Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Polda Riau mengungkap perkembangan terbaru penyelidikan dugaan penganiayaan terhadap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Muhammad Luthfi, yang menjadi korban saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Riau pada Senin, 22 Juni 2026 lalu.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #poldariau #demonstran #UMRI #Pemukulan

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Diduga dipukul aparat saat sampaikan aspirasi, pelipis mata mahasiswa Umri retak.
00:05Pol Daryaw mengungkap perkembangan terbaru penyelidikan dugaan penganiayaan terhadap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, Umri, Muhammad Lutfi,
00:13yang menjadi korban saat aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Riau pada Senin, 22 Juni 2026 lalu.
00:20Direktur Reserse Kriminal Umum Pol Daryaw, Kombes Pol M. Hashim Risahondua,
00:24mengatakan pihaknya kini telah memeriksa Muhammad Lutfi sebagai saksi korban setelah sebelumnya memeriksa dua rekan korban yang berada di lokasi
00:30kejadian.
00:31Menurut Hashim, pemeriksaan terhadap korban baru dapat dilakukan karena harus menyesuaikan kondisi kesehatan korban
00:37serta berkoordinasi dengan kuasa hukum yang mendampinginya.
00:40Hari ini saya memberikan keterangan berkaitan dengan proses penyelidikan perkara demonstrasi di DPRD Riau
00:45yang mengakibatkan satu mahasiswa bernama Muhammad Lutfi menjadi korban.
00:49Sampai saat ini kita baru memeriksa saksi korban dan kami informasikan bahwa saksi korban sudah kita periksa.
00:55Ujar Kombes Hashim, Jumat, 3 Juli 2026.
00:59Ia menjelaskan, penyidik sebelumnya telah memeriksa dua orang rekan korban serta mengumpulkan sejumlah alat bukti,
01:04termasuk rekaman video yang telah dianalisis di Laboratorium Forensik Pol Daryaw.
01:09Sebelumnya kita periksa dua orang rekan korban.
01:12Kemudian bukti lain sudah kita periksa dan kita uji di Lab 4 Pol Daryaw.
01:16Video yang pertama sudah kita evaluasi, jelasnya.
01:20Selain itu, pihak kepolisian juga menerima tambahan barang bukti berupa flash disk yang diserahkan mahasiswa.
01:27Rekaman tersebut akan diteliti untuk mengidentifikasi siapa pelaku yang diduga melakukan pemukulan terhadap korban.
01:32Selanjutnya mahasiswa memberikan flash disk yang nanti akan kita lakukan penelitian untuk menentukan siapa pelaku, jelasnya.
01:38Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan