Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Hai kawan bual, Hari ini, Bual YP menghadirkan narasumber istimewa, Prof. Dr. Elfizar, S.Si., M.Kom, Guru Besar FMIPA Universitas Riau.

Dalam perbincangan kali ini, beliau berbagi pandangan, pengalaman, serta gagasan mengenai pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan masa depan Universitas Riau. Sebuah diskusi yang penuh inspirasi dan layak untuk disimak.

Jangan lewatkan Bual YP edisi kali ini! Selamat menyaksikan....

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #UNRI #Rektor #UniversitasRiau #BualYP #Podcast

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Artinya apa? Disini adalah fungsi monitoring yang harus bagus.
00:06Nah, disinilah kita memanfaatkan peran IT itu, Bang.
00:10Nah, terus sekarang kan saya guru besarnya dalam bidang IT.
00:14Itu nanti yang bisa jadi alat monitor itu ya?
00:16Monitor. Jadi apakah benar dosen ini melaksanakan kurikulumnya dalam pengajaran dan sebagainya itu,
00:24itu sesuai dengan silabu kurikulum yang sudah ada.
00:41Terima kasih.
01:00Sudah lama, sudah berdiri banyak ini kan.
01:04Ini kan perlu ketika bicara tentang dia menjadi yang terbaik.
01:09Ini kan tugas bakwa, termasuk juga tata kelola, ya kan.
01:15Ada yang berpikiran, kenapa misalnya Unri Lama juga tidak dibenahi.
01:20Nah, ini kan tugas-tugas penting seorang calon rektor ke depannya.
01:24Menjadikan apa sih sebenarnya gitu.
01:26Kenapa sih masih yang tadi kita cerita, masih banyak mahasiswa yang dititik nadir, kritis, mau didiokan.
01:34Nah, ini juga jadi persoalan.
01:36Berarti juga ada kaitannya dengan tata kelola.
01:39Ini bagaimana cara?
01:42Ketika jadi rektor membenahi persoalan-persoalan, dia remeh temeh, tapi sangat menentukan bagi orang.
01:50Bagi orang yang apa, dia bisa.
01:53Tapi bagi orang yang tidak punya kemampuan ekonomi, di ujung tanduk, yang sedih itu kan orang tua.
02:00Sudah kuliah, aku ternyata tidak selesai.
02:02Ketika ditanya kenapa susah mencari dosen pembimbing, nah ini kan ada persoalan-persoalan.
02:08Sebenarnya juga bahagian dari tanggung jawab dosen.
02:11Karena apa?
02:12Yang saya tahu ketika dia mimbing, ini kan terkait dengan kinerja seorang pembimbing.
02:18Nah, ini juga ada persoalan.
02:20Silahkan.
02:22Memang kalau saat ini, itu aturan, peraturan rektor itu, bahwa mahasiswa itu harus selesai satu semester pembimbingan itu, skripsi atau
02:35tugas akhir, itu sudah ada.
02:37Nah, cuman implementasinya yang belum maksimal.
02:42Nah, di sinilah dalam tata kelola ini.
02:45Itu di misi berapa nanti itu kenanya?
02:47Nah, itu yang keempat.
02:48Yang keempat.
02:48Ya, tata kelola.
02:49Nah, di sini saya ingin memaksimalkan nanti penggunaan IT itu, terutama kecerdasan buatan AI itu, bisa membantu monitoring proses ini,
03:03kontrol pengawasannya.
03:05Nah, apa yang bisa dilakukan?
03:06Salah satunya gini, ketika misalkan dosen melakukan pembimbingan, nah dia itu memang harus laporkan input apa yang dilakukannya itu ke
03:19sistem.
03:19Nah, sehingga apa? Semua data monitoring itu kita punya.
03:24Oke.
03:24Nah, itulah yang nanti yang akan digunakan oleh fakultas jurusan bahkan prodi untuk melihat bahwa ini sudah dilakukan dengan semestinya
03:33atau tidak.
03:34SOP-nya tadi ya?
03:34Nah, kalau ini kita punya datanya, maka tidak ada alasan nanti kenapa mahasiswa itu selesainya lebih dari satu semester.
03:46Ya.
03:46Di luar alasan-alasan yang luar biasa loh Bang ya.
03:49Ya.
03:49Nah, kenapa? Karena kita punya fungsi kontrol dan monitoring yang up to date.
03:54Ya, artinya dia berjalan ya.
03:55Up to date.
