Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Di tengah derasnya arus modernisasi yang membuat banyak tradisi perlahan terlupakan, suara alat tenun masih setia berdenting dari sebuah rumah sederhana di Jalan Inpres, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Di tempat itulah Winda, seorang pengrajin songket Melayu, menenun lebih dari sekadar kain. Ia sedang merawat identitas, menjaga sejarah, dan memastikan warisan budaya tetap hidup di tangan generasi berikutnya.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #tenunmelayu #tenunwanfitri

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Menenun sejarah, menjaga marwa Melayu dari sebuah rumah sederhana.
00:04Di tengah derasnya arus modernisasi yang membuat banyak tradisi perlahan terlupakan,
00:08suara ala tenun masih setia berdenting dari sebuah rumah sederhana di Jalan Impres,
00:12kecamatan Marpoyan Damai, kota Pekanbaru.
00:15Di tempat itulah Winda, seorang pengrajin songkat Melayu, menenun lebih dari sekadar kain.
00:21Ia sedang merawat identitas, menjaga sejarah,
00:24dan memastikan warisan budaya tetap hidup di tangan generasi berikutnya.
00:27Jemari Winda bergerak lincah menyusun benang demi benang.
00:31Proses yang memerlukan kesabaran tinggi itu telah menjadi bagian dari hidupnya
00:34sejak masih duduk di bangku SMK Negeri Empat Pekanbaru.
00:38Dari sana, kecintaannya terhadap seni tenun tumbuh hingga mengantarkannya bekerja selama lima tahun di tenun Wan Fitri
00:44sebelum akhirnya membangun usaha sendiri setelah menikah.
00:47Keahlian ini saya pelajari sejak sekolah.
00:49Setelah bekerja beberapa tahun, akhirnya saya mencoba membuka usaha sendiri, tuturnya.
00:54Di ruang tamunya, berbagai lembar songket tersusun rapi di dalam lemari kaca.
01:00Setiap motif dan kilauan benang emas menyimpan kisah panjang tentang budaya Melayu yang diwariskan dari generasi ke generasi.
01:06Namun, mempertahankan tradisi bukanlah perkara mudah.
01:10Selain menghadapi kenaikan harga bahan baku impor akibat fluktuasi nilai tukar dolar,
01:14Winda juga dihadapkan pada tantangan yang lebih besar,
01:17yakni menurunnya minat generasi muda terhadap dunia tenun.
01:21Menurutnya, banyak anak muda menganggap songket hanya identik dengan acara adat atau digunakan oleh kalangan orang tua.
01:27Padahal, dibalik setiap helaikain tersimpan filosofi kehidupan yang mengajarkan kesabaran, ketelitian, dan ketekunan.
01:34Jangan berharap mereka langsung berminat.
01:37Yang paling penting adalah mengenalkan terlebih dahulu.
01:40Kalau mereka sudah tahu dan mengenal songket, ketertarikan itu akan tumbuh dengan sendirinya.
01:45Jelasnya, keyakinan itulah yang membuat Winda terus membuka ruang belajar bagi para pelajar.
01:50Melalui program praktik kerja lapangan, PKL, setiap tahun siswa-siswa SMK datang ke tempat usahanya untuk mengenal lebih dekat proses
01:58pembuatan songket.
01:59Mereka tidak hanya belajar teknik menenun, tetapi juga memahami makna dibalik setiap motif,
02:04cara merangkai benang, hingga nilai budaya yang telah diwariskan selama ratusan tahun.
02:08Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang tak bisa diperoleh hanya melalui buku pelajaran.
02:13Bagi Winda, mengenalkan songket kepada generasi muda adalah investasi jangka panjang agar warisan budaya Melayu tetap lestari.
02:20Ia percaya, rasa cinta terhadap budaya akan tumbuh ketika seseorang diberi kesempatan untuk mengenalnya secara langsung.
02:27Saya berharap usaha songket ini bisa lebih maju, lebih dikenal, dan lebih diminati, terutama oleh anak muda.
02:34Jangan sampai berhenti di sini saja.
02:37Harus ada yang melanjutkan, katanya penuh harap.
02:40Di tengah perkembangan teknologi dan budaya populer yang terus berubah,
02:43perjuangan Winda menjadi bukti bahwa tradisi masih memiliki tempat.
02:47Setiap helai songket yang lahir dari ala tenun bukan sekadar karya seni,
02:51melainkan simpul sejarah yang terus dirajut agar identitas Melayu tetap hidup.
02:55Karena sesungguhnya, warisan budaya tidak hanya disimpan di museum atau dikenakan dalam upacara adat.
03:00Ia hidup di ujung jemari para pengrajin yang dengan sabar terus menenun masa lalu untuk diwariskan kepada masa depan.
03:06Tutupnya.
Komentar

Dianjurkan