Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 15 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra mengimbau masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa untuk tetap menaati aturan dan tidak melakukan tindakan anarkis.

Herindra mengatakan penyampaian aspirasi melalui demonstrasi merupakan bagian dari hak warga negara dalam menyampaikan pendapat.

Namun, menurutnya, hak tersebut harus dijalankan dengan tetap memperhatikan aturan dan menjaga ketertiban.

"Masalah demo itu kan merupakan hak warga negara. Tapi yang selalu kita imbau agar demonstrasi menaati aturan, dan yang paling penting tidak anarkis," ujar Herindra, Kamis (27/8/2026).

Herindra juga mengingatkan massa aksi agar tidak membiarkan demonstrasi berkembang menjadi konflik yang dapat memicu perpecahan antarwarga.

"Saya pesan jaga persatuan dan kesatuan antarwarga negara," katanya.

Selain soal demonstrasi, Herindra sebelumnya menyinggung ancaman spionase dan intervensi asing terhadap Indonesia.

Ia mengatakan aktivitas spionase asing merupakan ancaman yang nyata dan kerap bergerak di wilayah abu-abu.

Menurut Herindra, Indonesia membutuhkan aturan yang lebih jelas untuk mencegah aktivitas asing yang berpotensi membahayakan kedaulatan negara.

Video Editor: Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/687823/kepala-bin-demonstrasi-hak-warga-tapi-jangan-anarkis
Transkrip
00:00Tapi yang selalu kita himbau agar demonstrasi, mentati aturan, dan yang paling penting tidak anarkis.
00:37Oke jadi gini, intinya saya hari ini mengapresiasi ya atas diselenggarakannya seminar yang menguas masalah intervensi maupun spioners asing yang
00:50dilakukan oleh visi UI.
00:52Dan memang saya sebagai seorang praktisi itu bahwa kegiatan espionase intervensi asing itu memang ada, nyata.
01:04Jadi kita jangan terlalu istilahnya naiflah bahwa seolah itu enggak ada.
01:10Dan itu kalau kita tidak atur dengan baik tentunya akan membahayakan bagi kedaulatan bahasa Indonesia.
01:18Kalau dalam akhir-akhir ini, dalam tahun ini gitu Pak, apakah ada spioners asing yang dilakukan?
01:26Begini loh, spioners asing itu dia selalu akan bermain di ruang abu-abu.
01:31Kalau kita deteksi dengan apa tuh nyata ya itu antara seolah-olah ada dan tidak ada.
01:39Jadi kita jangan terlalu naif sekali lagi bahwa mereka selalu akan bermain di wilayah yang abu-abu itu.
01:44Nah, kalau itu hanya kita gunakan dengan KUHP, pasti mereka tidak akan kena.
01:49Makanya perlu ada sebuah aturan baru ya agar kegiatan mereka itu dapat kita cegah.
01:56Utamanya adalah kegiatan yang tidak atau akan membahayakan kedaulatan Indonesia.
02:02Jadi aturannya itu seperti aturan internasional gitu ya Pak?
02:05Saya pikir setiap negara punya aturan sendiri-sendiri ya.
02:08Bahkan di negara demokrasi sehebat apapun itu ada, hanya di Indonesia itu belum ada gitu loh.
02:16Kita selalu semua di apa, di mengacu hanya pada KUHP saja.
02:21Bahkan sekarang negara-negara kita tadi sudah menyebutkan, ada seseorang ya, seseorang warganya dia yang punya nomor,
02:32agen asing negara lain, itu bisa kena pidana.
02:36Nah, kita tuh sekarang di sini nggak ada.
02:37Mungkin kita tidak akan sekeras itu, tapi kita harus perlu ya bagaimana antara membedakan
02:44ataupun memadukan antara masalah keamanan dan kebebasan sipil.
02:53Harus dong, harus semuanya.
02:55Terus sekali lagi kita harus jelas aturannya, supaya sekali lagi nanti tidak ada abyss of power.
03:00Tapi harus diatur, jangan seperti sekarang ini kan nggak ada yang terus sama sekali.
03:04Itulah mengakibatkan kegiatan-kegiatan intelijen di sini sangat bebas.
03:08Mereka selalu bersembunyi di wilayah-wilayah yang tidak diatur.
03:15Itu yang makanya kita perlu bicarakan, sekali lagi supaya kedokter negara tetap terjaga.
03:23Dan tentunya kegiatan-kegiatan yang membahayakan itu dapat kita jaga.
03:28Demikian, terima kasih.
03:29Pak, mungkin terkait kesulainan, Pak kan harinya ada demonstrasi.
03:34Gimana pada kamarnya, Pak?
03:38Ya, intinya sekali lagi masalah demo itu kan,
03:45merupakan hasil warga negara.
03:47Tetapi yang selalu kita himbau, ya, agar demonstrasi, ya,
03:53mentati aturan, dan yang paling penting tidak anarkis.
03:58Dan saya pesan jaga persatuan dan kesatuan antar warga negara.
04:04Ya, terima kasih.
Komentar

Dianjurkan