00:26Terima kasih
00:46Terima kasih
01:00Statement Budi Ari itu sebenarnya tidak merepresentasikan, tidak mewakili Pak Jokowi dan relawan-relawan yang lain
01:08Pak Juanda, tapi kalau sebenarnya kan sudah jadi bola liar pernyataan dari Pak Budi Ari
01:12Kalau terus bergulir konsekuensi hukum, konsekuensi sosial, politik, konstitusional, apa aja Pak?
01:19Terhadap siapa?
01:20Budi Ari
01:21Pertama saya melihat memang Budi Ari ini kan hebat, bisa memainkan bola liar
01:30Kenapa? Dia sudah menyampaikan sesuatu seperti itu menjadi pembicaraan di mana-mana
01:37Nah memang persoalannya sampai sekarang, kalau Pak Jokowi itu tidak setuju
01:45Harusnya dia panggil atau di depan umum itu adalah statementnya Budi Ari
01:50Saya kira lebih bagus Pak Jokowi mengatakan begitu, kalau tidak memang bisa jadi
01:55Walaupun tadi teman-teman mengatakan itu adalah statementnya pribadi Budi Ari
02:01Tetapi imbas politiknya bisa ke Pak Jokowi sendiri
02:05Oleh karena itu saya kira secara politik Pak Jokowi harus memanggil atau tidak memanggil lah
02:13Berstatement di media bahwa itu adalah tanggung jawab pribadi Budi Ari
02:18Nah walaupun demikian untuk mengemas atau mencairkan lagi belum tentu itu bisa total kan
02:24Tapi paling tidak, di masyarakat kan banyak pikiran-pikiran liar
02:27Dan itu tidak bisa kita halangi
02:30Nah itu kalau misalnya video sudah viral, apakah sebenarnya apa yang disampaikan oleh Budi Ari bisa jadi pemantik
02:35Sampai apa yang diomongkan sama Pak Budi Ari bisa jadi kenyataan
02:38Nah itu saya kira tidak jadi kenyataan
02:42Tidak sejauh itu ya
02:43Itu yang saya sampaikan dari awal bahwa Budi Ari ini kan memang secara politik itu hak dia
02:49Tetapi dia tidak paham konstitusi, dia tidak paham situasi yang sekarang ini
02:53Dia harus tahu bahwa Prabowo-Gibran ini bersatu, satu pasangan
02:59Nah dia tidak memikir seperti itu
03:02Harusnya dia sebagai katakanlah politisi atau pendukungnya Pak Jokowi harus berpikir jauh ke depan
03:09Dalam konteks seperti ini, kelihatan bisa saja ini terpecah belah antara pendukungnya Gibran dan pendukungnya Prabowo
03:16Seperti ini sekarang kelihatan, di sini saja kelihatan
03:19Nah oleh karena itu saya kira Pak Budi Ari memang konsekuensi politiknya
03:23Saya kira tidak perlu dipercaya lagi dalam konteks sosial
03:26Oke, kalau Mas Irawan sebenarnya, Anda kan di parlemen
03:29Sebenarnya kalau suaranya dan kalkulasi politiknya
03:33Apakah semuanya mendukung Pak Prabowo-Fix atau yang disebutkan oleh Pak Budi Ari sebenarnya masih mungkin terjadi?
03:40Jadi gini, kalau kami sih pendapatnya gini
03:43Kalau mau berpolitik, berpolitiklah sesuai dengan hukum dan konstitusi negara
03:47Ya, itu bagus
03:48Satu, bahwa kalau kita bicara perebutuhan kekuasaan yang konstitusional
03:52Hanya melalui satu proses pemilu yang demokratis, jujur dan adil
03:56Kalau kita bicara proses penggantian, kekuasaan atau regenerasi
04:02Itu hanya melalui proses impeachment
04:05Dan itu harus melalui proses konstitusional di DPR
04:08Ataupun di Mahkamah Konstitusi
04:11Terus yang ketiga, bahwa
04:14Memang kita pernah mengalami satu transisi pemerintahan
04:18Tadi Prof. Johan yang menyampaikan dari Pak Harto ke Pak Habibie
04:22Dengan landscape peristiwa politik
04:24Ada konflik pada saat itu, aksi demonstrasi yang berujung pada mundurnya Presiden Soeharto
04:30Itu bisa jadi pembelajaran dan pengalaman bagi kita
04:34Tetapi gak bisa kita praktikan lagi
04:36Karena konstitusi kita sudah berubah
04:37Bahwa setiap presiden yang akan diganti, wakil presiden yang akan diganti
04:43Itu harus melalui proses konstitusional yang prosesnya ada di DPR
04:46Budi Ari bukan anggota parlemen
04:49Dia bukan mewakili partai
04:53Jadi menurut saya, kalau lihat profilnya Budi Ari aja
04:58Sebenarnya tidak memberikan dampak politik apa-apa
05:01Ini menjadi ada bobot politiknya karena mungkin ada Pak Jokowi-nya di sana
05:06Dan kemudian Pak Gibran-nya adalah wakil presiden
05:09Oleh karena itu sebagai salah satu anggota DPR dan anggota fraksi Partai Golkar
05:14Saya ingin mengatakan bahwa di DPR sampai saat ini dukungan politik terhadap presiden untuk bekerja
05:22Sesuai dengan janji-janji politiknya
05:24Terus kemudian menjalankan program-program pemerintahnya
05:27Sampai saat ini kondisi politik, situasi politik itu stabil
05:32Dan stabilitas politik dalam sistem presidensialisme itu adalah kuncinya di DPR
05:37Dan terakhir saya ingin mengatakan bahwa
05:39Kalaupun ada pendapat-pendapat, pikiran-pikiran politik
05:43Didiklah rakyat dengan pengetahuan yang memang pas dengan sistem demokrasi dan konstitusi kita
05:50Kalau punya pikiran-pikiran liar, diskusi-diskusi berdua aja di warung kopi
05:54Jangan ngajak-ngajak rakyat untuk kemudian rindu
05:57Jadi gini, Pak Sait setuju ya?
05:59Saya sepakat dengan Bapak Yang Batik
06:03Sementara Mas Gunan, singkat saja, habis itu Pak Sait
06:05Budi Ari ini gak hebat-hebat amat
06:08Sama dengan kita
06:10Cuma bernasib baik karena ada yang mengendor
06:12Oke
06:13Bernasib baik karena ada yang mengendor
06:16Sehingga jadi menteri
06:17Itu pun gak lama sebentar aja kok
06:19Oke, kalau gitu Mas Aitam kapan?
06:21Saya melihat begini, ini kan menjadi bola liar karena
06:25Pertemuan dipimpin Jokowi
06:28Jokowi hadir
06:29Terus bola liarnya karena
06:31Ada yang ingin saya katakan
06:34Kebelet
06:35Ya kan? Jadi bola liar kan?
06:37Terus jangan kami yang dituluh kebelet
06:39Kebeletnya dia kok
06:40Ya kan?
06:41Nah, yang kedua
06:42Ada bocoran loh yang satu lagi
06:44Jadi menurut saya, saya mendukung
06:46Bapak Orang Kuti
06:46Acara itu sebenarnya deklarasi
06:48Kami sudah berpisah
06:50Karena Anda
06:51Parhat Apas menyatakan
06:53Bagaimana kalau
06:54Apa namanya
06:55Itu salahnya
06:56Itu pelintiran lagi Pak
06:58Pelintiran lagi
06:59Pelintiran lagi itu
07:01Belintiran lagi itu
07:02Itu adalah pelintiran ya
07:03Oke, itu sudah benar ya
07:04Bukan pada saat kita dalam itu
07:07Tidak ada deklarasi sama sekali
07:08Bukan
07:09Apa yang dilakukan oleh Parhat Apas itu adalah pribadi
07:12Ya, begini Pak
07:14Pribadi
07:15Setelah ribut pribadi
07:17Jadi sebenarnya begini
07:18Tidak ada
07:18Bukan
07:19Kalau kita menghormati toko yang hadir
07:22Maka kita harus berhati-hati
07:24Menyatakan sesuatu
07:25Oke
07:26Yang berdampak pada toko itu
07:27Artinya
07:28Orang sekitar itu
07:29Membojokkan Pak Jokowi
07:31Karena
07:31Bagaimanapun juga
07:33Ditanggungkan Pak Jokowi
07:34Dia memimpin rapat kok
07:35Itu kan di situ
07:36Itu ya poinnya
07:37Oke, kita sudah kami tangkap semuanya
07:38Terima kasih
07:40Mas Turewan, Mas Aitidu, Pak Juanda
07:42Bung Andi, Bung David, Mas Irawan
07:43Bung Raih, dan para jasa
07:45Terima kasih
07:45Dan demikian
07:46Bola Liar Malam hari ini
07:47Saya Sidi Permadi
07:48Terima kasih
07:48Sampai jumpa
07:52Sub indo by broth3rmax
07:54Sub indo by broth3rmax
Komentar