Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim membantah semua tuduhan atas dirinya terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dalam sidang yang dilaksanakan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.

Dalam keterangannya saat membacakan pleidoi, Nadiem menegaskan bahwa kebijakan kementerian memilih Chrome OS secara mutlak justru menghemat pengeluaran negara setidaknya Rp3,9 triliun jika dibandingkan opsi sistem operasi lainnya

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #nadiemmakarim #pledoinadiem

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Mantan Mendik Budristek Nadi Makari membantah semua tuduhan atas dirinya terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dalam sidang yang
00:07dilaksanakan di pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.
00:12Dalam keterangannya saat membacakan Playday, Nadi menegaskan bahwa kebijakan kementerian memilih Chrome OS secara mutlak justru menghemat pengeluaran negara setidaknya
00:203,9 triliun rupiah jika dibandingkan opsi sistem operasi lainnya.
00:24Ia turut membantah adanya intervensi dalam proses pengadaan di e-katalog maupun konflik kepentingan terkait investasi Google di Gojek, Gotoh,
00:31sebagai bentuk balas budi.
00:34Saya harap di kemudian hari, anak-anak saya akan menonton Playday ini, dan meyakini bahwa ayahnya tidak pernah menyesal mengabdi
00:40kepada negara, kata Nadiem.
00:42Nadiem juga meluapkan rasa kekecewaannya yang mendalam atas tuntutan pidana kurungan yang diberikan kepadanya setelah segala dedikasi yang ia berikan.
00:49Tapi saya juga manusia, bayangkan betapa hancurnya hati saya, dengan semua pengorbanan finansial dan waktu yang telah saya lakukan selama
00:575 tahun, tuturnya.
00:59Setelah mendapatkan penghormatan tertinggi negara bintang Mahaputera Adi Pradana dari Bapak Presiden untuk pengabdian saya,
01:05hadiah yang saya dapatkan dari negara adalah jeruji besi, imbuh Nadiem.
01:10Pada akhir Playday-nya, Nadiem menyatakan pasrah.
01:14Ia menyadari posisinya di ruang sidang bukan sekadar sebagai korban,
01:17melainkan sebagai saksi atas apa yang terjadi pada orang-orang baik di negeri ini.
01:21Majelis yang terhormat, di tengah segala kesulitan yang dialami negara kita,
01:25yang mulia diberikan kesempatan untuk memberikan harapan baru untuk Indonesia, ujar Nadiem.
01:30Dengan rasa hormat, dengan segala kerendahan hati, saya mohon kepada Majelis Hakim,
01:36berikanlah harapan itu kepada kami, tutupnya.
01:38Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan