00:00Diduga dipukul aparat saat sampaikan aspirasi, pelipis mata mahasiswa Umri retak.
00:05Pol Daryaw mengungkap perkembangan terbaru penyelidikan dugaan penganiayaan terhadap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, Umri, Muhammad Lutfi,
00:13yang menjadi korban saat aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Riau pada Senin, 22 Juni 2026 lalu.
00:20Direktur Reserse Kriminal Umum Pol Daryaw, Kombes Pol M. Hashim Risahondua,
00:24mengatakan pihaknya kini telah memeriksa Muhammad Lutfi sebagai saksi korban setelah sebelumnya memeriksa dua rekan korban yang berada di lokasi
00:30kejadian.
00:31Menurut Hashim, pemeriksaan terhadap korban baru dapat dilakukan karena harus menyesuaikan kondisi kesehatan korban
00:37serta berkoordinasi dengan kuasa hukum yang mendampinginya.
00:40Hari ini saya memberikan keterangan berkaitan dengan proses penyelidikan perkara demonstrasi di DPRD Riau
00:45yang mengakibatkan satu mahasiswa bernama Muhammad Lutfi menjadi korban.
00:49Sampai saat ini kita baru memeriksa saksi korban dan kami informasikan bahwa saksi korban sudah kita periksa.
00:55Ujar Kombes Hashim, Jumat, 3 Juli 2026.
00:59Ia menjelaskan, penyidik sebelumnya telah memeriksa dua orang rekan korban serta mengumpulkan sejumlah alat bukti,
01:04termasuk rekaman video yang telah dianalisis di Laboratorium Forensik Pol Daryaw.
01:09Sebelumnya kita periksa dua orang rekan korban.
01:12Kemudian bukti lain sudah kita periksa dan kita uji di Lab 4 Pol Daryaw.
01:16Video yang pertama sudah kita evaluasi, jelasnya.
01:20Selain itu, pihak kepolisian juga menerima tambahan barang bukti berupa flash disk yang diserahkan mahasiswa.
01:27Rekaman tersebut akan diteliti untuk mengidentifikasi siapa pelaku yang diduga melakukan pemukulan terhadap korban.
01:32Selanjutnya mahasiswa memberikan flash disk yang nanti akan kita lakukan penelitian untuk menentukan siapa pelaku, jelasnya.
01:38Terima kasih telah menonton!
Komentar