- 2 hari yang lalu
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Akhirnya ketemu.
00:01Benar.
00:02Ayo!
00:03Berhenti.
00:09Kenapa masih ada orang?
00:11Kalian tidak lihat tadi?
00:18Letakkan akta tanahnya.
00:20Aku biarkan kalian pergi.
00:32Tidak mau.
00:35Aku akan keluar dengan melengkah.
00:37Kalau bisa, halangnya aku.
00:49Dasar kalian brengsek!
00:51Cepat letakkan!
01:01Kalian para tetangga.
01:03Kalian semua sungguh menarik.
01:05Kalian cari mati.
01:07Jika mau pergi,
01:08tanya dulu pada sapu di tanganku ini
01:10setuju atau tidak?
01:22Sini kau!
01:23Sini kau!
01:25Saya ada serkake tua.
01:26Aku kejanya.
01:43Aku bilang lari.
01:47Ada masalah.
01:57Sampai turun jahat!
01:58Sampai turun jahat!
01:59Sampai turun jahat!
02:00Sampai turun jahat!
02:01Berkaya ditambung kaya!
02:02Cepat sembunyi!
02:03Kalau takut,
02:04cepat sembunyi sana!
02:05Ayo!
02:06Ayo!
02:06Jangan minyak main belakang!
02:12Ah, dasar malam tua!
02:21Ayo!
02:24Ayo!
02:24Ayo!
02:25Ayo!
02:25Ayo!
02:28Ayo!
02:34Ayo!
02:36Ayo!
02:37Ayo!
02:37Ayo!
02:37Sangyu pulang!
02:38Sangyu!
02:39Sangyu!
02:39Cepat!
02:41Ngangacuan,
02:42tolong jagan ini.
02:43Baik.
02:43Ayo cepet.
02:44Bandung!
02:57Annihan lakau!
03:14Kenapa? Dengar dulu!
03:21Siapa yang berani?
03:31Cepat, cepat, cepat!
03:33Changyu, jangan pukul lagi.
03:36Chow hajar orang sampai setengah mati.
03:38Jika kau turun tangan, nyawanya bisa melayang.
03:44Belum kapok juga ya?
03:47Nona, Fan. Nenek leluh, Fan.
03:50Tenang dulu. Kami dengar.
03:53Kau mau menikah. Kami mau ucapkan selamat.
03:56Mau ucapkan selamat, benar. Mau ucapkan selamat.
04:02Mengucapkan selamat dan bawa senjata.
04:06Suamiku memang sedang luka.
04:08Masih saja kalian pukuli.
04:10Tidak, tidak, tidak.
04:11Sungguh tidak.
04:12Tidak.
04:12Tidak terluka sama sekali. Tidak melukainya.
04:15Tidak.
04:19Dia ketakutan.
04:22Takut juga tidak boleh.
04:23Cepat, cepat, cepat.
04:25Cepat, cepat.
04:31Ternyata dia adalah menantu yang terhormat.
04:35Kami tidak mengenalimu.
04:36Tidak mengenalimu.
04:40Kami mau ucapkan selamat.
04:42Selamat.
04:47Ampuni kami.
04:48Sudah habis.
04:51Ampuni kami.
04:52Tepatnya.
04:54Kalau buat onar lagi,
04:56kaleng panas masih dipukuli.
04:58Ayo pergi.
05:00Ayo pergi.
05:07Tidak apa-apa.
05:10Mereka melukaimu.
05:13Akanku bunuh.
05:14Bukan mereka.
05:15Lalu siapa?
05:17Salah paman.
05:18Paman yang duduki.
05:20Aku juga.
05:21Aku juga.
05:22Aku juga.
05:26Awas.
05:27Sudah sampai.
05:29Hati-hati.
05:30Semua salah pamanmu.
05:32Teroboh sekali.
05:33Padahal aku cuma pergi beli sayur.
05:35Kau langsung mendudukinya.
05:36Badan yang baru pulih ini.
05:38Justru untung ada paman.
05:40Aku belum berterima kasih.
05:42Bibi, kalian istirahatlah.
05:43Biar aku yang rawat.
05:45Ya.
05:46Aku masakan beberapa hidangan untuk semuanya.
05:48Bagus.
05:49Ayo pergi.
05:50Ayo pergi.
05:51Yan Cheng,
05:53berikan tanganmu.
05:56Yao.
05:57Sini.
05:58Ada apa?
05:59Ada apa katamu?
06:01Aku belum memeriksa dia.
06:02Periksa apa?
06:03Dasar tidak peka.
06:04Peka apanya?
06:18Ay.
06:20Ay.
06:20Lukanya terbuka lagi.
06:22Darah kotornya merembes.
06:24Harus dibersihkan.
06:25Biar aku sendiri saja.
06:27Aku saja.
06:39Yang hajar mereka.
06:41Kau kan?
06:43Lukamu ini, meskipun ditindih paman, tidak akan sampai robek.
06:49Ini karena bertindak.
06:52Bentuk tubuhmu bisa terlihat.
06:56Kau ahli bela diri.
07:11Aku pengawal barang.
07:13Karena sering berkelana, punya sedikit kemampuan.
07:17Bukan aku menyembunyikannya.
07:23Pantas.
07:25Ayahku dulu sepertimu.
07:28Di badannya banyak luka sepertimu.
07:30Mengawal.
07:31Sungguh pekerjaan yang mempertaruhkan nyawa.
07:39Tahan dulu.
07:43Di persempangan Hucah.
07:45Kau bertemu Bandi.
07:47Makanya terluka.
07:52Iya.
07:56Di rumah tidak ada barang berharga.
07:59Jika dihancurkan, biarkan saja.
08:00Kenapa turun tangan?
08:03Jika diam saja.
08:07Mereka akan ambil ini.
08:32Mereka akan ambil ini.
08:33Tadi kau bertindak demi akta ini.
08:37Ya.
09:05Terima kasih.
09:06Terima kasih.
09:13Terima kasih.
09:24Terima kasih.
09:24Terima kasih.
09:26Terima kasih.
09:31Terima kasih.
09:31Terima kasih.
09:38Terima kasih.
09:39Terima kasih.
09:47Terima kasih.
10:18Terima kasih.
10:27Terima kasih.
10:38Terima kasih.
10:59Jika tidak berkelahi, mana tahu kalau sehebat itu.
11:02Para paman adalah dewa peranggang siku.
11:05Betul.
11:07Ayo, tentu saja.
11:12Menurutku, kita sehebat Adipati Wu'an.
11:15Benar tidak?
11:15Ya, tentu saja.
11:22Tapi, kalau aku bilang kau bocah agak lemah ya,
11:26diduduki orang tua sebentar saja terluka.
11:29Kayu, beri dia asupan gizi.
11:32Paman, itu karena lukanya belum sembuh.
11:35Ayo, ayo. Kita minum lagi. Ayo.
11:39Jangan minum arak dulu.
11:40Minum teh. Minum teh.
11:42Sayang sama suamimu ya.
11:44Tidak apa, minum arak sedikit tidak masalah.
11:47Astaga, Chow.
11:49Kau jangan ribut di sini.
11:50Dia baru sembuh, masa minum arak.
11:52Memangnya kau.
11:53Pergi sana.
11:54Ayo, minum.
11:55Changyu. Tuan Fan benar-benar mengajukan gugatan.
11:59Dia tidak tahu malu ya.
12:03Bagaimana kalau sewa pembela?
12:06Menyewanya butuh biaya berapa.
12:08Lalu bagaimana?
12:11Gimana kalau Song Yan?
12:13Hanya dia orang terpelajar di Gang Siku.
12:16Sarjana provinsi tidak perlu berlutut.
12:19Pasti dia bisa bantu Changyu, kan?
12:22Kakak tidak mau bantuan orang jahat.
12:25Ning itu benar.
12:26Jangan minta bantuan dia.
12:27Benar.
12:28Jangan sebut dia lagi.
12:30Sudah-sudah.
12:30Ayo, ayo minum.
12:31Ayo, ayo.
12:32Ayo, bersulang.
12:33Minum.
12:33Ayo.
12:34Araknya enak.
12:35Tenang.
12:36Akanku bantu.
12:39Kau?
12:49Cuma ada ini.
12:51Dulu ini dipakai ibuku.
12:52Pakai saja.
12:55Ini proses sidangnya.
12:56Serta hukum dan jawabannya.
12:58Nanti kau hafalkan.
13:00Begitu ke pengadilan,
13:02pasti lolos.
13:03Kau bisa nulis
13:05dan paham ini?
13:06Karena sering berkelana,
13:08jadi biasa.
13:21Kenapa?
13:25Dulu aku kira
13:27Song Yan itu orang terhebat di dunia.
13:31Tidak aku sangka kau lebih hebat.
13:33Bukan hanya bela diri,
13:34tapi bisa nulis.
13:38Apa maksudmu
13:39sarjana yang tidak membantumu
13:41walau bibi caw teriak sampai serak?
13:46Gimana kalau kau yang ke pengadilan?
13:48Menurut undang-undang,
13:50kepala keluarga yang ke pengadilan,
13:52dan itu bukan aku.
13:54Aku tidak bisa.
13:55Ini memaksaku lakukan hal yang mustahil.
14:00Sudah giliranku.
14:02Tenang.
14:05Siapa di bawah?
14:06Menggugat apa?
14:08Cepat laporkan.
14:10Kau sangat gagah.
14:11Kau sangat gagah.
14:19Lapor bupati.
14:22Hamba Fan Chang Yu
14:24ke pengadilan
14:25demi rumahku.
14:27Mana orang tuamu?
14:28Sudah meninggal.
14:29Menurut undang-undang,
14:31tanpa pria,
14:32rumah jatuh ke kerabat.
14:34Kakak mati,
14:35adik...
14:35Amangkasang.
14:37Amangkasang.
14:40Kalian berteriak.
14:41Min,
14:42pukul 10 kali.
14:44Baik.
14:46Satu.
14:47Dua.
14:48Kau serius?
14:52Lapor bupati.
14:55Undang-undang dinastiin.
14:57Bab telur ahli waris.
14:59Telur ahli waris.
15:00Telur datang.
15:02Telur memilih.
15:03Berhenti.
15:03Telur.
15:04Telur ahli waris.
15:05Apa itu?
15:08Aku belajar,
15:10tapi aku tidak ingat.
15:12Ibu bilang,
15:13gambar saja telur.
15:17Aku terbiasa membaca begitu.
15:19Aku tidak bisa hafal.
15:21Hmm,
15:21begini saja.
15:22Cari karung ikat Tuan Fan bagaimana?
15:25Bis itu?
15:27Pak Manuang bilang,
15:28kalau dia tidak ada di hari sidang,
15:30kasus dianggap bakal.
15:36Hmm.
15:38Kalau ada yang pertama,
15:40pasti ada yang kedua.
15:42Lebih baik,
15:43bunuh saja dia.
15:47Perkara selesai.
15:55Itu melanggar hukum.
15:58Tidak boleh.
16:03Karena tidak setega itu,
16:05kau hanya menyusahkan diri sendiri.
16:07Hafalkan.
16:11Undang-Undang Dinastiin
16:13Perintah Keluarga
16:14Bak Ahli Waris
16:15Pasal 17
16:16Barang
16:17Siapa?
16:21Kau jangan marah.
16:23Jaga kesehatanmu.
16:24Aku akan menghafal.
16:26Sudahlah.
16:28Kau hafalkan puisi ini.
16:30Gua pikir hukum berdasarkan akal sehat.
16:32Mungkin ini menyentuh hati Bupati.
16:35Lagipula,
16:36Bupati Ciu Sarjana Kekaisaran.
16:39Ini puisi apa?
16:42Rebus kacang dengan batangnya.
16:44Kacang akan menangis.
16:45Dari akar yang sama,
16:46kenapa saling menyakiti?
16:48Apa artinya?
16:49Artinya rebus kacang harus gunakan jerami.
16:52Menggambarkan pertarungan antara saudara.
16:54Untuk Fanta Niu yang menindas keponakannya,
16:58tidak punya hati.
16:59Luar biasa.
17:03Puisi ini ditulis untuk Tuan Fan, kan?
17:06Tidak pantas untuknya.
17:12Apa arti, Fu?
17:13Kuali.
17:15Satu akar artinya satu ayah.
17:19Saling menggoreng.
17:21Itu cara masak sayur.
17:23Itu kiasan untuk membunuh.
17:26Oh.
17:29Sudah hafal?
17:32Sungguh sudah hafal?
17:38Kacang dan batang.
17:41Kacang dalam panci.
17:47Dari satu ayah.
17:49Kenapa bunuh aku?
17:58Salah, ya?
18:03Tidak salah juga.
18:05Bupati yang adil.
18:07Bupati yang adil.
18:13Kacang dan batang.
18:16Kacang dalam panci.
18:18Dari satu ayah.
18:42Dari satu ayah.
18:46Kenapa bunuh aku?
18:48Bupati yang adil.
18:53Bupati yang adil.
18:59Bupati yang adil.
19:10Yan, kau mau kemana?
19:14Aku hanya lelah membaca.
19:17Mau jalan sebentar.
19:27Kan masih ada ujian negara.
19:30Ujian istana.
19:32Jangan sampai kau salah langkah.
19:39Bupati yang adil.
19:55Orang menunggu.
20:03Orang menunggu.
20:05Ujiannya.
20:11Ujianya.
20:12Yama.
20:13Ujianya.
20:15Ujianya.
20:16Ujianya.
20:16Vakul.
20:16Ujianya.
20:20Ujianya.
20:21Ujianya.
20:21Andil.
20:42Ibu
20:49Ibu
20:52Ibu
20:54Ibu
20:54Ibu
20:54Ibu
21:06Ibu
21:19Terima kasih.
21:43Aku membangunkanmu. Barusan aku tidur di atas tanganmu, ya?
21:52Kau juga ngantuk karena membaca?
21:57Aku mengerti.
22:02Kenapa lampunya mati? Aku cari korek dulu, ya.
22:08Siapa malam-malam begini?
22:14Song Yan? Ada apa?
22:17Aku masuk dulu. Jangan sampai ibu lihat.
22:20Aku punya...
22:22Punya apa?
22:32Chang Yu, aku datang dengan dosa besar melawan orang tua untuk membantumu.
22:38Apa?
22:40Beberapa hari aku berpikir akhirnya menemukan cara.
22:45Aku mau bilang kau bisa jadi selirku.
22:55Otakmu ditendang keledah, ya?
22:57Kau jangan senang dulu.
22:58Aku hanya memohon pada bupati untuk memberikan aku izin.
23:02Dengan status sarjanaku, semoga bupati memberi penghormatan.
23:06Jadi, kau pertahankan rumah dan status seperti yang kau harapkan.
23:12Song Yan, kau merasa aku cuma tukang jaga.
23:16Kau turunkan derajatmu dan jadikan aku selir.
23:19Lalu aku harus berterima kasih, begitu?
23:21Bukan itu maksudku.
23:22Aku tidak menyangka kau sangat emosional demi rumah ini.
23:27Dan menyerahkan dirimu pada gelandangan pincang.
23:30Gelandangan pincang?
23:31Iya.
23:34Song Yan, aku penasaran.
23:37Kenapa kau meremehkannya?
23:40Yan Cheng itu jago sastra dan bela diri.
23:42Dan dia sepuluh kali lebih tampan darimu.
23:45Dan dia tahu.
23:46Berterima kasih.
23:48Dia mengerti kesulitanku.
23:50Mau menikahiku.
23:53Saat dalam bahaya, meski tubuhnya terluka.
23:56Dia tetap membantuku.
23:58Apa dia tidak lebih baik darimu, Song Yan?
24:02Kau merasa tidak terima dan ingin dapat reputasi baik di tetangga.
24:09Jadi, kau terpaksa kemari, Song Yan.
24:12Kau tidak ketinggalan satupun hal baik di dunia ini.
24:16Bukan begitu.
24:17Aku memperlakukammu dengan tulus.
24:19Aku, Song Yan, menggenggam tanganmu dan bersumpah.
24:23Aku...
24:25Aku...
24:30Siapa kau?
24:32Siapa aku?
24:38Gelandangan pincang.
24:45Aku memikirkanmu tiap malam.
24:47Kau malah tidak mematuhi moral.
24:49Kau siapanya aku.
24:50Mematuhi moral apa?
24:52Kalian amaikan etika dan moral.
24:54Sungguh merusak anda.
24:56Menurut undang-undang, berhubungan tanpa izin dianggap zina.
24:59Menurut undang-undang, menerobos rumah orang malam itu dipukul sampai mati.
25:04Lihat baik-baik ya.
25:08Dia ini suamiku.
25:11Dia ini adalah pasangan resmiku.
25:19Kalian, sungguh memalukan.
25:22Memalukan!
25:24Bisa-bisanya melakukan hal yang tidak berboral.
25:28Sungguh merusak anda.
25:47Kenapa aku menciumnya?
25:50Jika dia tidak mau jadi suamiku,
25:54bukannya rugi besar demi untung kecil.
26:22Ini gara-gara song yan.
26:25Dasar brengsek.
