Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 15 jam yang lalu
Transkrip
00:00Belum ucapkan selamat kenaikan jabatanmu, Guru Besar Teng.
00:04Wang Yu, Wang Yu, sejak kapan kamu belajar mentertawakan orang?
00:09Aku terus senang untukmu. Sudah bertahun-tahun, akhirnya membuahkan hasil.
00:15Namun, apakah kamu tidak khawatir mengenai Cu Chau itu?
00:20Seberapa kamu mengenalnya sampai berani membantunya, bahkan rela melepaskan aliansi dengan Xiao Sun?
00:25Yang aku bantu bukan Cu Chau, melainkan masa depan cemerlangku sendiri.
00:32Jangan sampai tidak berhasil malah rugi sendiri.
00:35Permainan catur yang terlihat sederhana sebenarnya makin berbahaya.
00:40Inilah yang kita pelajari saat kecil.
00:42Tidak akan. Sebab aku bisa maju dan bisa mundur.
00:47Namun, dia jelas tahu Xiao Sun berniat meracuni kaisar kecil,
00:51tapi masih menjadikan anak itu sebagai umpan di saat begini.
00:55Hanya untuk menyingkirkan Xiao Sun.
00:58Ini langkah berbahaya.
01:00Berusaha hidup dalam mencari kemenangan dalam bahaya.
01:02Aku tidak peduli siapa yang menjadi kaisar.
01:05Selama aku masih menduduki posisi ini,
01:09itu tidak jadi masalah.
01:14Aku sudah kalah.
01:16Guru Besar, Nyonya Besar memanggil Guru Besar untuk makan.
01:30Aku mengerti.
01:48Maaf.
01:50Aku tidak seharusnya menjadikanmu umpan.
01:54Aku sudah bersumpah untuk menjaga keselamatanmu.
01:59Kini aku justru membiarkanmu berada dalam bahaya.
02:02Aku tidak pantas jadi kakakmu.
02:06Kakak jangan bilang begitu.
02:08Ini adalah rencana kita.
02:10Lihatlah, sekarang aku tidak apa-apa.
02:14Kakak tidak perlu sedih.
02:16Ibu undaku bilang,
02:18jimat panjang umur anyaman tangan ini
02:19menunjukkan ketulusan hati.
02:21Setiap simpul talinya mengikat berkah.
02:24Kakak mau buatkan ini untukku dengan tanganmu.
02:26Aku sangat senang.
02:30Menurutmu,
02:31bagaimana kalau dipasangkan gantungan giyok
02:33atau dibuatkan gembok emas
02:35agar terlihat lebih mewah?
02:40Maaf.
02:43Maaf.
02:47Kakak tidak bersalah padaku.
02:50Ini rencana bersama kita untuk menangkap penjahat.
02:53Hanya saja penjahat itu adalah paman.
02:55Aku juga sudah melindungi kakak.
02:58Aku benar-benar senang.
03:12Paman, makanan apa yang paman bawa?
03:24Suapi aku.
03:31Merepotkan sekali.
03:41Memangnya memberi makan kuda.
03:42Begini menyopi orang di kem.
03:44Kamu yang memfitnah.
03:49Nanti tidak kubawakan makanan lagi.
04:01Bukannya kamu sedang bertugas
04:02kenapa masih ada waktu
04:03untuk bawakan makanan pada Iyu.
04:11Juba,
04:12kembalikan padaku.
04:16Bukannya kamu tidak suka.
04:18Kenapa malah diminta kembali?
04:21Aku sudah berencana memberikannya pada orang lain.
04:38barang yang aku pinjamkan padamu,
04:40tentu harus kamu kembalikan
04:41setelah kamu selesai memakainya.
04:45Bukannya.
04:51Bukannya.
04:55Bukannya.
05:14Terima kasih.
05:24Terima kasih.
05:46Terima kasih.
05:49Kamu yang berjanji padanya. Kenapa harus aku yang melakukannya?
05:54Aku perintahkan kamu melakukannya untukku.
