00:01Gubernur Riau non-aktif, Abdul Wahid, akhirnya angkat bicara terkait berbagai tuduhan yang menyeret namanya,
00:07mulai dari isu permintaan uang hingga dugaan pengumpulan handphone dalam rapat bersama jajaran perangkat daerah.
00:12Dalam pernyataannya usai sidang, Abdul Wahid menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan cenderung didramatisir oleh pihak-pihak tertentu.
00:20Ia menjelaskan bahwa peristiwa yang dipersoalkan terjadi saat dirinya baru pertama kali terpilih sebagai gubernur dan tengah memimpin rapat persiapan
00:26kerja pemerintahan.
00:27Saya ingin luruskan, tidak ada sama sekali saya meminta uang. Itu tidak pernah terjadi.
00:34Arahan yang saya sampaikan saat itu adalah dalam konteks rapat persiapan turun ke lapangan, tegas Abdul Wahid, Senin, 30 Maret
00:412026.
00:43Abdul Wahid memaparkan, rapat tersebut bertujuan untuk menyatukan langkah seluruh organisasi perangkat daerah, OPD, agar siap turun langsung menyerap aspirasi
00:51masyarakat.
00:52Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh satuan kerja perangkat daerah, SKPD, bukan hanya gubernur semata.
01:00Saya sampaikan bagaimana kita mempersiapkan diri, bagaimana menampung aspirasi masyarakat, dan bahwa tanggung jawab mengurus daerah itu bukan hanya gubernur,
01:08tapi juga seluruh SKPD.
01:10Itu yang saya tekankan, tidak ada hal mencurigakan, ujarnya.
01:14Abdul Wahid juga membantah keras isu yang menyebut adanya pengumpulan handphone dalam rapat tersebut.
01:20Menurutnya, hal itu tidak pernah terjadi.
01:23Pengumpulan handphone itu tidak ada.
01:26Tidak pernah sama sekali saya lakukan.
01:29Semua SKPD hadir dalam rapat itu dan tidak ada pengumpulan handphone.
01:33Itu hanya dramatisir, katanya.
01:36Lebih lanjut, ia menyinggung pihak-pihak yang diduga mencoba membangun opini negatif terhadap dirinya.
01:41Ia meminta publik untuk menilai secara objektif dengan melihat fakta yang ada.
01:47Kalian tahu siapa kepala OPT sebenarnya?
01:49Siapa kepala dinas PU?
01:51Silakan baca dan lihat sendiri.
01:53Jangan sampai ada yang menggiring opini.
01:56Ungkapnya.
Komentar