00:00Komisi 2 DPR RI kunjungi Riau, dorong penguatan peran BUMT dan Ban Daerah untuk donkrak PAD.
00:05Upaya memperkuat kontribusi badan usaha milik daerah BUMT terhadap pendapatan asli daerah PAD menjadi sorotan utama dalam kunjungan kerja spesifik
00:13Komisi 2 DPR RI di Provinsi Riau, Kamis 2 April 2026.
00:18Kegiatan yang berlangsung di Boru Menara dan Merdu BRK Syariah ini menjadi ruang strategis mempertemukan pemerintah pusat, daerah, dan pelaku
00:25BUMT dalam satu forum pengawasan dan evaluasi.
00:27Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Bang Riau Kepri Syariah, Helwin Yunus, dalam sambutannya menegaskan komitmen BRK Syariah sebagai ban pembangunan
00:35daerah untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus kontributor nyata bagi PAD.
00:40Sebagai ban daerah yang telah bertransformasi menjadi ban syariah, kami terus memperkuat peran dalam mendukung perekonomian daerah, baik melalui pembiayaan
00:47UMKM, penguatan likuiditas, maupun kontribusi dividen kepada pemerintah daerah, ujarnya.
00:53Ia memaparkan, kinerja BRK Syariah dalam dua tahun terakhir menunjukkan tren positif.
00:58Total aset meningkat dari Rp30,8 triliun pada 2024 menjadi Rp31,1 triliun pada 2025.
01:06Menurut Helwin, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat sekaligus penguatan intermediasi perbankan di daerah.
01:13Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, khususnya kebijakan yang mendorong perusahaan di Riau membuka rekening di BRK Syariah sebagai langkah
01:21strategis memperkuat ekosistem keuangan daerah.
01:23Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk mendapatkan arahan serta penguatan kebijakan guna meningkatkan tata kelola dan daya saing
01:29BUMT, khususnya perbankan daerah, tambahnya.
01:33Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, yang mewakili PLT Gubernur Riau, menekankan pentingnya peran BUMT dalam menghadapi tantangan
01:42fiskal daerah.
01:43Ia mengungkapkan bahwa seluruh kabupaten kota di Riau telah memiliki BUMT, meskipun dengan kondisi yang beragam.
01:49Ada BUMT yang sudah memberikan kontribusi signifikan, namun masih ada pula yang menghadapi kendala.
01:55Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk kita benahi bersama, ujarnya.
02:00Ia juga menyoroti potensi besar sektor perkebunan kelapa sawit di Riau yang dapat dioptimalkan melalui peran BUMT, termasuk skema kerjasama
02:07yang mampu memberikan nilai tambah bagi daerah.
02:09Lebih lanjut, Syahrial menegaskan bahwa keberadaan BRK Syariah sebagai ban daerah berbasis syariah merupakan langkah strategis yang diharapkan mampu memperkuat
02:17ekonomi daerah secara berkelanjutan.
02:18Dari sisi legislatif, Ketua Komisi 2 DPR RI yang diwakilkan oleh Taufan Pawe, menegaskan komitmen pihaknya untuk memperkuat fungsi pengawasan
02:26terhadap BUMT di seluruh Indonesia.
02:29Ia menilai, optimalisasi peran BUMT sangat penting untuk mengurangi ketergantungan daerah terhadap transfer pusat.
02:35Ketergantungan terhadap APBN masih sangat tinggi, bahkan bisa mencapai 80 persen.
02:40Namun, itu tidak boleh menjadi alasan untuk tidak menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat, tegasnya.
02:46Ia mengungkapkan bahwa saat ini baru sekitar 50 persen BUMT yang berada dalam kondisi sehat,
02:51sementara sisanya masih menghadapi persoalan tata kelola dan kontribusi terhadap PET.
02:56Oleh karena itu, kunjungan kerja ini difokuskan untuk menggali langsung permasalahan serta mengevaluasi kinerja BUMT secara menyeluruh.
03:03Yang ingin kita pastikan adalah sejauh mana BUMT benar-benar memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, ujarnya.
03:10Komisi 2 juga mendorong pemerintah daerah di Riau untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam melalui penguatan kapasitas SDM,
03:17transparansi, serta pengukuran kinerja yang jelas, termasuk dalam kontribusi dividen kepada daerah.
03:22Kegiatan ini turut dihadiri oleh Perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Riau,
03:28para Kepala Daerah Seprovinsi Riau, Jajaran Direksi dan Komisaris BRK Syariah, serta pimpinan BUMT lainnya.
03:35Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,
03:40sekaligus mendorong BUMT, khususnya ban daerah, agar semakin berperan sebagai pilar utama pembangunan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.
Komentar