06:03Terima kasih.
06:15Apa ayunan ini cukup kuat? Bisa menahan kita berdua kan?
06:19Aku tidak mau main ini denganmu.
06:20Mengapa? Bermain ayunan itu seru. Bisa melihat pemandangan jauh.
06:26Dasar. Kalau ingin melihat pemandangan, pergi keluar. Mengapa harus naik ayunan?
06:32Apa sungguh boleh keluar?
06:41Cepat sini!
06:43Pidadari menebarkan bunga!
06:55Kalau kamu mengikat seperti itu, walau sudah diikat dengan baik, pasti akan jatuh saat diduduki nanti.
07:01Aku mengikatnya sekuat ini. Mana mungkin jatuh?
07:04Kalau kamu yang jatuh tidak masalah. Tapi kalau dia yang jatuh, itu akan jadi masalah besar.
07:11Jangan meremehkanku.
07:38Putri Agung benar-benar tidak akan jerah.
07:42Kalau tidak jatuh.
07:46Bagaimana mungkin? Aku jelas-jelas mengikat simpul mati.
07:53Kakak, sebenarnya bisa buat ayunan, tidak?
08:02Simpul ini kami pakai untuk mengikat tahanan di kem. Begitu diikat, bahkan dewa sekalipun akan sulit lolos.
08:15Ayo.
08:16Aku tidak berani. Kakak, kamu saja.
08:20Kamu!
08:22Kamu pada awalmu akan menggunakan tempatan dari saya.HHHHH
08:43selamat menikmati
09:10selamat menikmati
09:30yang dia katakan benar
09:32kekuatan Raja Xiaonan masih ada
09:34Xiaosun jelas bukan orang baik
09:36jika dia dibiarkan tinggal lama di Ibu Kota Chu
09:38dan kalian terus bertikai
09:40hasilnya akan sama-sama hancur
09:42kali ini dia beruntung bisa lolos
09:44namun lain kali belum tentu
09:46aku juga tahu Xiaosun punya ambisi buas
09:48tapi apa yang dilakukan Xiaosun
09:51sampai membuatmu sangat membencinya
09:53dulu dia datang ke Yonchong untuk meminangmu
09:55cara dia memperlakukanmu cukup perhatian
10:01bukankah dulunya
10:03kalian pernah saling mencintai?
10:06saling mencintai?
10:11itu hal paling bodoh yang pernah aku lakukan
10:14jika mengingatnya lagi
10:16aku hanya merasa cici
10:27sebenarnya apa yang kamu alami
10:40ciu
10:41apa kamu percaya
10:44seseorang bisa hidup kembali?
10:51di kehidupan sebelumnya
10:54aku menikah dengan Xiaosun
10:57dan menjadi permaisuri
11:01siapa sangka itu menewaskan ayahku
11:04dan semua keluarga
11:06aku sendiri juga dicikikmati oleh Xiaosun
11:18apakah kamu merasa sangat lucu?
11:22anggap saja
11:24ini hanya mimpi yang ku alami
11:27tidak
11:35segala sesuatu di dunia ini
11:36punya alasan atas keberadaannya
11:40pria tua itu pernah memberitahuku
11:42bahwa semua harus bertanggung jawab
11:44atas pilihannya sendiri
11:47asal tidak menyesal
11:52tapi
11:55kali ini saat kamu berhadapan dengan Xiaosun
11:58meski dia dirugikan dan tidak bisa protes
12:00dengan sifatnya yang penuh kewaspadaan
12:03tetap tidak mudah
12:04untuk mengingkirkannya
12:08meski kali ini
12:09dia beruntung bisa lolos
12:13aku tidak akan memberinya kesempatan
12:17apakah kamu punya cara menghadapinya?
12:22kalau ada
12:24apakah kamu akan bantu?
12:46pukul!
12:48pukul!
12:49pukul!
12:49pukul!
12:51pukul!
13:10pukul!
13:27Kalau ada, apakah kamu akan bantu?
13:34Apakah aku bantu?
13:45Apakah aku bantu?
13:46Upacara persembahan di Altar Leluhur sudah berakhir sementara.
13:49Pelaku yang terlibat telah dihukum mati, di dalam dan di luar, sedang dibersihkan dan ditertibkan.
13:54Semoga semua pejabat menjadikan ini pelajaran.
13:57Jangan pernah lagi terjadi kelalaian.
14:01Oh iya, belakangan ini aku berpikir.
14:05Paman Kaisar menjadi Sandra di ibu kota tujuh tahun, rasanya memilukan.
14:09Bagaimana kalau biarkan dia kembali ke Xiaonan?
14:13Bagaimana pendapat pejabat sekalian?
14:18Menjawab Kaisar, hal ini tidak tepat.
14:21Pejabat istana pasti memiliki banyak keraguan terhadap ini.
14:24Hari itu Tuan Si terus berkata bahwa Kaisar bijaksana.
14:28Namun sekarang justru meragukan keputusan Kaisar.
14:31Ucapan guru besar kurang tepat.
14:33Saya mempertimbangkan lebih jauh.
14:35Sandra politik di ibu kota tujuh adalah wasiat Kaisar terdahulu.
14:39Lagipula, selama Xiaoshun di ibu kota tujuh, dia masih bisa membatasi ayahnya.
14:43Namun jika dibiarkan kembali, takutnya akan terjadi perubahan.
14:47Ucapan Tuan Si memang masuk akal.
14:49Tapi Tuan Peneru setelah banyak menderita di ibu kota.
14:52Jika karena hal ini membuat Raja Xiaonan merasa tidak puas,
14:55itu justru merugikan kestabilan istana.
15:05Mohon pendapat Anda, Putri Agung.
15:09Apa aku berhak membahas urusan ini?
15:11Putri Agung menerima wasiat Kaisar terdahulu.
15:14Memiliki hak mengawasi pemerintahan bersama guru besar.
15:16Tentu saja berhak.
15:19Kaisar dan pejabat sekalian.
15:22Belakangan ini, aku menerima sebuah laporan rahasia dari Gurun Utara.
15:30Awalnya aku tidak ingin buat keributan lagi.
15:32Namun berhubung Tuan Si menanyakannya, akan ku sampaikan langsung.
15:36Belakangan ini di perbatasan Gurun Utara ada pergerakan mencurigakan.
15:39Di Duga ada tanda-tanda pengumpulan pasukan.
15:42Sementara di ibu kota, akhir-akhir ini juga terjadi banyak kejadian mencurigakan.
15:46Di pasar ada orang misterius yang berkeliaran.
15:49Diam-diam berkumpul dan gerak-geriknya mencurigakan.
15:56Putri Agung, boleh saya lihat laporan rahasia itu?
16:00Tidak boleh.
16:02Sebab masalah ini sangat besar.
16:04Aku harus pastikan dulu kebenaran laporan rahasia ini agar tidak melibatkan yang tidak bersalah.
16:09Kalau kabar itu sampai benar,
16:11Lantas bagaimana?
16:14Kalau begitu, penerus Raja Xionan sama sekali tidak boleh meninggalkan ibu kota Ju.
16:19Prefektur Xionan berbatasan langsung dengan Gurun Utara jika keduanya bersekongkol.
16:26Saat Kaisar naik tahta, Raja Xionan juga tidak datang memberi selamat.
16:30Tidak menutup kemungkinan dia sudah punya niat lain sejak awal.
16:45Putri Agung, Tintapinus ini pasokan khusus keluarga XI.
16:49Anda sengaja meninggalkan celah di laporan militer.
16:52Bagaimana kalau orang keluarga XI menyadarinya?
16:56Aku memang ingin dia menyadarinya.
16:59Jika Xionan pergi, sama artinya melepas harimau kembali.
17:02Prefektur Xionan kehilangan pengekangnya.
17:04Begitu terjadi perubahan, goyang pasti akan terkena dampaknya.
17:07Sebagai kepala keluarga XI, bagaimana mungkin Xianfang membiarkan itu terjadi?
17:11Jadi, dia pasti akan menghalangi.
17:15Ditambah lagi Tintapinus khas keluarga XI.
17:18Dalam urusan ini, dia benar-benar sudah terikat denganku.
17:24Namun aku tetap tidak mengerti.
17:26Mengapa Guru Besarteng mendorong Tuan Penerus XI keluar dari ibu kota?
17:30Bukankah dia seharusnya berpihak pada Putri Agung?
17:35Perebutan kekuasaan memang selalu seperti ini.
17:38Tidak ada musuh abadi, juga tidak ada sekutu abadi.
17:42Jadi aku harus seret keluarga XI ikut terlibat.
17:46Sebab hanya kaki tangan yang mati-matian menjaga rahasia.
17:50Meski surat rahasiaku ini adalah surat palsu.
17:54Tetap harus jadi nyata.
17:59Sekiranya tidak mengerti.
18:06Sekiranya tidak mengerti.
18:07Peneliti enak jatuh.
18:14Sekiranya ini berada dari ia kepada diri kamu.
18:14Kejaran kamu itu.
18:15Benar.
18:15Benar.
18:15Benar.
18:15Benar.
18:15Benar.
18:15Benar.
18:17Benar.
18:20Benar."
18:26Benar.
18:33Jurus menjelajah awan ini belum kupelajarnya dengan baik
18:36Akan kulatih lagi setelah pulang
18:40Putri Agung tinggal di harem
18:43Tetap bisa dapatkan surat rahasia dari Gerun Utara
18:46Kamu sungguh punya jaringan yang luas
18:50Juru kamu tidak ada di aula istana
18:52Tapi tahu jelas semua yang terjadi di sana
18:55Kamulah yang punya informasi luas
19:09Kamu ingin keluarga Xieku terlibat
19:12Kamu tahu betapa berbahayanya akibat berbuat seperti itu
19:19Cucao
19:21Tidak ada seorang pun yang bisa bermain tipe muslihat di depan Xianfang
19:25Termasuk dirimu
19:26Aku justru ingin menjadi pengecualian
19:31Tapi kalau dia berbalik membongkar surat rahasia yang kamu palsukan
19:33Dan melempar kesalahan pada keluarga Xie
19:37Kamu berpikir apa yang harus dilakukan?
19:39Apa kamu ingin mengandalkan bocah ingusan itu untuk menyelamatkanmu lagi?
19:42Kalau begitu aku akan katakan
19:45Kamulah yang memberiku tinta itu
19:47Kita lihat apakah kakak ketigamu meninggalkan adik sayangannya atau tidak
19:58Tidak ada yang bisa menebak isi hati Xianfang
20:00Xiu
20:03Kamu akan membantuku
20:04Benar kan?
20:08Kamu sudah bertahun-tahun berperang di perbatasan
20:11Kamu pasti tahu
20:12Ciri-ciri fisik prajurit gurun utara
20:14Dan kebiasaan berpakaian mereka
20:17Bisakah kamu beritahu aku?
20:20Ternyata
20:22Kamu sudah merencanakannya
20:25Srik yang bagus menunggu masa datang sendiri
20:27Memakai surat rahasia untuk menahan Xiaosun di ibu kota Chu
20:31Sifat curiga Xiaosun
20:33Dia pasti akan menganggap ini jebakan
20:35Dan mempercepat rencananya untuk melarikan diri
20:38Mata-mata yang kutugaskan untuk mengawasi kembali melapor
20:40Bahwa Cucau menyuruh orang menguburkan senjata di sepanjang jalan menuju Xionan
20:45Begitu sampai di wilayah perbatasan
20:47Ada prajurit gurun utara palsu yang datang menjemput
20:50Begitu Xiaosun melarikan diri
20:52Dia akan langsung dituduh bersekongkol dengan musuh
20:54Melakukan pemberontakan lalu dipanah mati
20:57Guru besar
20:58Begitu Xiaosun mati
21:01Jalan mundurmu akan terputus
21:10Aku punya rencanaku sendiri
21:15Jika Xiaosun melarikan diri
21:17Sebarkan rumor bahwa
21:18Sandra politik Raja Xionan membawa prajurit gurun utara masuk ke wilayah dinastichu
21:23Anggap dia pengkhianat negara
21:25Dan bunuh tanpa ampun
21:28Kalau tidak muncul masalah tidak terduga
21:31Tidak akan ada masalah
21:32Lalaupun ada
21:33Aku juga akan menyingkirkannya
21:37Kebohongan yang dibangun dan kebenaran
21:39Barulah yang paling sulit dibantah
21:41Tidak ada yang lebih tahu dariku yang terlahir kembali
21:45Bahwa Raja Xionan dan putranya
21:47Memang bersekongkol dengan gurun utara
21:54Tuan Penderus
21:57Bagaimana?
21:58Cucu punya sebuah surat rahasia
22:00Isinya Tuan Penderus dan Raja Xionan
22:01Menimbun pasukan dan bersekongkol dengan gurun utara
22:05Sebenarnya dari mana dia tahu tentang semua ini?
22:08Selama beberapa hari ini
22:10Aku selalu sangat berhati-hati
22:12Dia pasti tidak mungkin menyelidiki hal apapun yang berkaitan dengan gurun utara
22:15Wanita itu licik
22:16Dia pakai kepalsuan untuk menipu Tuan Penderus
22:19Agar Tuan Penderus lengah
22:23Tidak mungkin
22:27Jika aku tetap diam
22:29Dengan surat rahasia di tangan cucau
22:32Mereka bisa saja
22:34Memenggalku secara terbuka
22:36Jika aku melarikan diri
22:38Tuduhan pengkhianatan negara ini akan terbukti
22:40Aku akan mati di kekacauan perang
22:43Apapun jalan yang nantinya kita pilih
22:46Gendali penuh
22:47Tetap berada erat di tangan cucau
22:51Apa rencana selama bertahun-tahun?
22:53Sungguh akan gagal begitu saja
22:54Di rapat istana hari itu
22:56Jelas-jelas kita lah yang unggul
22:57Bagaimana keadaannya bisa berbalik?
22:59Dimana kesalahannya?
23:02Hal-hal yang sudah berlalu
23:04Tidak perlu dibahas lagi
23:06Namun sekarang
23:08Mungkin kita
23:10Masih punya jalan ketiga
23:14Masih belum ditemukan
23:16Guru besar jangan marah
23:17Tiga kelompok orang dikirim untuk mencari
23:19Ketemu
23:20Ketemu
23:20Nyonya besar sudah kembali
23:22Putri Agung mengantar Nyonya besar kembali
23:34Putri Agung
23:35Ibuku
23:36Bawahan sudah mengantar Nyonya besar untuk istirahat
23:41Aku bertemu Nyonya besar
23:43Di sudut jalan pasar barat
23:45Saat melihatnya
23:47Dia sedang memungut
23:49Daun sayur di lantai
23:55Ibuku berasal dari desa
23:57Sudah terbiasa hidup hemat
24:04Orang yang pernah kelaparan
24:06Baru akan menghargai setiap putir makanan
24:08Sama seperti manusia yang menyukai harta
24:11Itu juga sifat yang wajar
24:20Hanya sedikit kebiasaan pribadi
24:22Maaf membuat Anda tertawa
24:24Mana mungkin ku tertawakan
24:27Namun dari desa
24:29Hingga mencapai posisi guru besar
24:31Yang kamu andalkan adalah kemampuan yang nyata
24:34Usaha telah dikeluarkan
24:36Pasti jauh melampaui bayangan orang lain
24:38Kerajinan seperti itu
24:41Patut dikagumi oleh orang-orang
24:48Ini jimat panjang umur dari anyaman benang
24:52Setiap simpulnya
24:53Dapat mengunci keberkat
24:55Anda datang malam-malam begini
24:58Tidak hanya untuk memberiku jimat panjang umur ini, kan?
