00:00Artinya apa? Disini adalah fungsi monitoring yang harus bagus.
00:06Nah, disinilah kita memanfaatkan peran IT itu, Bang.
00:10Nah, terus sekarang kan saya guru besarnya dalam bidang IT.
00:14Itu nanti yang bisa jadi alat monitor itu ya?
00:16Monitor. Jadi apakah benar dosen ini melaksanakan kurikulumnya dalam pengajaran dan sebagainya itu,
00:24itu sesuai dengan silabu kurikulum yang sudah ada.
00:41Terima kasih.
01:00Sudah lama, sudah berdiri banyak ini kan.
01:04Ini kan perlu ketika bicara tentang dia menjadi yang terbaik.
01:09Ini kan tugas bakwa, termasuk juga tata kelola, ya kan.
01:15Ada yang berpikiran, kenapa misalnya Unri Lama juga tidak dibenahi.
01:20Nah, ini kan tugas-tugas penting seorang calon rektor ke depannya.
01:24Menjadikan apa sih sebenarnya gitu.
01:26Kenapa sih masih yang tadi kita cerita, masih banyak mahasiswa yang dititik nadir, kritis, mau didiokan.
01:34Nah, ini juga jadi persoalan.
01:36Berarti juga ada kaitannya dengan tata kelola.
01:39Ini bagaimana cara?
01:42Ketika jadi rektor membenahi persoalan-persoalan, dia remeh temeh, tapi sangat menentukan bagi orang.
01:50Bagi orang yang apa, dia bisa.
01:53Tapi bagi orang yang tidak punya kemampuan ekonomi, di ujung tanduk, yang sedih itu kan orang tua.
02:00Sudah kuliah, aku ternyata tidak selesai.
02:02Ketika ditanya kenapa susah mencari dosen pembimbing, nah ini kan ada persoalan-persoalan.
02:08Sebenarnya juga bahagian dari tanggung jawab dosen.
02:11Karena apa?
02:12Yang saya tahu ketika dia mimbing, ini kan terkait dengan kinerja seorang pembimbing.
02:18Nah, ini juga ada persoalan.
02:20Silahkan.
02:22Memang kalau saat ini, itu aturan, peraturan rektor itu, bahwa mahasiswa itu harus selesai satu semester pembimbingan itu, skripsi atau
02:35tugas akhir, itu sudah ada.
02:37Nah, cuman implementasinya yang belum maksimal.
02:42Nah, di sinilah dalam tata kelola ini.
02:45Itu di misi berapa nanti itu kenanya?
02:47Nah, itu yang keempat.
02:48Yang keempat.
02:48Ya, tata kelola.
02:49Nah, di sini saya ingin memaksimalkan nanti penggunaan IT itu, terutama kecerdasan buatan AI itu, bisa membantu monitoring proses ini,
03:03kontrol pengawasannya.
03:05Nah, apa yang bisa dilakukan?
03:06Salah satunya gini, ketika misalkan dosen melakukan pembimbingan, nah dia itu memang harus laporkan input apa yang dilakukannya itu ke
03:19sistem.
03:19Nah, sehingga apa? Semua data monitoring itu kita punya.
03:24Oke.
03:24Nah, itulah yang nanti yang akan digunakan oleh fakultas jurusan bahkan prodi untuk melihat bahwa ini sudah dilakukan dengan semestinya
03:33atau tidak.
03:34SOP-nya tadi ya?
03:34Nah, kalau ini kita punya datanya, maka tidak ada alasan nanti kenapa mahasiswa itu selesainya lebih dari satu semester.
03:46Ya.
03:46Di luar alasan-alasan yang luar biasa loh Bang ya.
03:49Ya.
03:49Nah, kenapa? Karena kita punya fungsi kontrol dan monitoring yang up to date.
03:54Ya, artinya dia berjalan ya.
03:55Up to date.
03:56Nah, bahkan dengan memanfaatkan AI, kita ke depan bisa tahu bahwa kalau mahasiswa ini sudah semester sekian dengan IP sekian,
04:06dia ini akan tamat kapan?
04:10Nah, dengan penggunaan data miningnya dong, nah itu bisa-bisa tahu bahwa mahasiswa yang nilai IPK-nya misalkan 2,1
04:19sekian, sekarang dia ada semester berapa, ini peluang DO-nya berapa berapa berapa?
