- 6 jam yang lalu
- #demo
- #dpr
- #aksiunjukrasa
KOMPAS.TV - Aksi kericuhan hingga pembakaran sejumlah fasilitas terjadi, setelah aksi demo di depan Gedung DPR, Kamis malam. Menurut polisi, aksi perusakan dilakukan kelompok perusuh.
Dari peristiwa kemarin malam, maka sangat nampak aksi demo murni, rentan disusupi para perusuh atau anarko. Kita bahas bersama pengajar Sekolah Tinggi Hukum Jentera Institute, Bivitri Susanti, dan mantan Kabareskrim Polri, Ito Sumardi.
#demo #dpr #aksiunjukrasa
Baca Juga 45 Orang Jadi Tersangka Kericuhan Pascademo di Depan Gedung DPR 27 Agustus | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/687944/45-orang-jadi-tersangka-kericuhan-pascademo-di-depan-gedung-dpr-27-agustus-berita-utama
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687946/ito-sumardi-bivitri-susanti-soroti-aksi-kericuhan-setelah-aksi-demo-di-depan-dpr-27-agustus
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Saudara aksi perusahaan hingga pembakaran sejumlah fasilitas terjadi setelah aksi demo di depan gedung DPR Kamis Malam.
00:07Menurut polisi, aksi perusahaan dilakukan oleh kelompok perusuh.
00:12Dari peristiwa kemarin malam, saudara, maka sangat nampak aksi demo murni, rentan disusupi oleh para perusuh atau anarko.
00:21Kita bahas bersama dengan pengajar sekolah tinggi ilmu Jentaira Institut, B. Fitri Susanti, dan juga mantan kabar es krim, Polri.
00:30Pak Ito Sumardi yang telah bergabung di Kompas Petang. Selamat petang semuanya.
00:34Selamat petang.
00:36Saya ke Mbak Bibip dulu. Mbak Bibip, kalau kita lihat kemarin, aksi perusuh ini terjadi usai warga pati menemui DPR
00:44kemarin.
00:45Nah, analisa Anda seperti apa?
00:47Ya, analisi saya akan saya dasarkan pada dua hal.
00:53Pertama, temuan dari Komisi Pencari Fakta Masyarakat Sitil, waktu itu kontrasi LBHI dan LBHI Jakarta.
01:01Dan yang kedua, demonstrasi yang terjadi sebelumnya, bulan Juni maupun 18 Agustus oleh mahasiswa UI.
01:06Nah, dari dua catatan itu, kalau saya melihat memang ada semacam setting terhadap apa yang terjadi kemarin itu.
01:13Settingnya dalam arti begini, satu misalnya kelompok yang datang ke sana banyak sekali, dan seperti tadi disampaikan, awalnya ketika aliansi
01:22masyarakat parti bersatu datang, kemudian banyak yang ikut, kemudian ANPB bertemu dengan pimpinan DPR.
01:29Setelah itu keluar, baru kelompok-kelompok itu datang.
01:32Tapi itu satu titik ya, titik lainnya adalah sore hari yang kami ketahui dari media, semuanya media sosial maupun media
01:39masyarakat, ada kelompok yang memang nampaknya sengaja dibenturkan.
01:44Kelompok yang mendukung program pemerintah dengan kelompok yang mengkritik.
01:47Itu sore.
01:48Nah, malamnya saya kira ini awal yang kita harus investigasi lebih jauh ini, karena saya kira sudah banyak sekali netizen
01:56yang merekam, memang kami mendorong semua orang untuk merekam.
01:59Ada kelompok yang turun dari bis dengan tanda-tanda tertentu, nampaknya mungkin organisasi masa yang kita belum bisa identifikasi secara
02:08penuh siapa.
02:09Nah, tapi saya kira kita harus bedakan dengan jernih nih, Mas.
02:12Oke.
02:12Bedakan dengan jernih antara masa yang memang mendaftar, apa namanya itu, memberitahukan kepada kepolisian sesuai prosedur, yang datang di sore
02:21harinya, yang datang di malam harinya, dan kemudian membuat kerusuhan-kerusuhan itu.
02:26Itu yang kita harus perhatikan betul, isunya apa, saya kira yang malam itu nggak ada isu.
02:32Ya kan, yang siang itu agak jelas ada yang sepuluh.
02:36Oke, jadi ada dua hal yang tadi disampaikan ya, berdasarkan analisa dari Mbak Bibit, yaitu ada sebenarnya...
02:42Ada beberapa...
02:43Oke.
02:43Mbak Bibit, berarti ada, maaf saya potong, berarti sudah, menurut Anda sudah disetting dan emang ada kelompok yang sengaja dibenturkan
02:52begitu.
02:53Nah, polisi sendiri yang, polisi sendiri sudah melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang, tapi apakah cukup sampai di situ, Pak Ito,
03:00atau kelompok mana yang sebenarnya sengaja disetting ataupun sengaja membenturkan, seperti yang disampaikan oleh Mbak Bibit ini, Pak Ito?
03:07Iya, sebetulnya kalau menurut keterangan teman-teman dari Ponda Metro, itu ada tiga kelompok ya.
03:14Yang pertama kan AMPB ya, aliasi Masyarakat Parti Bersatu, itu kan jelas tujuannya dan mereka juga jelas permintaannya untuk tututannya.
03:26Kemudian yang kelompok kedua ini, itu yang terjadi pada saat malam hari, ya di mana mereka memang sengaja melakukan anarkis,
03:33dan itu yang sudah diindikasi dari kelompok-kelompok yang diduga adalah anarko.
03:38Kemudian yang ketiga ada kelompok yang mengundangkan ikat kepala putih ya, yang di mana mobilnya dirusak.
03:43Saat ini memang belum ada indikasi itu dari kelompok mana, tapi dari kendaraannya.
03:48Sementara dari teman-teman dari Ponda Metro sudah bisa-bisa menentukan kendaraan itu milik siapa, tapi kan tentu harus kita
03:55dalami dulu ya.
03:56Nah, di sini kan yang 65 orang yang diamankan, itu dibagi tiga klaster.
04:01Yang pertama adalah 10 orang yang diduga sebagai kelompok yang memang dia klaster dari yang membiayai.
04:09Kemudian ada lagi kelompok yang 53 orang ini untuk pelaksana, ya ini sudah didatakan semua, dan orang ini tentunya terkait
04:17dengan masalah penyebaran isu.
04:19Kita tahu sekali bahwa sebelum pelaksanaan tanggal 27 itu sudah masif melalui medsos itu, demikian mengerikan ya sampai jutaan orang,
04:28ya itu simpatnya adalah mengajak.
04:29Ini di era medsos kan, sehingga di sini pun tentunya masyarakat sangat khawatir dan saya selalu koordinasi dengan teman-teman
04:37di Ponda Metro Jaya bahwa mereka sudah melakukan persiapan-persiapan ya.
04:41Bahkan tanggal 27 itu kan saya kebetulan berada di Mabespori, saya bisa melihat bagaimana Mabespori itu memperkuat ya yang ada
04:50di Ponda Metro Jaya.
04:52Karena bagaimanapun juga kita sudah meskipun dihimbau supaya tidak membakar, merusak fasilitas umum, fasilitas pasyarakat termasuk pos-pos polisi, pada
05:02akhirnya kan mereka tetap melakukan.
05:04Dan memang kelompok ini memang spesialis ya kalau ada demo dia menunggangi untuk melakukan pengerusakan.
05:10Ini sudah sampai, maaf saya potong Pak Ito ini apakah sudah sampai mengetahui sebenarnya siapa kelompok ini dan sebenarnya motivasinya
05:18apa?
05:20Ya, saat ini teman-teman Ponda Metro Jaya saya yakin sudah mengetahui dan saya sudah mendapatkan beberapa daripada adik-adik
05:26itu mereka sudah mengetahui.
05:28Sekarang sedang didalami, karena bagaimanapun juga kan ini jangan sampai berkembang ke depannya ya.
05:33Ke depannya ini kan harus kita antisipasi karena memang permasalahan sosial saat ini ya menyangkut kepada masalah ekonomi ini kan
05:41sudah semakin kita rasakan bahwa masyarakat ini sangat mudah untuk disurut.
05:46Ya, untuk melakukan satu demo-demo yang sifatnya bisa mengarah kepada anarkis.
05:51Ya, tentunya kita berharap bahwa apa yang dilakukan mereka ini akan menjadi satu bahan evaluasi bukan hanya oleh polis saja
06:00mas, tentunya oleh pemerintah juga, oleh instansi terkait lainnya.
