00:00RAPP dukung upaya pencegahan Karhutla Pemkap Siak jelang musim kemarau.
00:04Pemerintah Kabupaten Siak memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, Karhutla,
00:09melalui apel gelar pasukan dan gelar sarana dan prasarana.
00:12Sapras, Siaga Darurat Karhutla Tahun 2026 yang digelar di lapangan upacara kantor Bupati Siak, Selasa, 30 Juni 2026.
00:21Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh personel, peralatan,
00:26serta koordinasi lintas sektor siap menghadapi musim kemarau.
00:29Apel yang dipimpin Wakil Bupati Siak, Syamsu Rizal, diikuti unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni,
00:37Instansi Pemerintah, Dunia Usaha, Masyarakat Peduli Api, MPA, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
00:44Melalui kegiatan ini, pemerintah Kabupaten Siak menegaskan bahwa pengendalian Karhutla hanya dapat dilakukan melalui kolaborasi seluruh pihak.
00:52Menurut Syamsu Rizal, ancaman Karhutla dapat terjadi di berbagai kawasan,
00:55mulai dari hutan lindung, kawasan cagar biosfer, hutan tanaman industri, perkebunan perusahaan, hingga lahan masyarakat.
01:03Oleh karena itu, setiap pihak memiliki tanggung jawab sesuai perannya masing-masing.
01:09Apel gelar pasukan kesiapsiagaan ini menjadi bagian penting dari upaya mitigasi karena Kabupaten Siak sangat rawan terjadi Karhutla,
01:15kata Syamsu Rizal. Kita tidak perlu saling menyalahkan, tetapi memberikan kontribusi maksimal sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
01:23Saling menyalahkan tidak akan menyelesaikan masalah, justru dapat menimbulkan persoalan baru, imbuhnya.
01:29Sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya tersebut, PT Riau Andalan Pulp & Paper, RAPP, bagian dari April Group,
01:36turut berpartisipasi dengan menampilkan berbagai sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla yang dimiliki perusahaan.
01:41Peralatan yang dipamerkan meliputi kendaraan operasional, pompa pemadam, selang, perlengkapan pemadaman,
01:48hingga berbagai perangkat pendukung yang digunakan dalam operasi di lapangan.
01:52Usai apel, Wakil Bupati Siak bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Forkopinda,
01:58meninjau kesiapan peralatan seluruh peserta, termasuk sarana pemadaman milik RAPP.
02:03Tim Fire Protection RAPP menjelaskan sistem kesiapsiagaan perusahaan, mulai dari deteksi dini,
02:08kesiapan personel, hingga mekanisme respons cepat dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayah operasional maupun kawasan sekitar.
02:15Head of Fire Protection RAPP, Amron Budi Setiawan, mengatakan bahwa perusahaan terus memperkuat kapasitas personel,
02:22peralatan, dan koordinasi bersama pemerintah, aparat, serta masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan Karhutla.
02:29Partisipasi dalam apel gelar pasukan dan gelar sarana-prasarana siaga darurat Karhutla ini merupakan wujud komitmen kami
02:35untuk terus mendukung upaya pencegahan Karhutla secara kolaboratif, tutur Amron.
02:39Sejalan dengan kebijakan April Group yang menerapkan No Burn Policy,
02:42kami percaya bahwa pencegahan akan semakin efektif apabila seluruh pemangku kepentingan bersinergi,
02:47saling mendukung, dan menjalankan perannya masing-masing dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
02:53Tambahnya, sejak awal beroperasi, April Group menerapkan kebijakan No Burn Policy di seluruh areal operasional
02:59dan menerapkan pendekatan zero tolerance terhadap praktik pembakaran hutan maupun lahan.
03:03Kebijakan tersebut didukung melalui investasi berkelanjutan pada sistem pencegahan,
03:08deteksi dini, kesiapan personel, serta kemampuan respons cepat.
03:12Selain itu, RAPP juga secara konsisten mendukung upaya pencegahan Karhutla berbasis kolaborasi
03:17melalui program Desa Bebas Api, Fire Free Village Program,
03:20penguatan kapasitas masyarakat peduli api, MPA, pelatihan pembukaan lahan tanpa bakar,
03:26serta koordinasi bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
03:29Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat,
03:34pemerintah Kabupaten Siak berharap upaya pencegahan dapat semakin diperkuat
03:38sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau dapat ditekan,
03:41sekaligus menjaga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan daerah.
03:47Terima kasih telah menonton!
Komentar