Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 bulan yang lalu
PONTIANAK, DIO-TV.COM, Senin, 4 Maret 2026 - Kejahatan Ekonomi Terorganisir Merry Diduga Menjadi Figur Sentral, Illegal Gold Mining and Trading
Transkrip
00:09Jika benar jaringan bisnis ilegal gold mining and trading menempatkan Meri diduga menjadi figur sentral.
00:15Tetap beroperasi lintas level, regional, nasional, hingga internasional, setelah Siman Bahar Laikin Pin tutup usia.
00:23Berstatus tersangka TPPU KPK, Tindak Pidana Pencucian Uang Komisi Pemberantasan Korupsi, sejak 23 Mei 2023.
00:32Dimana rugikan negara Rp189 triliun, temuan pusat pelaporan dan analisa transaksi keuangan, PPATK, 2009-2013.
00:42KPK terbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan, SP3, 23 April 2026.
00:49Setelah Siman Bahar Laikin Pin tutup usia di Zhongzhou, Minggu, 5 April 2026, KPK sekarang fokus aset recovery korupsi 5
00:57korporasi.
00:58Jika terbukti Meri diduga menjadi figur sentral gold mining and trading ganti posisi almarhum suami, Siman Bahar Laikin Pin.
01:06Maka titik lembah terlihat sejak tahap hulu hingga hilir, kata Syarifuddin Usman Esha Pengamat Sosial Pontianak, Senin, 4 Mei 2026.
01:14Pada titik epicentrum, sebuah korporasi berfungsi sebagai kendaraan utama aktivitas bisnis ilegal gold mining and trading.
01:22Membangun relasi formal dengan entitas resmi sejak tahun-tahun sebelumnya, ujar Syarifuddin Usman.
01:28Epicentrum Loko, Mantrado, kerjasama dengan PT Antam, 2017, melibatkan PT Indokarya Sukses.
01:37PT Indokarya Andalan, PT Bumi Satu Inti, serta PT Simbajaya Utama.
01:42Pola ini menunjukkan adanya desain operasional yang rapi, bukan sekadar aktivitas poradis.
01:48Lebih jauh, pada sisi hilir, keberadaan perusahaan pengolahan, refinery, PT Simbajaya Utama di Provinsi Jawa Timur, milik Denny Handoko.
01:58Denny Handoko, kandung pasangan Meri dan almarhum Siman Bahar Laikin Pin, menjadi kunci.
02:03PT Simbajaya Utama di Geledah Baris Krim Polri, Kamis, 12 Maret 2026, terlibat TPPU, melegalkan hasil gold mining and trading.
02:14Jika benar terdapat temuan aparat penegak hukum yang mengarah pada praktik TPPU di sektor ini.
02:19Maka peran hilirisasi bukan hanya sebagai pelengkap, kata Syarifuddin Usman.
02:24Tetapi sebagai simpul strategis yang menentukan keberlanjutan seluruh rantai bisnis ilegal.
02:30Masalah menjadi semakin serius ketika langkah penegakan hukum tidak konsisten.
02:35Di satu sisi, terdapat tindakan penggeledahan dan penyidikan yang mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran berat.
02:41Namun di sisi lain, muncul SP3 KPK terhadap perkara yang berkaitan.
02:46Ketidaksinkronan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas, koordinasi, dan ketegasan lembaga penegak hukum.
02:54Implikasinya sangat luas.
02:56Pertama, dari sisi ekonomi, kerugian negara 189 triliun rupiah menunjukkan ilegal gold mining and trading.
03:04Tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak tata kelola sumber daya alam.
03:09Kedua, dari sisi hukum, berlanjutnya aktivitas jaringan meskipun aktor utamanya telah menjadi tersangka bahkan meninggal dunia.
03:17Menandakan bahwa penegakan hukum gagal memutus rantai komando dan aliran operasional.
03:22Ketiga, dari sisi kepercayaan publik, inkonsistensi penanganan kasus akan memperkuat persepsi bahwa hukum dapat dinegosiasikan.
03:30Terutama ketika berhadapan dengan kekuatan modal dan jaringan, kata Syarifuddin Usman.
03:35Ini berbahaya karena melemahkan legitimasi institusi penegak hukum itu sendiri, tambah Syarifuddin Usman.
03:43Pada akhirnya, jika skenario terbukti, maka problemnya bukan lagi pada individu.
03:49Melainkan pada sistem, lemahnya pengawasan lintas sektor, tidak optimalnya aset recovery korupsi lima korporasi.
03:56Serta belum efektifnya koordinasi antar lembaga dalam menangani kejahatan ekonomi terorganisir.
04:01Tanpa pembenahan mendasar, pola seperti ini berpotensi terus berulang dengan aktor yang berbeda, namun skema yang sama.

Dianjurkan