Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 menit yang lalu
Bunglon selama ini dikenal sebagai hewan yang bisa mengubah warna untuk bersembunyi, tapi ternyata alasan utamanya bukan itu. Dalam video ini, kita akan mengupas bagaimana bunglon mengatur sel-sel pigmen di bawah kulitnya, mengapa para ilmuwan menyebutnya sebagai salah satu sistem pewarnaan paling rumit di dunia hewan, dan apa yang sebenarnya sedang terjadi saat seekor bunglon berubah dari hijau menjadi kuning atau oranye. Video ini juga membahas kesalahpahaman umum yang selama ini dipercaya banyak orang tentang cara kerja bunglon. Jika kamu suka cerita tentang hewan yang menyimpan kejutan, ini video untukmu. Jangan lupa subscribe supaya video-video berikutnya langsung muncul di berandamu. Terima kasih sudah menonton.
Transkrip
00:00Sekor benglun berubah warna rana 15 kali lebih cepat daripada kamu bisa membalik halaman buku.
00:06Tapi ini bukan tentang bersembunyi.
00:08Selama puluhan tahun, hampir semua orang percaya benglun mengubah warna untuk menyamarkan diri.
00:15Padahal, kalau kamu perhatikan lebih dekat, sebagian besar perubahan warnanya justru terjadi saat tidak ada predator di sekitar.
00:22Lalu sebenarnya, apa yang sedang benglun lakukan dengan kulitnya?
00:27Kalau tujuannya cuma bersembunyi, kenapa benglun justru berubah warna paling mencolok saat musim kawin tiba?
00:34Dan kenapa warnanya tidak selalu cocok dengan daun atau ranting yang ada di sekelilingnya?
00:40Bahkan dalam beberapa pengamatan lapangan, warna benglun lebih sering menyesuaikan suhu dan suasana hatinya, bukan warna lingkungan sekitar.
00:48Ada sesuatu yang lebih rumit di balik kulit benglun daripada sekadar kamuflase.
00:53Dan ilmuwan baru mulai memahami apa sebenarnya yang terjadi di bawah permukaan kulitnya.
01:00Coba kita masuk ke dalam kulit benglun sejenak.
01:03Di sana ada beberapa lapisan sel yang bekerja seperti layar digital,
01:08lapisan terdalam berisi pigment kuning yang disebut santofor,
01:11dan di atasnya ada lapisan sel reflektif yang mengandung kristal kecil dari guanin.
01:17Kristal-kristal ini memantulkan cahaya dengan cara yang sangat spesifik,
01:21seperti layar LCD yang kamu pegang setiap hari,
01:25dan yang membuat para ilmuwan kagum jarak antar kristal itu bisa diatur oleh benglun itu sendiri.
01:32Saat kristal-kristal itu berdekatan, warna yang dipantulkan adalah biru,
01:36saat merenggang, warnanya bergeser ke kuning atau merah.
01:40Pada tahun 2015, sekelompok peneliti dari Universitas Genewa melakukan pengamatan mikroskopis terhadap kulit benglun
01:48dan menemukan bahwa perubahan jarak antar kristal guanin inilah yang menjadi kunci utama.
01:54Artinya, benglun tidak perlu menciptakan pigment baru setiap kali berubah warna.
01:59Yang ia lakukan hanyalah menyesuaikan tata letak kristal di bawah kulitnya.
02:03Ini seperti kamu menggeser kursi di ruangan yang sama untuk menciptakan tampilan yang berbeda,
02:09tanpa perlu mengganti satupun perabotan.
02:13Dan mekanisme ini bekerja jauh lebih cepat daripada yang selama ini dibayangkan.
02:18Tapi ada satu hal yang mengejutkan dari penelitian itu,
02:21dan ini mengubah cara kita memahami benglun sepenuhnya.
02:25Perubahan warna benglun ternyata lebih sering dipicu oleh suhu, cahaya, dan kondisi sosial daripada warna lingkungan.
02:33Sekor benglun yang merasa terancam akan menampilkan warna yang lebih gelap dan kontras,
02:38sementara benglun yang sedang mendekati pasangannya akan memunculkan warna yang lebih cerah dan hidup.
02:44Artinya, kulit benglun bekerja lebih seperti layar komunikasi daripada jubah penyamaran.
02:50Dan itu membuat benglun jauh lebih komplek dari sekadar hewan yang jago bersembunyi.
02:56Benglun sebenarnya sedang berbicara dengan dunia melalui warnanya.
03:00Jadi selama ini kita salah memahami benglun.
03:03Ia bukan sedang bersembunyi dari dunia, ia justru sedang menunjukkan sesuatu kepada dunia.
03:08Perubahan warna yang kita lihat adalah bentuk komunikasi yang rumit dipengaruhi oleh emosi, suhu, dan interaksi sosial.
03:17Dan penemuan ini mengubah cara para ilmuwan mempelajari tidak hanya benglun,
03:22tapi juga bagaimana hewan lain berkomunikasi melalui warna.
03:25Ternyata, dunia hewan punya bahasa yang jauh lebih kaya daripada yang kita sangka.
03:32Jadi lain kali kamu melihat benglun berubah warna, ingat bahwa ia mungkin bukan sedang bersembunyi, tapi sedang berbicara.
03:39Kalau cerita ini menambah wawasanmu, tekan like dan tulis di komentar
03:43hewan mana yang menurutmu punya cara komunikasi paling menarik.
03:48Jangan lupa subscribe supaya video berikutnya langsung muncul di berandamu.
03:52Sampai jumpa lagi.

Dianjurkan