Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 bulan yang lalu
PONTIANAK, DIO-TV.COM, Senin, 4 Mei 2026 - Perebutan Kursi PAW DPRD Provinsi, Stepahanus Paiman Korban Skandal Baju Merah, Istri Gugat Cerai Suami
Transkrip
00:17Pemilihan umum, pemilu, legislatif 2024 tingkat provinsi, sekarang berujung istri gugat cerai suami.
00:25Dalam perebutan kursi PAW DPRD Provinsi atau pergantian antar waktu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi.
00:32Si Cantik sekarang menjadi korban proyek politik angin surga dalam dugaan isu perselingkuhan Pak Tua dan Si Cantik.
00:38Pak Tua, mengklaim Si Cantik, keponakan, agar didukung, ternyata bohong, kata Stepanus Paiman.
00:45Senin, 4 Mei 2026.
00:48Keduanya sama sekali tidak punya hubungan keluarga langsung.
00:52Hubungan keluarga diklaim Pak Tua dan Si Cantik, hanya akibat perkawinan.
00:57Itu pun sudah jauh sekali, hanya kamuflase tutup dugaan isu perselingkuhan, sekarang keadilan menemui jalannya sendiri.
01:04Istilah Pak Tua disematkan Si Cantik, sebagai tempat diskusi terutma di sekitar isu PAW hingga rencana menguluskan istri gugat cerai
01:11suami.
01:12Si Cantik, istilah sematkan Pak Tua, di hadapan teman nongkrong di warung.
01:17Saat Pak Tua, tidak tahu temnya itu keluarga dekat Si Cantik.
01:21Stepanus Paiman, Ketua Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak, FRKP, mengatakan, sekarang jadi bola liar, maknya takut warna pakaian sama.
01:31Banyak ibu rumah tangga, takut pakai baju warna merah keluar rumah, khawatir dijustifikasi selingkuhi suami orang, kata Stepanus Paiman.
01:40Isu goyangan baju merah, memiliki implikasi buruk bagi partai politik, agar segera melakukan penertiban internal, ujar Stepanus Paiman.
01:48Terkait dengan berita yang sedang hangat, ini goyang si baju merah, atau si cantik.
02:00Nah ini kan ada arah-arahnya ke partai tertentu, karena kebetulan pada waktu itu, saya juga sebenarnya korban.
02:10Kenapa? Pada waktu itu, saya diminta oleh, katakanlah Pak Tua ini, untuk membantu, untuk membantu mencarikan suara buat keponakannya.
02:25Ini keluarga dia, katanya kan, si baju merahnya, ya saya sih polos-polos aja, kan saya positive thinking lah, siapa
02:31yang datang saya positive thinking.
02:32Eh saya carikanlah suara, kan?
02:36Hanya begitu sekarang kasusnya mencuat, saya pun kecewa, kurang aja, berarti saya juga dibohongi dulu.
02:42Ternyata tidak ada ikatan, ikatan persaudaraan antara Pak Tua ini dengan si cantik, atau dengan si goyang si baju merah
02:50ini, gak ada.
02:52Hanya, nah gak ngerti saya bagaimana bisa dipanggil Pak Tua oleh si, katakanlah ini dipanggil si cantik, itu urusan mereka
02:58lah.
02:59Hanya, saya juga pada waktu itu dibohongi juga.
03:04Nah, jadi, karena ini berkaitan dengan partai tertentu, saya bahasa sebut, nah sekarang kan dampaknya, jujur aja, ibu-ibu di
03:16pasar pun telpon saya.
03:18Der, saya gak mau pakai baju merah, der, sebenarnya ini.
03:22Der, saya jadi alergi dengan baju merah.
03:24Nah, kalau konotasinya diartikan dengan, maaf, kaya lagi maaf, partai tertentu, kan bukan gini partai, partai gak tahu menahu kok.
03:36Jadi, saya minta, iya, para petinggi partai, yang merasa tempat pernah si baju merah ini ingin bergabung,
03:48ya, coba ditelusuri lah barang ini, kalau ada oknum-oknum yang lain yang mungkin terlibat di dalam, selesaikan aja.
03:58Kenapa menampung orang-orang yang seperti ini?
04:03Kasian, akar rumput.
04:05Yang ingin mendukung, pengen ini tahu diusaha oleh oknum-oknum seperti ini.
04:11Ya, oknum-oknum seperti ini udah pangkes aja, selesai.
04:14Saya tahu bahwa si, si apa, si Pak Tuhan ini, dia bukan orang partai.
04:21Dia bukan orang partai ini.
04:23Nah, hanya kebetulan keponakannya ini, yang katanya keponakannya ini, mau maju lewat partai ini didukung.
