00:00KPK Evaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pada OTT Kuansing dan Langkat
00:04Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut ada dugaan kebocoran informasi dalam dua operasi senyap
00:10yang menjerat Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Ambi dan Bupati Langkat Syah Afandin.
00:16Menanggapi hal ini, pelaksana tugas Direktur Penyidikan KPK Ashmad Taufik Hussein
00:20mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi untuk memperkuat strategi operasi di lapangan
00:26agar informasi mengenai OTT tidak lebih dulu diketahui oleh pihak yang menjadi target.
00:31Yaitu sedang dievaluasi juga kemarin dari tim.
00:34Untuk kemudian hal-hal kegiatan yang mungkin akan ada lagi di daerah-daerah seperti ini,
00:39itu juga jadi evaluasi nanti, kata Taufik Minggu 5 Juli 2026.
00:44Taufik menjelaskan, dalam kasus dugaan Suwab Bupati Kuansing KPK,
00:48menduga informasi mengenai OTT lebih dulu diketahui oleh pihak terkait.
00:52Saat tim bergerak, Suhardiman Ambi dan Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain bahkan dijemput oleh pihak lain.
00:58Penyidik juga menemukan adanya upaya menyembunyikan barang bukti berupa sebuah mobil SUVI Toyota Land Cruiser.
01:05Dugaan serupa juga muncul dalam OTT yang menjerat Bupati Langkat Syah Afandin.
01:10Berdasarkan hasil penyidikan, pada 1 Juli 2026 sekitar pukul 21.00,
01:16Waktu Indonesia Barat, Afandin menghubungi Yaakub Abdal Al-Mu'arif, pihak swasta yang juga merupakan tim suksesnya pada Pilkada 2024,
01:25untuk merencanakan pertemuan usai menghadiri kegiatan asosiasi pemerintah kabupaten seluruh Indonesia.
01:31Namun sekitar pukul 23.00 waktu Indonesia Barat,
01:34Sopir Afandin, Zulkifli, menghubungi Yaakub dan meminta Afandin membatalkan pertemuan serta berbalik arah,
01:40karena mengetahui tim KPK sedang berada di Kabupaten Langkat.
01:43Menurut Taufik, salah satu langkah yang tengah dipertimbangkan dalam evaluasi adalah mengubah pola pergerakan tim di lapangan
01:51agar tidak turun secara bersamaan sehingga lebih sulit terdeteksi.
Komentar