Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Viral dugaan praktik “tangkap lepas” disertai pemerasan dalam penanganan kasus pencurian sawit dan penyalahgunaan narkotika terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #kuansing #uangdamai

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Diduga ada uang damai di kasus sawit dan narkoba, oknum polisi di Kuansing dipolisikan.
00:05Viral dugaan praktik, tangkap lepas, disertai pemerasan dalam penanganan kasus pencurian sawit dan penyalahgunaan narkotika terjadi di Kabupaten Kuantansing ini,
00:13Kuansing, Riau.
00:15Seorang warga bernama Dikisaputra resmi melaporkan dugaan pemerasan yang menyeret nama mantan kanit reskrim Polsek Benai, Aibda Hardianto Manik, ke
00:23Polda Riau.
00:24Laporan tersebut tercatat dalam surat tanda penerimaan laporan polisi Polda Riau tertanggal 22 Mei 2026.
00:30Dalam laporannya, Diki mengaku merasa diperas setelah lima orang yang diamankan dalam kasus dugaan pencurian buah sawit dan penyalahgunaan narkotika
00:37disebut diminta, uang damai, agar perkara tidak diproses lebih lanjut.
00:41Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu, 1 April 2026 sekitar pukul 1.30 WIB di wilayah Benai, Kabupaten Kuantansing ini.
00:50Berdasarkan keterangan yang disampaikan, awalnya aparat hendak menangkap seorang terduga pelaku pencurian sawit bernama Samuderasi Tepu alias Tepu.
00:58Saat proses penangkapan dilakukan di area penampungan sawit milik Diki, petugas mendapati lima orang lainnya berada di sekitar lokasi.
01:04Kelima orang tersebut kemudian dibawa ke Polsek Benai untuk diperiksa.
01:08Selain dugaan pencurian sawit, mereka juga disebut menjalani tes urin dan hasilnya dinyatakan positif narkotika.
01:14Awalnya yang dicari itu Samuderasi Tepu terkait pencurian sawit.
01:17Namun saat penangkapan ada lima orang lain di sekitar lokasi sehingga semuanya ikut diamankan dan dibawa ke Polsek Benai.
01:24Ujar Ketua DPD Granat Riau, Dr. Freddy Simanjuntak, Senin, 26 Mei 2026 malam.
01:30Tak lama setelah penangkapan, Diki datang ke Polsek Benai dengan maksud mengurus pekerjanya yang turut diamankan.
01:36Namun disanalah dugaan praktik pemerasan itu disebut terjadi.
01:40Menurut pengakuan pelapor, perkara pencurian sawit, dugaan penadahan, hingga penyalahgunaan narkotika kemudian dijadikan satu paket penyelesaian.
01:49Diki dituduh sebagai penadah karena lokasi penangkapan berada di peron atau penampungan sawit miliknya.
01:54Padahal menurut keterangannya, para pelaku yang menggunakan narkoba pemuda setempat dan bukan pekerjanya, jelas Freddy.
02:01Disebutkan pula, dalam pembicaraan di Ruang Kanit Reskrim Polsek Benai, nominal uang sebesar 40 juta rupiah sempat diminta agar seluruh
02:08perkara bisa diselesaikan dan para pihak dibebaskan.
02:11HM disebut berkonsultasi dengan K. Polsek.
02:14Kemudian disampaikan bahwa untuk membebaskan semuanya diminta uang 40 juta rupiah, ujarnya.
02:20Karena merasa keberatan dengan nominal tersebut, terjadi tawar-menawar hingga akhirnya disepakati angka 25 juta rupiah.
02:27Malam itu Diki mencari uang dan akhirnya deal di angka 25 juta rupiah, jelasnya.
02:32Dalam laporan polisi yang diterima SPKT Poldariau, Diki mengaku merasa terintimidasi dan tidak terima atas dugaan permintaan uang tersebut sehingga
02:39memilih menempuh jalur hukum.
02:41Dr. Freddy Simanjun tak menilai, apabila benar para terduga hanya pengguna narkotika,
02:46maka pendekatan hukum yang digunakan seharusnya mengedepankan rehabilitasi dan asesmen bukan justru dijadikan alat transaksi hukum.
02:53Kalau mereka hanya pengguna atau pemakai narkotika, maka sesuai semangat undang-undang, mereka itu korban yang wajib dilakukan asesmen dan
03:00rehabilitasi.
03:01Jangan semua perkara dicampur adukan lalu dijadikan alat untuk menekan pihak tertentu, tegas Dr. Freddy Simanjun tak.
03:08Ia juga meminta Poldariau mengusut tuntas laporan tersebut secara transparan demi menjaga marwah institusi kepolisian.
03:14Ini menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
03:18Jika memang ada oknum yang bermain dalam penanganan perkara, harus ditindak tegas.
03:23Jangan sampai ada kesan hukum bisa ditawar, jelasnya.
03:27Freddy menambahkan, pemberantasan narkotika tidak boleh dijadikan celah untuk melakukan intimidasi maupun dugaan pemerasan terhadap masyarakat.
03:34Kita mendukung penuh pemberantasan narkoba, tetapi prosesnya harus profesional dan sesuai aturan.
03:40Pengguna narkotika wajib dipulihkan, bukan dijadikan objek transaksi.
03:44Pungkasnya.
03:45selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan