00:01Intro
00:118 dekade lebih, Mahkamah Agung hadir mengawal tegaknya hukum dan keadilan di Indonesia.
00:188 dekade lebih, Mahkamah Agung terus meneguhkan komitmennya
00:22sebagai benteng terakhir penegakan hukum dan keadilan bagi masyarakat Indonesia.
00:28Berbagai prestasi dan kerja nyata tersebut pun mendapat apresiasi
00:32dari kalangan akademisi dan pemberhati hukum.
00:35Bagi mereka, transformasi yang dilakukan Mahkamah Agung
00:39menunjukkan keseriusan lembaga peradilan dalam menjawab tantangan zaman
00:44tanpa meninggalkan prinsip independensi dan profesionalisme.
00:50Mahkamah Agung selalu sudah meningkatkan dengan inovasi-inovasi di bidang perkantoran.
00:57Contoh E-Kort. E-Kort itu akan membantu sekali bagi pencara keadilan
01:02untuk kaitannya pendaftaran, pembayaran, surat-mengurat,
01:07sehingga mengeliminasi sekali untuk bertemu,
01:10baik dengan staff, pengadilan, apalagi hakim.
01:14E-Berpadu itu luar biasa dalam kacamata hukum.
01:17Karena E-Berpadu ini sebagai bentuk jalan tengah mempercepat
01:21kaitannya izin-izin upaya paksa.
01:25Apakah izin upaya paksa tentang penangkapan,
01:27apakah izin tentang penyitaan, penggeledahan,
01:31kemudian pembokiran, dan sebagainya.
01:34Ini semua sebagai kecepatan respon di era penegakan hukum yang muda ini.
01:40Jadi tidak langsung pada orang,
01:41tapi kecepatan informasi, kecepatan elektronik itu sangat membantu sekali.
01:46Karena kejahatan juga cepat,
01:48dan pengungkapan perkara juga harus cepat.
01:51Yang terakhir,
01:53adanya yang kita lihat, adanya SIP.
01:56Apa ya?
01:56SIP itu adalah informasi putusan-putusan.
01:59Ini akan memberikan sebagai bentuk akutibilitas.
02:03Bahwa setiap putusan dapat kita lihat.
02:07Oleh karena itu, kita sebagai mahasiswa,
02:09sebagai akadramisi,
02:10selalu bisa memberikan eksaminasi,
02:13memberikan pembelajaran.
02:14Apalagi mahasiswa S1, S2, S3,
02:17itu sebagai bahan riset.
02:19Bahwa itu skripsi, tesis, apalagi desertasi.
02:22Ini saya kira sebagai jalan untuk mengupayakan
02:26bagaimana berhukum ke depan,
02:28paradigma kumpulan terhadap putusan-putusan yang sekarang ini.
02:32Kemajuan serupa juga dinilai menjadi bagian penting
02:35dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
02:39Pemanfaatan teknologi dinilai mampu memperluas akses masyarakat
02:42terhadap layanan hukum sekaligus memperkuat transparansi
02:46dalam proses peradilan.
02:48Hal-hal lain yang telah dicapai
02:52sebagai sebuah kemajuan dari mahkamah agung itu
02:55saya melihatnya mulai dari rekrutmen calon hakim.
03:00Rekrutmen calon hakim itu melalui proses seleksi yang ketat,
03:06berdasarkan kualitas, objektif, dan terukur.
03:10Sehingga calon hakim yang nantinya akan diterima dan menjadi hakim
03:15itu benar-benar adalah merupakan SDM yang berkualitas.
03:24Selanjutnya, pembinaan karir hakim dan tenaga teknis melalui TPM.
03:29Ini dilakukan secara objektif, terukur, berbasis pada merit system.
03:36Sehingga betul-betul yang mendapatkan promosi dan mutasi
03:40dan diberikan tanggung jawab lebih besar
03:43itu orang-orang yang terpilih dan dinilai secara objektif.
03:49Menjelang usia ke-81 tahun, mahkamah agung
03:52terus melangkah dengan semangat pembaruan,
03:55menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan peradilan
03:58yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
04:02Tim Liputan, Kompas TV
Komentar