Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan telah merilis data penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang terjadi sejak 28 tahun belakangan. Terhitung sejak 1997 - 2025, telah ditemukan sebanyak 11.336 kasus dengan 6.990 orang di antaranya masih hidup.

"Sejak tahun 1997 ditemukan 11.336 kasus dengan 6.990 orang masih hidup. Dengan data kasus memasuki stadium AIDS sebanyak 4.480 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli, Kamis (2/4/2026).

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #dinkesriau #HIV #HIVdiRiau

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Pemerintah Provinsi, Pemprov, Riau melalui Dinas Kesehatan telah merilis data penderita Human Immunodefiancy Virus, HIV, yang terjadi sejak 28 tahun
00:10belakangan.
00:11Terhitung sejak 1997-2025, telah ditemukan sebanyak 11.336 kasus dengan 6.990 orang di antaranya masih hidup.
00:21Sejak tahun 1997 ditemukan 11.336 kasus dengan 6.990 orang masih hidup.
00:30Dengan data kasus memasuki Stadium AID sebanyak 4.480 orang, kata Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli, Kamis, 2 April 2026.
00:39Untuk tahun 2013 ditemukan 433 kasus, 2014 sebanyak 569 kasus, 2015 sebanyak 738 kasus, 2016 sebanyak 576 kasus, 2017 sebanyak
00:53741 kasus, 2018 sebanyak 675 kasus, 2019 sebanyak 587 kasus, dan 2020 ditemukan 726 kasus, katanya.
01:05Setelahnya pada 2021 ditemukan sebanyak 570 kasus, 2022 sebanyak 835 kasus, 2023 sebanyak 1001, 2024 sebanyak 1006 kasus, terakhir pada
01:192025 sebanyak 1051 kasus, ungkapnya.
01:23Adapun kasus tersebut dikatakan Zulkifli ditemukan di seluruh kabupaten kota di Riau.
01:28Dengan angka terbanyak di Sumbang Kota Pekanbaru menyentuh 58,20 persen.
01:33Terjadi di seluruh daerah di Riau dengan persentase di bawah 10 persen.
01:38Sementara di Pekanbaru menyentuh 58,20 persen atau setara dengan 6.598 orang, ungkapnya.
01:45Dijabarkan Zulkifli, selain kota Pekanbaru, kasus terbanyak lainnya ditemukan di Kabupaten Bengkali 951 kasus,
01:52Kota Dumai 855 kasus, Kabupaten Pelalawan 596 kasus, Rokan Hilir 556 kasus dan Indragiri Hilir 477 kasus.
Komentar

Dianjurkan