00:00PEMERINTAHAN FEDERAL
00:30Menteri Pekerjaan Umum Malaysia, Alexander Nantalingi, mengatakan,
00:34tidak serius kelola isu sensitif Sabah dan Sarawak, inkonsistensi MA 1963.
00:40Malaysia Agreement 1963-MA 1963, mengatur bagi hasil pengelolaan sumber daya alam minyak bumi di Sabah dan Sarawak.
00:50Tetapi saya khawatir.
00:53Jika kita terus bertengkar tentang segala hal, maka jangan salahkan kami, jangan salahkan orang Sarawak.
00:58Jika Anda tidak menyukai kami di Sarawak, ceraikan saja kami.
01:03Lupakan saja.
01:05Saya sebenarnya tidak ingin itu terjadi.
01:08Tetapi kami harus dihormati, dan kami harus dipahami.
01:13Kami tidak ingin membuang waktu untuk bertengkar, kata Alexander Nantalingi, dikutip fremalayatodai.com.
01:18Pernyataan keras Alexander Nantalingi, mengingatkan, ancaman referendum sudah dilontarkan Sabah dan Sarawak.
01:25Sarawak, negara bagian terbesar di Malaysia, seluas 124.450 km persegi.
01:33Sabah seluas 73.620 km persegi.
01:38Sabah dan Sarawak-Kalimantan mencakup 60% dari total luas daratan Malaysia.
01:412024, Sabah dihuni 2,3 juta jiwa.
01:47Sarawak, 2,9 juta jiwa.
01:50Sudah dua kali komunitas suku Dayak di Sabah dan Sarawak, keluarkan desakan referendum Borneo, pisah dari Federasi Malaysia.
01:57Pertama, Rabu, 25 November 2023, desakan referendum Borneo sebagai tekanan politik MA 1963, bentuk protes orientasi ideologi Anwar Ibrahim.
02:09Langkah desakan referendum Borneo, menanggapi pidato polarisasi perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, Rabu, 11 November 2023.
02:18Kukuhkan Malaysia basis ikhwanul muslimin, dukung Hamas di Palestina saat berperang melawan Israel, 7 Oktober 2023, 17 November 2025.
02:30Masyarakat suku Dayak di Sabah dan Sarawak, protes klaim Anwar Ibrahim karena Hamas organisasi teroris di banyak negara di dunia.
02:37Kedua, desakan referendum Borneo, Kamis, 21 Februari 2021, dilayangkan 23 organisasi kemasyarakatan suku Dayak di Sabah dan Sarawak.
02:47Sabah dan Sarawak gabung dalam Federasi Malaysia Tahun 1963, di mana dikenal dengan Malaysia Agreement 1963, MA 1963.
02:58Ada 20 perkara Sabah gabung Malaysia, 16 September 1963 dan 18 perkara Sarawak gabung Federasi Malaysia, 22 Juli 1963.
03:08MA 1963, Sarawak tuntut otonomi imigrasi dan menegaskan Islam bukan agama negara.
03:14Warga Sarawak tidak boleh dipaksa memeluk agama Islam.
03:18Sabah tidak mengatur dua pain sebagaimana disebutkan di atas, tidak diatur keimigrasian.
03:24Islam agama negara di Sabah.
03:26Alexander Nantalinggi, mengakui banyak kemajuan implementasi MA 1963, tetapi tetap tidak serius kelola isu sensitif Sabah dan Sarawak.
03:35Tokoh Dayak Sarawak menginginkan kendali atas minyak dan gas, meyakinkan Petronas, Sarawak tidak berniat menyakiti.
03:41Petronas tidak perlu khawatir.
03:44Kami tidak akan menyakiti Petronas dengan sengaja.
03:48Mengapa kami ingin menghancurkan Petronas?
03:50Tanya Alexander Nantalinggi.
03:53Awal Januari 2026, Petronas mengajukan mosi di Mahkamah Federal mencari kejelasan tentang kerangka peraturan berlaku.
04:00Mengatur operasinya di Sarawak memastikan operasinya di Sarawak sesuai hukum dan praktik tata kelola yang berlaku.
04:05Perusahaan Minyak Nasional Malaysia, Petronas, mengatakan gugatan bukan dimaksudkan menantang aspirasi tokoh Dayak Sarawak.
04:14Atau menghambat Petroleum Sarawak BHD atau Petros, satu-satunya agregator gas di Sarawak.
04:20Tetapi mendapatkan penetapan definitif dari Mahkamah Federal mengenai posisi hukum berlaku sektor perminyakan di Sarawak.
04:25Meskipun telah dilakukan serangkaian dialog dan negosiasi dengan Petros sejak tahun 2024.
04:32Tapi masih terjadi friksi tajam pemerintahan Federal.
04:36Petronas akui ada perbedaan sebabkan ketidakpastian mengenai kewajibannya di Sarawak.
04:41Meskipun Putrajaya telah menyatakan pengelolaan dan pengaturan industri minyak dan gas hanya ditentukan Undang-Undang Federal.
04:47Informasi lebih lanjut hubungi website biotv.com