Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus kematian Sutrimo belum menemui titik terang. Polisi akan mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik jenazah Sutrimo pekan ini.

Hasil pemeriksaan laboratorium untuk menjawab penyebab pasti kematian Sutrimo, karyawan eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Pemeriksaan forensik dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan racun dalam tubuh Sutrimo sebelum meninggal.

Penyidik juga telah memeriksa 27 saksi dalam proses pengusutan kasus kematian Sutrimo.

Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri dengan mulut berbusa di depan klinik di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sebelum dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Baca Juga [FULL] Aryanto Sutadi dan Julius Respons soal Dugaan Ada Kelompok Mau 'Tunggangi' Demo 27 Agustus di https://www.kompas.tv/nasional/687952/full-aryanto-sutadi-dan-julius-respons-soal-dugaan-ada-kelompok-mau-tunggangi-demo-27-agustus

#sutrimo #eksjampidsus #febrieadriansyah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687956/terbaru-polisi-segera-umumkan-hasil-forensik-jasad-sutrimo-kompas-malam
Transkrip
00:00Menurutkan berikutnya, sodara kasus kematian Sutrimo belum menemui titik terang.
00:04Polisi akan mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik jenazah Sutrimo pekan ini.
00:12Hasil pemeriksaan laboratorium untuk menjawab penyebab pasti kematian Sutrimo,
00:16karyawan atau pegawai ex-Jampinsus, Febri Adriansyah.
00:20Pemeriksaan forensik dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan racun dalam tubuh Sutrimo sebelum meninggal.
00:26Penyirik juga telah memeriksa 27 saksi dalam proses pengusutan kasus kematian Sutrimo.
00:32Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri dengan menut berbusa di depan klinik di Kebayoran Lama Jakarta Selatan
00:38sebelum dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
00:45Sampai hari ini kami masih menunggu dari persatuan dokter forensik
00:52untuk hasil dari laboratorium kriminal yang hasil pengajuan DNA, jaringan, ataupun ada kandungan zat lain.
01:05Kami masih menunggu terkait tentang hasil dari lab tersebut.
01:10Nah peningkatan terkait tentang proses penyidikan masih tetap 27 saksi yang baru dilakukan pengambilan pendalaman terhadap keterangan.
01:20Kita masih menunggu dari hasil laboratorium forensik.
01:25Proses ekshumasi jenazah Sutrimo telah dilakukan dan kini publik menanti hasil forensik
01:31untuk menjawab penyebab pasti kematian pegawai ex-Jampisus, Febri Adriansyah.
01:36Lebih lengkap, kita tanyakan langsung pada jurnalis kompastif, ada Alfa, Nia Reski, dan Jamzari.
01:42Selamat malam, Alfa, polisi bilang akan umumkan hasil forensik pekan ini.
01:46Namun hingga Jumat Malam belum ada hasil. Apa yang jadi kendala pemeriksaan sejauh ini, Alfa?
01:55Selamat malam, Ibrahim dan juga saudara.
01:57Sampai saat ini memang belum disampaikan alasan jelas mengapa proses otopsi atau tes laboratorium
02:04yang dilakukan oleh tim gabungan forensik, dokter forensik yang dilakukan di Polda Metro Jaya,
02:10ini belum diumumkan kepada publik.
02:12Walaupun dijanjikan pada pekan ini, tapi ada beberapa poin yang kemudian bisa dibaca
02:18dalam proses ekshumasi atau otopsi ulang terhadap jenazah pegawai mantan Jampisus Sutrimo ini.
02:29Yang pertama terkait dengan kendala teknis pembusukan jenazah.
02:34Karena kita tahu ekshumasi yang dilakukan oleh tim forensik Polda Metro Jaya ini sudah
02:40atau dilakukan 20 hari sejak kematian dari Sutrimo.
02:44Sehingga ada kendala teknis pembusukan.
02:46Walaupun belum ada hasil pastinya, tetapi tentu saja lamanya
02:52keputusan untuk melakukan otopsi ulang itu menjadi salah satu kendala yang bisa saja terjadi
02:57dalam pembuktian hukum atau scientific crime investigation.
03:03Yang kedua terkait dengan kompleksitas uji toksikologi dan juga laboratorium forensik.
03:09Ini menjadi poin utama dilakukannya ekshumasi terhadap jenazah almarhum Sutrimo.
03:15Bahwa ada dugaan racun yang kemudian terkandung di dalam jenazah Sutrimo.
03:20Sehingga hasil uji toksikologi ini dinantikan oleh publik apakah kemudian tim dokter forensik ini
03:28kemudian menemukan adanya dugaan zat beracun di dalam jenazah almarhum Sutrimo.
03:34Dan tentu saja nantinya setelah uji toksikologi dilakukan,
03:39dokter forensik juga harus melakukan cross-check atau uji silang terhadap jenazah
03:47dan hasil temuan-temuan oleh tim gabungan dokter forensik ini
03:51dan pada akhirnya kemudian akan berujung pada pencocokan temuan hasil uji toksikologi
03:58dengan apa yang ada di tempat kejadian perkara.
04:02Hal-hal ini sebenarnya menjadi proses panjang dalam dilakukannya tes otopsi ulang.
04:09Dan sebelumnya memang Poldo Metro Jaya sudah memeriksa 27 saksi.
04:14Yang ini terdiri dari berbagai pihak, mulai itu dari pihak rumah sakit,
04:20kemudian keluarga korban, dan lain sebagainya.
04:22Dari kompleksitas kasus ini sendiri, kemudian publik menantikan
04:25kapan pengumuman dan hasil temuan penyebab kematian dari Sutrimo.
04:30Apakah dia memang korban atau justru sebaliknya?
04:34Baik.
04:35Terima kasih Alvanya Rizky dan juga Jamzari untuk laporannya langsung dari Mapolda Metro Jaya.
Komentar

Dianjurkan