Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 16 menit yang lalu
Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana akar pohon bisa menembus celah batu yang sangat kecil? Dalam video ini, kita akan membongkar mekanisme luar biasa di balik kekuatan akar: dari tekanan turgor yang bekerja seperti hidrolik hingga zat kimia yang pelan-pelan melarutkan batuan. Kita akan bahas bagaimana akar mencari celah terkecil dengan ujung yang menyerupai mata bor mikro, dan mengapa batu yang keras sekalipun tidak berdaya menghadapi pertumbuhan yang terus-menerus. Jangan lewatkan twist di akhir yang mungkin mengubah cara kamu memandang pohon di sekitarmu.
Transkrip
00:00Di lereng sebuah kuil kuno di Kambodia, akar pohon besar sudah menembus dan membelah dinding batu setinggi beberapa meter.
00:07Foto-fotonya viral dan membuat orang bertanya-tanya bagaimana sesuatu yang terlihat lunak bisa mengalahkan batu padat.
00:15Hari ini kita akan membongkar satu per satu mekanisme di balik kekuatan itu.
00:20Dan ada satu angka yang akan membuatmu berpikir ulang tentang makna kata keras.
00:25Kalau kamu pikir akar hanya tumbuh ke bawah, kamu akan terkejut.
00:29Akar bisa menekan ke segala arah dan tekanannya dihitung dalam megapascal, satuan yang sama dipakai untuk mengukur kekuatan baja dan
00:37beton.
00:38Angka yang tercatat pada ujung akar tumbuhan tertentu bisa mencapai 1,5 megapascal atau lebih, setara dengan tekanan yang dibutuhkan
00:47untuk memecahkan bata ringan.
00:49Masalahnya, batu alam jauh lebih keras dari bata ringan, jadi bagaimana akar bisa tetap menang?
00:55Ada satu pengukuran dari ujung akar yang selama puluhan tahun dianggap mustahil dan kita akan sampai ke sana.
01:04Pertama, kita bahas dulu sumber kekuatan utamanya, tekanan turgor.
01:08Ini adalah tekanan air di dalam sel akar yang mendorong dinding sel keluar seperti balon yang diisi terus tanpa henti.
01:16Bedanya, dinding sel akar itu tidak sekadar lateks tipis.
01:19Ia lapisan selulosa yang sangat lentur tapi tidak mudah sobek.
01:23Ketika air masuk ke sel-sel di ujung akar, tekanan yang terbangun bisa setara dengan 10 sampai 20 atmosfer.
01:31Angka itu kurang lebih sama dengan tekanan udara di dalam ban mobil yang sedang diisi penuh.
01:37Setiap kali kamu lihat akar merambat di celah tembok, ingat bahwa itu bukan dorongan pasif.
01:42Itu adalah hasil dorongan aktif yang terus diperbarui setiap detik.
01:47Sekarang tambahkan satu senjata lagi.
01:49Ujung akar tidak hanya mendorong secara fisik, ia juga melepaskan senyawa kimia seperti asam oksalat dan asam sitrat yang secara
01:57perlahan melarutkan mineral batuan.
01:59Ini mirip seperti menuangkan cuka pelan-pelan ke atas kerak panci yang membandel.
02:05Lama-lama batu yang keras menjadi lebih lunak lalu celah yang tadinya sempit menjadi cukup luas untuk dimasuki.
02:12Selain itu, permukaan ujung akar memiliki lapisan pelumas alumas alami berupa lendir yang mengurangi gesekan sehingga akar bisa meluncur lebih
02:21mudah ke celah yang terus menyempit.
02:23Tanpa kombinasi tekanan mekanis dan pelarutan kimia ini, mustahil bagi akar untuk mengalahkan granit yang padat.
02:31Lalu ada faktor yang sering dilupakan orang, waktu.
02:35Akar tidak menembus batu dalam satu malam, prosesnya bisa memakan waktu puluhan bahkan ratusan tahun.
02:42Setiap musim hujan, akar memperoleh pasokan air yang melimpah dan tekanan turgornya meningkat.
02:47Sementara di musim kering ia beristirahat namun tetap mempertahankan posisinya.
02:52Suhu yang berubah dari panas ke dingin juga membantu karena perubahan suhu membuat batuan mengembang dan menyusut membuka mikrokrek yang
03:01sebelumnya tidak terlihat.
03:02Bayangkan seperti air yang membeku di retakan trotoar pada musim dingin lalu perlahan-lahan memecah aspal dari dalam.
03:09Nah, akar melakukan hal yang sama, hanya saja ia melakukannya secara terus-menerus dan dengan tenaga yang diperbarui setiap hari.
03:19Dan inilah angka yang tadi kita janjikan.
03:22Pengukuran yang dilakukan pada ujung akar tumbuhan tertentu menunjukkan bahwa tekanan yang mereka hasilkan bisa melampaui angka 1,5 megapascal.
03:31Yang sebelumnya dianggap mustahil bagi organisme lunak, angka ini bukan sekadar berarti akar kuat.
03:38Ini berarti akar mampu memecahkan batuan keras hanya dengan dengan bantuan air dan waktu.
03:43Selama bertahun-tahun para ilmuwan mengira batu hanya bisa dihancurkan oleh gaya eksternal seperti gempa atau benturan keras.
03:51Ternyata, satu organisme kecil dan lembut bisa melakukan hal yang sama tanpa suara, tanpa kekerasan, dan tanpa kecepatan.
03:59Itu adalah pelajaran bahwa kekuatan tidak selalu datang dalam bentuk yang kasar.
04:04Bayangkan suatu hari kamu berjalan di jalanan kota dan melihat retakan kecil di trotoar,
04:10lalu di ujung sana ada satu tunas hijau yang muncul dari celah itu.
04:14Disitulah kamu akan tahu bahwa proses yang sama sedang berlangsung pelan-pelan, tapi pasti.
04:20Kalau cerita ini membuatmu penasaran, tekan like dan bagikan video ini ke temanmu yang suka bertanya tentang hal-hal sederhana
04:27tapi mengejutkan.
04:29Tulis di kolom komentar, pernahkah kamu melihat akar pohon yang menembus tembok atau batu di sekitarmu?
04:36Ceritakan pengalamanmu, karena setiap cerita bisa membuka mata orang lain.
04:41Makasih ya sudah menonton sampai habis.
04:43Jangan lupa subscribe biar tidak ketinggalan cerita berikutnya.
04:47Sampai ketemu lagi!

Dianjurkan