Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
#politikindonesia #prabowo #kabinetmerahputih #gengsolo

Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional, Siti Zuhro, menyebut Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki kemewahan menentukan seluruh menteri pada saat membentuk kabinetnya.

Hal itu disampaikan Zuhro saat menjadi narasumber di podcast "Abraham Samad Speak Up" pada Minggu (15/9/2025).

Berawal Zuhro menjelaskan mengenai akselerasi pembangunan yang sedang diupayakan Prabowo terhalang kualitas birokrasi.

Reformasi kelembagaan yang diharapkan tidak bisa terjadi ketika pemimpinnya tak mampu "berlari cepat".

Menurut Zuhro, saat ini, pemimpin lembaga, termasuk para menteri dan wakil menteri pembantu Prabowo, lebih kental politisnya dibandingkan profesionalisme dalam birokarasi saat mengemban jabatan.

Dari permasalahan umum itu, Zuhro melihat, sosok menteri atau pimpinan lembaga negara dalam kabinet Prabowo, bukanlah benar-benar pilihannya.

Ada intervensi dari rezim Presiden sebelumnya, Jokowi, yang turut menentukan.

Para menteri era Jokowi yang masih menjabat hingga era Prabowo kerap disebut-sebut sebagai Geng Solo, merujuk kota tempat tinggal Jokowi.

Dengan kesadaran akan adanya menteri yang menghambat atau tak bisa bekerja cepat, Prabowo disebut Zuhro sedang menyisir Geng Solo di kabinetnya.

Menurut Zuhro, jelang satu tahun pemerintahan Prabowo, pada 20 Oktober 2025 mendatang, satu per satu Geng Solo akan diganti.

Sementara itu pengamat politik Selamat Ginting membaca Presiden Prabowo Subianto sedang menjalankan politik tidak teratur.

Contact Me :
Whatsapp : +62 812-6628-0882
: https://wa.me//6281266280882
Email : partnership@riau24.com
Instagram : https://www.instagram.com/riau24/
TikTok : https://www.tiktok.com/@riau24com?lang=id-ID
Website : https://www.riau24.com
#entertainment #viral #riau24

Wy, Mn, Zar, Yan
Transkrip
00:00Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional, Siti Zuhro, menyebut Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki kemewahan menentukan seluruh menteri pada saat membentuk kabinetnya.
00:13Hal itu disampaikan Zuhro saat menjadi narasumber di podcast Abraham Samad Speak Up pada Minggu 15 September 2025.
00:21Berawal, Zuhro menjelaskan mengenai akselerasi pembangunan yang sedang diupayakan Prabowo terhalang kualitas birokrasi.
00:31Reformasi kelembagaan yang diharapkan tidak bisa terjadi ketika pemimpinnya tak mampu berlari cepat.
00:38Menurut Zuhro, saat ini pemimpin lembaga termasuk para menteri dan wakil menteri pembantu Prabowo lebih kental politisnya dibanding profesionalisme dalam birokrasi saat menggemban jabatan.
00:51Dari permasalahan umum itu, Zuhro melihat sosok menteri atau pimpinan lembaga negara dalam kabinet Prabowo bukanlah benar-benar pilihannya.
01:01Ada intervensi dari rezim Presiden sebelumnya, Jokowi, yang turut menentukan.
01:07Para menteri era Jokowi yang masih menjabat hingga era Prabowo kerap disebut-sebut sebagai geng Solo merujuk kota tempat tinggal Jokowi.
01:14Dengan kesadaran adanya menteri yang menghambat atau tak bisa bekerja dengan cepat, Prabowo disebut Zuhro sedang menyisir geng Solo di kabinetnya.
01:25Menurut Zuhro, jelang satu tahun pemerintahan Prabowo pada 20 Oktober 2025 mendatang, satu persatu geng Solo akan diganti.
01:33Sementara itu pengamat politik Selamat Ginting membaca, Presiden Prabowo Subianto sedang menjalankan politik tidak teratur.
01:42Hal itu dilakukan Prabowo untuk menyingkirkan sosok yang menggerogotinya dari dalam.
01:48Politik tidak teratur yang dimaksud selamat di antaranya adalah ketika Prabowo seakan-akan membiarkan menteri yang tak setia dengannya.
01:56Di satu sisi, Prabowo sudah menyiapkan waktu untuk mengganti.
02:00Menurut Selamat, sosok tak setia atau musuh dalam selimut di kabinet Prabowo adalah para menteri warisan Presiden sebelumnya, Jokowi.
02:11Salah satu sosok yang menurut Selamat akan kenari shuffle adalah Kapolri Jenderal Ristiyo Sigit Prabowo.
02:18Di sisi lain, beradar kabar Presiden Prabowo telah bersurat mengakukan dua sosok rekomendasi calon Kapolri baru.
02:26Kabar tersebut memperkuat isu Jenderal Ristiyo Sigit Prabowo akan segera lenser dari kursi Kapolri.
02:34Namun, kabar tersebut dibantah Wakil Ketua DPR RI Suf Midas Koahmat.
02:40Sosok yang garip disebut orang dekat Prabowo itu mengatakan DPR belum menerima surat dari Presiden terkait pergantian Kapolri.
02:47Serupa anggota Komisi 3 DPR RI dari fraksi PKS Nasir Jamil menegaskan,
02:54pihaknya belum menerima kabar resmi terkait adanya surat Presiden mengenai pergantian Kapolri.
03:00Pasalnya, beredar kabar Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat terkait pergantian Kapolri ke DPR RI.
03:07Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan