Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
Pernah bertanya-tanya kenapa tubuh kita langsung berkeringat begitu suhu udara naik? Video ini membongkar mekanisme termoregulasi yang bekerja di balik setiap tetes keringat. Kita akan membahas bagaimana kelenjar keringat bekerja seperti jutaan pendingin mikroskopis, mengapa penguapan air dari kulit bisa menurunkan suhu tubuh, dan bagaimana otak mengirim sinyal dalam hitungan detik ketika suhu mulai berbahaya. Ada juga fakta menarik soal perbedaan jenis keringat, jumlah kelenjar di tubuh manusia, dan mengapa manusia bisa berlari maraton sementara hewan lain kelelahan lebih cepat. Simak sampai habis untuk memahami sistem pendinginan alami yang selama ini kamu anggap remeh.
Transkrip
00:00Setiap hari kamu kehilangan sekitar 1 liter air dari kulit tanpa sadar.
00:05Tanpa berkeringat sedikitpun.
00:07Keringat itu, itu sebenarnya sistem pendingin paling canggih yang pernah ada-ada di tubuh makhluk hidup.
00:13Dan otakmu mengirim perintah untuk mengeluarkannya dalam hitungan detik setelah suhu mulai naik.
00:19Tapi sistem ini punya satu trik yang bikin ilmuwan kagum bertahun-tahun.
00:24Kamu pasti tahu rasanya berkeringat saat cuaca panas.
00:28Lemas, gerah, pakaian lengket.
00:30Tapi pernahkah kamu bertanya bagaimana air yang keluar dari kulit bisa menurunkan suhu tubuh?
00:35Ini bukan sekadar air yang mengalir turun.
00:39Setiap tetes keringat yang menguap-dap dari permukaan kulit membawa energi panas pergi bersamanya.
00:44Dan prosesnya disebut evaporasi pendinginan-pendinginan melalui penguapan.
00:49Tanpa proses ini, tubuh manusia tidak akan bisa bertahan lebih dari beberapa menit di bawah terik matahari langsung.
00:58Di bawah permukaan kulitmu ada sekitar 2-4 juta kelenjar keringat yang tersebar hampir di seluruh tubuh.
01:04Bayangkan itu, jutaan pipa mikroskopis yang siap mengeluarkan air air kapan saja otak memberi aba-aba.
01:12Kebanyakan disebut kelenjar ekrin, kelenjar keringat utama, dan jumlahnya paling banyak di telapak tangan, telapak kaki, dan dahi.
01:20Setiap kelenjar ekrin mengeluarkan keringat yang sebagian besar terdiri dari air dan sedikit garam.
01:26Jadi, kalau kamu pernah menjilat keringat sendiri dan rasanya asin, itu bukan kebetulan.
01:32Kandungan garam di dalamnya memang nyata.
01:36Sekarang bagaimana otak tahu kapan harus memerintahkan berkeringat?
01:40Jawabannya ada di bagian otak yang disebut hipotalamus, pusat pengatur suhu tubuh.
01:45Ketika suhu darah naik sedikit saja di atas batas normal, sekitar 37 derajat Celcius,
01:52hipotalamus langsung mengirim sinyal listrik melalui saraf simpatis ke setiap kelenjar keringat.
01:57Dan ini terjadi dalam hitungan detik.
02:01Bayangkan kota yang punya pusat kendali darurat yang bisa mengaktifkan seluruh sistem,
02:05pemadam, kebakaran sekaligus, hanya dengan satu tombol.
02:09Itulah cara kerja hipotalamus terhadap kelenjar keringatmu.
02:14Dan ini yang membedakan manusia dari kebanyakan hewan lain.
02:17Kita punya jutaan kelenjar ekrin yang tersebar di seluruh permukaan tubuh,
02:22sementara banyak hewan hanya mengandalkan mengeluarkan lidah atau mencari tempat teduh untuk mendinginkan diri.
02:29Artinya, manusia bisa terus bergerak aktif di bawah terik matahari selama berjam-jam,
02:34asalkan cukup minum air.
02:36Seorang pelari maraton bisa mengeluarkan hingga 2 liter keringat per jam saat cuaca sangat panas.
02:43Angka itu setara dengan 2 botol air ukuran besar yang terus keluar dari kulitnya setiap 60 menit.
02:49Dan yang menarik, semakin sering tubuh terpapar suhu tinggi, semakin efisien sistem ini bekerja.
02:55Kelenjar keringatmu belajar dari pengalaman.
02:59Ternyata tidak semua keringat itu sama.
03:02Ada 2 jenis kelenjar keringat yang bekerja dengan cara berbeda.
03:05Yang pertama, tadi sudah kita bahas kelenjar ekrin.
03:09Yang kedua disebut kelenjar apokrin, kelenjar keringat dengan komponen lemak yang terletak di area ketiak dan selangkangan.
03:17Keringat dari kelenjar apokrin mengandung sedikit protein dan lemak dan inilah yang menjadi sumber bau badan ketika bercampur dengan bakteri
03:25di permukaan kulit.
03:27Jadi, bau badan itu bukan dari keringatnya langsung, tapi dari interaksi antara keringat dengan bakteri yang memang hidup di kulit
03:35kita sehari-hari.
03:37Tapi ada satu kondisi di mana sistem ini tidak bisa bekerja optimal.
03:41Udara yang sangat lembab.
03:43Kelembapan tinggi menghambat proses penguapan karena udara sudah jenuh dengan uap air dan tidak bisa menyerap lebih banyak.
03:50Hasilnya, keringat terus mengucur tapi tidak banyak yang mengguap dan suhu tubuh terus naik.
03:57Disinilah yang disebut heat stroke.
03:59Serangan panas bisa terjadi.
04:01Ini bukan sekadar terasa gerah biasa,
04:04melainkan kondisi di mana tubuh kehilangan kemampuan untuk mendinginkan dirinya sendiri.
04:09Jadi, setiap kali kamu merasa gerah dan keringat bercucuran di tengah hari,
04:13ingat bahwa itu bukan gangguan yang menyebalkan.
04:16Itu adalah pertahanan yang sedang bekerja keras agar suhu tubuhmu tetap stabil.
04:22Dan yang perlu kamu perhatikan adalah asupan cairan.
04:26Karena keringat yang keluar membawa air dan elektrolit dari tubuh dan tanpa penggantian yang cukup,
04:32efisiensi sistem ini akan menurun drastis.
04:35Minum air sebelum merasa haus itu jauh lebih baik daripada menunggu sampai tubuh benar-benar membutuhkannya.
04:42Dan satu fakta kecil yang mungkin belum kamu tahu,
04:46bayi yang baru lahir tidak bisa berkeringat dengan efektif selama beberapa minggu-nggu pertama
04:50karena kelenjar keringat mereka belum sepenuhnya berkembang.
04:54Jadi kalau kamu pernah melihat bayi mudah merah dan panas saat cuaca hangat,
04:59itu karena sistem pendinginnya belum siap sepenuhnya.
05:02Kalau tadi ada bagian yang membuatmu terkejut,
05:05ceritakan di kolom komentar bagian mana yang paling mengejutkan menurutmu.
05:09Terima kasih sudah menonton sampai habis.
05:13Tekan subscribe biar tidak ketinggalan pembahasan seru berikutnya.
05:17Sampai ketemu lagi!

Dianjurkan