04:24Jadi, peribet penggunaan-penggunaan AI atau semua itu kan sangat membantu ya.
04:36Terus, ini kan ada kaitannya kadang-kadang dengan perusahaan.
04:39Ya, seleri atau pendapatan-pendapatan yang luar biasa.
04:46Nah, ini apakah nanti ada semacam, katakanlah ketika fungsi kontrolnya berjalan, ada semacam reward terhadap dosen-dosen yang punya apa,
04:59kemampuan kinerja yang baik diberikan reward.
05:01Dan dia diumumkan.
05:03Terus juga bagi dosen-dosen yang lala yang apa, ya ada punishment-nya di situ.
05:11Terus, kita dapat gambaran, ada beberapa kejadian misalnya, dosen yang melakukan tindakan yang kurang baik.
05:21Sebenarnya di mata masyarakat ada yang namanya pelecehan kepada, kepada apa namanya, kepada mahasiswa ini kan bagian yang juga ikut
05:29mencederai nama besar universitas.
05:33Yang orang tahu ini itu dunia pendidikan.
05:36Dunia yang memberikan pemahaman yang baik di situ.
05:40Nah, ini kan dicederai nama, gimana caranya Probe nanti mengatasi ada banyak persoalan di situ.
05:47Ya kan, nah ini gimana menurut Probe?
05:50Itu kan terkait dengan apa?
05:53Ya, silakan aja.
05:54Ya, kalau kita lihat beberapa kejadian yang sempat viral belakangan ini, Bang.
06:00Nah, itu memang kejadian itu kan ketika antara mahasiswa dengan terduga pelaku, ini kan berdua.
06:11Iya.
06:12Berdua.
06:13Nah, contoh, ketika misalkan mahasiswa mau berobat ke dokter.
06:20Ya kan?
06:21Nah, harusnya SOP-nya itu ketika dokter periksa pasien, itu kan harus ada perawat menampingi.
06:27Nah, itu dia.
06:28Paknya SOP lagi tak jalan ya?
06:29Tak jalan.
06:30Nah, makanya ini, penegakan SOP ini, ini memang harus keras.
06:36Harus tegas, Dene.
06:37Tegas, ya.
06:38Nah, artinya apa?
06:39Kita ingin meminimalis kejadian-kejadian itu.
06:43Berarti kan setiap ruangan mesti ada ditopang dengan CCTV ini kan gitu.
06:51Ya, tidak harus juga.
06:52Kalau itu ada, lebih bagus.
06:55Kalau tidak ada CCTV kan peluang itu dimungkinkan dia.
06:58Ya, karena tidak ada CCTV kan.
07:01Tapi kalau ada CCTV juga super hati-hati ya.
07:18Kecuali misalnya kalau sudah di dalam, pemeriksaan pasien, tidak mungkin lah.
07:22Tapi kalau sudah siapa, nampak dia.
07:25Nah, ini yang jadi, jadi itu.
07:28Ya, kan?
07:29Nah, ini yang kita harapkan tadi.
07:32Nah, yang nanti menjadi perhatian tadi banyak hal.
07:39Kita bilang, ruang-ruang tempat diskusi, mahasiswa dengan UNRI yang bagus,
07:46Sundari Petas Rio yang bagus, sudah pindah dari kampus lama ke kampus baru.
07:51Penataannya terhadap ruang-ruang diskusi ini kan kurang nih, Prof.
07:55Kalau saya lihat.
07:55Kebetulan saya juga alumnuri pernah ke situ.
07:58Nah, ruang-ruang diskusi ini kadang-kadang tidak kita siapkan dengan baik.
08:04Ini, Prof gimana ngeliatnya nih?
08:07Apakah nanti Prof juga akan membenahi tempat-tempat ruang-ruang diskusi yang nyaman kepada mahasiswa?
08:13Ini juga perlu disikapi.
08:16Nah, menurut Prof gimana?
08:18Nah, ini sudah ada di misi yang ketiga tadi.
08:21Yang indah tadi.
08:22Jadi, selain aman, nyaman, kemudian di situ ada program Green Campus.
08:29Ya kan?
08:29Juga ada pembuatan-pembuatan ruang-ruang diskusi tadi.
08:35Nah, kita ingin, saya ingin nanti kampus itu melahirkan ide-ide pemikiran-pemikiran
08:44yang bisa digunakan oleh pemerintah daerah dan sebagainya itu,
08:47bahkan nasional atau internasional, itu lahir dari ruang-ruang diskusi tadi.
08:51Nah, kita tidak membatasi.
08:53Bisa menghadirkan mahasiswa, dosen, atau mungkin tenaga kependidikan juga bisa masuk ke sana.
09:02Karena ini juga, apa namanya, terkait dengan mimar akademik.
09:07Jadi, setiap orang bisa untuk memberikan pendapat, pemikiran, dan sebagainya terkait hal akademik.
09:15Itu ya?
09:15Ya, itu sudah ada, Bang.
09:17Di misi saya itu.
09:19Ya, jadi itulah keinginan besar Prof. Elvizar ini ingin jadi rektor.
09:26Karena banyak hal yang dilihat dengan kondisi sekarang.
09:30Kondisi sekarang itu memang perlu dilakukan banyak pemerintahan.
09:34Mulai dari bagaimana mutu pendidikan.
09:37Ya, kan, mahasiswanya ada ruang-ruang yang representatif untuk dilakukan mimbar-mimbar,
09:46termasuk ruang diskusi.
09:47Ya.
09:48Bagi mahasiswa, ketika dia jenuh di ruangan itu,
09:51udah bisa diskusi, ada ruang-ruang terbuka gitu.
09:54Ini kan banyak hal.
09:55Termasuk juga tata kelola.
09:57Baik itu nanti proses belajar mengajar,
10:01termasuk juga nanti pengelolaan aset yang luar biasa di undi itu.
10:06Yang sekarang ini,
10:09kalau kita masuk saja,
10:12tidak ada kerapian saya lihat.
10:16Kebersihan, kerapian begitu masuk saja ya.
10:19Kalau beda kita masuk,
10:20bisa hanya mohon maaf nih.
10:22Ada unikitas besar,
10:23begitu dia masuk saja di entrancenya,
10:26udah kelihatan.
10:28Apa namanya kampus itu,
10:31buah dia gitu.
10:32Artinya ketika masuk,
10:34oh, ini dia kampus itu.
10:35Nah, ini yang mungkin juga
10:38memasukkan bagi prop.
10:41Apakah ini juga bahagian dari prop
10:43nanti akan membenahi
10:46wajah kampus undi itu
10:48ketika orang masuk melihat.
10:50Gimana menurut Pak?
10:51Pasti, Bang.
10:52Jadi,
10:54berkaca dari
10:55kampus-kampus besar di luar negeri,
10:58tidak usah jauh-jauh,
10:59misalkan negara tetangga kita saja,
11:01itu ada kesan beda
11:04ketika kita masuk
11:05ke gerbang kampus itu.
11:07kita lihat,
11:09apa namanya,
11:10mulai dari estetikal bangunan,
11:13ya kan?
11:14Kemudian penataan taman,
11:16hijau,
11:17lingkungannya.
11:19Nah,
11:20itu yang akan kita
11:21bawa nanti ke
11:23universitas.
11:24wajah undi yang humanis,
11:26ya kan itu?
11:27Betul.
11:27Iya kan?
11:28Nyaranya kesana-sana semua, ya?
11:29Ya, itu ada tadi
11:30di misi yang ketiga.
11:31Jadi, artinya,
11:33prop inginkan undi itu
11:34dia berubah
11:35dari banyak hal.
11:38Mulai dari
11:39pendidikan,
11:40mutu pendidikan,
11:41apanya,
11:42dosennya,
11:43mahasiswanya,
11:45penataan kampus
11:46dengan baik,
11:47semuanya akan
11:49dibenahi secara perlahan.
11:50Dan itu
11:51dalam empat tahun
11:54akan diwujudkan.
11:56Paling tidak,
11:57itu akan mendekati
11:59the ending-nya nanti.
12:01Dia, oh,
12:02di undi ini
12:02dia sudah masuk level ke
12:04yang diperhitungkan
12:06secara global.
12:07Itu kan harapan.
12:08Prop dengan
12:10misinya, ya.
12:11Itu yang dituangkan
12:12dalam itu.
12:13Nah,
12:14saya kira
12:16wajar
12:18seorang
12:18Profesor Al-Fizar
12:20memimpin undi,
12:21menurut saya.
12:22Tapi,
12:23bagi pemersat,
12:24tinggal di apa saja, nih?