26:27Brengsek, brengsek, brengsek, brengsek.
26:40Apa yang dipikirkan wanita itu?
26:43Cuma demi menantu materi lokal.
27:02Bibi, eh?
27:03Mana paman?
27:04Dia ke kota.
27:17Bibi, aku ada urusan permisi.
27:20Changyu.
27:21Paman.
27:26Kenapa pasangan ini seperti sedang saling menghindari?
27:29Gadis kecil pasti gugup sebelum menikah.
27:32Sifat Changyu memang mirip pria.
27:35Tapi dia juga malu.
27:36Kau juga malu sebelum menikah denganku?
27:39Malu?
27:40Menangis pun tidak ada gunanya.
27:42Eh, Yan Cheng.
27:44Yan Cheng, sudah bangun?
27:45Ya.
27:46Changyu baru saja pergi.
27:48Aku tahu.
27:49Eh, aku ada urusan dengan paman.
27:51Aku juga mencarimu.
27:52Ayo.
27:53Ayo.
27:54Hati-hati.
27:58Tulisan kontemporer yang kau tulis
28:00bisa menghasilkan banyak uang?
28:03Uang ini banyak.
28:05Ah, 20 tahil masa tidak banyak.
28:07Aku kira pengurus toko buku itu salah minum obat.
28:15Tulisan dewa apa yang kau tulis?
28:20Aku kebanyak tempat dan lihat banyak hal.
28:23Jadi bisa tulis sesuatu yang hebat.
28:25Ternyata pengurus toko buku menerimanya.
28:28Ah, itu bisnis tanpa modal yang pasti untung.
28:31Cobalah menulis lagi paman bantu jual.
28:35Aku hanya menurut karya toko terkenal.
28:37Jika banyak, takut ketahuan.
28:40Tidak.
28:41Ah, benar.
28:43Tidak boleh disebar luaskan.
28:45Namun, sesekali menulis,
28:47cukup untuk setahun.
28:49Hahaha.
28:50Uang ini cukup untuk setahun?
28:53Hah?
28:54Keluarga kecil?
28:55Jika digunakan irit,
28:57cukup untuk dua-tiga tahun.
28:59Tetap tidak dihitung dengan baik.
29:03Soal menjual tulisan ini,
29:05tolong paman rahasiakan.
29:06Jangan disebarkan.
29:08Paman mengerti.
29:09Paman tidak akan.
29:10Sebarangan bicara di luar.
29:12Hahaha.
29:14Gadis bodoh ini
29:15menemukan suami yang bisa cari uang.
29:18Akhirnya masa sulit berlalu
29:20dan dapat kebahagiaan.
29:22Hahaha.
29:40Cang Yu.
29:42Bibi.
29:43Kenapa baru pulang?
29:45Cepat lihat siapa yang menunggumu.
29:48Nona Chan sudah datang.
29:49Dik Cang Yu.
29:50Hahaha.
29:52Ayo dibuka.
29:54Ehm.
29:57Ayo dibuka.
29:58Hahaha.
29:59Hehehe.
30:16Ini
30:18Punyaku?
30:20Mhm.
30:21Bukannya hanya buat untuk pengantin pria.
30:24Wanita aktif dan ramah.
30:26Aku menghemat bahannya
30:28dan pinjam kain orang lain.
30:31Lalu,
30:31aku buatkan ini.
30:33Terima kasih.
30:34Sama-sama.
30:36Cantik sekali.
30:38Lihat.
30:39Cantiknya.
30:40Cantiknya.
30:41Eh.
30:43Ini apa?
30:52Kenapa?
30:53Tidak suka.
30:57Suka.
30:59Tapi sulam bunga sebagus ini siapa yang lihat?
31:02Eh.
31:03Bukan untuk dilihat olehmu.
31:07Yang penting, suamimu suka.
31:09Ini untuk dipakai dia.
31:11Eh.
31:13Gadis bodoh.
31:16Di malam pertama,
31:18pakai untuk dia.
31:24Ah, bibi.
31:25Sudah, sudah, sudah.
31:42Rebus kacang bakar batang.
31:45Kacang menangis di dalam kuali.
31:48Memiliki air yang sama.
31:52Untuk apa saling menyakiti?
31:57Rebus kacang bakar batang.
32:02Kacang menangis di dalam kuali.
32:15Rebus kacang bakar batang.
32:17Simpan di bawah ranyang itu salah.
32:19Kacang menangis di dalam kuali.
32:24Memiliki ayah yang sama.
32:27Untuk apa saling menyakiti?
32:36Kenapa kau di sini?
32:40Kemarin kau menyuruhku mencoba baju pengantin, kan?
32:46Baju pengantin kita ada di tempat bibi.
32:51Oh.
32:56Kenapa dia duduk di rajang?
33:10Kenapa dia duduk di sini?
33:19Kita coba bersama.
33:21Baiklah.
33:24Pergi bersama.
33:26Ayo.
33:33Ayo pergi.
33:34Ayo pergi.
33:35Kenapa dia belum pergi?
33:38Apa dia lihat?
33:40Mana kotaknya?
33:41Kenapa tidak ada?
33:44Kau sudah menghafal?
33:46Menghafal?
33:47Aku...
33:48Menghafal sampai mana ya?
33:50Memiliki air yang sama.
33:54Dari akar yang sama.
34:05Aku pergi dulu.
34:13Harusnya dia belum lihat.
34:25Akanku berikan lain hari.
34:36Harusnya tidak lihat.
34:37Tidak lihat.
34:38Pasti tidak lihat.
34:40Sangat memalukan.
34:44Bagaimana ini?
35:12Ramai sekali.
35:14Eh, hari ini hari pernikahan cang yuk.
35:18Kau harus ingat semua alurnya.
35:20Tenang saja.
35:21Aku tahu bibi pakarnya.
35:23Tapi hari ini, bibi Tuhan rumah.
35:25Minum teh dengan tenang saja ada aku.
35:34Suaminya itu sangat jelek dan kekenya pincahkan.
35:39Kalau tidak seperti itu, pada zaman ini siapa yang mau terlokal?
35:43Nenek Kang, ini hari bahagia.
35:45Jaga ucapanmu.
35:46Terlalu sekali.
35:47Kenapa dia datang?
35:49Rabat keluarga Van apa boleh buat?
35:52Menantu keluarga Van, keluar!
36:03Sudah kubilangkan.
36:04Lihat, kalau tidak kekurangan lengan atau kaki, mana mau mati lokal?
36:20Aku Song Yan, mengucapkan selamat.
36:25Kau ngapain?
36:27Yu, aku beri satu kesempatan lagi.
36:30Jika kau mau jadi selirku, aku pasti akan tepati janjiku.
36:35Jadi selir?
36:38Kau sengaja bikin Chang Yu kesal ya?
36:40Benar, kau sengaja bikin kakakku kesal ya?
36:45Ini tanda cinta dari Yu untukku.
36:47Saat ini kami bersaudara.
36:50Tentu harus diserahkan pada suami matrilaka.
36:53Aku enam tahun saat memberimu boneka ini.
36:55Tanda cinta apanya?
36:56Kau ingat kejadian saat enam tahun.
36:58Berarti hatimu tak pernah melepaskan ini.
37:04Jangan sampai ku tampar.
37:05Teman masa kecil masa tidak beri hadiah.
37:09Suami keluarga Van, kalian terima ini atau tidak?
37:54Dengan paras itu, pantas saja Chang Yu bilang dia tidak rugi.
37:59Tadi siapa orang yang tidak punya mata yang bilang pengantin pria ini pinjang dan dia buruk rupa?
38:04Bukannya kau, Nenek Kang.
38:07Menurut pengalamanku sebagai Mak Comblang dengan paras ini, bukan hanya Song Yan yang kalah, bahkan di Lin An, bukan, bahkan
38:15seluruh Kabupaten Jingping.
38:16Benar.
38:19Aku tanya, terima tidak?
38:22Aku.
38:25Terima.
38:33Terima.
38:34Kalian terima apa?
38:36Maksudku tanda mataku, bukan jemput pengantin.
38:44Jangan terlalu baik dalam bersikap.
38:46Selain serigala pengkhianat ini, kau tidak pelihara hewan lain yang bisa gigit, kan?
38:53Aku pelihara banyak hewan.
38:55Yang menggigit balik.
38:57Hanya yang ini.
39:05Terima kasih karena menolak emas dan giyok.
39:10Fan Chang Yu, aku anggap kau terpesona oleh penampilan sesaat.
39:14Tidak apa.
39:15Aku tanya terakhir kalinya.
39:16Apa kau?
39:18Kau?
39:22Kau ini...
39:27Ayo.
39:29Baiklah.
39:30Dengar ya.
39:31Kalian pasti akan menyesal.
39:40Fan Chang Yu.
39:42Yan Cem, jangan bangga dulu.
39:43Setelah lulus dari ujian negara, kalian rasakan akibatnya.
39:58Hormat pada orang tua.
40:02Sujud.
40:12Makan bersama.
40:14Mulai sekarang, berbagi suka duka, tidak akan berpisah.
40:33Minum bersama.
40:38Pernikahan tiga kurban saling menghormati.
40:45Sejanji secawan, arak menyatu.
40:49Selamanya harmonis.
41:12Saling beri hormat.
41:30Bukankara selesai.
41:39Eh, sejak dulu suami materi lokal ganti marga.
41:44Jangan.
41:45Suamiku tidak perlu ganti marga.
41:48Yang jengs saja cukup bagus.
41:51Jika melahirkan anak, harus ikut marga wanita.
41:55Itu juga tidak perlu.
41:57Kalau lahirkan anak, marga siapa saja.
42:03Lanjut baca, hal yang paling penting.
42:07Suami materi lokal harus ingat status wanita.
42:09Wanita kepala keluarga.
42:11Jadikan istri peronan.
42:12Tidak perlu.
42:13Suami harus menurut istri.
42:15Tidak perlu.
42:17Tidak perlu.
42:18Mulai sekarang, aku akan patuhi perintah istri tanpa melanggarnya.
42:25Jika ada masalah, kita diskusikan bersama.
42:30Ya.
42:35Lalu, tunggu apa?
42:37Ke kamar pengantin.
42:46Warga pengantin wanita datang untuk bersulang pada semua orang.
42:49Terima kasih.
42:51Terima kasih.
42:51Terima kasih.
42:52Terima kasih semuanya.
42:56Warga pengantin wanita datang untuk bersulang.
42:59Chang Yu, selamat ya.
43:00Semua telah bekerja keras hari ini.
43:03Harus makan dan minum yang banyak.
43:05Ayo, ayo.
43:07Ayo, ayo.
43:07Ayo.
43:08Oke.
43:52Makanan minum yang banyak.
43:55Chang Yu.
43:56Chang Yu.
43:58Pamanua.
43:59Maaf ya, paman terlambat.
44:01Kenapa kau baru datang?
44:03Chang Yu, paman terlambat.
44:05Dih, ku minum dulu.
44:09Cepat, cepat.
44:11Chang Yu.
44:13Akhir-akhir ini hidupmu sulit.
44:16Paman lihat semuanya.
44:18Paman teman lama ayahmu.
44:20Nanti ke depannya.
44:21Anggap paman setengah keluargamu.
44:24Anggap cowok ini setengahnya lagi.
44:28Chang Yu.
44:30Paman harap hidupmu setelah ini akan makin manis.
44:34Dan jalannya makin luas.
44:36Saling mencintai hingga tua.
44:38Bagus.
44:39Terima kasih, paman wang.
44:40Mari, bersulang.
44:41Bersulang.
44:43Ayo.
44:52Terima kasih banyak.
44:55Sama-sama.
44:56Chang Yu.
44:57Terlihat cantik sekali.
44:58Cepat kembali ya.
44:59Baiklah.
45:00Hati-hati ya.
45:01Selamat, Chang Yu.
45:02Istirahatnya lebih awal ya.
45:03Istirahatnya lebih awal ya.
45:13Eh, ngapain?
45:16Cuci mangkuknya.
45:17Eh, tunggu.
45:17Jangan.
45:18Kau tidak perlu cuci.
45:21Ini.
45:29Tidak perlu.
45:30Dia itu terluka.
45:32Tidak butuh.
45:32Eh, cepat atau lambat akan butuh.
45:34Sampai cepat masuk kapan.
45:35Aku harus cucu mangkuk.
45:37Tidak perlu.
45:38Cepatlah.
45:39Jangan ganggu aku di sini.
45:40Sudah salah.
45:44Chang Yu.
45:45Ayo cepat naik.
45:47Malam penuh kebahagiaan.
45:49Sangat berharga.
45:50Oh, so ini.
45:52Sudah.
45:55Sudah, sudah.
45:57Sudah, sudah.
45:57Ayo kita pergi.
46:04Tunggu.
46:10Maaf.
46:13Biasa tinggal sendiri.
46:15Lupa ada seorang pria.
46:18Lupa ada seorang pria.
Komentar