00:00Anak-anak diduga dianiaya oknum polisi, psikolog trauma berdampak hingga dewasa.
00:05Dugaan penganiayaan terhadap sembilan warga di Rupat Utara, Kebupaten Bengkalis, Riau,
00:11yang diduga dilakukan oleh Kanit Reskrim Polsek Rupat Utara.
00:15Ibda ES bersama sejumlah anggotanya, terus menuai sorotan dari berbagai kalangan.
00:20Selain menyisakan dugaan pelanggaran hukum, kasus yang terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026 sekitar pukul 01.00 WIB itu,
00:29juga dinilai berpotensi menimbulkan dampak psikologis serius bagi para korban,
00:33terutama anak yang masih berusia di bawah umur.
00:37Hal itu disampaikan oleh ahli psikologi Syarifah Faradina.
00:40Ia menilai peristiwa tersebut harus dilihat tidak hanya dari aspek hukum,
00:44tetapi juga dari sisi kesehatan mental korban.
00:47Menurutnya, anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang paling rentan mengalami trauma ketika berhadapan dengan pengalaman kekerasan,
00:54terlebih jika dilakukan oleh pihak yang seharusnya memberikan perlindungan.
00:58Saya bicara dari sudut tinjauan psikologi.
01:01Anak-anak dan remaja secara perkembangan lebih rentan terhadap trauma
01:05karena kapasitas regulasi emosinya masih berkembang menuju fase dewasa,
01:10ujar Syarifah Rabu, 1 Juli 2026.
01:14Ia menilai pengalaman salah tangkap, dipaksa mengaku sebagai pelaku,
01:18lalu mengalami kekerasan fisik dapat membentuk keyakinan negatif tentang diri sendiri.
01:22Jika tidak ditangani, hal ini berpotensi membentuk individu yang mengalami berbagai permasalahan pada masa depan.
01:28Sambungnya,
01:30ia menjelaskan pengalaman kekerasan yang dialami seseorang pada usia remaja
01:34dapat meninggalkan luka emosional yang tidak mudah hilang,
01:37apabila tidak segera memperoleh penanganan profesional.
Komentar