00:00Berikut suasana depan rumah Hermanta Usman yang ada beberapa karangan bunga.
00:05Ini adalah kaca rumah Hermanta Usman yang dicopot untuk evakuasi Hermanta Usman dan istri.
00:12Satu korban yang diduga korban pembunuhan akibat kerampokan yang terjadi pada Senin Dinihari pada tanggal 1 Maret 2026.
00:22Nah disini sudah ada di kemudian TKP, sudah terpasang tenda yang menurut keterangan dari tetangga korban
00:31biasanya akan ada pengajian atau tahlilan yang akan diadakan pada malam hari ini.
00:36Kita lihat sudah ada tenda yang terpasang atau langsung terpasang.
00:39Dan juga kita lihat kondisi TKP atau rumah dari korban sendiri sudah bersih dari garis polisi.
00:47Maksudnya peningkatan dari polisi yang tepat ada di kamar korban Hermanta Usman dan istrinya.
00:54Kita lihat disini ada mobil dan ada garis polisi yang masih tersisa dan juga ada kaca yang terpecah
01:00yang kabarnya digunakan oleh pelaku pembunuhan atau kerampokan untuk masuk ke dalam kamar korban Hermanta Usman.
01:11Ya jadi sunan itu kami cuma tahu paginya itu pas kejadian,
01:15anaknya kaya-kaya minum anak nangis.
01:19Iya saya keluar karena kedengeran di dapur, karena pasang dimasak,
01:24jadi saya keluar disitu anaknya sudah nangis-nangis.
01:27Saya kasih tahu kalau papa mamanya mau dibunuh.
01:30Dan memang korban masih ada di dalam kamar, belum bisa dievakuasi,
01:35karena kendala pintu belum bisa dibuka.
01:37dan memang mobil juga tidak bisa dikeluarkan karena kumicinya hilang.
01:43Jadi itu waktu tetap mengeluarkan,
01:46tapi pada saat di bawah itu memang korban masih bernapas.
01:52Itu yang saya tahu.
01:53Kalau itu juga beri maya,
01:56kesin.
01:56Makanya itu turun dari kamar,
01:58sekitar setengah lima itu tidak teriak-teriaknya lari ke masjid.
02:03Tapi saya baru dengar ke jam lima,
02:06karena mungkin setelah balik dari masjid,
02:07dia ke sini.
02:08Jadi dia tidak membangunkan kami duluan.
02:12Ini merah panik,
02:13jadi dia cari setelah tempatnya di situ.
02:15Karena seperti itu tidak ada,
02:17dia untuk cari dulu ke sana,
02:18dia langsung ke masjid.
02:20Karena dia bilang,
02:22kalau tangan itu saya sudah panik,
02:23jadi saya tak sempat ketateng.
02:26Jadi dia bilang,
02:28jadi tadi kemarin ini siang kami baru saja mau menguasai dalam jala yang bisa kami tak mulai.
02:36Itu saja sih.
02:37Dan kalau kita lihat itu kan kaca jendelanya itu saatnya dilepas, salah satu, Bu.
02:40Iya.
02:41Karena itu ceritanya sepeda, Bu, ya?
02:43Karena evakuasi bapak dan ibunya tak bisa dikeluarkan karena hati itu terkunci,
02:50dan kunci itu hilang.
02:51Itu saja.
02:52Jadi terpaksa dipecahkan oleh keluarga dan juga sepuliti yang kami panggil.
02:59Bukan jendela yang lain.
03:00Jadi posisi kaca itu sudah pecah atau belum, ya?
03:03Belum.
03:03Belum, ya?
03:04Belum.
03:04Jadi dipecahkan.
03:05Tapi kaca itu sudah tercongkel, ya?
03:07Atau sudah terbuka, ya?
03:08Oh, enggak.
03:08Enggak juga?
03:09Enggak juga.
03:10Oh.
03:10Yang kami nggak tahu, tapi setelah kejadian baru kami tahu,
03:13bawa jendela yang sebelah sini itu yang dibuka oleh pelaku.
03:18Oh.
03:19Tapi sebelumnya kalau ke jendela kamar, mah tutup rapat.
03:22Nggak ada perusahaan atau apa carinya.
03:25Jadi ada dugaannya pelakunya itu masuk ke rumah itu lewat jendela satunya, Bu, ya?
03:30Bukan jendela kamar, Bu, ya?
03:31Jendela kamar, ya.
03:34Bukan jendela kamar, ya?
03:37Waktu evakuasi, Ibu melihat kondisi jasad Pak Ermanto dan ini seperti apa, Bu, ya?
03:41Ya, memang sudah.
03:43Terbuka parah, pastinya banyak curang darah.
03:48Ibu, ya?
03:49Dari buki, dari hidung, semuanya.
03:53Kalau seingat, Ibu, lukanya itu luka benda tumpul atau nggak benda tajam, ya?
03:57Ya, saya yakin itu benda tumpul, ya?
03:59Oh.
03:59Luka tumpul, karena tidak ada sayatan atau musuh.
04:02Yang saya lihat, pemerintah masa yang saya lihat, tidak ada.
04:06Baik Ibu atau Bapaknya semua benda tumpul, ya?
04:09Iya, iya.
04:10Iya, nggak ada yang cuman di.
04:12Kan kami lihat itu di wajian wajah yang bukan maaf.
04:15Jadi kemungkinan dia benda tumpul di wajah, bukan maaf.
04:18Nah, saat itu polisi datang ke sini sekitar jam berapa, ya?
04:22Sekitar jam berapa, ya?
04:24Ada kali setengah tujuh atau jam berapa, ya?
04:26Oke, jam enam.
04:27Dan lewat pas enam itulah, ya?
04:28Saya juga lupa.
04:29Tepuk.
04:30Tepuk.
04:31Tepuk.
04:32Tepuk.
04:32Tepuk.
04:33Tepuk.
04:34Tepuk.
04:34Tepuk.
04:34Tepuk.
04:34Tepuk.