03:56Nah, bahkan dengan memanfaatkan AI, kita ke depan bisa tahu bahwa kalau mahasiswa ini sudah semester sekian dengan IP sekian,
04:06dia ini akan tamat kapan?
04:10Nah, dengan penggunaan data miningnya dong, nah itu bisa-bisa tahu bahwa mahasiswa yang nilai IPK-nya misalkan 2,1
04:19sekian, sekarang dia ada semester berapa, ini peluang DO-nya berapa berapa berapa?
04:24Jadi, peribet penggunaan-penggunaan AI atau semua itu kan sangat membantu ya.
04:36Terus, ini kan ada kaitannya kadang-kadang dengan perusahaan.
04:39Ya, seleri atau pendapatan-pendapatan yang luar biasa.
04:46Nah, ini apakah nanti ada semacam, katakanlah ketika fungsi kontrolnya berjalan, ada semacam reward terhadap dosen-dosen yang punya apa,
04:59kemampuan kinerja yang baik diberikan reward.
05:01Dan dia diumumkan.
05:03Terus juga bagi dosen-dosen yang lala yang apa, ya ada punishment-nya di situ.
05:11Terus, kita dapat gambaran, ada beberapa kejadian misalnya, dosen yang melakukan tindakan yang kurang baik.
05:21Sebenarnya di mata masyarakat ada yang namanya pelecehan kepada, kepada apa namanya, kepada mahasiswa ini kan bagian yang juga ikut
05:29mencederai nama besar universitas.
05:33Yang orang tahu ini itu dunia pendidikan.
05:36Dunia yang memberikan pemahaman yang baik di situ.
05:40Nah, ini kan dicederai nama, gimana caranya Probe nanti mengatasi ada banyak persoalan di situ.
05:47Ya kan, nah ini gimana menurut Probe?
05:50Itu kan terkait dengan apa?
05:53Ya, silakan aja.
05:54Ya, kalau kita lihat beberapa kejadian yang sempat viral belakangan ini, Bang.
06:00Nah, itu memang kejadian itu kan ketika antara mahasiswa dengan terduga pelaku, ini kan berdua.
06:11Iya.
06:12Berdua.
06:13Nah, contoh, ketika misalkan mahasiswa mau berobat ke dokter.
06:20Ya kan?
06:21Nah, harusnya SOP-nya itu ketika dokter periksa pasien, itu kan harus ada perawat menampingi.
06:27Nah, itu dia.
06:28Paknya SOP lagi tak jalan ya?
06:29Tak jalan.
06:30Nah, makanya ini, penegakan SOP ini, ini memang harus keras.
06:36Harus tegas, Dene.
06:37Tegas, ya.
06:38Nah, artinya apa?
06:39Kita ingin meminimalis kejadian-kejadian itu.
06:43Berarti kan setiap ruangan mesti ada ditopang dengan CCTV ini kan gitu.
06:51Ya, tidak harus juga.
06:52Kalau itu ada, lebih bagus.
06:55Kalau tidak ada CCTV kan peluang itu dimungkinkan dia.
06:58Ya, karena tidak ada CCTV kan.
07:01Tapi kalau ada CCTV juga super hati-hati ya.
07:18Kecuali misalnya kalau sudah di dalam, pemeriksaan pasien, tidak mungkin lah.
07:22Tapi kalau sudah siapa, nampak dia.
07:25Nah, ini yang jadi, jadi itu.
07:28Ya, kan?
07:29Nah, ini yang kita harapkan tadi.
07:32Nah, yang nanti menjadi perhatian tadi banyak hal.
07:39Kita bilang, ruang-ruang tempat diskusi, mahasiswa dengan UNRI yang bagus,
07:46Sundari Petas Rio yang bagus, sudah pindah dari kampus lama ke kampus baru.
07:51Penataannya terhadap ruang-ruang diskusi ini kan kurang nih, Prof.
07:55Kalau saya lihat.
07:55Kebetulan saya juga alumnuri pernah ke situ.
07:58Nah, ruang-ruang diskusi ini kadang-kadang tidak kita siapkan dengan baik.
08:04Ini, Prof gimana ngeliatnya nih?
08:07Apakah nanti Prof juga akan membenahi tempat-tempat ruang-ruang diskusi yang nyaman kepada mahasiswa?
08:13Ini juga perlu disikapi.
08:16Nah, menurut Prof gimana?
08:18Nah, ini sudah ada di misi yang ketiga tadi.
08:21Yang indah tadi.
08:22Jadi, selain aman, nyaman, kemudian di situ ada program Green Campus.
08:29Ya kan?