04:30Gitu loh.
04:32Nah, ini kan gak benar.
04:34Mulai lah, mengkalingpong dengan siapa di dalam itu.
04:38Jadi, tolong supaya nama partai ini juga baik, karena ini identik loh.
04:43Dengan orang mengatakan,
04:45Der, saya gak mau pakai baju merah lagi.
04:48Der, saya supri alergi dengan baju merah.
04:52Ini kan, kasihan partai yang gak tahu menawak, karena terimbas juga dengan kacis ini.
04:58Stepanus Paiman, katakan,
05:00jika terbukti ada pengurus internal provinsi terlibat,
05:03tindak tegas, bila mana perlu pecat, rusak reputasi partai politik.
05:07Bermula peraih suara terbanyak dilantik jadi anggota DPRD Provinsi,
05:1130 September 2024, diduga korupsi ditangkap Jaksa, 5 Oktober 2024.
05:18Pada 21 Juli 2025 terbit surat persetujuan PAW dari partai politik di pusat atas nama peraih suara terbanyak kedua.
05:24Putusan Pengadilan Fonis 10 Tahun Penjara, Rabu, 3 September 2025,
05:30tapi di Fonis Bebas Murni Pengadilan Tinggi, 21 Oktober 2025.
05:35Putusan Kasasi Mahkamah Agung, 20 April 2026,
05:40perkuat putusan pengadilan tinggi, 21 Oktober 2025, di Fonis Bebas Murni.
05:46Berarti, angin pukul angin, PAW batal mengacu surat rekomendasi 21 Juli 2025,
05:52Bebas Murni, hak politik peraih suara terbanyak 1 dipulihkan.
05:56Sejak peraih suara terbanyak ditangkap Jaksa, 5 Oktober 2024,
06:01si cantik terus diberi angin surga jaringan Pak Tua.
06:04Pak Tua membentuk tim narasi bongkar korupsi peraih suara terbanyak kedua,
06:07agar si cantik, peraih suara terbanyak ketiga dapat jatah PAW.
06:12Terungkap dari pengakuan si advokat dari Jakarta,
06:14di mana sempat menjadi kuasa hukum si cantik,
06:17dalam kasus istri gugat cerai suami.
06:20Pak Tua dan jaringan tanggung jawab tumbangkan peraih suara terbanyak kedua,
06:23agar tidak dilantik PAW,
06:25muluskan peraih suara terbanyak ketiga.
06:28Setelah urusan dan tanggung jawab Pak Tua di tingkat provinsi rampung,
06:32sukses.
06:33Giliran si advokat di Jakarta tanggung jawab penerbitan PAW atas nama si cantik,
06:37peraih suara terbanyak ketiga.
06:39Ini tidak masuk akal,
06:41makanya disebut si cantik korban proyek politik angin surga.
06:45Pak Tua dan si advokat,
06:46bukan pengurus partai politik.
06:48Tapi dari modusnya tidak menutup kemungkinan kerjasama dengan orang di dalam internal pengurus partai politik,
06:54perlu ditelusuri lebih lanjut.
06:56Jika terbukti melibatkan orang dalam,
06:58segera ditindak,
06:59agar reputasi partai politik tetap terjaga,
07:02kata Stepanus Paiman.
07:04Stepanus Paiman,
07:05sarankan partai politik ambil inisiatif,
07:08pertemukan si advokat,
07:09Pak Tua,
07:10si cantik,
07:11suami korban,
07:12dalam satu forum di Pontianak.
07:14Minta pertanggung jawaban di seputar pengakuan di video rekaman,
07:18agar permasalahan menjadi jelas dugaan isu perselingkuhan,
07:21benar atau tidak.
07:22Jika tidak dilakukan pertemuan tiga pihak secara fisik di Pontianak,
07:26bersama suami korban,
07:28berarti dugaan isu perselingkuhan benar adanya.
07:31Tidak bisa hanya statement klarifikasi terpisah di antara ketiganya,
07:34agar terhindar tuduhan dugaan cinta segitiga,
07:37ungkap Stepanus Paiman.
07:39Belum lagi bicara implikasi istri gugat cerai suami,
07:42otomatis yang bersangkutan di ekskomunikasi dalam doktrin gereja katolik.
07:46Berarti seumur hidup tidak boleh terima komuni,
07:49dengan berbagai implikasi sosialnya,
07:51apalagi di latar belakangi dugaan isu perselingkuhan.
07:54Prinsipnya tidak ada perceraian di gereja katolik.
07:58Apa yang dipersatukan Tuhan,
08:00tidak boleh diceraikan manusia.
08:01Ujar Stepanus Paiman.

Dianjurkan