Skip to playerSkip to main content
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menilai keinginan Indonesia untuk menjadi mediator antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, bukanlah hal yang mudah dilakukan. JK mengingatkan, situasi yang terjadi di Timur Tengah saat ini terlalu rumit untuk diuraikan.

“Niat dan rencana itu baik saja. Tetapi ini situasi yang jauh lebih besar masalahnya. Palestina dengan Israel saja tidak bisa, sulit didamaikan,” kata JK saat memberikan keterangan di Jakarta, Minggu (1/3).

JK turut menyinggung posisi Indonesia, yang ia pandang masih lemah. Terlebih Indonesia baru saja menandatangani perjanjian dagang resiprokal dengan AS. JK memandang, perjanjian itu merugikan RI.

“Sayangnya, Indonesia telah mengadakan perjanjian yang tidak seimbang, dan sangat merugikan Indonesia. Itu saja kita tidak setara Amerika. Bagaimana mendamaikan orang yang tidak setara dalam keadaan ini?” ujar JK.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan siap memfasilitasi dialog antara Teheran dan Washington demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif. Prabowo bahkan siap terbang ke Teheran untuk menindaklanjuti niat tersebut.

“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak,” tulis keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, Sabtu (28/2).

Sementara, eskalasi militer di Timur Tengah terus meningkat sampai saat ini. Iran terus melancarkan serangan, terutama setelah mereka kehilangan pemimpin tertinggi, Ayatollah Khameini, yang terbunuh pada Minggu kemarin.

Iran melalui Korps Garda Revolusi (IRGC) melancarkan serangan rudal balistik ke Israel, termasuk empat rudal di antaranya disebut menghantam kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln di Teluk, Minggu.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa operasi terhadap Iran akan berlanjut hingga semua tujuan tercapai. Namun ia memperkirakan akan lebih banyak korban jiwa di pihaknya nanti. Washington klaim hingga kini, 3 tentara di pihak mereka tewas akibat serangan Iran.

Trump menyatakan bahwa serangan terhadap Iran akan dilancarkan setidaknya hingga empat pekan ke depan. “"Prosesnya selalu memakan waktu empat minggu. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat minggu. Prosesnya selalu sekitar empat minggu, jadi - sekuat apapun negara ini, ini adalah negara yang besar, akan memakan waktu empat minggu - atau kurang," kata Trump dikutip dari Reuters, Senin.

Penulis/Editor: Dicky Setyawan
Produser: Indana Zulfa
#TirtoRecap

Category

🗞
News
Transcript
00:00Sayangnya Indonesia telah mengadakan perjanjian yang tidak seimbang, yang sangat berugia Indonesia.
00:08Itu saja, kita tidak setara Amerika.
00:11Bagaimana mendemaikan orang yang tidak setara?
00:14Dengan rencana Presiden Prabowo yang ingin menermayakan jalan Amerika itu seperti apa?
00:20Ya, niat, rencana itu baik saja.
00:23Tapi ini situasi yang jauh lebih besar masalahnya.
00:30Ya, Israel dengan Presiden saja tidak bisa disudik didemaikan.
00:38Karena dunia ini sangat ditentukan oleh sifat dan panu Amerika.
00:45Sayangnya Indonesia telah mengadakan perjanjian yang tidak seimbang, yang sangat berugia Indonesia.
00:53Itu saja, kita tidak setara Amerika.
00:57Bagaimana mendemaikan orang yang tidak setara?
01:00Dalam keadaan ini, dalam hal-hal yang tidak seimbang.
01:04Tentu, karena ini di Timur Tengah, kita keperluan jauh.
01:12Walaupun kita juga sangat prihatin bahwa bukan hanya Timur Tengah.
01:16Negara Islam itu memang lagi kacau pada tahun ini.
01:20Pakistan-Afghanistan berperang.
01:24Yemen-Sauri berperang.
01:27Syria dengan yang lainnya berperang.
01:30Yemen dikacau.
01:32Jadi kita bersyukur bahwa Indonesia ini aman dibanding negara Islam yang lain.
01:39Karena itu, kita harus menjaga itu.
01:42Bahwa jangan terjadi antara kita.
01:45Itu harus kita jaga.
01:47Bahwa di negara-negara Islam hampir terkecuali di Asia Tenggara ini.
01:54Kita, Malaysia, Brunei.
01:56Yang lainnya kacau semua.
01:59Dia terkecuali juga dengan mungkin dia Afrika Utara, dia Zair, Marokko, tidak lumayan.
02:04Tapi selain itu, semua mengalami masalah.
02:08Maka intinya kita menjaga situasi.
02:10Menyerukan kita ini, apalagi pemerintah.
02:13Pemerintah harus menjaga situasi.
02:15Pemerintah memberikan keadilan kepada masyarakatnya, memberikan kedamaian kepada masyarakatnya.
02:19Sekarang ini timbul begitu banyak protes pemerintah dengan kegiatan-kegiatan yang sangat tidak seimbang.
02:29Nah, hal-hal ini hanya bisa menyebabkan masalah.
02:34Adanya ketidakadilan, adanya ketidakseimbangan, adanya masalah-masalah.
02:41Kita harap Indonesia, khususnya pemerintah, menjalankan pemerintah yang adil.
02:45Dan juga banyak-banyak orang memberikan kualitas masyarakat yang baik.
02:52Supaya jangan terjadi seperti di negara lain itu.
02:59Pertama tentu harga bijan naik.
03:05Pasti itu yang pertama.
03:07Logistik antara timur, tengah dan kita selalu terputus.
03:13Sekarang ratusan ribu orang Indonesia, puluhan ribu orang Indonesia yang naik umur contohnya,
03:20itu tidak bisa kembali kepada dewa saya.
03:23Habis.
03:24Juga ekspor kita tentu ke Eropa akan masalah.
03:28Karena ini semua timbul ketakutan.
03:31Semua orang bersiap begitu.
03:33Jadi masalahnya ya, kita biasanya mengimport minyak dari Timur Tengah.
03:42Karena kita kekurangan.
03:44Sekarang pasti stop.
03:47Jadi ekonomi kita akan terkena di situ.
03:50Hati-hati dalam waktu yang apabila ini lama.
03:55Mudah-mudahan cepat selesai.
03:57Itu berarti adanya suatu logistik sistem impor ekspor di Timur Tengah, ke Selatan, dan ke Utara di Masalah.
04:08Kita antara lain ada di Selatan yang mengalami seperti itu.
04:16Jadi hati-hati akan subiknya bahan bakar dalam waktu mungkin sebulan.
04:24Mungkin kita ada persediaan, rata-rata persediaan kita tiga minggu.
04:28Jadi setelah itu, mungkin masih ada di Singapura,
04:32tapi supply dari Saudi, dari Iran, dari Kuwait, itu sekarang pasti terputus.
04:40Nah, itulah efeknya antara lain.
04:44Di samping hubungan perdagangan kita yang terputus.
04:51Karena bukan hanya Iran.
04:54Iran menyerang Kuwait, menyerang Doha, menyerang Dubai.
05:02Karena di situ ada pangkalan Amerika.
05:04Efeknya ke negara itu.
05:08Nah, itu akan terjadi semua.
05:09Satu hari ini kelihatan hubungan terasa.
05:12Tapi satu minggu akan terasa.

Recommended