12:26Ya,
12:27tinggal di
12:28Cerna,
12:30bagaimana dia
12:31menjelaskan bahwa
12:32dia pingin
12:33bukan apa,
12:35pingin
12:35Universitas Riau itu
12:39menjadi
12:40Menara Gading,
12:40yang benar-benar
12:41Menara Gading,
12:42tapi
12:42jadi perhatian serius
12:44orang.
12:45Kenapa orang pingin
12:46masuk undi?
12:48Karena dia bergensi.
12:49Karena dia pingin
12:50sudah jadi perhitungan
12:51di taraf global.
12:52Inilah cita-cita dia.
12:54Tahap-tahap itu
12:55dah nampak.
12:56Ketika misalnya
12:57dia cerita
12:57pingin di Sumatera
12:58menjadi yang
12:59nomor satu,
13:00tentu akan bergeser
13:01di
13:02perterkuturan nasional.
13:04Mungkin,
13:05ya,
13:05harapan kita,
13:07harapan beliau ini kan
13:08banyak hal yang dia benahi
13:10dan
13:10pasti nanti
13:11orang akan melihat.
13:12Saya yakin,
13:14pemilik-pemilik suara
13:15Senat
13:16akan
13:17menjadi perhatian serius lah
13:19untuk Pak Elvizar.
13:20Karena
13:20saya tahu dia,
13:23kebetulan saja ini,
13:24satu kampung
13:25sama saya dia
13:26dari Bengkali
13:27mudah-mudahan ya,
13:28mudah-mudahan
13:28jaga aja di perhitungan.
13:30Dan
13:32saya
13:33mendukung
13:34Profesor
13:34Elvizar
13:35karena
13:36punya
13:37cita-cita yang
13:38bagus,
13:39mulai dari Tata Klo
13:40dan
13:41itu semua.
13:42Nah,
13:42harapan saya yang terakhir,
13:43saya mungkin mau close,
13:45sebelum close,
13:48Anda yakin
13:50untuk
13:50membenahi
13:51undri ketika
13:52diberikan amanah?
13:53Yakin ya?
13:54Yakin sekali.
13:55Yakin ya?
13:55Nah,
13:56itu dia.
13:56Nah,
13:56keyakinan ini
13:57yang kita pentingkan.
13:58Saya kira
14:00cukup
14:00dalam
14:01Korkes ini
14:02sama Profesor
14:04Elvizar
14:06beliau sudah banyak
14:07menyampaikan beberapa hal
14:09baik terkait dengan
14:10visi misi dia,
14:12harapan dia
14:13ke depannya
14:13karena
14:15dalam
14:15visi dia ini
14:17ingin menjadikan
14:18undri itu
14:19menjadi
14:20apa,
14:21unituritas yang
14:22masuk dalam
14:23global.
14:25Nah,
14:26dia dari perhitungan
14:27dan orang akan
14:28pasti
14:29berlomba
14:30ingin
14:30masuk Universitas
14:32Riau
14:33ketika
14:33dipimpin
14:34yang namanya
14:35Profesor
14:36Elvizar
14:37dan saya juga
14:38sampaikan inilah
14:39pilihan terbaik
14:40menurut
14:40saya,
14:41saya belum
14:42bicara dengan
14:43calon-calon rektor lain
14:44tapi
14:45dari beberapa
14:46yang
14:46saya lihat
14:48dan saya perhatikan
14:49dalam beberapa
14:50apa
14:52di media
14:52saya tertarik
14:53makanya malam ini
14:54saya wawancara
14:56beliau
14:57kenapa
14:58dia ingin bertanding.
14:59terima kasih
15:00sekali lagi
15:01atas
15:02perhatian
15:03pemirsa
15:04sekalian
15:04terhadap
15:05porque saya
15:06di
15:06buah
15:07YIP
15:07untuk
15:08calon
15:09rektor
15:09calon
15:10pemimpin
15:11yang membawa
15:12banyak perubahan
15:12nantinya
15:13di
15:14Universitas Riau
15:15harapan kita
15:16undri akan
15:17berjaya
15:17di tangan beliau
15:18jika dipercaya
15:20menjadi
15:21rektor
15:22Universitas Riau
15:23ke depannya
15:24terima kasih
15:24Blacktopic
15:26Walidaya
15:26Assalamualaikum
15:27Warahmatullahi
15:27Wabarakatuh
15:28Waalaikumsalam
15:46Wabarakatuh
15:47Terima kasih
Komentar