Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Upaya memperkuat kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi sorotan utama dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di Provinsi Riau, Kamis (2/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah ini menjadi ruang strategis mempertemukan pemerintah pusat, daerah, dan pelaku BUMD dalam satu forum pengawasan dan evaluasi.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #BUMDRiau #KunkerDPRRI

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Komisi 2 DPR RI kunjungi Riau, dorong penguatan peran BUMT dan Ban Daerah untuk donkrak PAD.
00:05Upaya memperkuat kontribusi badan usaha milik daerah BUMT terhadap pendapatan asli daerah PAD menjadi sorotan utama dalam kunjungan kerja spesifik
00:13Komisi 2 DPR RI di Provinsi Riau, Kamis 2 April 2026.
00:18Kegiatan yang berlangsung di Boru Menara dan Merdu BRK Syariah ini menjadi ruang strategis mempertemukan pemerintah pusat, daerah, dan pelaku
00:25BUMT dalam satu forum pengawasan dan evaluasi.
00:27Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Bang Riau Kepri Syariah, Helwin Yunus, dalam sambutannya menegaskan komitmen BRK Syariah sebagai ban pembangunan
00:35daerah untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus kontributor nyata bagi PAD.
00:40Sebagai ban daerah yang telah bertransformasi menjadi ban syariah, kami terus memperkuat peran dalam mendukung perekonomian daerah, baik melalui pembiayaan
00:47UMKM, penguatan likuiditas, maupun kontribusi dividen kepada pemerintah daerah, ujarnya.
00:53Ia memaparkan, kinerja BRK Syariah dalam dua tahun terakhir menunjukkan tren positif.
00:58Total aset meningkat dari Rp30,8 triliun pada 2024 menjadi Rp31,1 triliun pada 2025.
01:06Menurut Helwin, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat sekaligus penguatan intermediasi perbankan di daerah.
01:13Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, khususnya kebijakan yang mendorong perusahaan di Riau membuka rekening di BRK Syariah sebagai langkah
01:21strategis memperkuat ekosistem keuangan daerah.
01:23Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk mendapatkan arahan serta penguatan kebijakan guna meningkatkan tata kelola dan daya saing
01:29BUMT, khususnya perbankan daerah, tambahnya.
01:33Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, yang mewakili PLT Gubernur Riau, menekankan pentingnya peran BUMT dalam menghadapi tantangan
01:42fiskal daerah.
01:43Ia mengungkapkan bahwa seluruh kabupaten kota di Riau telah memiliki BUMT, meskipun dengan kondisi yang beragam.
01:49Ada BUMT yang sudah memberikan kontribusi signifikan, namun masih ada pula yang menghadapi kendala.
01:55Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk kita benahi bersama, ujarnya.
02:00Ia juga menyoroti potensi besar sektor perkebunan kelapa sawit di Riau yang dapat dioptimalkan melalui peran BUMT, termasuk skema kerjasama
02:07yang mampu memberikan nilai tambah bagi daerah.
02:09Lebih lanjut, Syahrial menegaskan bahwa keberadaan BRK Syariah sebagai ban daerah berbasis syariah merupakan langkah strategis yang diharapkan mampu memperkuat
02:17ekonomi daerah secara berkelanjutan.
02:18Dari sisi legislatif, Ketua Komisi 2 DPR RI yang diwakilkan oleh Taufan Pawe, menegaskan komitmen pihaknya untuk memperkuat fungsi pengawasan
02:26terhadap BUMT di seluruh Indonesia.
02:29Ia menilai, optimalisasi peran BUMT sangat penting untuk mengurangi ketergantungan daerah terhadap transfer pusat.
02:35Ketergantungan terhadap APBN masih sangat tinggi, bahkan bisa mencapai 80 persen.
02:40Namun, itu tidak boleh menjadi alasan untuk tidak menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat, tegasnya.
02:46Ia mengungkapkan bahwa saat ini baru sekitar 50 persen BUMT yang berada dalam kondisi sehat,
02:51sementara sisanya masih menghadapi persoalan tata kelola dan kontribusi terhadap PET.
02:56Oleh karena itu, kunjungan kerja ini difokuskan untuk menggali langsung permasalahan serta mengevaluasi kinerja BUMT secara menyeluruh.
03:03Yang ingin kita pastikan adalah sejauh mana BUMT benar-benar memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, ujarnya.
03:10Komisi 2 juga mendorong pemerintah daerah di Riau untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam melalui penguatan kapasitas SDM,
03:17transparansi, serta pengukuran kinerja yang jelas, termasuk dalam kontribusi dividen kepada daerah.
03:22Kegiatan ini turut dihadiri oleh Perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Riau,
03:28para Kepala Daerah Seprovinsi Riau, Jajaran Direksi dan Komisaris BRK Syariah, serta pimpinan BUMT lainnya.
03:35Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,
03:40sekaligus mendorong BUMT, khususnya ban daerah, agar semakin berperan sebagai pilar utama pembangunan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.
Komentar

Dianjurkan