Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kemarau panjang membuat warga Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mengalami krisis air bersih. Mereka harus mencari air bersih di sumur yang berada di hutan.

Warga Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Boyolali, terpaksa harus menapaki jalan terjal naik turun, melewati hutan untuk mendapatkan air bersih. Hal ini mereka lakukan karena sumber air sumur di dekat rumah kering akibat musim kemarau. Menurut warga, kondisi ini sudah menjadi rutinitas tiap tahun, setiap musim kemarau tiba.

Pemerintah daerah sebenarnya sudah membuatkan sumur bor di permukiman warga. Namun, kapasitasnya tidak mencukupi untuk kebutuhan warga saat kemarau.

#boyolali #jateng #kemarau

Baca Juga Akses Jalan Sulit Akibat Jembatan Ambruk, TNI Ajukan Pembangunan Permanen | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/687940/akses-jalan-sulit-akibat-jembatan-ambruk-tni-ajukan-pembangunan-permanen-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687941/krisis-air-bersih-warga-di-boyolali-masuk-hutan-cari-air-sapa-malam
Transkrip
00:00Kemarau panjang membuat warga Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mengalami krisis air bersih.
00:06Mereka harus mencari air bersih di sumur yang berada di hutan.
00:10Warga Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Boyolali terpaksa harus menapaki jalan terjal naik turun melewati hutan untuk mendapatkan air bersih.
00:18Hal ini mereka lakukan karena sumber air sumur di dekat rumah kering akibat musim kemarau.
00:23Menurut warga, kondisi ini sudah menjadi rutinitas setiap tahun setiap musim kemarau tiba.
00:28Pemerintah daerah sebenarnya sudah membuatkan sumber bor di permukiman warga, namun kapasitasnya tidak mencukupi untuk kebutuhan warga saat kemarau.
00:51Mulai kekeringan di Desa Ngaren adalah mulai biasanya bulan Agustus,
00:55jadi bulan-bulan Agustus sampai September itu kekurangan air karena sumber mata air itu berkurang sekali.
01:04Untuk merintah Desa Ngaren sudah membuatkan sumur bor, tapi masih banyak kekurangan di RTRT yang lain.
01:13Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan