00:00Pemerintah Provinsi, Pemprov, Riau melalui Dinas Kesehatan telah merilis data penderita Human Immunodefiancy Virus, HIV, yang terjadi sejak 28 tahun
00:10belakangan.
00:11Terhitung sejak 1997-2025, telah ditemukan sebanyak 11.336 kasus dengan 6.990 orang di antaranya masih hidup.
00:21Sejak tahun 1997 ditemukan 11.336 kasus dengan 6.990 orang masih hidup.
00:30Dengan data kasus memasuki Stadium AID sebanyak 4.480 orang, kata Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli, Kamis, 2 April 2026.
00:39Untuk tahun 2013 ditemukan 433 kasus, 2014 sebanyak 569 kasus, 2015 sebanyak 738 kasus, 2016 sebanyak 576 kasus, 2017 sebanyak
00:53741 kasus, 2018 sebanyak 675 kasus, 2019 sebanyak 587 kasus, dan 2020 ditemukan 726 kasus, katanya.
01:05Setelahnya pada 2021 ditemukan sebanyak 570 kasus, 2022 sebanyak 835 kasus, 2023 sebanyak 1001, 2024 sebanyak 1006 kasus, terakhir pada
01:192025 sebanyak 1051 kasus, ungkapnya.
01:23Adapun kasus tersebut dikatakan Zulkifli ditemukan di seluruh kabupaten kota di Riau.
01:28Dengan angka terbanyak di Sumbang Kota Pekanbaru menyentuh 58,20 persen.
01:33Terjadi di seluruh daerah di Riau dengan persentase di bawah 10 persen.
01:38Sementara di Pekanbaru menyentuh 58,20 persen atau setara dengan 6.598 orang, ungkapnya.
01:45Dijabarkan Zulkifli, selain kota Pekanbaru, kasus terbanyak lainnya ditemukan di Kabupaten Bengkali 951 kasus,
01:52Kota Dumai 855 kasus, Kabupaten Pelalawan 596 kasus, Rokan Hilir 556 kasus dan Indragiri Hilir 477 kasus.
Komentar