00:01Mas Kurniawan, sampai sekarang Pak Prabowo juga masih belum komentar soal pernyataan dari Budiari.
00:05Menurut Anda perlu langsung ngomong nggak, biar nggak terolah menjadi boleliar?
00:10Nggak ada waktu untuk seorang Prabowo meladeni ocean-ocean seorang Budiari.
00:16Walaupun ini, saya sampaikan tadi, ini kan cek ombak aja.
00:21Berarti bukan enggan sama Pak Jokowi?
00:23Nah ini yang masih misteri saya bilang ya.
00:25Kalau kami, di mana ada orang yang dihargai, dihormati di situ, kita mau menyampaikan sesuatu aja harus berpikir seribu kali.
00:33Karena ini imbasnya, bukan cuma kena pada si Budiari, tapi orang yang lebih tinggi statusnya di situ.
00:42Ya kita ini kan sama-sama pemain politik, kita ngerti lah.
00:46Maksudnya sangat disayangkan sekali, Pak Jokowi juga di situ, memang ada kesan perubahan gestur saat Budiari ngomong.
00:56Tapi gestur ini artinya apa? Kan yang tahu Pak Jokowi sendiri.
01:00Tapi di mata para pendukung Prabowo, ini kecewa sekali dengan kejadian ini.
01:07Karena kita tahu semua, bahwa Pak Prabowo Subianto ini kan sangat menghargai seorang Jokowi, sangat menghargai Budiari.
01:16Tapi balasannya seperti itu.
01:19Baru dua tahun loh.
01:21Kok upaya untuk menjatuhkan Prabowo ini sudah berjalan dari berapa bulan yang lalu.
01:27Ini kalau nggak disikapi, ya tentunya cek ombak itu akan kejadian benar.
01:32Dan itu kita nggak mau.
01:34Oke, tadi kalau kata Mas Kurniawan ini ada sesuatu yang cek ombak.
01:39Apakah memang sebenarnya ini menunjukkan memang ada kondisi yang retak?
01:42Jadi kepentingan Pak Prabowo, Mas Gibran, Pak Jokowi itu dalam konteks ini satu frame.
01:50Satu, terciptanya kondusivitas dan stabilitas politik, sosial, dan keamanan di Republik ini.
01:59Karena ketika terjadi kekeseruan dinamika politik yang di-unpredictable dan di luar kontrol,
02:04maka yang dirugikan adalah tiga tokoh ini.
02:09Pak Prabowo dirugikan nggak bisa menerapkan, menjalankan program pemerintah.
02:13Mas Gibran satu kesatuan Pak Prabowo dan Pak Jokowi sebagai orang yang mendukung total pemerintahan ini.
02:19Satu kepentingan untuk stabilitas politik.
02:23Oke, kalau tadi kata Mas Kurniawan ada upaya menjatuhkan Pak Prabowo?
02:25Ya, ada upaya menjatuhkan Pak Prabowo.
02:29Saya bilang bahwa, ya kembali lagi tadi, bahwa ada orang yang kebelet,
02:33pastinya di luar tiga tokoh ini.
02:35Di luar afiliasi politik ini.
02:38Karena kepentingannya sama, harus sampai pada 2029.
02:41akan rusak, kalaupun gini, kalaupun Pak Jokowi punya target-target politik,
02:46itu bukan dalam masa pemerintahan ini sampai 2029.
02:51Mungkin Pasca atau 2034, oke.
02:54Tetapi kepentingan adalah bagaimana menciptakan figur Pak Jokowi,
02:59Gibran itu sebagai pemimpin berhasil.
03:01Itu kepentingan Pak Jokowi.
03:02Berhasil dan diterima masyarakat, semua programnya.
03:05Jadi kalau misalnya mengatakan bahwa skenario ini Pak Jokowi ada di belakangnya,
03:09itu sangat salah besar.
03:11Dan opini Budi Ari itu tidak merepresentasikan pikiran Pak Jokowi,
03:17tidak merepresentasikan relawan lain,
03:19dan tidak merepresentasikan Mas Gibran.
03:21Itu penting menjadi catatan.
03:24Itu pribadi.
03:26Jadi apa yang dikatakan oleh Bung Kurniawan,
03:30kita ini adalah satu kesatuan,
03:32dan Prabowo Gibran tidak boleh ada orang luar,
03:35ataupun dari dalam yang mengaduk-aduk itu,
03:38memisahkan mereka berdua.
03:39Oke, Bu Ngeri, kalau Anda melihatnya kenapa sebenarnya Pak Prabowo kok emang belum respons?
03:44Belum atau emang enggak mau?
03:45Atau ada alasan lain sih?
03:47Ya, saya tidak tahu persis.
03:49Karena Pak Prabowo ini,
03:51dua tahun terakhir ini kehilangan
03:53apa yang selalu digembar-gemburkan sebagai macan gitu.
03:57Macannya udah kelihatan enggak muncul nih,
03:59dalam dua tahun terakhir ini,
04:00khususnya kalau berhadapan dengan Pak Jokowi.
04:03Tapi beginilah ya,
04:07sekarang kita dapat video ini.
04:11Oleh karena itu,
04:12kalau ada hubungan yang kelihatan tidak terlalu bagus
04:16antara Pak Prabowo dengan Jokowi,
04:19mohon jangan dikait-kaitkan dengan pihak luar.
04:23Potongan video itu menjelaskan kepada kita,
04:26bahwa yang membicarakan bahwa 2029 itu
04:31belum tentu terjadi,
04:34bisa ada patahan sejarah,
04:35itu adalah silaturrahmi relawan-relawan Pak Jokowi.
04:42Tolong di cek,
04:44di kelompok di luar ini yang mengatakan
04:48sebaiknya kita mengganti Pak Prabowo sebelum 2029.
04:54Itu pentingnya itu.
04:56Dan ada enggak koralisinya dengan mereka?
04:58Oleh karena itu,
05:00kalau ada masalah seperti itu,
05:02sekarang lebih baik lihat ke dalam.
05:04Jangan-jangan kalian yang saling gontok-gontokan,
05:06tapi melempar masalah ke luar.
05:08Itu yang pertama.
05:09Yang kedua adalah soal,
05:13potongan video ini bagi saya penting.
05:15Bung David, Bung Andi,
05:17jangan sampai nanti masalah video ini
05:19berujung kepada pemulisian orang juga.
05:22Cukup kasus ijazah orang di polisi.
05:26Kasus video ini jangan.
05:28Oleh karena itu,
05:29kalau ada kelanjutan atau pra-video yang muncul ini,
05:33tolong diperlihatkan kepada publik.
05:36Supaya tafsir kita terhadap ini,
05:39tidak dianggap tafsir yang memprovokasi,
05:42yang nanti akan berujung kepada pemulisian-pemulisian lagi.
05:46Tukuplah kasus ijazah yang enggak muncul-muncul.
05:50Aslinya itu yang menyebabkan terjadi proses yang begitu panjang.
05:54Saya tidak melihat Budi Ari itu salah.
06:00Karena?
06:01Karena ia berbicara di forum resmi.
06:06yang perlu ditunjukkan oleh kawan-kawan David dan Bung Andi.
06:11Satu, mengapa ada pemidioan.
06:14Kedua, mengapa video itu dipotong.
06:17Ketiga, mengapa video itu dikeluarkan.
06:20Saya khawatir ada juga persoalan di lingkaran projok
06:26yang dengan seganja mengeluarkan video ini
06:28dalam kerangka memojokkan Budi Ari.
06:31Atau Budi Ari mau ditumbalkan dengan video ini,
06:35padahal boleh jadi itu merupakan bisik-bisik.
06:39Seperti disebutkan oleh Budi Ari sebelumnya,
06:41antara beliau dengan Pak Jokowi.
06:43Karena Budi Ari mengatakan,
06:45saya juga menyampaikan ini kepada Pak Jokowi loh.
06:49Oke.
06:49Oleh karena itulah menurut saya,
06:51bukan persoalan Budi Ari-nya,
06:54tapi persoalannya adalah kejujuran pertemuan itu.
06:58Dan supaya kita tidak menduga-duga
07:00dan dipojokkan selalu orang luar,
07:03tolong keluarkan videonya
07:04supaya kisah ijazah yang sekarang dipersoalkan orang
07:08tidak lagi bertambah.
07:10Oke, agar tidak menjadi bawa liar,
07:12terlalu lama, nanti kita akan lanjutkan lagi
07:14Sajidat Tatap bersama kami di Gubala Liar.
07:18Sajidat Tatap bersama kami di Gubala Liar.
07:21Terima kasih.
Komentar