Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pernyataan Budi Arie soal kemungkinan percepatan pemilu kembali menjadi bola liar setelah dikaitkan dengan pertemuan relawan yang dipimpin Jokowi.

David Pajung menegaskan bahwa pernyataan Budi Arie tidak merepresentasikan Jokowi maupun relawan lainnya.

Namun Juanda menilai dampak politiknya tetap dapat mengarah kepada Jokowi apabila tidak segera diberikan penjelasan, sementara Ahmad Irawan menegaskan bahwa pergantian kekuasaan harus berjalan melalui mekanisme konstitusional.

Baca Juga Kritis! Kurniawan, Ray-David Soal Prabowo Belum Respons Pernyataan Budi Ari, Ada Upaya Jatuhkan Pres di https://www.kompas.tv/video/687965/kritis-kurniawan-ray-david-soal-prabowo-belum-respons-pernyataan-budi-ari-ada-upaya-jatuhkan-pres

Perdebatan semakin panas ketika Said Didu menyebut bola liar muncul karena "pertemuan dipimpin Jokowi" dan mempertanyakan mengapa persoalan tersebut terus diarahkan kepada pihak luar.

Di sisi lain, muncul penegasan bahwa pemerintahan PrabowoGibran harus dijaga stabilitasnya hingga 2029. Apakah pernyataan Budi Arie benar-benar hanya pendapat pribadi, atau kehadiran Jokowi membuat isu ini memiliki bobot politik yang lebih besar?

Produser: Prayogi Haro

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/687966/saling-tunjuk-said-golkar-andi-soroti-pernyataan-budi-arie-jadi-bola-liar-jokowi-ikut-terseret
Transkrip
00:26Terima kasih
00:46Terima kasih
01:00Statement Budi Ari itu sebenarnya tidak merepresentasikan, tidak mewakili Pak Jokowi dan relawan-relawan yang lain
01:08Pak Juanda, tapi kalau sebenarnya kan sudah jadi bola liar pernyataan dari Pak Budi Ari
01:12Kalau terus bergulir konsekuensi hukum, konsekuensi sosial, politik, konstitusional, apa aja Pak?
01:19Terhadap siapa?
01:20Budi Ari
01:21Pertama saya melihat memang Budi Ari ini kan hebat, bisa memainkan bola liar
01:30Kenapa? Dia sudah menyampaikan sesuatu seperti itu menjadi pembicaraan di mana-mana
01:37Nah memang persoalannya sampai sekarang, kalau Pak Jokowi itu tidak setuju
01:45Harusnya dia panggil atau di depan umum itu adalah statementnya Budi Ari
01:50Saya kira lebih bagus Pak Jokowi mengatakan begitu, kalau tidak memang bisa jadi
01:55Walaupun tadi teman-teman mengatakan itu adalah statementnya pribadi Budi Ari
02:01Tetapi imbas politiknya bisa ke Pak Jokowi sendiri
02:05Oleh karena itu saya kira secara politik Pak Jokowi harus memanggil atau tidak memanggil lah
02:13Berstatement di media bahwa itu adalah tanggung jawab pribadi Budi Ari
02:18Nah walaupun demikian untuk mengemas atau mencairkan lagi belum tentu itu bisa total kan
02:24Tapi paling tidak, di masyarakat kan banyak pikiran-pikiran liar
02:27Dan itu tidak bisa kita halangi
02:30Nah itu kalau misalnya video sudah viral, apakah sebenarnya apa yang disampaikan oleh Budi Ari bisa jadi pemantik
02:35Sampai apa yang diomongkan sama Pak Budi Ari bisa jadi kenyataan
02:38Nah itu saya kira tidak jadi kenyataan
02:42Tidak sejauh itu ya
02:43Itu yang saya sampaikan dari awal bahwa Budi Ari ini kan memang secara politik itu hak dia
02:49Tetapi dia tidak paham konstitusi, dia tidak paham situasi yang sekarang ini
02:53Dia harus tahu bahwa Prabowo-Gibran ini bersatu, satu pasangan
02:59Nah dia tidak memikir seperti itu
03:02Harusnya dia sebagai katakanlah politisi atau pendukungnya Pak Jokowi harus berpikir jauh ke depan
03:09Dalam konteks seperti ini, kelihatan bisa saja ini terpecah belah antara pendukungnya Gibran dan pendukungnya Prabowo
03:16Seperti ini sekarang kelihatan, di sini saja kelihatan
03:19Nah oleh karena itu saya kira Pak Budi Ari memang konsekuensi politiknya
03:23Saya kira tidak perlu dipercaya lagi dalam konteks sosial
03:26Oke, kalau Mas Irawan sebenarnya, Anda kan di parlemen
03:29Sebenarnya kalau suaranya dan kalkulasi politiknya
03:33Apakah semuanya mendukung Pak Prabowo-Fix atau yang disebutkan oleh Pak Budi Ari sebenarnya masih mungkin terjadi?
03:40Jadi gini, kalau kami sih pendapatnya gini
03:43Kalau mau berpolitik, berpolitiklah sesuai dengan hukum dan konstitusi negara
03:47Ya, itu bagus
03:48Satu, bahwa kalau kita bicara perebutuhan kekuasaan yang konstitusional
03:52Hanya melalui satu proses pemilu yang demokratis, jujur dan adil
03:56Kalau kita bicara proses penggantian, kekuasaan atau regenerasi
04:02Itu hanya melalui proses impeachment
04:05Dan itu harus melalui proses konstitusional di DPR
04:08Ataupun di Mahkamah Konstitusi
04:11Terus yang ketiga, bahwa
04:14Memang kita pernah mengalami satu transisi pemerintahan
04:18Tadi Prof. Johan yang menyampaikan dari Pak Harto ke Pak Habibie
04:22Dengan landscape peristiwa politik
04:24Ada konflik pada saat itu, aksi demonstrasi yang berujung pada mundurnya Presiden Soeharto
04:30Itu bisa jadi pembelajaran dan pengalaman bagi kita
04:34Tetapi gak bisa kita praktikan lagi
04:36Karena konstitusi kita sudah berubah
04:37Bahwa setiap presiden yang akan diganti, wakil presiden yang akan diganti
04:43Itu harus melalui proses konstitusional yang prosesnya ada di DPR
04:46Budi Ari bukan anggota parlemen
04:49Dia bukan mewakili partai
04:53Jadi menurut saya, kalau lihat profilnya Budi Ari aja
04:58Sebenarnya tidak memberikan dampak politik apa-apa
05:01Ini menjadi ada bobot politiknya karena mungkin ada Pak Jokowi-nya di sana
05:06Dan kemudian Pak Gibran-nya adalah wakil presiden
05:09Oleh karena itu sebagai salah satu anggota DPR dan anggota fraksi Partai Golkar
05:14Saya ingin mengatakan bahwa di DPR sampai saat ini dukungan politik terhadap presiden untuk bekerja
05:22Sesuai dengan janji-janji politiknya
05:24Terus kemudian menjalankan program-program pemerintahnya
05:27Sampai saat ini kondisi politik, situasi politik itu stabil
05:32Dan stabilitas politik dalam sistem presidensialisme itu adalah kuncinya di DPR
05:37Dan terakhir saya ingin mengatakan bahwa
05:39Kalaupun ada pendapat-pendapat, pikiran-pikiran politik
05:43Didiklah rakyat dengan pengetahuan yang memang pas dengan sistem demokrasi dan konstitusi kita
05:50Kalau punya pikiran-pikiran liar, diskusi-diskusi berdua aja di warung kopi
05:54Jangan ngajak-ngajak rakyat untuk kemudian rindu
05:57Jadi gini, Pak Sait setuju ya?
05:59Saya sepakat dengan Bapak Yang Batik
06:03Sementara Mas Gunan, singkat saja, habis itu Pak Sait
06:05Budi Ari ini gak hebat-hebat amat
06:08Sama dengan kita
06:10Cuma bernasib baik karena ada yang mengendor
06:12Oke
06:13Bernasib baik karena ada yang mengendor
06:16Sehingga jadi menteri
06:17Itu pun gak lama sebentar aja kok
06:19Oke, kalau gitu Mas Aitam kapan?
06:21Saya melihat begini, ini kan menjadi bola liar karena
06:25Pertemuan dipimpin Jokowi
06:28Jokowi hadir
06:29Terus bola liarnya karena
06:31Ada yang ingin saya katakan
06:34Kebelet
06:35Ya kan? Jadi bola liar kan?
06:37Terus jangan kami yang dituluh kebelet
06:39Kebeletnya dia kok
06:40Ya kan?
06:41Nah, yang kedua
06:42Ada bocoran loh yang satu lagi
06:44Jadi menurut saya, saya mendukung
06:46Bapak Orang Kuti
06:46Acara itu sebenarnya deklarasi
06:48Kami sudah berpisah
06:50Karena Anda
06:51Parhat Apas menyatakan
06:53Bagaimana kalau
06:54Apa namanya
06:55Itu salahnya
06:56Itu pelintiran lagi Pak
06:58Pelintiran lagi
06:59Pelintiran lagi itu
07:01Belintiran lagi itu
07:02Itu adalah pelintiran ya
07:03Oke, itu sudah benar ya
07:04Bukan pada saat kita dalam itu
07:07Tidak ada deklarasi sama sekali
07:08Bukan
07:09Apa yang dilakukan oleh Parhat Apas itu adalah pribadi
07:12Ya, begini Pak
07:14Pribadi
07:15Setelah ribut pribadi
07:17Jadi sebenarnya begini
07:18Tidak ada
07:18Bukan
07:19Kalau kita menghormati toko yang hadir
07:22Maka kita harus berhati-hati
07:24Menyatakan sesuatu
07:25Oke
07:26Yang berdampak pada toko itu
07:27Artinya
07:28Orang sekitar itu
07:29Membojokkan Pak Jokowi
07:31Karena
07:31Bagaimanapun juga
07:33Ditanggungkan Pak Jokowi
07:34Dia memimpin rapat kok
07:35Itu kan di situ
07:36Itu ya poinnya
07:37Oke, kita sudah kami tangkap semuanya
07:38Terima kasih
07:40Mas Turewan, Mas Aitidu, Pak Juanda
07:42Bung Andi, Bung David, Mas Irawan
07:43Bung Raih, dan para jasa
07:45Terima kasih
07:45Dan demikian
07:46Bola Liar Malam hari ini
07:47Saya Sidi Permadi
07:48Terima kasih
07:48Sampai jumpa
07:52Sub indo by broth3rmax
07:54Sub indo by broth3rmax
Komentar

Dianjurkan