00:00Belasan kakak kelas diduga keroyok junior SMK di Pekanbaru.
00:04Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, PPA, Polresta Pekanbaru menindaklanjuti laporan dugaan pengeroyokan dan perundungan, bullying, yang terjadi di SMK Pertanian
00:13Riau.
00:14Dua korban didampingi orang tua mendapati Polresta Pekanbaru untuk memenuhi panggilan penyidik menjalani pemeriksaan, Selasa, 26 Mei 2026.
00:22Kuasa hukum korban, Syahrul Esha mengatakan, pihaknya meminta kepastian hukum atas laporan yang telah dilayangkan sejak 2 Maret 2026 lalu.
00:32Laporan kami terkait dugaan kekerasan atau bullying yang dilakukan kawan-kawan sesama asrama di SMK Pertanian Pekanbaru.
00:38Hari ini kami menindaklanjuti dan meminta kepastian hukum terhadap perkara ini, ujar Syahrul.
00:44Ia meminta pihak kepolisian segera menuntaskan kasus tersebut dan menindak para pelaku.
00:49Kami berharap atensi dari Kapolresta, Kasat Reskrim dan unit PPA agar laporan ini segera ditindaklanjuti.
00:56Jangan sampai kedua klien kami tidak mendapatkan keadilan, tegasnya.
01:01Menurut Syahrul, pasca kejadian kedua korban masih menerima ancaman dan intimidasi.
01:06Bahkan, kata dia, korban juga diduga kerap menjadi sasaran pemalakan oleh para pelaku.
01:12Peristiwa pengeroyokan itu disebut terjadi pada malam hari di asrama sekolah.
01:17Korban diduga dikeroyok oleh belasan kakak kelas tanpa alasan yang jelas.
01:21Akibat kejadian tersebut, kondisi psikis korban disebut terganggu hingga merasa takut dan ingin keluar dari sekolah.
01:28Kami berharap dinas pendidikan Provinsi Riau turut-turun tangan agar persoalan ini bisa diselesaikan dan tidak terulang lagi, katanya.
01:34Sementara itu, pengacara keluarga korban lainnya, Saurman Sitanggang SH menegaskan pihak sekolah harus bertanggung jawab atas kejadian yang dialami kedua
01:43siswa tersebut.
01:44Anak kami ini masih kelas 2 SMK dan akan melaksanakan PKL.
01:49Namun kegiatan mereka terganggu.
01:51Kami minta sekolah menjamin keamanan dan kenyamanan anak-anak kami, ujarnya.
01:56Ia juga meminta dinas pendidikan Provinsi Riau memberikan perhatian serius terhadap kasus dugaan bullying di lingkungan sekolah.
02:03Terpisah, kanit PPA Polres Tapekan Baru, Ibturizka membenarkan pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap kedua korban.
02:10Masih tahap pemeriksaan, singkatnya.
Komentar