- 19 jam yang lalu
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Pengawal!
00:01Siap!
00:02Hukumnya ancang seorang diri!
00:04Siap!
00:05Laksanakan!
00:06Adipati!
00:07Suami Hamad tidak tahu apa-apa!
00:08Adipati!
00:10Suami Hamad tidak tahu apa-apa!
00:11Alangkan hukuman!
00:12Minggir!
00:34Hukumlah hamba juga!
00:36Hamba juga!
00:37Terlibat masalah hari ini!
00:40Terlibat apanya?
00:42Nona Benggong!
00:43Ini tidak ada hubungannya denganmu!
00:45Saat nonafan membawa pergi tahanan,
00:46hamba juga tahu!
00:48Tapi tidak melapor!
00:49Itu juga kejahatan!
00:51Memang kenapa kalau tabik bekaisaran?
00:54Dipukul sampai mati?
00:57Ini peraturan militer!
01:00Peraturan militer?
01:02Kalau begitu hamba juga berlutut!
01:10Tunggu!
01:17Adipati!
01:21Ada masalah di gua batu!
01:23Syuyo mengerahkan beberapa ahli ternama!
01:25Untuk menggali menembus dinding dan selamatkan Syuyo Ancing!
01:29Seandainya nonafan tidak kebetulan membawanya pergi!
01:31Pria randan itu mungkin sudah diselamatkan!
01:35Meski nonafan bertindak sendiri dan melanggar perintah militer!
01:39Dia juga berhasil menjaga Sandra!
01:42Menurutku!
01:43Jasanya bisa dianggap menembus kesalahannya!
01:46Benarkan Adi!
01:47Benarkan Adipati!
01:48Oh!
01:49Iya!
01:51Penasihat militer dan tabib kekaisaran sama-sama memohon keringanan!
01:55Maka...
01:56Jasanya dianggap menembus kesalahan!
01:59Yang Ceng!
01:59Menurutmu bagaimana?
02:18Terima kasih Adipati!
02:20Terima kasih Adipati!
02:22Terima kasih Adipati!
02:50Terima kasih Adipati!
03:02Terima kasih Adipati!
03:27Terima kasih.
04:03Terima kasih.
04:26Terima kasih.
04:29Terima kasih.
04:30Memangnya ada orang spot itu.
04:33Aku tahu kalian.
04:34Kalian ini regu ternak yang mengikuti Nonavan.
04:37Meraih jasa.
04:39Regu jagal ternak.
04:40Oh, betul. Regu jagal ternak.
04:43Ayo, silakan duduk.
04:44Ayo, silakan duduk.
04:45Ayo, silakan duduk.
04:49Ceritanya malam itu.
04:51Angin gelap dan bulan pekat.
04:53Nonavan tiba-tiba sadar.
04:54Ada gerak-gerik mencurigakan di luar kam militer.
04:56Tiba-tiba boom.
04:57Dengan satu tendangan, pintu kayu yang terkunci rantai dari dalam itu.
05:02Nonavan merobohkan pintu gerbang kam dengan sekali tendang.
05:06Seorang diri naik kuda mengejar dan membunuh pengintai.
05:09Dia terobos pintu besi besar kam militer.
05:11Lalu lari sejauh 40 km tanpa henti.
05:14Sekali tebas, langsung bawa pulang tiga kepala pengintai.
05:16Nonavan dulu, seorang tukang jaga.
05:19Seluruh kota Prajalinan mengenalnya.
05:22Sekali tamparan, bisa membuat sekor ternak besar pingsan.
05:26Pada masa itu dia tampak anggun dan perkasa.
05:31Saat melawan gerombolan bandit, dia sendiri melawan seratus orang.
05:34Sama sekali tidak terdesak.
05:35Dia terobos pintu masuk kota dengan sekali tendang.
05:37Ribuan pasukan bandit di pintu gerbang tidak sanggup menahannya.
05:40Dia terobos perkembangan sihu.
05:43Manggul empat karung garam, lima karung beras, enam keranjang sayur,
05:46dan empat ekor kambing pagang utuh.
05:48Seolah di tempat itu tidak ada orang.
05:49Aku juga dengar sekali tampar, satu beruang mati.
05:53Dia perempuan hebat, melebihi sepuluh laki-laki.
05:56Dia sangat mampu.
05:57Suaminya benar-benar orang yang beruntung ya.
05:59Tapi, kali ini cedera suaminya cedera cukup parah.
06:03Dia batuk terus sampai muntah darah.
06:05Kondisinya cukup gawat.
06:07Hampir meninggal.
06:08Makanya dipindah ke tenda sendiri.
06:10Meski selamat, kondisinya juga tidak akan membaik.
06:13Pantas saja, Nonavan, kali ini hanya berebut daging.
06:16Rupanya untuk hidangan terakhir bagi suaminya.
06:19Benar-benar penuh kasih dan setia.
06:50Kau datang karena aromanya kan?
06:52Nanti setelah supnya matang, ku siapkan untukmu.
06:57Eh, kakak pertamamu dan teman-temannya mana?
07:01Justru karena mereka tidak ada.
07:04Aku ingin bicara sebentar dengan kakak, sebenarnya.
07:08Ada apa?
07:10Aku dengar...
07:12Changyu, sedang mau masak ya?
07:14Benggong, kau datang kepat waktu.
07:16Sup matang, ku bersemangku.
07:17Iya.
07:18Ada apa?
07:19Mungis sekali.
07:26Anak itu...
07:28Hei, Changyu.
07:29Ku dengar kau mendobrak gerbang kota sekali tendang.
07:33Siapa yang sanggup melakukan hal itu?
07:35Aku juga dengar kau rebut daging kambing untuk membuat hidangan terakhir bagi suamimu.
07:41Mereka asal bicara.
07:43Jangan dengarkan mereka.
07:44Asal bicara?
07:45Kalau kabar itu sampai ke telinga Adipati Wuan, mungkin dia akan memenggal orang-orang yang berkata begitu.
07:52Tidak mungkin begitu, kan?
07:54Adipati Wuan itu, selain dia sedikit gagap, menurutku, wataknya baik.
08:01Dia juga tidak mempersulit kami.
08:04Dan aku tidak punya sesuatu yang istimewa untuk baras budinya.
08:07Aku hanya bisa buatkan sup kambing, daging rebus, dan tumis sayur.
08:11Nanti bawakan untuknya ya.
08:13Kau tidak menyalahkan Adipati Wuan.
08:17Mana mungkin aku menyalahkannya?
08:19Semua profesi punya aturan sendiri.
08:21Kami tukang jagal saja punya aturan tidak beri bonus saat menjual daging.
08:25Apalagi ini urusan perang dan militer.
08:28Kali ini aku bertindak sendiri.
08:30Untung ada bantuan pasukan penyelamat.
08:32Kalau tidak, mungkin aku sudah mati bersama bajingan itu.
08:35Sangat tidak sepadan.
08:37Lain kali, aku akan patuh perintah militer, apapun itu.
08:43Dia bisa punya istri sepertimu.
08:47Berkah dari kehidupan sebelumnya.
08:49Sini, biar aku bantu.
08:51Ayo, coba sebangkuk ini.
08:53Ya.
08:54Sini.
08:57Sudah asin belum?
08:58Ya.
09:02Yanjong.
09:08Cepat makan.
09:09Tambah nutrisi.
09:11Kau tidak makan?
09:13Tadi saat masak, aku tidak sabar.
09:15Sudah aku makan sampai kenyang.
09:41Luka mu belum sembuh total.
09:43Harus banyak makan.
09:46Makan yang bergizi.
10:08Hari ini, Adipati Wuan menghukum kita.
10:12Kau tidak marah.
10:15Adipati Wuan benar.
10:17Aku dan Regu Jagal Ternak bisa selamat kali ini hanya karena keberuntungan.
10:24Nanti aku akan minta bimbingan peraturan militer pada Tuan Gongsun.
10:27Aku tidak akan melanggar lagi.
10:29Eh, oh iya.
10:30Kalau Adipati Wuan ingin menghukum lagi, suruh dia cari aku.
10:33Kau masih terluka.
10:34Tidak boleh dihukum.
10:35Aku tahan pukul.
10:41Kau sudah berubah.
10:43Dulu di Lin An, kau tidak akan pernah mengaku salah.
10:49Setelah alami banyak hal, mana mungkin aku seperti dulu dari sekecil yang cuma tahu menjadal ternak.
10:57Asalkan aku bisa menghajar si brengsek Yuan Qing itu.
11:01Peraturan militer apapun akan kupatuhi.
11:05Baik, aku janji.
11:09Janji apa?
11:10Kata-katamu juga tidak berarti.
11:12Apapun yang kau katakan, aku akan setuju.
11:22Obat ini harus diminum selagi hangat.
11:27Oh iya, waktu membangun bendungan, aku bertemu kakek tua.
11:32Kakek itu mulutnya keras, tapi hatinya lembut.
11:35Demi menyelamatkanku, dia menukar undian hidup dan mati denganku.
11:39Karena dia berjasa pada amu, akan aku naikkan pangkatnya sedikit.
11:43Kau bisa menaikkan pangkatnya.
11:58Maksudku, di masa depan.
12:01Kau percaya diri sekali ya, kalau nanti bisa jadi jenderal.
12:19Kalau ini hanya kalang.
12:24Kalau nanti aku bisa jadi pejabat yang lebih tinggi dari jenderal.
12:29Jadi pejabat apa?
12:34Misalnya, dianugrahi gelar Adipati.
12:40Gelar Adipati?
12:44Kalau begitu, aku yang hanya gadis tukang jaga akan jadi nyonya Adipati.
12:49Kau bersedia?
12:50Tentu saja bersedia.
12:52Bodoh kalau tidak mau terima keberuntungan itu.
13:20Dihemat sedikit.
13:22Permenku tinggal sedikit.
13:42Masuk.
13:45Dia itu penasihat atau majikanmu?
13:47Kalau bicaramu begitu, tidak takut dia dendam.
13:51Urusan militer banyak sekali.
13:54Mana bisa mengikuti terlalu banyak aturan.
13:57Benar kan?
13:59Benar.
14:00Harus ditambahkan urusan militer.
14:02Silahkan bicara.
14:04Aku mau rebus air.
14:13Rencana kita berhasil.
14:15Kabarnya, kau menerima surat kilat dari kota lu.
14:20Seharusnya, Raja Changsin akan kumpulkan pasukan utama untuk menyelesaikannya dengan cepat.
14:28Si Yu dan pasukan pemberontaknya itu tanpa ragu membidikan panah ke Xiu Yuanqing.
14:31Berarti status sandranya berubah.
14:34Sebelumnya, ragu bertindak bisa menang 30 ribu prajurit dengan seribu orang.
14:38Tapi dari yang terlihat hari ini, risiko itu sudah tidak berharga.
14:46Kelihatannya, pertempuran besar sudah di depan mana.
14:55Kakak pertama, pangeran pewaris menyatakan dengan tegas.
14:58Jangan pedulikan hidup matinya.
15:00Cukup maju terus sesuai rencana.
15:03Tapi itu pangeran pewaris.
15:06Mana mungkin membiarkannya begitu saja?
15:08Dalam pertempuran hari ini, pangeran pewaris tidak sengaja terluka.
15:12Kita tahu karakternya.
15:14Dan dalam sekecil apapun akan dibalas.
15:16Kemungkinan besar, dia tidak akan melepakan perkara hari ini.
15:21Maksud kakak pertama, setelah perkara ini, dia tidak akan lepaskan kita begitu saja.
15:27Kakak pertama, perintah raja senior tegas seperti gunung.
15:31Kalau gagal melaksanakan perintah, nyawa kita berdua tetap tidak akan selamat.
15:36Kalau terjadi sesuatu pada pangeran pewaris,
15:40meski kita berhasil mempertahankan tahta raja,
15:43kalau pangeran pewaris sudah naik tahta,
15:46kita berdua kemungkinan juga tidak akan selamat.
15:49Sekarang kita sudah pasti jadi kambing hitam.
15:52Kakak pertama, jangan ragu-ragu lagi.
15:54Cepat ambil keputusan.
15:59Baiklah.
16:00Besok kita serang habis-habisan.
16:05Kalau bisa merebut kembali pangeran pewaris,
16:08itu yang terbaik.
16:10Kalau tidak, kepala syiceng kita bawa
16:12sebagai bukti pertanggung jawaban menghadap raja senior.
16:17Ada apa?
16:20Apa yang tidak bisa dibicarakan di sini?
16:23Misterius sekali.
16:26Kakak,
16:28katanya beberapa hari lagi akan perang.
16:31Ini semua uang yang kutabung
16:32sejak masuk kamp militer.
16:34Masih ada sedikit uang yang kakak pertama
16:37berikan saat aku main di rumah judi.
16:39Tolong kakak simpan untukku.
16:43Kenapa tidak diberikan ke kakakmu?
16:45Malah padaku.
16:46Kakak pertama juga harus pergi berperang.
16:49Kakak tidak ke medan perang.
16:51Paling aman,
16:52titip ke kakak.
16:54Pedang dan tombak tidak punya mata.
16:57Andai aku mati di medan perang,
17:00tolong berikan uang ini
17:02untuk adik perempuanku di rumah.
17:07Aduh,
17:08Aduh,
17:08Sudah,
17:08Sudah kakak hentikan.
17:09Kau mau buat aku marah ya?
17:10Siapa suruh bicara seperti itu?
17:12Bicara soal mati segala.
17:13Jangan ulangi lagi ya.
17:15Tau kan kakakmu ini?
17:17Aku bisa bawa kalian keluar dengan selamat.
17:20Bisa bawa kalian pulang dengan selamat.
17:22Tidak kurang satu apapun.
17:24Ini pegang.
17:25Kalau dititip padaku,
17:27nanti kalau pulang ke Lian,
17:28semuanya akan kupakai untuk beli ternak.
17:30Tidak akan tersisa.
17:34Kalau begitu,
17:36dipakai beli ternak juga tidak masalah.
17:40Cepat tidur.
17:41Jangan berpikir yang bukan-bukan lagi.
17:46Baik, kak.
17:47Jangan berpikir yang bukan-bukan lagi.
18:13Cepat.
18:14Seluruh pasukan berkumpul.
18:16Ayo cepat, cepat.
18:17Berkumpul, berkumpul.
18:18Ayo, ayo.
18:18Cepat, ayo cepat.
18:24Cepat, cepat, cepat.
18:25Ayo, ayo.
18:26Cepat, cepat.
18:32Semuanya ikuti yang lain.
18:50Kepala Akademi,
18:51apa perang kali ini?
18:54Persiapannya sudah matang.
18:57Tenang saja.
18:58Semua sudah dipersiapkan dengan baik.
19:00Jangan khawatir.
19:05Yang mulia,
19:08hamba harus berangkat sekarang.
19:32Panduan permainan catur ini simpan baik-baik.
19:38Aku pernah baca buku panduan catur yang tidak lengkap.
19:41Judulnya,
19:41Misteri Tersembunyi Energi Tersimpan.
19:43Buku itu,
19:44ada satu selinan lengkapnya di koleksi buku keluarga Kongsun.
19:48Sayangnya,
19:49itu koleksi berharga kakekku.
19:51Tidak boleh dipinjamkan.
19:57Di medan perang senjata tak berampun.
20:01Kepala Akademi harus berhati-hati.
20:06Banyak para jurid keluarga Sia yang melindungiku.
20:08Semua pasti baik-baik saja.
20:10Lagi pula,
20:11kalau tidak bisa melawan,
20:11aku akan lari.
20:20Aku menunggu Kepala Akademi.
20:23Kembali dengan selamat.
20:36Terima kasih telah menonton.
20:55Wahai para pejuang dinasti Yin.
20:57Kalian semua,
20:59juga harus kembali dengan selamat.
21:05Adipati,
21:06pasukan pelopor dan penasihat sudah berangkat.
21:08Semalam para pemberontak,
21:09diam-diam menyiapkan sebagian pasukan menyergap.
21:12Segera berangkat.
21:13Saat musuh masuk perangkap,
21:14keserang dan kejar mereka.
21:16Dia mengerti.
21:18Adipati,
21:21Nona Vance sudah datang.
21:23Kalian pergi duluan,
21:24nanti ku susul.
21:25Baik.
21:26Baik.
21:28General Wu,
21:29General Chiu.
21:30Nyonya.
21:40Lu, kamu masih berdarah.
21:42Hah, hanya luka kecil.
21:43Tidak apa-apa.
21:50Aku saja.
22:09Yan Cheng,
22:12bagaimana kalau
22:13aku menggantikanmu ke badan perang?
22:16Ucapan bodoh macam apa itu?
22:22Lukamu belum sembuh.
22:23Kalau pegang pedang,
22:25di medan perang saja tidak bisa.
22:28Lalu bagaimana?
22:33Aku prajurit pasukan infanteri.
22:35Tugasku membersihkan medan perang
22:37dan bersihkan sisa prajurit musuh.
22:39Tidak akan ada bahaya apapun.
22:43Kalau begitu kau harus hati-hati.
22:51Tunggu aku pulang.
23:02Obatnya sudah dingin.
23:03Harus dibinuh selagi panas.
23:06Terima kasih.
23:18Baik.
23:30Oh iya.
23:31Kau prajurit dari batalion berapa
23:34dan ikut general yang mana?
23:39Batalion ketiga pasukan pengawal kiri.
23:44Kenapa bertanya begitu?
23:46Tidak ada apa-apa.
23:48Cuma tanya saja.
23:59Kau terjadi sesuatu.
24:04Tolong jaga cangung untukku.
24:08Kau.
24:29Kau tidak boleh terluka.
24:45Segera berkumpul.
24:46Cepat.
24:47Segera berkumpul.
24:48Cepat.
25:10Tunggu aku pulang.
25:18Ini.
25:20Ning.
25:21Ingat pesan kakak padamu.
25:23Hmm.
25:36Tidak ada apa-apa.
25:48Tidak ada apa-apa.
26:04Bos, itu kakak
26:11Kau sedang apa di sini?
26:13Iya kakak, kenapa kau ikut
26:14Kamu apa?
26:15Kakak, cepat pulang saja
26:17Medan perang itu sangat kejang, bisa mati kapan saja
26:19Lupa kejadian banjir dulu
26:21Aku ingat, makanya aku tidak bisa biarkan Yang Cheng berperang
26:24Aku sudah membuatnya pingsan
26:26Kalau tidak aku gantikan, dia jadi prajurit yang kabur
26:28Kau
26:30Kenapa kau begitu melindunginya?
26:31Kenapa tidak memikirkan diri sendiri?
26:33Kami mau pergi berperang
26:34Iya
26:35Aku tahu ini perang
26:38Aku cuma mau menggenapi jumlah orang
26:40Kalau nanti sudah di medan perang
26:42Kita cari kesempatan untuk potong teling orang yang sudah mati
26:44Jadi kalau nanti ketahuan
26:46Kita masih bisa buktikan pernah membunuh musuh
26:49Mana mungkin semunda itu?
26:50Mana mungkin semunda itu?
26:51Aku tanya kalian, siapa yang pernah ke medan perang?
26:53Belum pernah
26:54Medan perang itu sangat terbahaya
26:55Kenapa ini?
26:57Kalian semua?
26:58Dari pasukan mana?
26:59Kenapa masuk ke pasukanku?
27:02Kami dari
27:03Batalion ketiga
27:05Pasukan pengawal kiri yang membersihkan sisa pasukan musuh
27:08Batalion ketiga?
27:09Pasukan pengawal kiri?
27:10Mana ada batalion ketiga?
27:12Kecuali batalion garda depan
27:13Dasar bosan ingusan
27:15Jangan-jangan kamu menyamar ya
27:16Hei jaga mulutmu
27:17Sudah mengaku saja
27:19Kenapa ribut-ribut?
27:21Tuan Wu
27:21Mereka
27:27Ini
27:36Semuanya perhatian
27:37Kenapa disini?
27:39Jendral Wu
27:40Suamiku terluka
27:42Demi persaudaran kita
27:43Anggap saja
27:44Jendral tidak tahu tentang ini
27:46Setelah kembali dari perang
27:48Aku akan dapatkan jasa perang
27:49Walau ada yang ingin menghukumi Anceng
27:51Tidak akan jadi masalah
27:52Apa?
27:54Memangnya suamimu setuju
27:56Dia sudah kubat pingsan
27:58Kau!
27:59Beraninya kau bertindak ke Gawa
28:01Apa kau tahu?
28:02Pentingnya dia dalam perang hari ini
28:03Dia bukan kepala pasukan
28:05Memangnya sepenting apa?
28:06Paling hanya bisa membunuh beberapa musuh
28:08Dengan kondisi fisiknya
28:09Bahkan tidak sebanding denganku
28:11Dimana dia?
28:12Aku akan mencarinya
28:12Sudah terlambat
28:13Obat bius itu lumayan kuat
28:15Dia akan pingsan untuk waktu lama
28:17Hei!
28:19Si Wei menembus celah di batalion garda depan
28:21Perintah penasihat militer
28:23Pasukan pengawal kiri beri bantuan
28:24Siap!
28:30Sayap kiri batalion garda depan!
28:32Siap!
28:32Bergerak kecepatan penuh
28:33Siap!
28:37Masuk ke cadangan saya kanan
28:39Kalian
28:40Lindungi dia
28:42Baik
28:45Beritahu Adipati
28:46Katakan Nyonya ikut perang
29:04Kong Sun Jin
29:05Kau berani turun bertarung
29:08Menentukan pemenangnya?
