Skip to playerSkip to main content
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa operasi serangan ke Iran akan terus berlanjut sampai tujuan mereka tercapai. Washington juga menegaskan mereka akan membalas kematian 3 orang prajurit di medan tempur, sebagaimana dilaporkan Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Senin (2/3) waktu Indonesia.

“Amerika akan membalas kematian mereka dan memberikan pukulan paling telak,” ucap Trump dalam pernyataan yang disiarkan via YouTube White House, Senin waktu Indonesia.

Trump menyatakan tekadnya untuk bertempur. Ia menegaskan bahwa AS merupakan negara terkaya dengan militer paling kuat di dunia saat ini. “Tapi satu-satunya alasan kami menikmati kualitas hidup, kebebasan dan keamanan, adalah kami telah melakukan hal-hal yang orang lain tak mampu lakukan,” tutur Trump.

Trump tuding Iran gunakan rudal jarak jauh dan senjata nuklir. Tudingan itu, sebut Trump, bakal jadi ancaman bagi AS. “Kami tak bisa membiarkan bangsa yang membangkitkan tentara memiliki senjata semacam itu,” ucap Trump.

Trump klaim serangan dari AS ke Iran kali ini tidak hanya untuk kepentingan Washington. Melainkan juga, menurutnya, untuk keberlangsungan hidup generasi penerus. “Seperti yang telah dilakukan pendahulu kita bertahun-tahun lalu,” tutur Trump.

Sementara itu, Trump mengungkapkan bahwa operasi yang disebutnya sebagai Epic Fury merupakan salah satu terbesar dan paling kompleks sejauh ini. Ia mengklaim, serangan itu telah mencapai ratusan target di Iran, termasuk fasilitas Garda Revolusi (IRGC), sistem pertahanan Iran, sembilan kapal dan bangunan angkatan laut Teheran.

“Dunia pernah tidak pernah melihat seperti ini sebelumnya,” kata Trump.
Penulis/Editor: Dicky Setyawan
Produser: Indana Zulfa
#TirtoRecap
Sumber: YouTube/@WhiteHouse

Category

🗞
News
Transcript
00:06Terima kasih telah menonton
00:24Terima kasih telah menonton
00:55Terima kasih telah menonton
01:11Terima kasih telah menonton
01:14Terima kasih telah menonton
01:17Terima kasih telah menonton
01:19Terima kasih telah menonton
01:22Terima kasih telah menonton
01:34Terima kasih telah menonton
01:36Terima kasih telah menonton
01:38Terima kasih telah menonton
01:42Terima kasih telah menonton
01:44Terima kasih telah menonton
01:48Terima kasih telah menonton
01:50Unable to do
02:20An Iranian regime
02:23Terima kasih telah menonton
02:24untuk membuat world terakultahkan mereka itu berlaku.
02:27Kita tidak akan mencadung itu.
02:28Kita tidak akan mencadung itu untuk kami,
02:31kita tidak akan mencadung itu untuk orang lain.
02:34Inístup Indonesia,nya terat teratat migilain
02:36tersebut, saya dalam kиноamkan jalan perubatan kita
02:40terlebih dahulu.
02:42Saya tidak pernah merupakan sejauh hancur seperti kita.
02:46Dan juga, karena penuhi, jika itu merupakan kita yang resimah.
02:49Kita sekarang menggunakan sejauh hancur untuk baik.
02:52we want to have it for good purpose
02:55we're undertaking
02:57this massive operation not merely
02:59to ensure security
03:01for our own time and place
03:03but for our children
03:05and their children just as our
03:06ancestors have done for us
03:09many many years ago
03:26over the past
03:2836 hours the united
03:30states and its partners have
03:32launched operation epic
03:34fury one of the largest
03:36most complex most
03:38overwhelming military offensives
03:41the world has ever
03:42seen nobody's seen anything like it
03:44we have hit
03:46hundreds of targets
03:47in iran including
03:49revolutionary guard facilities
03:52iranian air defense systems
03:54just now
03:55it was announced that we knocked out
03:57nine ships plus their naval
03:59building
04:00all in a matter of
04:03literally minutes
04:05iran's formerly supreme leader
04:09ayatollah
04:11hameneh
04:11is dead

Recommended