Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja yang mengajukan permohonan kepulangan ke Tanah Air. Pendampingan serta fasilitasi terus dilakukan melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia Phnom Penh.
Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengungkapkan bahwa sejak pertengahan Januari hingga akhir Februari 2026, ribuan WNI telah melapor langsung ke KBRI Phnom Penh untuk meminta bantuan pemulangan.
“Sejak periode 16 Januari hingga 25 Februari, sudah sebanyak 4.882 WNI yang melapor langsung ke KBRI Phnom Penh dan meminta bantuan kepulangan ke Indonesia,” ujar Heni dalam konferensi pers di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).
Dari total laporan tersebut, sebagian besar WNI telah menjalani asesmen awal guna memastikan kondisi dan status mereka. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, mayoritas tidak terindikasi sebagai korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dan banyak di antaranya mengaku bekerja di sektor penipuan daring.
“Kemudian dari 4.482 WNI tersebut, sebanyak 4.680 WNI sudah dilakukan asesmen awal oleh KBRI Phnom Penh dengan hasil tidak ditemukan WNI terindikasi korban TPPO. Bahkan sebagian besar mengaku memang bekerja secara profesional di sektor online scam.”
Hingga 25 Februari, ratusan WNI dilaporkan telah kembali ke Indonesia secara mandiri. Jumlah tersebut meningkat setelah kepulangan rombongan tambahan pada Kamis malam (26/2/2026).
“Sampai dengan 25 Februari ini sudah sekitar 926 WNI yang pulang secara mandiri. Bahkan tadi malam ditambah 111 ya, jadi sudah sekitar 1.000 lebih yang pulang secara mandiri,” sebutnya.
Sementara itu, masih ada sekitar 900 WNI yang berada di Kamboja dan kini tinggal di penampungan sementara. Fasilitas tersebut dikoordinasikan oleh KBRI Phnom Penh bersama otoritas setempat guna menjamin keamanan serta pemenuhan kebutuhan dasar para WNI.
“Saat ini 900 WNI masih berada di penampungan sementara yang dikoordinasikan fasilitasnya oleh KBRI dan otoritas setempat,” pungkasnya.



Penulis: Sisilia Rosadi
Video editor:
Produser: Dena Novita R
#TirtoRecap

Category

🗞
News
Transcript
00:05Kemudian yang terakhir, singkat terkait update penanganan WNI di Kampoja.
00:12Sejak periode 16 Januari hingga 25 Februari, sudah sebanyak 4.882 WNI yang melapor langsung ke KBRI Pempen dan meminta
00:26bantuan keulangan ke Indonesia.
00:28Kemudian dari 482 WNI tersebut, sebanyak 4.680 WNI sudah dilakukan asesmen awal oleh KBRI Pempen dengan hasil tidak ditemukan
00:48WNI terindikasi korban TPPO.
00:51Bahkan sebagian besar mengaku memang bekerja secara profesional di sektor online scam.
00:59Nah sampai dengan 25 Februari ini, sudah sekitar 926 WNI yang pulang secara mandiri.
01:08Bahkan tadi malam ditambah 111 ya, jadi sudah sekitar 1.000 lebih yang pulang secara mandiri.
01:15Dan saat ini 900 WNI masih berada di penampungan sementara yang dikoordinasikan fasilitasnya oleh KBRI dan otoritas ini.
01:26Mekian, terima kasih.
01:27Mekian, terima kasih.

Recommended