29:10Aku ini seorang cendekiawan
29:11Mana bisa mengalahkanmu?
29:13Adipati Wu An
29:14Masih menunggu mengundang
29:15Jenderal Shi Wei minum teh
29:26Harus kuakui
29:28Cara non-afan membuat orang kesal ini memang ampuh
29:31Tidak masuk akal
29:33Kong Sun Jin
29:34Dasar pengecut turun dan bertarung si teneteng hormat
29:42Terserah kau saja
29:53Batalion cadangan berkumpul
29:55Batalion cadangan berkumpul
29:59Batalion cadangan juga kemedan perang
30:01Seburuk apa di garda depan?
30:03Batalion cadangan berkumpul
30:04Cepat
30:08Berkumpul
30:13Bagaimana caranya perang?
30:16Lebih baik selamatkan nyawa dulu
30:19Mandi
30:19Setelah tiba di bandan perang
30:21Tetap di dekatku
30:22Jangan sampai terpisah
30:23Kalau tidak bisa
30:24Semuji di belakangku
30:24Baik kakak
30:27Setelah perang ini selesai
30:29Kita bisa pulang dan makan enakan
30:32Seharusnya bisa
30:33Yang penting hidup dulu
30:34Jangan banyak bicara
30:35Tunggu perintah dari garda depan
30:52Lihat
30:52Ada kabut
31:17Ada darah di dalam kabut
31:20Pasukan siap
31:22Cabut penang
31:49Terima kasih telah menang
31:59Sampai jumpa.
32:33Sampai jumpa.
33:19Sampai jumpa.
33:21Sampai jumpa.
33:22Kakak menyuruhku menghitung sampai seribu, baru membangunkan kakak.
33:26Tapi aku tidak tahu caranya menghitung sampai seribu.
33:30Kakak bilang setelah hitungan lima puluh, letakkan satu batu.
33:34Aku harus kumpulkan dua puluh batu.
33:37Kenapa kakak bangun lebih cepat?
33:44Kakak ipar.
33:48Sityo.
33:51Sityo.
33:53Sityo.
33:56Adipati, ternyata Adipati di sini.
33:58Apa yang terjadi?
33:58Situasi penting, si Yue sudah mendengarkan Sui Wan Ching.
34:01Si Yue bukan jalan membantai semua orang, kami hampir tidak bisa bertahan.
34:04Kakak pergi ke mana?
34:06Nona Fan, ada di garda depan.
34:17Adipati tidak apa-apa?
34:24Ning, balik balan.
34:27Iya.
34:28Lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh.
34:38Ambil ke baju sirahku.
34:40Baik.
34:41Baik.
34:42Kembali WAS squeak ku.
34:48Baik.
34:53Baik.
34:55Baik.
34:56Baik.
34:57Baik.
35:11Terima kasih telah menonton
35:30Di kehidupan ini jadi ternak baik
35:32Berikutnya manusia baik
35:36Beberapa orang kesana
35:37Hancurkan pelotan batu itu
35:42Jangan diam saja
35:43Serang
35:44Serang
35:46Serang
36:01Sampai jumpa
36:31Sampai jumpa
37:01Sampai jumpa
37:28Sampai jumpa
37:44Sampai jumpa
38:14Sampai jumpa
38:23Sampai jumpa
38:31Sampai jumpa
38:39Sampai jumpa
39:09Sampai jumpa
39:39Sampai jumpa
39:51Sampai jumpa
40:11Sampai jumpa
40:19Sampai jumpa
40:26Sampai jumpa
40:30Sampai jumpa
40:33Sampai jumpa
40:34Sampai jumpa
40:36Sampai jumpa
41:01Sampai jumpa
41:06Sampai jumpa
41:11Sampai jumpa
41:13Sampai jumpa
41:25Sampai jumpa
41:27Sampai jumpa
41:29Sampai jumpa
41:30Sampai jumpa
41:31Sampai jumpa
41:32Sampai jumpa
41:36Sampai jumpa
41:37Sampai jumpa
41:37Sampai jumpa
41:43Sampai jumpa
41:43Sampai jumpa
41:43Sampai jumpa
41:45Sampai jumpa
41:53Sampai jumpa
41:55Sampai jumpa
41:59Sampai jumpa
42:02Sampai jumpa
42:03Sampai jumpa
42:05Sampai jumpa
42:07Sampai jumpa
42:20Sampai jumpa
42:23Sampai jumpa
42:25Gawat
Komentar