- 18 jam yang lalu
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:26Jangan lupa like, share, dan subscribe
00:30Membohongiku di kamiliter
00:31Kau selalu membohongiku
00:33Lukamu ini juga palsu, kan?
00:37Apa kau terluka?
00:39Bukan urusanmu
00:42Kata-kata yang kau ucapkan tadi
00:43Aku bisa dijelaskan semuanya
00:46Ikut aku pulang
00:49Aku tukang jagal wanita
00:51Mana mungkin Adipati Wu An terhormat harus mengurusku?
00:57Tidak perlu aku urus, ya
00:59Lalu kenapa kau membiusku?
01:02Apa kau tahu apa itu bedan perang?
01:03Itu tempat jawab manusia tidak ada harganya
01:06Saat kau merebut kambing dan garam
01:08Apa kau lupa yang kukatakan kepadamu?
01:10Saat merebut kambing dan garam
01:11Kau juga membohongiku, kan?
01:15Adipati Wu An
01:16Apa membohongi orang menyenangkan?
01:18Aku pergi ke bedan perang
01:20Karena kau membohongiku
01:22Aku membiusmu
01:23Karena aku takut kau akan mati di bedan perang
01:35Aku boleh mati
01:36Tapi kau harus tetap hidup
01:47Kalau aku mati
01:50Bawa Fan Chang Ning
01:51Dan cari tempat tinggal
01:55Buka toko daging
01:57Atau berternak juga boleh
01:59Asal kau hidup
02:00Lakukan semua yang kau mau
02:08Kelak cari sarjana lemah lambut yang kau suka
02:10Bangun keluarga
02:13Aku tidak bisa mengaturnu
02:20Aku tidak bisa mengaturnu
02:22Aku tidak bisa mengaturnu
02:25Aku tidak bisa mengaturnu
02:33Aku tidak bisa mengaturnu
02:33Aku tidak bisa mengaturnu
02:33Aku tidak bisa mengaturnu
02:33Aku tidak mengaturnu
02:34Aku tidak mengaturnu
02:36Aku tidak mengaturnu
02:37Aku tidak mengaturnu
02:38Aku tidak mengaturnu
02:42Aku tidak mengaturnu
03:02Tapi selama aku masih ada,
03:05seumur hidupku,
03:07kau tetap milikku.
03:30Jalan!
03:34Nyonya, adik kecilmu mandi, luka parah.
03:38Di mana dia?
03:39Jeniwan bahu membawanya ke perkemahan.
03:41Nyonya, kerudungannya.
03:41Jah!
03:46Jah!
03:47Adipati! Penasihat militer terluka!
03:50Cepatlah sadar.
03:52Kau sudah bersama kami sejak usia belasan tahun.
03:55Kalau kau pergi tanpa bilang apa-apa,
03:57bagaimana aku jelaskan pada adikmu?
04:04Mandi kenapa?
04:06Nyonya tertusuk hingga tembus.
04:09Garanya terus mengalir.
04:10Tadi nona tabib militer datang.
04:12Hanya menggeleng, lalu pergi tanpa berkata apa-apa.
04:16Kenapa bisa begini?
04:18Tadi saat kami membersihkan medan perang.
04:22Entah bagaimana,
04:24tiba-tiba muncul seorang prajurit kecil
04:26dari tumpukan mayat.
04:31Tadi saat kami selamat mencari.
04:39Mandi!
04:40Mandi!
04:48Maksudnya,
04:49anak yang menjaga mesin pelenpar batu itu?
04:52Iya, anak itu.
04:58Seharusnya aku tidak kasih
05:01Kalau saat itu aku membunuhnya
05:05Mandi tidak akan terbaring di sini
05:11Aku sudah bilang jangan berkerumun kan?
05:13Ada apa?
05:15Nona benggong
05:15Selamatkan dia
05:16Tenang saja, bukan masalah
05:20Bukan masalah
05:21Tadi Nona bilang dadanya tertusuk hingga tembus
05:24Cermin pelindung jantungnya yang tertusuk tembus
05:28Untung itu menahannya, organnya tidak terluka
05:33Cermin pelindung jantung ini
05:34Adik Mandi yang minta aku berikan padanya
05:39Kalian pria dewasa
05:40Saat aku membersihkan lukanya
05:42Kalian semua menutup muka tidak berani melihat
05:44Sekarang malah menakut-nakuti diri sendiri
05:47Bagaimana dengan wajah dan bibirnya itu?
05:49Orang yang sudah mati pun tidak sepucat itu
05:51Itu karena terlalu terkejut
05:52Tubuhnya dari awal lemah
05:55Kalian jangan berkerumun di sini
05:57Biarkan dia istirahat
05:58Dia baik-baik saja
06:00Aku kerja lagi ya
06:00Terima kasih
06:05Syukurlah
06:05Tidak apa-apa
06:06Syukurlah
06:08Syukurlah
06:22Cabut
06:33Lapor
06:33Lapor
06:34General Si Hu dibunuh prajurit wanita
06:35Dari pasukan musuh menggunakan pisau jagal
06:39Apa katamu?
06:41General dibunuh prajurit wanita
06:42Dek Hu
06:46Dek Hu
06:47Tidak mungkin
06:49Keberanian Dek Hu luar biasa
06:51Keberanian General Si Hu luar biasa
06:54Hamba lihat sendiri
06:55Palu gedak Mas General Si Hu direbut
06:57Tiga pukulan
06:58Tidak
06:58Dia dibunuh dengan dua pukulan
07:03Aku bilang mustahil
07:05Rediki lagi
07:06Baik
07:08Tidak
07:12Orang itu pasti
07:13Fan Changyo
07:18Fan Changyo
07:19Lapor
07:20Pasukan Yancho dan Chicho
07:22Berkumpul dari arah barat daya
07:23Bekerja sama untuk mengepung kita
07:25Pasukan kita diserang dari tiga arah
07:28Ayo berangkat
07:31Ayah Anda sedang menunggu kita di kota lo
07:33Pangeran Poharis
07:34Aku bilang mundur
07:44Pangeran Poharis benar
07:46Rencana besar aja
07:49Tidak bisa ditunda
07:52Mundur
07:55Aku memimpin pasukan dan mati-matian menghalangi mereka
07:58Tapi tetap saja gagal
08:00Si Yue membawa pergi Si Yanqing
08:02Dan aku sendiri malah terluka
08:06Cendekiawan
08:07Memang tidak berguna di medan perang
08:08Aku suruh pakai Bazu Zira kau menolak
08:10Malah ingin belajar seperti Cucu Gelian
08:12Kau pikir kau mirip
08:16Si Chiu
08:16Kekam Yancho panggil tabib militer lo
08:19Baik
08:21Kembali
08:25Luka kecilku ini
08:27Tidak perlu sampai memanggil tabib militer
08:29Jangan repot-repot
08:30Demi hal kecil
08:32Lukamu tidak parah ya
08:35Baiklah
08:35Panggil tabib hewan
08:37Baik
08:39Kembali
08:40Apa tidak ada
08:42Tabib lain di pasukan ini
08:47Bagaimana kalau
08:48Kupanggilkan Tuan Putri Agung ke sini
08:50Untuk memeriksa
08:54Beritahu yang mulia
08:55Aku luka parah
08:56Nyawaku dalam bahaya
08:58Tapi penasihat
09:00Tidak terlihat seperti itu
09:01Dari luar memang tidak kelihatan
09:03Tapi di dalam sudah rusak
09:07Oh ya baik
09:10Aku masih ada urusan penting
09:12Aku pergi dulu
09:34Saudara kecil Kongsun
09:36Kudilar terluka parah
09:37Dan tidak selamat
09:38Aku datang membacakan doa
09:39Mengantarmu pergi
09:40Om Mani Padme Humo
09:42Om Mani Padme Humo
09:44Om Mani Padme Humo
09:47Om Mani Padme Humo
09:49Jangan dilanjutkan lagi
09:50Kalau terus dibaca
09:52Aku benar-benar akan mati
10:02Saudara kecil Kongsun
10:03Kau banyak
10:04Menanggung kesulitan
10:06Tidak
10:07Adipati memikirkan
10:09Kepentingan negara
10:10Aku sangat mengaguminya
10:11Aku rela berbagi suka
10:13Dan duka dengannya
10:14Tidak ada kesulitan
10:16Kali ini
10:17Saat berhadapan dengan
10:18Tasukan Chongco
10:19Adipati beruntung
10:20Dan bisa selamat
10:21Tanpa cedera
10:21Guru
10:22Juga tidak perlu
10:23Mengkhawatirkannya
10:24Aku tidak perlu
10:25Mengkhawatirkan muridku
10:26Yang berengsek itu
10:27Setengah bulan lalu
10:29Di antara pasukan
10:30Cicau yang mengantarkan
10:31Perbekalan
10:32Ada seorang muridku
10:33Yang tidak resmi
10:34Naik ke gunung
10:35Dan tidak pernah turun lagi
10:37Aku tidak tahu
10:38Bagaimana keadaannya sekarang
10:40Prajurit kecil
10:41Pengantar perbekalan
10:42Benar
10:43Dia juga murid guru
10:44Benar
10:45Tapi setahuku
10:46Syarat guru
10:48Menerima murid
10:48Sangat tinggi
10:49Hehehe
10:50Di seluruh dinastiin
10:51Hanya Ciu Hang
10:52Yang bisa masuk kriteriamu
10:54Bagaimana bisa
10:55Seorang prajurit
10:56Biasa di jalan
10:56Bisa menarik perhatian guru
10:58Dan belum resmi
10:59Gadis ini
11:00Fisiknya
11:01Sangat bagus
11:02Dia bakat langka
11:04Dalam ilmu bela diri
11:05Hanya saja
11:07Dia sedikit kurang cerdas
11:08Tidak suka baca buku
11:09Itulah alasanku
11:11Menganggapnya sebagai
11:12Muridku yang tidak resmi
11:15Gadis
11:16Yang mulia
11:18Pelantulan
11:19Pelantulan
11:22Yang mulia
11:23Tidak apa-apa kan
11:24Yang mulia
11:30Ini tidak sesuai etika
11:32Cicu bilang dia hampir mati
11:33Tunggu hamba
11:35Guru
11:37Apa murid yang guru
11:39Maksud itu
11:40Bermarga Fan
11:42Benar
11:43Marganya Fan
11:44Namanya Chang Yu
11:44Usianya 19 tahun
11:46Apa saudara kecil
11:47Kongsun
11:48Mengenal dia
11:48Apa muridku
11:50Yang brengsek itu
11:51Juga mengenalnya
11:59Jadi ini maksudnya
12:01Kau hampir mati
12:04Hampir
12:04Orang kan alamku
12:06Sudah rusak
12:07Salam
12:08Kepada Tuhan Putri Agung
12:10Yang mulia
12:12Aku pamit dulu
12:13Yang mulia
12:15Yang mulia
12:16Dengan dulu penjelasanku
12:17Yang mulia
12:18Yang mulia
12:18Hati-hati
12:19Yang mulia
12:19Dengarkan aku
12:20Yang mulia
12:21Dengarkan aku
12:21Kenapa kau mempermainkanku
12:23Aku tidak mempermainkanmu
12:24Aku hanya
12:25Maafkan aku
12:28Aku
12:29Aku hanya tidak menyangka
12:31Yang mulia akan datang
12:33Mengunjungiku secemas ini
12:34Jadi
12:42Tidak usah dilepas
12:45Sudah terlambat
12:50Aku yang gegabah
12:51Aku hanya ingat
12:53Yang mulia pernah
12:54Memberiku semangat
12:55Setelah akan berperang
12:55Kepala Akademi
12:56Kata-kata tadi pagi
12:58Hanya untuk
12:59Membangkitkan semangat
13:00Prajurit
13:01Jangan terlalu dipikirkan
13:05Sepertinya tubuhmu
13:06Baik-baik saja
13:07Masih ada pasien lain
13:08Yang perlu dirawat
13:10Aku permisi dulu
13:15Yang mulia sakit ya
13:17Sakit
13:18Tapi aku tahan
13:31Nonovan
13:33Juru masak
13:34Memasak sup jahe
13:35Hamba antarkan ya
13:37Tidak perlu
13:38Jenderal Chiyu
13:39Berikan saja pada orang lain
13:54Masih ada urusan lain?
14:15Menyembunyikan ini darimu
14:17Bukan niat awalku
14:18Aku dijebak orang
14:20Dan dikejar
14:21Lalu terdampar di linan
14:25Kebetulan kau menyelamatkanku
14:27Di tanah bersalju
14:28Kalau waktu itu
14:28Aku beritahu identitasku
14:30Aku khawatir akan
14:31Mendatangkan bencana
14:32Jadi aku pilih
14:33Untuk menyembunyikannya
14:35Aku tidak menyalahkanmu
14:40Jadi kau marah
14:41Karena menyembunyikannya darimu
14:53Aku sangat senang
14:55Kau datang mencariku
14:56Aku juga sadar
14:58Kalau kau tahu faktanya
15:00Kau akan makin marah
15:02Jadi ada banyak penjelasan
15:04Yang tidak terucap
15:06Meski sudah di bibir
15:14Ning diculik
15:16Karena identitasku
15:18Maafkan aku
15:20Aku tidak menyalahkanmu
15:23Karena Ning diculik
15:26Kau bahkan terluka
15:27Karena menyelamatkannya
15:28Aku juga tidak menyalahkanmu
15:32Karena membohongiku di gunung
15:46Kau tidak menyalahkan aku
15:48Apa kau ingin memberitahuku
15:50Kalau kita akan berpisah
15:54Kita tidak pernah bersama
15:59Bagaimana bisa berpisah
16:03Kau bilang apa
16:06Apa maksudmu kita tidak pernah bersama
16:08Apa maksudmu
16:25Kita sudah buat perjanjian
16:29Kau pura-pura jadi suamiku
16:32Tapi di dunia ini
16:33Tidak ada orang yang bernama Yan Cheng
16:35Karena Yan Cheng itu palsu
16:40Surat perjanjian pernikahan itu
16:41Juga palsu
16:45Kenapa kau datang mencariku
16:47Bilang menyembeli ternak
16:48Untuk menghidupiku
16:49Mengambil keputusan sendiri
16:50Menggantikanku kebedaan perang
16:51Aku mencari Yan Cheng
16:57Bukan si Cheng
16:58Apa bedanya
16:59Itu semua aku
17:00Kalian berbeda
17:05Aku tidak bisa menganggapmu
17:09Adipati Wu An sebagai Yan Cheng
17:13Adipati Wu An pahlawan aku
17:15Dari keluarga bangsawan
17:16Jika dia bersama tukang jagal wanita
17:20Dunia akan menertawakannya
17:31Aku juga masih sedar diri
17:36Aku yang putuskan siapa yang ku nikahi
17:38Apa urusannya orang lain
17:39Kau bukan hanya tukang jagal
17:41Kau juga pahlawan wanita yang berjasa
17:43Kalau kau takut ditertawakan dunia
17:45Tidak masalah
17:48Aku minta Kaisar mengadu grahi kita
17:50Mulai sekarang hubungan kita akan sah
17:52Siapa berani menertawakan
18:14Chang Yu
18:17Nama aku Shi Cheng
18:19Atau Chiu Hong
18:22Aku dari keluarga militer
18:24Penduduk ibu kota
18:26Di Anugrah Hegelar Adipati Wu An
18:30Dengan hati yang tulus
18:31Aku ingin melamar-Mu
18:36Hidup aman dan tenteram
18:38Sepanjang masa
18:40En room, dalam japan
18:44Dari tempat Pomona
18:48Dunia itu
18:49Boleh tetap
18:50Dan tentan
18:52Ada yang terbesar
18:53Dan tentan
18:59Kemudian
19:00Dari tempatat
19:01Dari
19:02tempat Dari
19:04tempat Ah Tengkok
19:07tempat Dari
19:08tempat Dari
19:08tempat Dari
19:08tempat Dari
19:09tempat Dari
19:10tempat Dari
19:10tempat
19:29Terima kasih telah menonton
19:55Guru?
20:00Kenapa guru kesini?
20:02Luka muidip benar-benar aneh
20:05Bukan seperti luka perang, lebih mirip luka perkelahian
20:09Jangan-jangan ditampar
20:15Raja Changsin telah kehilangan jenderal besar Si Hu
20:18Xiu Wei mendedak menyerang, menyelamatkan Si Yuanjing
20:22Itu akibat kelalaian rencanaku
20:24Dua jenderal paling andal di bawah Raja Changsin adalah Si Bersaudara
20:30Dengan kematian Si Hu seperti mematahkan satu lengannya
20:35Aku dengar saat kau menyambut kedatangan pasukan Yanco, Si Hu sudah mati
20:41Siapa lagi di militer yang bisa menaklukan penjahat ini?
20:47Si Hu dibunuh oleh istrinya
20:50Istri? Istri siapa?
20:52Istri dia, kau sudah menikah
20:54Bukannya kau bilang mati pun tidak akan menikah
20:57Kenapa menikah tapi tidak memberitahuku?
21:01Ceritanya panjang
21:02Hanya jodoh
21:04Di saat susah
21:06Saat susah?
21:08Aku tidak akan tanya
21:09Bagaimana wanita itu membunuh Si Hu
21:12Saat itu musuh lebih banyak
21:14Nyonya di pati merebut malu Si Hu
21:16Menghabisi dengan tiga pukulan lalu
21:19Membunuh dengan tiga pukulan?
21:21Pasti dia keturunan jenderal terkenal
21:25Bukan
21:26Bukan
21:27Dia pasti wanita yang luar biasa
21:30Si Hu
21:31Kau harus memperlakukannya dengan baik
21:35Si Hu sudah mati
21:37Si Hu pasti tidak akan tinggal diam
21:39Apalagi Raja Changshin
21:41Bertekad menguasai kota lu
21:44Bagaimana kau akan menghadapinya?
21:48Jika pasukan keluar ke Si
21:50Bekerja sama dengan He Ching Yuan
21:52Membereskan Raja Changshin
21:53Pasti akan ada yang mengintai di belakang
21:56Pilihan terbaik Wei Yan
21:57Demi menutupi kesalahan besar
21:59Wei Xuan di barat laut
22:01Adalah merebut jasa militer
22:03Dan menumpas pemberontak Chongcho
22:07Hehehe
22:10Menurutku dia merebut jasa militer
22:12Justru bukan hal buruk
22:16Kenapa guru berkata begitu?
22:18Di dinastiin siapa lagi yang diangkat jadi Adipati di usia muda?
22:23Bulan Purnama menyusup
22:25Air akan meluap
22:26Sekalipun kau menumpas pemberontak
22:29Meraih jasa perang
22:30Ke ibu kota
22:31Apalagi yang bisa Kaisaran Nugrakan
22:34Saat ini situasi politik pemerintahan rumit
22:37Lebih baik menahan diri
22:39Tenang
22:39Mengamati orang lain bertarung hidup dan mati
22:44Maksud guru
22:45Keluarga Li dan Wei Yan bertarung dulu
22:48Lalu kita ambil keuntungan di akhir
22:50Hehehe
22:53Wei Yan memegang kekuasaan militer
22:55Di luar ada He Ching Yuan yang menjaga Cicau
22:58Selama bertahun-tahun
23:00Guru Kekaisaran Ngi tidak berani berkonfrontasi langsung dengan Wei Yan
23:05Kalau tidak dia tidak akan mengirim cucuk kesayangannya
23:09Di Huayan ke barat laut
23:11Untuk bergabung ke dalam militer
23:13Kalau begitu
23:14Pemberontakan Raja Changshin
23:16Untuk memberi kekuasaan militer pada keluarga Li
23:19Perhitungan keluarga Li terhadap Raja Changshin belum sejauh itu
23:23Justru putra sulung Raja Changshin
23:26Sui Wan Huai
23:27Kabarnya diam-diam sering berhubungan dengan keluarga Li
23:31Tidak ada asap kalau tidak ada api
23:33Sangat mencurigakan
23:35Sui Wan Huai
23:37Aku jadi teringat beberapa kabar lama
23:41Setelah Putra Makota Chengte dan Jenderal Senior Xie gugur di Cicau
23:45Mendiang Kaisar tiba-tiba mengumumkan turun tahta
23:48Dan menyerahkan tahta kepada Kaisar saat ini
23:50Cisang
23:51Istana Putra Makota tiba-tiba terbakar
23:53Istri Putra Makota dan cucu Kekaisaran sewas dalam lautan api
23:58Ratu Changshin membawa Tuan Muda Pertama bertamu di Istana Putra Makota
24:03Tuan Muda Pertama terbakar, wajahnya hancur, tidak bisa menemui orang
24:06Mendiang Kaisar juga tidak memberikan kompensasi apapun
24:09Raja Changshin menyembunyikan kekuatan bertahun-tahun
24:12Dia dendam pada istana, hal ini tidak bisa dipalsukan
24:16Setelah turun gunung
24:17Segera kirim surat ke ibu kota
24:20Selidiki kasus kebakaran istana diam-diam
24:23Putra sulung Raja Changshin, Suiyuan Huai
24:25Punya orang kepercayaan, Chow Shun
24:27Di tangannya, pada stempel istana Putra Makota
24:3116 tahun lalu, hamba orang yang kebetulan selamat
24:35Dari kebakaran istana
24:37Tapi sekarang, Suiyuan Huai malah memerintahkan untuk menangkapnya
24:42Kita harus mendahulunya
24:43Menemukan keberadaan Chow Shun
24:57Tadi di tenda saudara kecil Kong Sun
25:00Aku tidak enak banyak bertanya soal urusan pribadimu
25:04Sekarang aku tanya padamu
25:05Dalam pernikahan ini, kau menikahi istri sah atau selir?
25:10Tentu saja istri sah
25:11Kalau pernikahan kalian resmi
25:14Kenapa murung begitu?
25:22Aku menyembunyikan identitasku
25:25Setelah dia tahu menikah dengan Adipati Wuan
25:29Dia tidak mau menerimanya
25:30Dia bilang, dia tidak butuh jasa militer untuk sepadan deganku
25:35Hmm, sungguh wanita yang bijaksana
25:41Mirip sekali dengan murid perempuan baru yang ku terima di bahsia
25:47Kalau disuruh tukar Adipati dengan suaminya, dia tidak akan mau
25:52Istriku juga sama
25:54Jabatan tinggi dan gaji besar baginya tidak ada artinya
25:57Semua kalah dibanding semangkuk nasi
26:01Jika diberi beberapa ekor ayam panggang, dia lebih bahagia daripada dewa
26:06Dia tidak perhitungan terhadap pekerjaan
26:08Tenaganya seperti tidak pernah habis
26:11Sepanjang hari tertawa dan gembira
26:16Kenapa rasanya mereka membicarakan orang yang sama?
26:21Hmm
26:23Guru
26:24Aku punya satu permohonan
26:27Katakan
26:28Aku mohon guru
26:30Jadikan istriku anak angkat
26:32Hah?
26:34Kau ingin memberinya status keluarga terpandang untuk
26:37Membungkam mulut orang banyak?
26:40Benar
26:42Aku tidak peduli asal-usulnya
26:44Tapi aku juga tidak ingin
26:46Orang menggunakan asal-usulnya untuk pencelahnya
26:51Bagaimana kalau gadis itu tidak mau dan hanya ingin jadi rakyat biasa?
26:57Aku hormati pilihannya
27:00Jika dia bersedia mengikutiku
27:02Aku tidak akan biarkan dia terjatuh lagi
27:05Tidak kusangka
27:07Ternyata kau orang yang setia
27:09Seperti ibumu
27:14Baiklah
27:15Aku
27:17Setuju
27:19Hmm?
27:22Siapa nama istri yang baru kau nikahi?
27:26Berapa umurnya?
27:28Margavan
27:28Namanya Chang Yu
27:29Umur 19 tahun
27:32Kau
27:33Lihat istrimu?
27:35Murid perempuan guru
27:36Kau suami materi lokal itu
27:38Aku ditangkap memperbaiki bendungan
27:42Kau ini
27:53Bangun
28:10Terima kasih.
28:28Terima kasih.
29:02Terima kasih.
29:33Terima kasih.
29:42Terima kasih.
30:14Terima kasih.
30:41Terima kasih.
30:42Siapa itu?
30:43Keluar!
30:48Ini aku.
30:53Kenapa kesini?
30:56Tidak bisa tidur, keluar menenangkan pikiran.
31:00Kau juga tidak bisa tidur.
31:04Di medan perang banyak orang yang mati.
31:08Hatiku terasa sesak.
31:18Saat pertama kali ke medan perang,
31:22aku juga tidak bisa tidur.
31:25Semalaman mimpi buruk.
31:28Tapi kedua kalinya ke medan perang,
31:30orang yang kubunuh lebih banyak dari yang pertama.
31:33sepanjang malam, aku sama sekali tidak bisa tidur.
31:39Lalu aku keluar mencari sembarangan tempat untuk menangkap ikan.
31:43Aku menangkap ikan semalaman, sampai kehabisan tenaga.
31:47Begitu pulang, langsung ketiduran.
31:51Sejak saat itu, aku tidak pernah mimpi buruk lagi.
32:00Semua sudah berlalu.
32:16Kalau masih merasa sesak,
32:18ayo bertarung beberapa jurus.
32:23Kenapa?
32:24Takut.
32:29Ayo.
32:53Apa-apaan ini?
32:55Air susu dibalas air tuba.
32:56Ini taktik peranti budaya.
32:58Masuk akal juga.
33:01Kau sama sekali tidak serius bertarung.
33:03Di medan perang,
33:04aku tidak akan menang melawanmu.
33:05Pertarungan jarak dekat mengadalkan kecepatan.
33:07Kau mahir pisau pendek,
33:09tapi jurusmu berat dan bertenaga.
33:11Kurangi tenaga kasar.
33:12Ikuti arus gerakan.
33:13Gunakan kelincahan,
33:14untuk meningkatkan kecepatan.
33:17Lagi.
33:18Maju.
33:40Tadi kau menahan diri saat memukul.
33:42Aku tidak bodoh.
33:43Harus coba pulang gerakanmu dulu baru memukul.
33:47Lagi.
33:53Ini sudah matang.
33:54Hati-hati panas.
34:07Enak sekali.
34:08Rasanya asam manis.
34:10Bawa bumbu ya?
34:12Tidak.
34:13Aku memetik beberapa buah.
34:15Buah ini ada yang asam,
34:16ada yang pedas.
34:18Kau cicipi satu-satu.
34:31Kenapa?
34:32Tidak enak ya?
34:42Jangan terlalu baik padaku.
34:45Kau Adipati Wu'at.
34:47Sedang aku hanya tukang jagal wanita biasa.
34:51Kau istri terbaikmu.
34:53Aku menyukaimu.
34:56Jangan menyukaiku.
35:00Harusnya kau cari istri yang sederajet denganmu.
35:04Hidup dengan gemilang,
35:06dan dihormati ribuan orang seumur hidup.
35:12Dihormati orang.
35:16Aku bisa dititik ini
35:17dengan mengandalkan jasa militer.
35:19Bukan rasa hormat ribuan orang.
35:22Aku Adipati Wu'at yang gagal.
35:24Kalau menikahi istri saja,
35:26harus takut pandangan dunia.
35:28Bukankah itu terlalu pengecut?
35:33Dulu aku
35:35tidak pernah tertikir untuk menikah.
35:38Orang yang kejam seperti pamanku
35:40atau setia seperti ibuku.
35:42Bukan yang ku inginkan.
35:45Aku lahir di medan perang,
35:47mati di medan perang.
35:48Kupikir hidupku sudah
35:50ditaktirkan gugur di medan perang.
35:54Itu sebabnya
35:55aku tidak ingin seorang wanita
35:57mencanda gara-gara aku.
36:00Tapi setelah bertemu dirimu,
36:03aku malah
36:05jadi takut mati.
36:22Sudahlah.
36:23Cerita tentang kau saja.
36:24Setelah semua ini berakhir,
36:26apa yang ingin kau lakukan?
36:28Masih mau pelihara
36:29dan menyembeli
36:31seratus ekor ternak?
36:35Masa depan terlalu jauh.
36:38Aku hanya bisa pikirkan
36:39yang ada sekarang.
36:41Aku janji pada Ning
36:42akan mencari Kak Jian dan Bao'or.
36:45Masih ada Paman Chow,
36:46Jin Yuanbo, dan yang lain.
36:49Lalu tetangga yang masih
36:50terluntar-luntar di tempat asing.
36:52Aku ingin membawa mereka puang.
36:55Meski Lin Yuan sudah hancur,
36:58kami bisa mengandalkan
36:59kedua tangan.
37:01Membangunnya kembali
37:02bata demi bata.
37:06Baguslah.
37:07Aku akan memohon ditempatkan
37:10di perbatasan barat laut.
37:12Dengan begitu,
37:14tidak lagi berhubungan
37:15dengan urusan ibu kota.
37:16Nanti aku membangun kembali
37:18Lin Yuan bersamamu.
37:19Bagaimana?
37:23kau mau
37:27tinggal di Lin Yuan?
37:29Hmm.
37:32Hari-hari bersamamu di Lin Yuan adalah
37:33masa paling bahagia
37:36dalam hidupku.
37:39kakak ipar,
37:40bibi bilang makan siang dulu.
37:42Setiap pagi dibangunkan,
37:44suaranya membeli ternak.
37:47Bermain catur bersama.
37:49Sementara,
37:50Ning dan Paman Chow
37:51membuat bundeka salju.
37:54di siang hari,
37:55makan mie usus buatanmu
37:57dan mendengar
38:00bibi Chow
38:01bergosip soal desa.
38:0330 tahil?
38:06Cepat lihat siapa yang datang.
38:08Saat malam tiba,
38:09aku akan bersamamu.
38:11Mendengar suara serangga
38:13sambil belajar bersama.
38:15Aku sangat rindu.
38:19Semua hal itu.
38:41Genggamanmu kuat sekali.
38:42Tidak takut tanganmu berdarah lagi.
38:46Aku lebih takut dipukul.
38:48Itu karena kau
38:49suka menciumku sembarangan.
38:51Jika tidak memukul,
38:53tidak kucium sembarangan.
38:58Makanlah.
39:10Terima kasih telah menonton.
39:14Terima kasih.
Komentar