Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat adanya lonjakan ancaman kejahatan digital sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Menanggapi hal ini, pemerintah terus berupaya untuk memperkuat sistem keamanan siber nasional.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #ancamansiber #keamanannasional

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Badan Siber dan Sandi Negara mencatat adanya lonjakan ancaman kejahatan digital sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026.
00:08Menanggapi hal ini, pemerintah terus berupaya untuk memperkuat sistem keamanan siber nasional.
00:14Kepala Staff Kepresidenan Dudung Abdurajman menuturkan, kejahatan digital itu menargetkan sektor pemerintahan, ekonomi hingga keamanan nasional.
00:22Ia menegaskan koordinasi lintas sektor sangat krusial agar penanganan ancaman siber dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu.
00:31Kantor Staff Presiden juga mendorong penguatan koordinasi lintas sektor agar penanganan ancaman siber dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu,
00:39ujar Dudung, Selasa, 2 Juni 2026.
00:43Berdasarkan data BSSN, jumlah serangan siber sepanjang 2025 mencapai 5,5 miliar serangan.
00:49Angka tersebut mencatatkan lonjakan drastis, yakni naik 714 persen dibandingkan rata-rata tahunan selama periode 2020 hingga 2024.
00:59Tren peningkatan serangan siber tersebut diketahui masih terus berlanjut hingga memasuki tahun 2026.
01:05Data mencatat, selama periode 1 Januari hingga 15 April 2026, telah terjadi 1,52 miliar serangan siber di Indonesia.
01:13Dudung menyeroti ancaman yang terjadi mencakup berbagai bentuk kejahatan,
01:16mulai dari pencurian data pribadi, penipuan daring, penyebaran hoax, pertasan sistem hingga propaganda radikalisme melalui media digital.
01:25Menurutnya, kesadaran pelindungan data pribadi harus menjadi perhatian bersama karena ruang digital telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari
01:33masyarakat.
01:33Kita harus lebih bijak menggunakan media sosial, menjaga kerahasiaan data pribadi,
01:38serta meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terprovokasi informasi palsu maupun tindakan penipuan digital, kata Dudung.
01:44Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan