00:00Bocah di Pelalawan tewas, diterkam Harimau, BBKSDA Riau segera mitigasi.
00:06Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau menurunkan tim ke Kabupaten Pelalawan
00:11setelah menerima laporan insiden serangan Harimau Sumatra, Pantera Tigris, Sumaterai,
00:15yang menewaskan seorang anak di areal perizinan berusaha pemanfaatan hutan-hutan tanaman industri.
00:21Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa, 7 Juli 2026.
00:25Korban diketahui bernama Jirlin Zaluhu, 12 tahun,
00:30anak ketiga dari lima bersaudara yang tinggal bersama kedua orang tuanya di kem pekerja perusahaan.
00:35Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengatakan tim telah diterjunkan untuk melakukan observasi lapangan,
00:41pengumpulan data, serta olah tempat kejadian perkara TKP bersama pihak perusahaan.
00:47Berdasarkan informasi yang diperoleh tim di lapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 waktu Indonesia Barat.
00:53Saat itu, korban sedang menemani kakaknya mencuci peralatan makan di kamar mandi kem.
00:58Kata Supartono Jumat, 10 Juli 2026.
01:02Saat kejadian, korban berada di luar kamar mandi.
01:05Sementara pagar pelindung di bagian belakang kem diketahui dalam kondisi terbuka karena mengalami kerusakan.
01:11Beberapa saat kemudian, korban ditemukan sekitar 10 meter di belakang kam dengan luka pada bagian leher kiri dan kanan akibat
01:19serangan satu waliar.
01:20Kawasan tersebut berjarak sekitar 5,3 km dari Taman Nasional Zamrut dan sekitar 5,7 km dari kawasan restorasi ekosistem
01:29Riau.
01:29Tepatnya di wilayah Desa Sungai Ara dan Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.
01:36Usai melakukan olah TKP, tim BBKS DA Riau menemukan jejak harimau Sumatra di sekitarkan pekerja.
01:43Jejak tersebut memiliki ukuran sekitar 16 cm x 15 cm dengan jarak langka, terjauh antara kaki depan dan belakang sekitar
01:51120 cm.
Komentar