06:04Jadi sebenarnya polisi sendiri sudah tahu bahwa ada tiga kelompok, satunya AMPB dan dua kelompok yang hadir pada malam hari
06:10itu memang tujuannya ingin melakukan kerusuhan dan membuat ricu aksi unjuk rasa tersebut.
06:15Kalau Mbak Bibip sendiri punya temuan yang sama dan sebenarnya dua kelompok yang disebutkan tadi seperti kata Mbak Bibip ini
06:22sudah disetting, sengaja membenturkan siapa sebenarnya ini dari hasil penelusuran Anda dan juga tim.
06:29Ya, kalau penelusuran tentu saja belum konklusif juga ya.
06:32Tapi saya kira begini, kita harus hati-hati melihat situasi persis bulan Agustus tahun 2025.
06:37Yang saya khawatirkan adalah satu misalnya, jangan lupa setelah Agustus 2025 itu ada delapan ratusan orang yang ditangkap dan kemudian
06:47masuk ke pengadilan, bahkan ada beberapa orang yang sampai saat ini belum putus di pengadilan.
06:53Nah, saya mengikuti semua pengadilan, hampir semua pengadilan itu saya ikuti dan saya menjadi saksi ahli juga.
06:58Yang saya khawatirkan adalah jangan-jangan nanti ada penyimpulan yang terburu-buru.
07:03Karena yang kami pelajari dari tahun lalu, ternyata label yang misalnya ini adalah yang memberikan dana, ini adalah tukang rusuhnya.
07:12Sebenarnya tidak semuanya berhasil dibuktikan di pengadilan seperti itu.
07:16Nah, jadi saya kira kita hati-hati di situ.
07:18Kedua, juga untuk memberikan label anarkonya itu ya, saya kira kan kita harus paham betul.
07:23Sebenarnya yang namanya anarkisme itu adalah sebuah ideologi turungan dari maksisme dan lain sebagainya.
07:31Cuma artinya saya kira kita juga mesti menjauhkan.
07:38Mbak Bibip?
07:40Oke, saya ke...
07:42Sendiri dari memberikan, tapi kita ada hati-hati di situ untuk memberikan label itu.
07:47Kalau dari Pak Yito sendiri, karena ini kekhawatirannya memang sudah jelas.
07:50Sebegitu polisi sendiri sudah tahu bahwa dalam aksi demonstrasi yang harusnya berjalan dengan tertib, ternyata memang ada penyusup gitu.
07:57Nah, menurut Anda apa yang harus dilakukan oleh polisi agar betul-betul demonstrasi yang dilakukan murni tidak ada penyusup yang
08:05berujung pada tindakan anarkitis?
08:08Ya, saya kira kita sepuat tahu ya bahwa kepolisian belajar banyak dari kasus tahun Agustus tahun lalu ya Mas ya.
08:15Oleh karena itu tentu dalam penanganannya saat ini, sebagaimana dikatakan Mbak Savitri tadi, Mbak Susanti tadi, bahwa kita juga bisa
08:24melihatkan yang diamankan ya.
08:26Kita tidak mengatakan yang ditangkap adalah sementara ini 65 orang ya.
08:30Kemudian itu juga masih belum terindikasi ya apakah mereka itu kelas-kelasnya apa, tapi baru dibagi dalam klaster tadi yang
08:37pembiayaan, pelaksana, dan juga yang menyebarkan melalui mensos ya, dua orang.
08:42Itu tentunya juga kita tidak sembarangan karena memang ini akan berujung nanti kepada masalah proses hukum.
08:49Dan tanpa bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan tentunya akan menyulitkan bagi penyidik ya.
08:54Dan penyidik ini sudah mengikuti mas ya bahwa kelompok anarko ini mereka sudah punya datanya.
09:00Di daerah dari mereka datang dari arah Jabotabek ya.
09:03Kemudian ada yang dari wilayah Jakarta, itu mereka sudah punya data.
09:07Jadi data-data yang dikumpulkan oleh teman-teman ini sudah tahu menyasar kepada orang ini tinggalnya di mana.
09:12Bisa disimpulkan kalau tinggalnya di daerah yang memang sudah menjadi satu daerah-daerah yang memang tempat mereka biasa mengalukan kerusuhan.
09:22Kita bisa mengatakan mereka bagian dari anarko itu.
09:25Tapi kan tadi katakan Mbak Santi tadi bahwa kita memang harus mengumpulkan bukti-bukti.
09:30Jangan sampai ada salah tangkap begitu ya Pak Ito ya karena polisi sendiri sudah jelas, sudah mengetahui bahwa sebenarnya ada
09:36kelompok-kelompok lain yang memang memiliki niat buruk dalam menyusupi aksi unjuk rasa yang harusnya berjalan damai.
09:43Kalau Mbak Bibit sendiri melihatnya seperti apa?
09:45Karena kalau kita lihat timelinenya, aksi demonstrasi yang dilakukan depan DPR berjalan baik begitu sudah ditemui oleh pihak DPRnya sendiri.
09:54Kemudian pada sore menjelang malam justru semakin panas begitu.
09:58Pertanyaannya adalah siapa sebenarnya orang yang, apakah ada orang yang berperan di balik itu dan sebenarnya motivasinya apa?
10:08Ya memang kalau istilah sekarang kan ini jujur janggal ini sebenarnya apa yang terjadi pada kemarin hari isu.
10:15Jadi kalau saya melihatnya begini, pertama dari isu RUU perampasan asetnya saja dulu, saya mengalami pertanyaan atau memiliki tanda tanya
10:24besar ketika misalnya sebenarnya RUU perampasan aset itu
10:28memang direncanakan bulan Desember mau diselesaikan.
10:30Tau-tau ada dukungan yang demikian besar datang dari parti jauh-jauh ke Jakarta misalnya.
10:35Dan kemudian mereka pulang dan tadi sudah kita dengarkan ceritanya.
10:39Tapi intinya adalah yang saya mau sorot, jangan-jangan ada pertikaian elite di sini.
10:44Yang saya kira terlalu dini untuk menyebut nama-nama, tapi saya kira pertikaian elite-nya bisa dibaca dari isu yang
10:50dibawa dan bagaimana kemudian kelompok-kelompok itu masuk pada malam hari untuk merusak.
10:57Kalau Agustus 2025 yang lalu, itu kan ada temuan-temuan misalnya orang-orang berhudi putih misalnya ya.
11:04Tapi yang kemudian dikaitkan dengan salah satu institusi yang ada di Indonesia.
11:08Tapi lebih dari itu, kalau melihat isu yang hari ini atau kemarin, kita mesti memperhatikan
11:15jangan-jangan elite ini ada kaitannya dengan RUU apa yang sedang didorong, hal apa yang sedang dicegah.
11:21Termasuk yang saya khawatirkan sebenarnya mas, kalau kemudian ada muncul ketidakpercayaan masyarakat.
11:27Jangan-jangan aksi setelah ini makin dijauhi oleh masyarakat.
11:32Karena ternyata membuat rusuh dan terusnya.
11:35Yang artinya, kritik yang keras dan semakin mengeras sebenarnya akhir-akhir ini akan menjadi padam.
11:42Mudah-mudahan ini tidak terjadi.
11:44Tapi yang saya khawatirkan, jangan-jangan kemungkinannya dua itu.
11:47Satu, pertikaian elite terkait dengan isu-isu di mana tentu saja Pak Prabowo akan memberikan perhatian.
11:54Tapi yang kedua adalah untuk memadamkan gerakan masyarakat sipil karena banyak masyarakat yang menjadi tidak simpati terhadap gerakan seperti ini.
12:02Itu yang kita khawatirkan ya.
12:03Tapi kalau kata Mbak Bibit bahwa ini adalah pertikaian elite, berarti sepanjang pengalaman Anda apakah polisi mampu bisa mengusut hal
12:12ini secara transparan?
12:15Ya, saya kira tentu saja nanti Pak Ito akan lebih baik menjawabnya.
12:19Ya, tapi begini Pak Ito dan juga semuanya yang sedang menyaksikan, yang terpenting adalah transparansi dalam penyelesaian kasus ini.
12:26Oke, kalau gitu saya langsung ke Pak Ito dulu Mbak Bibit untuk menjawab hal tersebut.
12:30Gimana Pak Ito?
12:33Ya, kalau belajar dari, polisi selalu belajar mas ya.
12:37Kenapa?
12:37Kemarin itu pada tahun lalu kan menyebabkan bahwa polisi harus melakukan reformasi ya.
12:43Kita sudah lakukan.
12:44Pola-pola yang kita lakukan ini adalah hasil dari kajian yang mendalam dari peristiwa bulan Agustus tahun lalu.
12:50Dan perlu kita ketahui, pola dari demo di Indonesia ini itu sifatnya eskalatif.
12:56Yang pertama itu demonya masih bisa dikendalikan.
12:59Semakin malam, mereka demo itu semakin tidak bisa dikendalikan dan dimanfaatkan oleh memang kelompok-kelompok yang memang dia itu disetting
13:07untuk berbuat rusuk.
13:08Sehingga mereka melakukan satu misalnya pembakaran, pengerusakan itu, itu sudah merupakan sesuatu modus ya yang dilakukan oleh pendemo saat ini
13:18ya.
13:19Nah, oleh karena itu, Polri ini tentunya saat ini betul-betul yang sekarang dilakukan.
13:24Mengapa?
13:24Hanya sementara ini yang setahu saya 65 orang yang diamankan dan sudah dibagi dalam klaster-klaster itu tentunya Polri juga
13:32sudah melakukan satu penyidikan ya.
13:35Tapi kalau dari informasi yang Anda dapatkan, Pak Ito mohon maaf saya potong, apakah betul memang kelompok-kelompok perusuh ini
13:42memang ada pihak-pihak elit seperti yang tadi disampaikan oleh Bapak Bibit bermain di belakangnya?
13:49Sementara saya belum bisa menyampaikan ya, menyimpulkan karena sampai saat ini kan teman-teman di Podametro masih mendalami dari, jadi
13:56kita pendekatannya ini kan dari hilir ke hulu ya.
14:00Jadi kita belum tahu lunya kemana, tapi saya yakin, karena ini juga merupakan tanggung jawab kita bersama, tentunya kalau ada
14:08okdom-okdom elit itu pasti akan bisa diindikan.
14:11Contohnya misalnya dua orang yang melakukan provokasi melalui medsos, karena mereka saat ini diamankan.
14:17Kita tinggal melihat, dia dibayar oleh siapa, dia dari kelompok siapa, dan apa yang tujuannya mereka menyebarkan isu-isu tersebut
14:25melalui medsos.
14:26Ini yang menjadi tanggung jawab polisi ya, untuk membongkar tidak hanya sampai di anarko kelas bawahnya saja, tapi sampai di
14:34level elit seperti yang tadi disampaikan.
14:37Terakhir saya ke Mbak Bibit, kalau menurut Anda ada pihak elit yang bertikai ataupun bermain di belakang ini, lalu bagaimana
14:43para mahasiswa ini agar bisa mewaspadai para perusuh yang tiba-tiba menunggangi demo yang harusnya berjalan dengan tertib?
14:51Ya yang pasti memang semua kelompok sudah hanya mahasiswa harus mendalami isu.
14:55Jadi jangan, kalau isilah anak-anak sekarang kan jangan FOMO gitu, fear of missing out, ikut-ikutan aja.
15:00Saya kira itu yang membahayakan.
15:02Tapi saya kira kemarin itu beberapa badan eksekutif mahasiswa kan menyatakan tidak ikut misalnya, walaupun bukannya anti begitu ya terhadap
15:11ANPB.
15:12Tapi saya kira itu caranya untuk mendalami dulu isunya, kemudian membaca peta di belakangnya, termasuk untuk mengaitkan misalnya apa yang
15:20terjadi kemarin dengan ya pertikaian elitnya kan akan tercermin pada apa yang sedang terjadi di kalangan aparat negara, termasuk kepolisian
15:31dan TNI misalnya dan kejaksaan misalnya.
15:33Nah jadi saya kira bacaan-bacaan seperti ini yang harus terus-menerus dilakukan supaya isunya benar-benar kena kepada apa
15:40yang mestinya kita kritik hari ini.
15:42Baik, waspadan kita bersama ya agar demo aksi unjuk rasa yang harusnya berjalan tertib jangan sampai disusupi oleh pihak-pihak
15:49yang memiliki kepentingan tertentu.
15:50Terima kasih Mbak Bibit, Biviti Susanti dan juga Komjen Paul Purnaweran Paito Sumardi telah bergabung bersama kami di Kompas Petang.
15:57Salam sehat semuanya.
Komentar