00:00Dugaan pungli, bayar seikhlasnya, calon relawan MBG, SPPG Jati Baru di Siak Buka Suara.
00:06Kepala Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis, SPPG, Jati Baru, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Lilis Mas Ruroh,
00:14angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf terkait beredarnya pemberitaan mengenai dugaan pungutan biaya terhadap calon relawan program makan bergizi gratis,
00:22MBG.
00:23Lilis menegaskan bahwa tindakan pungutan dengan modus, bayar seikhlasnya, tersebut dilakukan oleh seorang oknum bernama Reski,
00:30yang dipastikan bukan bagian dari manajemen maupun staff resmi SPPG Jati Baru.
00:34Saya selaku Kepala SPPG Jati Baru, Desa Jati Baru, Bunga Raya, meminta maaf yang sebesar-besarnya karena adanya pemberitaan dari
00:42beberapa media di Siak terkait pungutan biaya kepada calon relawan yang dilakukan oleh saudara Reski,
00:46ujar Lilis melalui pernyataan resminya kepada Riau Online, Minggu, 24 Mei 2026.
00:52Lilis mengungkap bahwa status Reski tidak terdaftar dan tidak memiliki wewenang dalam hal perekrutan ataupun kebijakan di SPPG Jati Baru.
00:59Ia menyebut Reski hanya ditugaskan sebagai pengawas renovasi untuk persiapan pembangunan dapur umum SPPG.
01:05Ia menjelaskan pihak SPPG baru mengetahui adanya pungutan tersebut setelah proses penyeleksian calon relawan berjalan.
01:12Beberapa pelamar melaporkan bahwa oknum tersebut meminjam sejumlah uang kepada mereka dengan iming-iming kemudahan diterima bekerja.
01:18Kami dari SPPG tidak mengetahui dia melakukan pungutan tersebut sampai kami melakukan penyeleksian calon relawan.
01:24Di tengah proses perekrutan tersebut ada beberapa calon relawan yang melaporkan ke pihak kami selaku kepala SPPG bahwa oknum tersebut
01:30meminjam ke beberapa orang calon relawan.
01:32Merespons laporan dari para calon relawan,
01:35manajemen SPPG Jati Baru langsung mengambil tindakan disiplin yang tegas demi menjaga integritas program nasional ini.
01:41Pihak SPPG telah mengeluarkan reski dari dapur umum dan memberhentikan seluruh aktivitasnya.
01:47Kami juga meminta pertanggung jawaban oknum tersebut.
01:50Tegasnya, pihak yayasan yang menaungi SPPG Jati Baru juga telah memanggil orang tua oknum yang bersangkutan.
01:56Orang tua reski diminta bertanggung jawab penuh untuk mengembalikan seluruh uang yang telah dipinjam dari para calon relawan.
02:02Lilis memastikan bahwa proses rekrutmen relawan yang saat ini berjalan di SPPG Jati Baru dilakukan secara transparan dan bersih dari
02:09segala bentuk pungutan liar.
02:10Saat ini SPPG Jati Baru sudah melakukan perekrutan kepada relawan dan kami pastikan bahwa tidak ada satupun relawan yang bekerja
02:16saat ini di SPPG Jati Baru di pungut bayaran.
02:19Tutupnya.
02:21Sebelumnya, beberapa warga mengaku dimintai uang saat proses pendaftaran kerja.
02:26Permintaan tersebut disebut dengan alasan adanya, biaya lain, jika ingin diprioritaskan atau dibantu agar diterima bekerja.
02:32Sebagian warga merasa keberatan dengan adanya pungutan itu.
02:36Pasalnya, mereka mendaftar kerja untuk mencari penghasilan, namun justru diminta uang di awal proses seleksi.
02:42Ada yang memilih pasrah karena tidak punya uang untuk bayar, ujar salah seorang warga kepada Ria Online, Sabtu, 23 Mei
02:502026.
02:51Warga yang tidak memiliki uang memilih tetap mengikuti proses pendaftaran dengan harapan masih memiliki kesempatan diterima tanpa harus membayar.
02:58Program kerja di dapur MBG sendiri saat ini cukup diminati masyarakat.
03:02Selain dianggap membuka lapangan pekerjaan baru, pekerja di dapur MBG disebut sudah bisa menerima gaji dalam waktu sekitar 10 hari
03:09kerja, sehingga banyak warga tertarik mendaftar.
03:12Asisten lapangan SPPG Jati Baru, Reski, membenarkan dirinya pernah menyampaikan adanya biaya kepada calon pekerja.
03:19Namun ia menegaskan pembayaran tersebut tidak bersifat wajib, tidak wajib, hanya saya sampaikan ada biaya lain kalau mau dibantu diterima.
03:28Dan nominalnya juga tidak hanya tetapkan, kata Reski.
03:31Ia juga mengaku tindakan tersebut merupakan inisiatif pribadi untuk mendapatkan tambahan uang.
03:37Terima kasih telah menonton!
Komentar