00:00Nilai tukar rupiah yang kembali melemah hingga nyaris menyentuh level Rp17.800 per dolar dinilai belum menjadi ancaman bagi anggaran
00:07pendapatan dan belanja negara, APBN.
00:10Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa mengatakan pemerintah telah memasukkan berbagai skenario tekanan dalam simulasi sebelumnya, termasuk pergerakan kurs dan harga
00:19komoditas global.
00:20Data Bloomberg menunjukkan pada Rabu, 27 Mei 2026, upiah melemah 52 poin atau 0,29 persen di level Rp17.795
00:30per dolar.
00:31Saat ditanya apakah Kementerian Keuangan telah melakukan stres tes terkait pelemahan rupiah, Purbaya merespons dengan nada bercanda.
00:38Ya, saya stres, kata Purbaya sambil tertawa di kantor pusat BJP, Rabu, 27 Mei 2026.
00:45Meski demikian, dia memastikan pemerintah sudah memperhitungkan skenario pelemahan nilai tukar sejak awal.
00:52Menurutnya, asumsi kurs juga telah dihitung bersamaan dengan simulasi harga minyak dunia yang lebih tinggi.
00:59Kita udah hitung.
01:01Pada waktu simulasi 100 dolar Amerika per baral itu asumsi rupiahnya juga sudah kita perhitungkan.
01:06Ujarnya, Purbaya menegaskan kondisi tersebut belum mengharuskan pemerintah melakukan perhitungan ulang terhadap APBN.
01:12Menurut dia, terdapat faktor lain yang ikut menahan tekanan di pasar keuangan,
01:17salah satunya pergerakan imbal hasil atau yield obligasi pemerintah.
01:21Meski rupiah melemah, pasar obligasi masih menunjukkan kondisi yang relatif terkendali.
01:27Hal itu didukung langkah pemerintah dan berbagai pihak yang menjaga stabilitas pasar sehingga gejolak tidak semakin dalam.
01:33Jadi nggak ada masalah.
01:35Saya nggak harus hitung ulang APBN-nya.
01:37Walaupun rupiah melemah, kan pertumbuhan yield bond-nya turun, kata dia.
01:42Terima kasih telah menonton!
Komentar