08:29Juga ada pembuatan-pembuatan ruang-ruang diskusi tadi.
08:35Nah, kita ingin, saya ingin nanti kampus itu melahirkan ide-ide pemikiran-pemikiran
08:44yang bisa digunakan oleh pemerintah daerah dan sebagainya itu,
08:47bahkan nasional atau internasional, itu lahir dari ruang-ruang diskusi tadi.
08:51Nah, kita tidak membatasi.
08:53Bisa menghadirkan mahasiswa, dosen, atau mungkin tenaga kependidikan juga bisa masuk ke sana.
09:02Karena ini juga, apa namanya, terkait dengan mimar akademik.
09:07Jadi, setiap orang bisa untuk memberikan pendapat, pemikiran, dan sebagainya terkait hal akademik.
09:15Itu ya?
09:15Ya, itu sudah ada, Bang.
09:17Di misi saya itu.
09:19Ya, jadi itulah keinginan besar Prof. Elvizar ini ingin jadi rektor.
09:26Karena banyak hal yang dilihat dengan kondisi sekarang.
09:30Kondisi sekarang itu memang perlu dilakukan banyak pemerintahan.
09:34Mulai dari bagaimana mutu pendidikan.
09:37Ya, kan, mahasiswanya ada ruang-ruang yang representatif untuk dilakukan mimbar-mimbar,
09:46termasuk ruang diskusi.
09:47Ya.
09:48Bagi mahasiswa, ketika dia jenuh di ruangan itu,
09:51udah bisa diskusi, ada ruang-ruang terbuka gitu.
09:54Ini kan banyak hal.
09:55Termasuk juga tata kelola.
09:57Baik itu nanti proses belajar mengajar,
10:01termasuk juga nanti pengelolaan aset yang luar biasa di undi itu.
10:06Yang sekarang ini,
10:09kalau kita masuk saja,
10:12tidak ada kerapian saya lihat.
10:16Kebersihan, kerapian begitu masuk saja ya.
10:19Kalau beda kita masuk,
10:20bisa hanya mohon maaf nih.
10:22Ada unikitas besar,
10:23begitu dia masuk saja di entrancenya,
10:26udah kelihatan.
10:28Apa namanya kampus itu,
10:31buah dia gitu.
10:32Artinya ketika masuk,
10:34oh, ini dia kampus itu.
10:35Nah, ini yang mungkin juga
10:38memasukkan bagi prop.
10:41Apakah ini juga bahagian dari prop
10:43nanti akan membenahi
10:46wajah kampus undi itu
10:48ketika orang masuk melihat.
10:50Gimana menurut Pak?
10:51Pasti, Bang.
10:52Jadi,
10:54berkaca dari
10:55kampus-kampus besar di luar negeri,
10:58tidak usah jauh-jauh,
10:59misalkan negara tetangga kita saja,
11:01itu ada kesan beda
11:04ketika kita masuk
11:05ke gerbang kampus itu.
11:07kita lihat,
11:09apa namanya,
11:10mulai dari estetikal bangunan,
11:13ya kan?
11:14Kemudian penataan taman,
11:16hijau,
11:17lingkungannya.
11:19Nah,
11:20itu yang akan kita
11:21bawa nanti ke
11:23universitas.
11:24wajah undi yang humanis,
11:26ya kan itu?
11:27Betul.
11:27Iya kan?
11:28Nyaranya kesana-sana semua, ya?
11:29Ya, itu ada tadi
11:30di misi yang ketiga.
11:31Jadi, artinya,
11:33prop inginkan undi itu
11:34dia berubah
11:35dari banyak hal.
11:38Mulai dari
11:39pendidikan,
11:40mutu pendidikan,
11:41apanya,
11:42dosennya,
11:43mahasiswanya,
11:45penataan kampus
11:46dengan baik,
11:47semuanya akan
11:49dibenahi secara perlahan.
11:50Dan itu
11:51dalam empat tahun
11:54akan diwujudkan.
11:56Paling tidak,
11:57itu akan mendekati
11:59the ending-nya nanti.
12:01Dia, oh,
12:02di undi ini
12:02dia sudah masuk level ke
12:04yang diperhitungkan
12:06secara global.
12:07Itu kan harapan.
12:08Prop dengan
12:10misinya, ya.
12:11Itu yang dituangkan
12:12dalam itu.
12:13Nah,
12:14saya kira
12:16wajar
12:18seorang
12:18Profesor Al-Fizar
12:20memimpin undi,
12:21menurut saya.
12:22Tapi,
12:23bagi pemersat,
12:24tinggal di apa saja, nih?
12:26Ya,
12:27tinggal di
12:28Cerna,
12:30bagaimana dia
12:31menjelaskan bahwa
12:32dia pingin
12:33bukan apa,
12:35pingin
12:35Universitas Riau itu
12:39menjadi
12:40Menara Gading,
12:40yang benar-benar
12:41Menara Gading,
12:42tapi
12:42jadi perhatian serius
12:44orang.
12:45Kenapa orang pingin
12:46masuk undi?
12:48Karena dia bergensi.
12:49Karena dia pingin
12:50sudah jadi perhitungan
12:51di taraf global.
12:52Inilah cita-cita dia.
12:54Tahap-tahap itu
12:55dah nampak.
12:56Ketika misalnya
12:57dia cerita
12:57pingin di Sumatera
12:58menjadi yang
12:59nomor satu,
13:00tentu akan bergeser
13:01di
13:02perterkuturan nasional.
13:04Mungkin,
13:05ya,
13:05harapan kita,
13:07harapan beliau ini kan
13:08banyak hal yang dia benahi
13:10dan
13:10pasti nanti
13:11orang akan melihat.
13:12Saya yakin,
13:14pemilik-pemilik suara
13:15Senat
13:16akan
13:17menjadi perhatian serius lah
13:19untuk Pak Elvizar.
13:20Karena
13:20saya tahu dia,
13:23kebetulan saja ini,
13:24satu kampung
13:25sama saya dia
13:26dari Bengkali
13:27mudah-mudahan ya,
13:28mudah-mudahan
13:28jaga aja di perhitungan.
13:30Dan
13:32saya
13:33mendukung
13:34Profesor
13:34Elvizar
13:35karena
13:36punya
13:37cita-cita yang
13:38bagus,
13:39mulai dari Tata Klo
13:40dan
13:41itu semua.
13:42Nah,
13:42harapan saya yang terakhir,
13:43saya mungkin mau close,
13:45sebelum close,
13:48Anda yakin
13:50untuk
13:50membenahi
13:51undri ketika
13:52diberikan amanah?
13:53Yakin ya?
13:54Yakin sekali.
13:55Yakin ya?
13:55Nah,
13:56itu dia.
13:56Nah,
13:56keyakinan ini
13:57yang kita pentingkan.
13:58Saya kira
14:00cukup
14:00dalam
14:01Korkes ini
14:02sama Profesor
14:04Elvizar
14:06beliau sudah banyak
14:07menyampaikan beberapa hal
14:09baik terkait dengan
14:10visi misi dia,
14:12harapan dia
14:13ke depannya
14:13karena
14:15dalam
14:15visi dia ini
14:17ingin menjadikan
14:18undri itu
14:19menjadi
14:20apa,
14:21unituritas yang
14:22masuk dalam
14:23global.
14:25Nah,
14:26dia dari perhitungan
14:27dan orang akan
14:28pasti
14:29berlomba
14:30ingin
14:30masuk Universitas
14:32Riau
14:33ketika
14:33dipimpin
14:34yang namanya
14:35Profesor
14:36Elvizar
14:37dan saya juga
14:38sampaikan inilah
14:39pilihan terbaik
14:40menurut
14:40saya,
14:41saya belum
14:42bicara dengan
14:43calon-calon rektor lain
14:44tapi
14:45dari beberapa
14:46yang
14:46saya lihat
14:48dan saya perhatikan
14:49dalam beberapa
14:50apa
14:52di media
14:52saya tertarik
14:53makanya malam ini
14:54saya wawancara
14:56beliau
14:57kenapa
14:58dia ingin bertanding.
14:59terima kasih
15:00sekali lagi
15:01atas
15:02perhatian
15:03pemirsa
15:04sekalian
15:04terhadap
15:05porque saya
15:06di
15:06buah
15:07YIP
15:07untuk
15:08calon
15:09rektor
15:09calon
15:10pemimpin
15:11yang membawa
15:12banyak perubahan
15:12nantinya
15:13di
15:14Universitas Riau
15:15harapan kita
15:16undri akan
15:17berjaya
15:17di tangan beliau
15:18jika dipercaya
15:20menjadi
15:21rektor
15:22Universitas Riau
15:23ke depannya
15:24terima kasih
15:24Blacktopic
15:26Walidaya
15:26Assalamualaikum
15:27Warahmatullahi
15:27Wabarakatuh
15:28Waalaikumsalam
15:46Wabarakatuh
15:47Terima kasih
Komentar

Dianjurkan