Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Dugaan penganiayaan terhadap sembilan warga di Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau, yang diduga dilakukan oleh Kanit Reskrim Polsek Rupat Utara Ipda ES bersama sejumlah anggotanya, terus menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Selain menyisakan dugaan pelanggaran hukum, kasus yang terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026 sekitar pukul 01.00 WIB itu juga dinilai berpotensi menimbulkan dampak psikologis serius bagi para korban, terutama anak yang masih berusia di bawah umur.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #kanitreskrim #rupat #penganiayaan #oknumpolisi #psikolog

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Anak-anak diduga dianiaya oknum polisi, psikolog trauma berdampak hingga dewasa.
00:05Dugaan penganiayaan terhadap sembilan warga di Rupat Utara, Kebupaten Bengkalis, Riau,
00:11yang diduga dilakukan oleh Kanit Reskrim Polsek Rupat Utara.
00:15Ibda ES bersama sejumlah anggotanya, terus menuai sorotan dari berbagai kalangan.
00:20Selain menyisakan dugaan pelanggaran hukum, kasus yang terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026 sekitar pukul 01.00 WIB itu,
00:29juga dinilai berpotensi menimbulkan dampak psikologis serius bagi para korban,
00:33terutama anak yang masih berusia di bawah umur.
00:37Hal itu disampaikan oleh ahli psikologi Syarifah Faradina.
00:40Ia menilai peristiwa tersebut harus dilihat tidak hanya dari aspek hukum,
00:44tetapi juga dari sisi kesehatan mental korban.
00:47Menurutnya, anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang paling rentan mengalami trauma ketika berhadapan dengan pengalaman kekerasan,
00:54terlebih jika dilakukan oleh pihak yang seharusnya memberikan perlindungan.
00:58Saya bicara dari sudut tinjauan psikologi.
01:01Anak-anak dan remaja secara perkembangan lebih rentan terhadap trauma
01:05karena kapasitas regulasi emosinya masih berkembang menuju fase dewasa,
01:10ujar Syarifah Rabu, 1 Juli 2026.
01:14Ia menilai pengalaman salah tangkap, dipaksa mengaku sebagai pelaku,
01:18lalu mengalami kekerasan fisik dapat membentuk keyakinan negatif tentang diri sendiri.
01:22Jika tidak ditangani, hal ini berpotensi membentuk individu yang mengalami berbagai permasalahan pada masa depan.
01:28Sambungnya,
01:30ia menjelaskan pengalaman kekerasan yang dialami seseorang pada usia remaja
01:34dapat meninggalkan luka emosional yang tidak mudah hilang,
01:37apabila tidak segera memperoleh penanganan profesional.
Komentar

Dianjurkan