Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 19 jam yang lalu
Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 menemukan dugaan pungutan liar (pungli) terhadap jemaah lansia untuk layanan tawaf dan tawaf wada di Makkah. Hal ini disampaikan Anggota Timwas Haji DPR RI 2026 Abdul Wachid, Rabu, 27 Mei 2026.

Abdul Wachid mengatakan, praktik tersebut dilakukan oleh oknum yang memanfaatkan kondisi fisik jemaah lanjut usia yang membutuhkan bantuan mobilitas.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #DPRRI #pungli #haji

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Timwas Haji DPR temukan dugaan pungli terhadap Jemaah Lansia.
00:04Tim pengawas, Timwas, Haji DPR RI 2026 menemukan dugaan pungutan liar, pungli,
00:10terhadap Jemaah Lansia untuk layanan tawaf dan tawaf wadah di Makkah.
00:14Hal ini disampaikan anggota Timwas Haji DPR RI 2026 Abdul Wahid, Rabu, 27 Mei 2026.
00:22Abdul Wahid mengatakan, praktik tersebut dilakukan oleh Oknum yang memanfaatkan
00:26kondisi fisik Jemaah lanjut usia yang membutuhkan bantuan mobilitas.
00:30Kami menemukan ada Oknum yang memanfaatkan Jemaah yang sudah tua,
00:34kata Abdul Wahid Kamis, 28 Mei 2026.
00:38Menurut keterangan Abdul Wahid, sejumlah Jemaah diminta membayar biaya besar
00:42untuk layanan pendampingan tawaf menggunakan kursi roda.
00:45Ada yang dikenai untuk tawaf ini dan juga tawaf wadah itu dikenai 5 juta rupiah.
00:50Ada yang dikenai 7,5 juta rupiah, ungkapnya.
00:53Timwas Haji DPR kini menelusuri dugaan praktik tersebut,
00:57terutama terhadap Jemaah asal grobogan dan Jakarta yang menjadi fokus temuan awal di lapangan.
01:02Nanti kami akan cari terutama Jemaah yang sudah kami temui jadi fokusnya adalah
01:06Jemaah grobogan dan Jemaah dari Jakarta, ujarnya.
01:10Abdul Wahid menegaskan layanan pendampingan bagi Jemaah yang membutuhkan bantuan,
01:14termasuk penggunaan kursi roda,
01:16seharusnya dapat dibantu petugas resmi tanpa penghutan tambahan.
01:20Itu tidak perlu bayar.
01:22Petugas haji dari Kementerian Haji nanti akan turun tangan
01:25untuk membantu mendorong kursi roda untuk tawaf dan juga tawaf wadah, tegasnya.
01:30Menurutnya, besarnya jumlah Jemaah Lansia pada musim haji tahun ini
01:33membuat kebutuhan pendampingan, transportasi,
01:36hingga layanan kesehatan meningkat signifikan,
01:38terutama menjelang fase puncak haji di Armusna.
01:42Di sisi lain,
01:43kepadatan Jemaah di Masjidil Haram dinilai membuka celah munculnya
01:46praktik percaloan maupun pungutan tidak resmi terhadap Jemaah yang membutuhkan bantuan fisik.
01:51Karena itu,
01:52Timos meminta pengawasan petugas diperketat agar Jemaah tidak menjadi korban eksploitasi selama menjalankan ibadah.
01:58Selain persoalan pungli,
02:00Abdul Wahid juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara ketua regu,
02:04ketua rombongan,
02:04syarikat,
02:06dan petugas haji agar pergerakan Jemaah menuju Armusna berjalan tertib dan aman.
02:10Kami berharap nanti para ketua regu,
02:13ketua rombongan dan kerjasama dengan syarikat dan para petugas haji
02:16bisa dikendalikan dengan baik sehingga tidak terjadi Jemaah yang tidak dapat mobil
02:19atau jangan-jangan terjadi Jemaah yang berjalan kaki,
02:22katanya.
02:23Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan