00:00Menurutkan berikutnya, sodara kasus kematian Sutrimo belum menemui titik terang.
00:04Polisi akan mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik jenazah Sutrimo pekan ini.
00:12Hasil pemeriksaan laboratorium untuk menjawab penyebab pasti kematian Sutrimo,
00:16karyawan atau pegawai ex-Jampinsus, Febri Adriansyah.
00:20Pemeriksaan forensik dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan racun dalam tubuh Sutrimo sebelum meninggal.
00:26Penyirik juga telah memeriksa 27 saksi dalam proses pengusutan kasus kematian Sutrimo.
00:32Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri dengan menut berbusa di depan klinik di Kebayoran Lama Jakarta Selatan
00:38sebelum dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
00:45Sampai hari ini kami masih menunggu dari persatuan dokter forensik
00:52untuk hasil dari laboratorium kriminal yang hasil pengajuan DNA, jaringan, ataupun ada kandungan zat lain.
01:05Kami masih menunggu terkait tentang hasil dari lab tersebut.
01:10Nah peningkatan terkait tentang proses penyidikan masih tetap 27 saksi yang baru dilakukan pengambilan pendalaman terhadap keterangan.
01:20Kita masih menunggu dari hasil laboratorium forensik.
01:25Proses ekshumasi jenazah Sutrimo telah dilakukan dan kini publik menanti hasil forensik
01:31untuk menjawab penyebab pasti kematian pegawai ex-Jampisus, Febri Adriansyah.
01:36Lebih lengkap, kita tanyakan langsung pada jurnalis kompastif, ada Alfa, Nia Reski, dan Jamzari.
01:42Selamat malam, Alfa, polisi bilang akan umumkan hasil forensik pekan ini.
01:46Namun hingga Jumat Malam belum ada hasil. Apa yang jadi kendala pemeriksaan sejauh ini, Alfa?
01:55Selamat malam, Ibrahim dan juga saudara.
01:57Sampai saat ini memang belum disampaikan alasan jelas mengapa proses otopsi atau tes laboratorium
02:04yang dilakukan oleh tim gabungan forensik, dokter forensik yang dilakukan di Polda Metro Jaya,
02:10ini belum diumumkan kepada publik.
02:12Walaupun dijanjikan pada pekan ini, tapi ada beberapa poin yang kemudian bisa dibaca
02:18dalam proses ekshumasi atau otopsi ulang terhadap jenazah pegawai mantan Jampisus Sutrimo ini.
02:29Yang pertama terkait dengan kendala teknis pembusukan jenazah.
02:34Karena kita tahu ekshumasi yang dilakukan oleh tim forensik Polda Metro Jaya ini sudah
02:40atau dilakukan 20 hari sejak kematian dari Sutrimo.
02:44Sehingga ada kendala teknis pembusukan.
02:46Walaupun belum ada hasil pastinya, tetapi tentu saja lamanya
02:52keputusan untuk melakukan otopsi ulang itu menjadi salah satu kendala yang bisa saja terjadi
02:57dalam pembuktian hukum atau scientific crime investigation.
03:03Yang kedua terkait dengan kompleksitas uji toksikologi dan juga laboratorium forensik.
03:09Ini menjadi poin utama dilakukannya ekshumasi terhadap jenazah almarhum Sutrimo.
03:15Bahwa ada dugaan racun yang kemudian terkandung di dalam jenazah Sutrimo.
03:20Sehingga hasil uji toksikologi ini dinantikan oleh publik apakah kemudian tim dokter forensik ini
03:28kemudian menemukan adanya dugaan zat beracun di dalam jenazah almarhum Sutrimo.
03:34Dan tentu saja nantinya setelah uji toksikologi dilakukan,
03:39dokter forensik juga harus melakukan cross-check atau uji silang terhadap jenazah
03:47dan hasil temuan-temuan oleh tim gabungan dokter forensik ini
03:51dan pada akhirnya kemudian akan berujung pada pencocokan temuan hasil uji toksikologi
03:58dengan apa yang ada di tempat kejadian perkara.
04:02Hal-hal ini sebenarnya menjadi proses panjang dalam dilakukannya tes otopsi ulang.
04:09Dan sebelumnya memang Poldo Metro Jaya sudah memeriksa 27 saksi.
04:14Yang ini terdiri dari berbagai pihak, mulai itu dari pihak rumah sakit,
04:20kemudian keluarga korban, dan lain sebagainya.
04:22Dari kompleksitas kasus ini sendiri, kemudian publik menantikan
04:25kapan pengumuman dan hasil temuan penyebab kematian dari Sutrimo.
04:30Apakah dia memang korban atau justru sebaliknya?
04:34Baik.
04:35Terima kasih Alvanya Rizky dan juga Jamzari untuk laporannya langsung dari Mapolda Metro Jaya.
Komentar