Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dua gudang produksi bahan plastik, di kawasan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, terbakar. Kebakaran terjadi saat jam istirahat karyawan.

Kobaran api yang besar membuat seluruh karyawan panik, dan bahu-membahu mengeluarkan barang di dalam gudang.

Diduga api berasal dari korsleting listrik, dan sempat terdengar ledakan dari dalam gudang.

Meski sempat kewalahan karena sulitnya sumber air, api akhirnya dapat dipadamkan, setelah 5 mobil damkar berjuang selama sekitar tiga jam.

Saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan, dan polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar bangunan yang terbakar.

#roduksiplastik #serang #banten

Baca Juga Detik-Detik Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tiongkok | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/687752/detik-detik-banjir-dahsyat-terjang-perbatasan-nepal-tiongkok-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687757/gudang-produksi-bahan-plastik-di-banten-terbakar-berita-utama
Transkrip
00:00Saudara, dua gudang produksi bahan plastik di kawasan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten terbakar.
00:06Kebakaran terjadi saat jam istirahat karyawan.
00:16Kebaran api yang besar membuat seluruh karyawan panik dan bahu-membahu mengeluarkan barang di dalam gudang.
00:23Diduga api ini berasal dari korsleting listrik dan sempat terdengar ledakan dari dalam gudang.
00:28Meski sempat kewalahan karena sulitnya sumber air, api akhirnya dapat dipadamkan setelah lima mobil damkar berjuang selama tiga jam.
00:36Saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan dan polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar bangunan yang terbakar.
00:48Sampai saat ini Alhamdulillah tidak ada korban jiwa.
00:50Untuk kerugian material kami masih menunggu karena ini masih berumaya kita memadamkan titik api yang masih ada.
00:55Untuk supaya status quo ini tidak rusak, maka TKP sementara kami pasang polisi lain.
01:01Sehingga kami proses pemadamannya bisa berjalan dengan fokus dan tidak merusak TKP yang ada.
Komentar

Dianjurkan