25:02Entah bisakah aku menukar berkas banyak ini
25:05Dengan sesuatu dari guru besar?
25:08Oh, apa itu?
25:10Nyawa Xiaoshun
25:19Anda begitu percaya diri
25:22Bisa membunuhnya?
25:24Ya
25:26Karena itu mohon guru besar
25:28Cukup berpangku tangan saja
25:34Jika Xiaoshun mati
25:36Kekayaan dan pengaruh yang dia kumpulkan di Ibu Kotacu selama bertahun-tahun
25:41Semua akan jadi milikmu
25:46Anda tidak marah padaku karena melawan pendapat Anda di sidang istana?
25:50Marah?
25:51Jika guru besar merusak rencanaku
25:54Semua uang ini
25:56Untuk membeli nyawamu
26:06Aku hanya bercanda
26:09Guru besar tenang saja
26:14Jadi guru besar masih belum memberitahuku jawabanku?
26:22Emas dan perak mudah didapat
26:26Tapi sahabat sulit ditemukan
26:31Sepakat
26:32Aku selalu menepati janji
26:35Aku juga berharap guru besar
26:37Tidak ingkari perkataan
26:42Pasti
26:48Putri Agung
26:49Komandan Xi sudah lama menunggumu atas perintah, Kaisar
27:07Kamu sedang menungguku
27:14Aku hanya
27:17Sedang menikmati cahaya bulan
27:22Komandan Xi sungguh bersemangat
27:24Bisa-bisanya menikmati cahaya bulan sampai ke depan istanaku
27:29Kamu khawatir karena aku pergi ke kediaman guru besar ya?
27:33Jadi sengaja menungguku di sini
27:35Istana Jiwu milik Putri Agung
27:37Sangat tenang untuk melihat rembulan
27:41Bulan dingin menyinari abdi kesepian
27:44Cocok dengan hatiku
27:49Putri Agung
27:50Hati-hati tersandung
27:56Sudah ada kabar
27:57Besok Xiaosun meninggalkan ibu kota
28:00Seberapa keyakinanmu
28:01Kalau dia akan melewati jalan resmi
28:03Sesuai rencanamu
28:04Besok aku akan mengerahkan pasukan perairan
28:06Dengan alasan memeriksa garam ilegal
28:08Untuk menutup semua kapal dagang
28:11Begitu jalur pelabuhan tertutup
28:13Xiaosun hanya bisa melewati jalan resmi
28:34Jika benar dia melewati jalan resmi
28:37Aku sudah siapkan pemanah
28:39Di bukit Wenyu
28:41Begitu Xiaosun meninggalkan wilayah ibu kota Cu
28:44Dia akan segera
28:46Dibunuh di tempat
28:55Besok
28:56Tidak boleh ada kesalahan
29:03Tenang saja
29:06Besok aku yang pimpin penyergapan
29:11Pasti tidak akan ada kesalahan
29:23Chow
29:25Aku tidak tahu kenapa kamu memperlakukanku seperti ini
29:29Namun kali ini
29:31Pada akhirnya kamu tetap tidak bisa menahanku
29:35Putri Agung
29:36Putri Agung
29:38Kediaman Tuhan penerus sudah kosong
29:40Mereka lewat jalur resmi?
29:41Tidak
29:42Apa?
29:44Pelabuhan dijaga ketat oleh pasukan
29:46Jika tinggalkan ibu kota hanya bisa lewat jalan resmi
29:48Bagaimana mungkin?
29:49Jejak romongan Xiaosun tidak ditemukan di jalan resmi
29:51Namun mata-mata melapor ada sebuah kapal dagang yang berlayar lebih dulu
29:58Kita kena jebakan
30:01Dia lolos lagi
30:03Komandan Xi sudah bawa pasukan mengejarnya
30:27Xi'an Lai
30:29Aku sudah janji pada Putri Agung
30:31Tidak akan membiarkanmu kembali hidup-hidup
30:33Kamu yakin?
30:35Chow penginginkan aku mati
30:37Dulu dia sangat mencintaiku
30:39Itu hanya dulu
30:43Sekarang
30:44Dia ingin aku membunuhmu
30:46Sebelumnya aku lupa bertanya padamu
30:49Satu-satunya anak laki-laki
30:51Yang selamat dari desa Wei dulu
30:53Namanya Xiang
30:54Apa dia pernah mencari untuk balas dendam
31:02Namaku Xiang
31:03Siapa namamu?
31:33Tidak akan mencari untuk balas dendam
31:55Siang
31:57Dimana kamu?
32:01Ini semua salahku
32:30Komandan Xi terluka parah
32:33Untung sempat mendapat pengobatan
32:35Aku sudah membalut lukanya
32:37Sekarang aku akan meresepkan obat
32:39Untuk meredakan demam Komandan Xi
32:41Dan Komandan Xi kehilangan banyak darah
32:43Harap setelah ini beristirahat dengan baik
33:00Putri Agung
33:01Laporan dari mata-mata
33:03Xiaoxun
33:05Sudah berhasil kabur ke Xiaonan
33:11Sulit untuk membunuh
33:14Xiaoxun lagi
33:34Ku kira rencanaku sudah sempurna
33:37Tidak ku sangka tetap kalah selangkah
33:40Kali ini aku yang menyusahkanmu
33:45Masih bilang kamu berhutang padaku
33:49Sekarang
33:52Akulah yang berhutang padamu
34:09Putri Agung
34:10Putri Agung
34:10Putri Agung
34:39Orang yang kuminta kamu selidiki
34:41Sudah ada hasil
34:42Fang Du
34:44Muri Teng Yi
34:45Tahun lalu diangkat jadi komandan pelabuhan
34:48Kapal Xiaoxun berhasil berlayar dari pelabuhan
34:50Dengan surat izin darinya
35:00Benar-benar Guru Besarteng yang bermuka dua
35:30Putri Agung
35:31Aku datang ke sini tengah malam
35:32Entah ada urusan apa
35:37Guru Besarteng
35:38Aku datang
35:40Khusus mengantar hadiah
35:42Kudengar kamu menyukai kayu langkah
35:44Kayu cendenda emas ini
35:45Kayu khusus kalangan bangsawan
35:48Apakah
35:49Cukup layak di mata Guru Besarteng?
35:51Tidak menerima hadiah tanpa jasa
35:53Hadiah putri ini
35:56Tidak pantas aku terima
35:58Bagaimana mungkin tidak pantas?
36:02Surat pemindahan Fang Du
36:04Atas arahanmu
36:07Guru Besar begitu memperhatikanku
36:10Bagaimana mungkin
36:12Aku merugikan Guru Besar
36:16Kayu ini terkubur di bawah tanah
36:18Selama ribuan tahun pun tidak lapu
36:19Sangat cocok untuk jasa Guru Besar
36:22Yang akan dikenang sepanjang masa
36:24Putri Agung pasti bercanda
36:26Bercanda?
36:28Aku sangat serius ingin beri penghargaan kepada Guru Besar
36:34Kenapa?
36:35Guru Besar tidak suka?
36:37Atau mungkin ingin melawan Tita?
36:45Suka
36:46Kalau Guru Besar suka
36:48Simpanlah baik-baik
36:49Taruh saja di halaman ini
36:51Agar Guru Besar bisa pandangi setiap hari
36:53Tanpa izin Riku
36:54Tidak boleh dipindahkan
36:58Aku berterima kasih
37:01Atas anugerah dari Putri Agung
37:03Guru Besar terlalu sungkan
37:06Bagaimanapun
37:09Jalan kita masih panjang
37:14Kalau Guru Besar merasa jimat panjang umur terlalu panjang
37:17Aku bisa beri yang lebih pendek
37:30Terima kasih
37:32Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan