Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Di sebuah sudut pesisir Desa Mengkait, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, langkah Karmila tak pernah benar-benar berhenti sejak pagi. Di usianya yang menginjak 50 tahun, perempuan itu menjalani hari-hari sebagai petugas kebersihan desa sekaligus pengangkut air bersih demi menyambung hidup keluarganya.

Di desa yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup dari laut itu, kehidupan berjalan sederhana. Sebagian besar warga bekerja sebagai nelayan, sementara sebagian lainnya mencari penghasilan tambahan dari pekerjaan serabutan. Ketika cuaca buruk datang dan hasil tangkapan menurun, kondisi ekonomi masyarakat ikut terdampak.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #BRKSyariah #CSR #Anambas

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Di desa yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup dari laut itu,
00:04kehidupan berjalan sederhana.
00:07Sebagian besar warga bekerja sebagai nelayan,
00:09sementara sebagian lainnya mencari penghasilan tambahan dari pekerjaan serabutan.
00:14Ketika cuaca buruk datang dan hasil tangkapan menurun,
00:17kondisi ekonomi masyarakat ikut terdampak.
00:20Namun bagi Carmilla, hidup harus terus berjalan.
00:23Sudah 7 tahun ia menjadi tulang punggung keluarga sejak sang suami meninggal dunia.
00:28Dari 4 orang anaknya, 2 sudah menikah,
00:311 bekerja di sekolah menengah pertama,
00:33dan 1 lagi masih duduk di bangku SMA di Tarempa.
00:36Sehari-hari, Carmilla bekerja menyapu jalan di desa mengkait.
00:41Belum lama ini, ia juga baru membuka rekening di BRK Syariah
00:44setelah honor petugas kebersihan mulai dibayarkan melalui rekening ban tersebut.
00:48Menurutnya, keberadaan rekening dan kartu ATM sangat membantu,
00:52terutama untuk kebutuhan anaknya yang bersekolah jauh dari rumah.
00:56Anak saya sekolah di Tarempa,
00:58jadi lebih mudah kalau mau kirim uang atau ambil kebutuhan,
01:01ujarnya, Jumat, 22 Mei 2026.
01:05Namun pekerjaan sebagai penyapu jalan saja
01:07belum cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari.
01:10Karena itu,
01:11Carmilla menerima jasa angkut air bersih untuk warga desa.
01:15Menggunakan gerobak dorong berisi jerikan air minum,
01:18ia berjalan dari pelabuhan menuju rumah-rumah warga yang memesan air bersih.
01:22Pekerjaan itu dilakoninya hampir setiap hari selepas menyelesaikan tugas membersihkan jalan desa.
01:27Dari pekerjaan tambahan tersebut,
01:30Carmilla bisa memperoleh sekitar 10 ribu rupiah per hari.
01:33Dalam sebulan,
01:34penghasilannya bisa mencapai 300 ribu rupiah,
01:37bahkan keadaan hingga 700 ribu rupiah jika permintaan sedang banyak.
01:41Penghasilan itulah yang menjadi tambahan penting bagi kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan anak-anaknya.
01:47Carmilla mengaku pekerjaannya kini jauh lebih terbantu sejak mendapat bantuan gerobak dari program CSR BRK Syariah tahun lalu.
01:54Gerobak itu kini menjadi alat utama yang menemaninya bekerja setiap hari mengangkut air bersih dari pelabuhan ke rumah-rumah warga.
02:01Kalau tidak ada gerobak ini,
02:02pasti lebih berat lagi kerja angkat air, katanya.
02:05Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan