Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Institusi kepolisian Kota Pekanbaru tengah diguncang isu miring. Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Mochamad Jacub Norman Kamaru, resmi dicopot dari jabatannya. Tidak sendirian, dua perwira dan empat penyidik lainnya turut dibebastugaskan menyusul dua kasus viral yang memicu kecaman publik.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #poldariau #kompoljacub

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Riau Online telah merangkum dua skandal yang berujung pencopotan polisi di Polres Tapekan Baru.
00:05Satu, Kontroversi, Tangkap Lepas, Pengusaha Adil Atra.
00:09Kasus ini bermula pada pertengahan Januari 2026 dan melibatkan nama pengusaha otomotif lokal.
00:15Meski awalnya disebut terlibat dalam peredaran, status Adil Atra kemudian dinyatakan hanya sebagai penyalahguna berdasarkan hasil tim asesmen terpadu,
00:23TAT, BNN, Kejaksaan, Polri, Psikolog dan Dokter.
00:28Adil Atra tidak ditahan secara pidana, melainkan hanya diwajibkan menjalani rehabilitasi medis.
00:34Keputusan ini menuai tanda tanya di masyarakat mengenai konsistensi penetapan status tersangka.
00:39Jadi diwajibkan untuk menjalankan rehabilitasi medis sesuai rekomendasi BNN, jelas Kompol Jacup, Minggu, 25 Januari 2026.
00:48Dua dugaan, uang tangkap lepas, 200 juta rupiah di hiburan malam.
00:53Kasus kedua terjadi pada Rabu, 18 Februari 2026 lalu dan melibatkan dugaan praktik penghutan liar oleh oknum penyidik.
01:01Satres narkoba mengamankan lima orang di sebuah tempat hiburan malam.
01:05Namun, dari lima orang tersebut, hanya dua orang yang diproses hukum, sementara tiga lainnya dilepaskan.
01:11Ketua DPD Granat Riau, Freddy Simanjuntak, mengungkap adanya informasi bahwa tiga orang yang bebas, termasuk supervisor berinisial WC, diduga membayar
01:20200 juta rupiah kepada oknum penyidik.
01:23Granat menyoroti kejanggalan di mana pihak yang diduga sebagai pemilik barang, TR, justru dilepaskan, sedangkan dua orang yang hanya berperan
01:31sebagai kurir tetap ditahan.
01:33Saat dikonfirmasi mengenai dugaan aliran dana ini, pihak asat narkoba maupun kapol resta pekan baru pada saat itu tidak memberikan
01:39jawaban, yang semakin memperkeru opini publik.
01:42Rentetan peristiwa ini dianggap mencederai semangat pemberantasan narkotika di Riau.
01:47Pencopotan jabatan Kompol Jacu beserta timnya merupakan langkah tegas dari pimpinan Polri untuk membersihkan institusi dari oknum yang menyalahgunakan wewenang
01:54dan mencederai rasa keadilan.
02:02Terima kasih.
02:32Terima kasih.
03:02Terima kasih.
03:32Terima kasih.
04:02Terima kasih.
04:32Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan