00:00Badan Siber dan Sandi Negara mencatat adanya lonjakan ancaman kejahatan digital sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026.
00:08Menanggapi hal ini, pemerintah terus berupaya untuk memperkuat sistem keamanan siber nasional.
00:14Kepala Staff Kepresidenan Dudung Abdurajman menuturkan, kejahatan digital itu menargetkan sektor pemerintahan, ekonomi hingga keamanan nasional.
00:22Ia menegaskan koordinasi lintas sektor sangat krusial agar penanganan ancaman siber dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu.
00:31Kantor Staff Presiden juga mendorong penguatan koordinasi lintas sektor agar penanganan ancaman siber dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu,
00:39ujar Dudung, Selasa, 2 Juni 2026.
00:43Berdasarkan data BSSN, jumlah serangan siber sepanjang 2025 mencapai 5,5 miliar serangan.
00:49Angka tersebut mencatatkan lonjakan drastis, yakni naik 714 persen dibandingkan rata-rata tahunan selama periode 2020 hingga 2024.
00:59Tren peningkatan serangan siber tersebut diketahui masih terus berlanjut hingga memasuki tahun 2026.
01:05Data mencatat, selama periode 1 Januari hingga 15 April 2026, telah terjadi 1,52 miliar serangan siber di Indonesia.
01:13Dudung menyeroti ancaman yang terjadi mencakup berbagai bentuk kejahatan,
01:16mulai dari pencurian data pribadi, penipuan daring, penyebaran hoax, pertasan sistem hingga propaganda radikalisme melalui media digital.
01:25Menurutnya, kesadaran pelindungan data pribadi harus menjadi perhatian bersama karena ruang digital telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari
01:33masyarakat.
01:33Kita harus lebih bijak menggunakan media sosial, menjaga kerahasiaan data pribadi,
01:38serta meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terprovokasi informasi palsu maupun tindakan penipuan digital, kata Dudung.
01:44Terima kasih telah menonton!
Komentar