapat dua korban, satu meninggal dunia dan satu lainnya selamat.

#penganiayaan #oknumpolisi #poldakepri

Baca Juga Ketua BEM FH UI Sebut Pelaku Pelecehan Seksual Disanksi Tegas | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/663067/ketua-bem-fh-ui-sebut-pelaku-pelecehan-seksual-disanksi-tegas-sapa-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/663069/sidang-etik-bripka-as-pelaku-penganiayaan-di-asrama-polda-kepri-disorot-kompas-siang
Transkrip
00:00Kita lihat berita lainnya, Saudara Kabupaten Mas Polda, Kepulauan Riau menyebut sidang etik terhadap Brip KAS,
00:06menghaniaya rekannya hingga tewas di asrama Polda Kepri akan digelar Jumat pekan ini secara terbuka,
00:12sementara tiga polisi lainnya masih dipatsuskan.
00:18Propan Polda, Kepulauan Riau telah memeriksa delapan orang, satu orang senior korban yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
00:24Tersangka Brip KAS akan menjadi sidang etik pada Jumat pekan ini.
00:30Sementara tujuh orang lainnya dalam pemeriksaan intensif, tiga diantaranya sudah dipatsuskan.
00:34Dalam kejadian ini ada dua korban, satu meninggal dunia, satu lagi selamat.
00:42Ada para terduga untuk saudara AS terakhir perkembangannya yang bersangkutan dari Bipropan Polda Kepri
00:53diserahkan untuk proses penegasan hukum pidananya ke Direkturat Tindak Pidana Kriminal Umum untuk BIPDA AS.
01:04Dan untuk tiga orang lainnya yang saat ini maju berada di Bipropan Polda Kepri,
01:13masih dalam proses pendalaman.
01:16Namun terhadap saudara AS, pimpinan menyampaikan bahwa nanti pada hari Jumat akan dilaksanakan sidang kode otik terhadap BIPDA AS
01:29atas perbuatan yang dilakukannya yaitu masuk di dalam bidana penganiayaan berat.
01:39Yang ada juga keluarga silakan untuk dapat mengikuti perkembangan jalannya proses persidangan nanti terhadap saudara AS.
01:52Disak tangis keluarga tak terpendung saat mendatangi rumah sakit Bayangkar.
01:57Keluarga tak menyangka, BIPDA NATANEL SIMAN MUKALID,
02:00polisi yang bertugas di samota Polda Kepri, ditemukan meninggal dunia
02:04di barak asrama Polda Kepri, Batam pada selasa dini hari.
02:09Korban diduga tewas akibat tianyaya seniornya karena tidak menjalankan perintah melakukan kurve.
02:15Keluarga berharap polisi bisa mengungkap kematian korban secara jelas.
02:32Pro Polda Kepulauan Riau telah memeriksa 8 orang.
02:36Satu orang senior korban yang telah ditetapkan sebagai tersangka,
02:40sementara 7 orang lainnya dalam pemeriksaan intensif.
02:42Kabit Pro Pampolda Kepri bilang dalam kejadian ini ada 2 korban,
02:47satu meninggal dunia, satu lagi selamat.
02:51Saksi-saksi, sebanyak 8 personil yang kita minta keterangan,
02:59sementara, jadi saat ini sudah kami lakukan pengamanan,
03:07dan sementara diduga baru satu anggota pindah atas nama AS
03:18dinyatakan tersangka.
03:20Jenasa korban telah berada di Rumah Sakit Bayangkara untuk proses otopsi,
03:24sementara Polda Kepri menegaskan,
03:26pemeriksaan saksi terus berlanjut dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain di kasus ini.
03:31Riki Ramadoni, Kompas TV, Batam, Kepulauan Riau
Komentar

Dianjurkan