00:00Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow
00:07membahas penguatan kemitraan strategis, termasuk kerjasama pengembangan teknologi energi nuklir di Indonesia.
00:14Tidak hanya nuklir, Putin mengatakan Rusia tertarik bekerjasama dengan Indonesia di bidang teknologi canggih
00:21termasuk eksplorasi luar angkasa, smart city hingga kecerdasan buatan.
00:26Putin menegaskan bahwa Indonesia adalah mitra kunci federasi Rusia di kawasan Asia Pasifik.
00:35Ia mengatakan hubungan bilateral keduanya berkembang berdasarkan pada prinsip kepercayaan dan persahabatan.
00:42Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo mengatakan Indonesia dan Rusia memiliki sejarah panjang.
00:49Ia mengatakan Rusia telah menjadi mitra penting Indonesia di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
00:55Bahkan kata Prabowo, saat Indonesia baru merdeka dan masih miskin, Uni Soviet sudah sangat membantu Indonesia.
01:04Prabowo mengatakan saat itu Rusia tidak meminta Indonesia membayar utang dalam waktu cepat karena masih dalam kondisi miskin.
01:12Gendati demikian, Indonesia berhasil melunasi utang Rusia beberapa puluh tahun kemudian.
01:17Kini pemerintah Indonesia mematangkan rencana kerjasama dengan Rusia dalam pengembangan energi nuklir melalui pembangunan SMR dengan modular 500 MW.
01:31Menko Erlangga menekankan studi ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan fondasi teknologi dan regulasi dalam mendukung pengembangan energi nuklir yang aman dan berkelanjutan.
01:41Disebutkan reaktor modular skala kecil di nelai lebih efisien dan fleksibel jika dibandingkan dengan pembangkit nuklir konvensional.
01:53Presiden Putin menyatakan kesiapan negaranya untuk bekerjasama dengan Indonesia di bidang energi nuklir untuk tujuan damai.
02:01Kerjasama ini mencakup berbagai sektor seperti kesehatan, pertanian, dan pelatihan sumber daya manusia.
02:11Dengan pengalaman dan teknologi maju di bidang nuklir sipil, Rusia menjadi mitra potensial dalam mendukung upaya Indonesia mencapai bauran energi bersih dan pengurangan emisi karbon secara bertahap.
02:24Semua negara kini tengah bersiap menghadapi perang dunia ketiga setelah Amerika Serikat terlibat langsung dalam perang Israel dan Iran.
02:35Lantas, bagaimana nasib Indonesia?
02:38Dalam jangka pendek perang tersebut akan memberikan dampak pada pasar keuangan.
02:44Indeks harga saham gabungan akan bergerak sama seperti negara lain berada di zona merah.
02:49Rupiah diperkirakan juga akan mengalami tekanan dalam situasi tersebut.
02:57Perang juga mendorong lonjakan harga minyak dunia.
03:01Sementara diketahui sebagai bagian dari strategi untuk mencapai emisi nol bersih,
03:06Indonesia semakin serius berencana mewujudkan pembangkit listrik tenaga nuklir pada tahun 2060.
03:12Bahkan Indonesia menargetkan PLTN pertama diharapkan dapat beroperasi secara komersial pada tahun 2032 lebih cepat dari target sebelumnya,
03:24yaitu tahun 2039.
Komentar